Bupati Aceh Besar Launching Program Aceh Besar Sejahtera


Kota Jantho | Indonesia Berkibar News - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar meluncurkan Program Aceh Besar Sejahtera atau Pro Abes untuk menuntaskan angka kemiskinan. Dalam program tersebut setiap keluarga miskin di Aceh Besar akan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 1,8 juta/tahun.

Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali dalam sambutannya saat melakukan Launching Program Pro-Abes di Aula Kantor LPMP Aceh, Niron, Kecamatan Sukamakmur, Rabu (15-08-2018).

Ia menjelaskan program Pro-Abes bertujuan untuk mensinergikan penanggulangan kemiskinan lintas sektor di Kabupaten Aceh Besar dan terintegrasi baik dengan program PKH nasional. "Progran ini harus jelas dimana masyarakat miskin di verifikasi faktualnya "by name by address" yakni siapa namanya, tinggal dimana, bagaimana kondisi ekonominya, apa pekerjaannya," jelas Mawardi.

Melalui program Pro-Abes ini, sebut Mawardi, Pemkab Aceh Besar melakui dana APBK akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat miskin sebanyak 5.000 kepala keluarga (KK) yang telah terverifikasi faktual. "Masing-masing KK akan menerima Rp 1,8 juta per tahun, atau Rp 150 ribu per bulan,".

Menurut Mawardi Ali, selama ini angka kemiskinan di Aceh Besar ada sekitar 14,45 persen atau 39.000 KK miskin dan pemerintah menargetkan di tahun di 2022 harus turun minimal hingga 10 persen atau sekitar 25.015 KK. "Saya berharap semua pihak agar dapat mengawasi program Pro Abes dan terlaksana dengan baik, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat serta penurunan angka kemiskinan di Aceh Besar dapat  tercapai," pungkasnya.

Untuk menyalurkan program Pro-Abes ini, pemerintah Aceh Besar menggandengkan Bank BRI sebagai penyalurnya, dimana setiap penerima manfaat Pro-Abes ini akan menerima sebuah buku tabungan dan sebuah kartu ATM dengan namanya "Tabunganku".

Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Banda Aceh Ali Akbar menyambut baik langkah Bupati Aceh Besar dalam rangka mengurangi angka kemiskinan di daerahnya. Penyaluran bantuan, Pemkab Aceh Besar telah mempercayai pihak BRI sebagai penyalur dana bantuan Pro-Abes kepada masyarakat. "Untuk penyaluran kami memiliki unit BRI sangat banyak di tersebar di beberapa kecamatan di Aceh Besar, dan juga di bantu oleh tenaga agen brilink yang tersebar di seluruh pelosok gampong (desa-red), jadi masyarakat penerima manfaat Pro-Abes bisa menggunakan jasa BRI sudah tersedia, tidak hanya harus ke kantor unit, tetapi cukup menggunakan agen brilink terdekat," pungkasnya.

Dalam kegiatan Launching juga dilakukan penanda tanganan kerjasama Pemkab Aceh Besar dengan Bank Rakyat Indonesia sebagai lembaga keuangan yang akan melakukan penyaluran nantinya kepada penerima manfaat program tersebut dan sekaligus penyerahan buku tabunganku kapada penerima manfaat Pro-Abes secara simbolis oleh  Bupati Aceh Besar.

Sebelumnya Ketua Panitia Kegiatan ini yang juga Koordinator bidang Humas dan SDM Pro-Abes Teddy Helvan SE mengatakan program ini merupakan salah satu penjabaran visi dan misi Pemkab Aceh Besar periode 2017-2022 dibawah pimpinan Bupati Ir Mawardi Ali bersama Wakil Bupati Tgk H Husaini A Wahab, dalam upaya menuntaskan angka kemiskinan di Aceh Besar yang saat ini masih sangat tinggi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut,  Forkopimda Aceh Besar, Kepala SKPD, anggota DPRA, Rektor ISBI, Pemimpin BRI Cabang Banda Aceh, para Camat, Forum mukim, keuchik serta perwakilan masyarakat.(Syafrizal/torong)