Kepala Perwakilan BI Sumut Wiwiek Sisto Widayat Bincang Bareng Media


Medan | Indonesia Berkibar News - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Wiwiek Sisto Widayat mengatakan untuk menjaga agar inflasi Sumut dapat berada pada rentang target inflasi Nasional 3,5 persen ± 1 persen sampai dengan akhir tahun 2019.

Ada beberapa rekomendasi upaya jangka pendek yang dapat dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yakni dengan cara memantau harga pasar secara intensif oleh TPID baik di tingkat konsumen (Disperindag) maupun di tingkat produsen (Dinas Pertanian).

“Kemudian menggiatkan Satgas Pangan. Di mana Satgas Pangan ini menindak tegas pelaku penimbunan dan  pedagang yang mengambil keuntungan tidak wajar, katanya saat di acara Bincang Bareng Media yang digelar di Jalan T Amir Hamzah, Kota Medan, Provinsi Sumut, Rabu (06-11-2019) sembari  menambahkan juga mengumpulkan data produksi yang akurat sampai dengan akhhir tahun 2019 khususnya di kabupaten yang menjadi sentra produksi cabai merah. Berkoordinasi dengan Disperindag Kab/Kota dalam pelaksanaan operasi pasar serta mengumumkannya secara massif kepada masyarakat serta melakukan dialog dengan pelaku pasar.

 “Pertemuan secara berkala dengan pedagang besar, pengecer dan pengepul secara informal untuk memperoleh informasi secara langsung terkait kondisi komoditas terkini di pasar sekaligus membina hubungan baik, “ungkap Wiwiek.

Merespon capaian inflasi Sumut sepanjang tahun 2019, masih  dikatakannyaada beberapa rekomendasi pengendalian inflasi dalam jangka panjang yakni Penyediaan CAS di lokasi sentra produksi, penerbitan regulasi penggunaan dana APBD untuk kegiatan pengendalian inflasi, Pendirian BUMD Pangan, mengatur pola tanam antar sentra produksi dan Kerjasama perdagangan antar Kabupaten/Kota.

Kita juga sudah kordinasi dengan OJK mengharapkan Bank untuk memperbesar kredit agar tingkatkan investasi, agar prekomian masyarakat meningkat.Penyaluran kredit Bank Umum pada triwulan III 2019 memang terus meningkat pada kredit untuk investasi.

Kita terus pantau perekonomian Sumut, apalagi ini menjelang bulan Desember kebiasaan masyarakat banyak pesta, acara dan menjelang tahun baru, permintaan cabai merah dan bawang putih meningkat.

Apalagi saat ini usaha pertambangan, industri pengelolaan dan kredit kepemilikan rumahpun menurun. (torong)