Kapoldasu Paparan Akhir Tahun Dan Apresiasi Kinerja Media


Medan | Indonesia Berkibar News - Angka kasus kejahatan  terjadi di Sumatera Utara pada tahun 2018 menurun dibanding dengan tahun 2017.Jajaran Polda Sumut tercatat menangani kejahatan atau gangguan Kamtibmas sebanyak 35.065 kasus  tahun 2018 dan berhasil menyelesaikan 23.523 kasus atau 67%.

“Jika dibandingkan tahun sebelumnya, Polda Sumut menangani 40.775 kasus kejahatan, terjadi penurunan tingkat kejahatan sebanyak 5.710 kasus atau 14%,” papar  Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto didampingi Wakapoldasu Brigjen Pol Mardiaz,Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sumut  dalam paparan akhir tahunnya di Mapolda Sumut, Kamis (27-12-2018) jumlah kasus kejahatan itu berasal dari kejahatan konvensional ada 28.629 kasus berhasil diselesaikan 18.154 kasus.

Sedangkan  kejahatan trans nasional ada 6.375 kasus, dimana 5.324 kauss berhasil diselesaikan.“Kemudian kejahatan terhadap kekayaan negara ada 61 kasus, 45 diantaranya berhasil diselesaikan,” tegasnya.

Kapoldasu juga memaparkan sepanjang 2018, Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Kepolisian Darah Sumatera (Polda Sumut) menerima 652 pengaduan masyarakat (dumas). Dari angka itu, ada 459 Dumas yang masih dalam proses, 44 dumas selesai dan 150 dumas selesai karena tidak benar.“Jumlah ini mengalami penurunan 115 Dumas atau sekitar 14,99% jika dibandingkan dengan tahun 2017,” ujarnya.

Untuk Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), sebut Agus, Polda Sumut telah melakukan penindakan terhadap anggota Polri yang bermasalah (disiplin, kode etik dan pidana) sebanyak 814 kasus. Jumlah ini meningkat 14,51% dibandingkan peningkatan yang dilakukan pada tahun 2017 sebanyak 689 kasus.

“Rinciannya 541 kasus pelanggaran disiplin, 263 kasus diantaranya berhasil diselesaikan. Pelanggaran kode etik sebanyak 207 kasus, terselesaikan 61 kasus dan pidana sebanyak 66 kasus, hanya 5 diantaranya yang berhasil diselesaikan,”harapnya.

Kapoldasu  apresiasi kerjasama baik terjalin selama ini dengan Media sudah bersinergi dengan baik. Apalagi pelaksanaan Pileg dan Pilpres sudah dekat, kita berharap media menyampaikan kepada masyarakat terselenggara dengan Damai.(zul)