Dewan Dukung Rencana Pemko Bangun 5 Waduk Di Kota Medan

Medan | Indonesia Berkibar News - Ketua Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong, sangat mendukung rencana Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengatakan membangun lima buah waduk untuk mengatasi permasalahan banjir.

"Untuk lebih cocoknya, Pemko Medan diharapkan bisa membuat sebanyak mungkin daerah serapan air, khususnya pada titik yang rawan banjir," kata Parlaungan Simangunsong kepada wartawan, Rabu (08-08-2018).

Anggota Komisi D DPRD Medan, menambahkan, selain pembuatan waduk, pihaknya juga menyarankan dilakukan normalisasi drainase dan menata ulang drainase supaya terkoneksi satu dengan lainnya secara keseluruhan. "Artinya, pemetaan infrastruktur di kota ini belum berjalan, ujarnya lagi," tegas Daniel kepada wartawan.

Untuk solusi jangka panjang, imbuh politisi PDI Perjuangan itu, memang perlu waduk untuk membantu mengurani potensi genangan air. Waduk itu berguna untuk tempat serapan air di kala hujan deras dan menjadi tempat penyimpanan air di kala Kota Medan kekurangan air bersih.

“Pemko Medan nantinya bisa menjual air tersebut ke PDAM kalau mereka kekurangan sumber air bersih dan itu bisa menjadi sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah) bagi kota ini,” ujarnya seraya menambahkan, lokasi waduk itu juga bisa menjadi objek wisata bagi warga.

Sebelumnya, Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, Selasa (07-08-2018) menyatakan Pemko Medan sudah merencanakan membuat lima buah waduk sebagai tempat resapan dan penyimpanan air.

Akhyar mengaku pihaknya tengah berupaya maksimal agar masalah banjir Kota Medan dapat teratasi. "Rencananya akan ada lialma waduk dibuat di Kota Medan ini," ujarnya kepada wartawan usai mengikuti rapat paripurna DPRD Medan, Selasa (07-08-2018)

Disebutkannya, gambar waduk atau detail engeenering design (DED) sudah dibuat  Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan. "Gambarnya tahun lalu sudah ada, tinggal melaksanakannya,” ujarnya lagi.

Rencananya waduk itu mau dibuat di daerah Kecamatan Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Johor dan dua lokasi lainnya. Namun Akhyar mengatakan tidak ingat lagi tepatnya tempat waduk tersebut.(torong/zul)