Sosialisasi Pengangkatan Dan Pemberhentian Perangkat Desa Sergai


Sei Rampah | Indonesia Berkibar News - Sosialisasi Pengangkatan Dan Pemberhentian Perangkat Desa Tahun 2018 di Aula Dinas Pendidikan Sei Rampah Kabupaten Sergai,Kamis (13-12-2018).

Kadis PMD Drs Dimas Kurnianto,SH tujuan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan tentang tata cara pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa agar para Kades dapat lebih memahami tugas dan fungsinya dalam menata kembali perangkat desanya. Kemudian memberikan gambaran hukum/pedoman hukum kepada Kades terkait pengangkatan dan pemberhentian Perangkat Desa.

"Hasil yang diharapkan adalah agar para Kades memahami perannya dalam mengangkat dan memberhentikan perangkat desa sesuai dengan peraturan yang berlaku dan terwujudnya pelaksanaan pemerintahan desa yang baik dan harmonis, tidak ada lagi permasalahan antara Kades dan Perangkat desa," harapnya.

Pengumuman pemenang lomba Desa tingkat Kabupaten Sergai yaitu  terbaik I diraih oleh Desa Tanjung Harap Kecamatan Serbajadi, terbaik II Desa Dame Kecamatan Dolok Masihul, terbaik III Desa Naga Kisar Kecamatan Pantai Cermin,dan  Harapan I Desa Makmur Kecamatan Teluk Mengkudu, Harapan II Desa Lidah Tanah Kecamatan Perbaungan dan Harapan III Desa Banjaran Godang Kecamatan Kotarih.

Wabup Sergai H Darma Wijaya mengatakan  pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa mengacu pada Permendagri No 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

"Kades dalam melaksanakan tugas dan wewenang di bantu oleh perangkat desa yang terdiri dari Sekretariat Desa, Pelaksanaan Kewilayahan dan Pelaksana Teknis. Dengan kemajuan teknologi saat ini, hampir semua jenis pekerjaan khususnya dalam bidang pemerintahan desa tidak lepas dari perangkat dari perangkat teknologi sehingga dalam menunjang pelaksanaan tugas pemerintahan desa sangat diperlukan SDM berkualitas yang mampu mengoperasikan alat-alat teknologi informasi yang pada akhirnya dapat tercipta penyelenggaraan pemerintahan desa yang dapat melayani kebutuhan masyarakat dengan cepat," paparnya.

 Kepada para Kades agar dalam memberhentikan perangkat desa jangan karena kepentingan pribadi tetapi harus secara profesional dan sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga nantinya perangkat desa dalam melaksanakan tugas dan fungsi dengan baik dan bertanggungjawab serta dapat melayani masyarakat dengan maksimal dan masyarakat yang dilayani menjadi senang, harapnya.(torong/zul)