10 Agustus 2026

 



Padangsidimpuan | Indonesia Berkibar News - Puluhan massa yang terdiri dari mahasiswa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan jurnalis tersebut menuntut transparansi dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Bamperda) yang dilaksanakan di Kota Medan, tepatnya di Hotel Antares pada 4-6 Agustus 2026 lalu.


Di depan Kantor Wali Kota, koordinator aksi, Zul Hadi Lubis, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan masyarakat terhadap pola kerja legislatif dan eksekutif yang dinilai kurang terbuka. Masyarakat mempertanyakan efisiensi anggaran dan keterlibatan publik dalam merumuskan kebijakan daerah.


"Apa dasar hukumnya para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti rapat Ranperda tersebut? Sedangkan yang kita ketahui bersama bahwa Pemko Padangsidimpuan saat ini sedang melakukan efisiensi anggaran," ujar Hadi Lubis.


Massa aksi kemudian diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padangsidimpuan, . Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE.


Dalam tanggapannya, Sekda menyatakan akan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan dan berjanji segera menyampaikannya kepada Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes serta instansi terkait demi menjaga hubungan baik antara pemerintah dan masyarakat.


"Kita akan sampaikan kepada pimpinan seluruh aspirasi yang rekan-rekan sampaikan," ucap Sekda.


Setelah menyampaikan aspirasi di Kantor Wali Kota, massa Aliansi Masyarakat Bersatu bergerak menuju Kantor DPRD Kota Padangsidimpuan. Di sana, mereka membacakan lima poin pernyataan sikap resmi berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum:


1. Mempertanyakan urgensi DPRD dan Pemerintah Kota Padangsidimpuan menyelenggarakan kegiatan Badan 2. Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kota Medan.

3. Menegaskan bahwa Ranperda tersebut wajib dibahas ulang secara transparan di Gedung DPRD Kota Padangsidimpuan agar diketahui masyarakat luas.

4. Meminta seluruh agenda rapat Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan dilaksanakan di dalam daerah, tepatnya di Gedung DPRD Kota Padangsidimpuan.

5. Menuntut setiap rapat di Gedung DPRD bersifat transparan serta terbuka untuk publik tanpa ada penghalang atau tirai penutup.

6. Meminta pimpinan DPRD segera melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat pada hari ini juga.


Massa aksi kemudian diterima langsung oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Padangsidimpuan, Roy Susanto Siagian.

Dalam menanggapi pernyataan aksi, Roy Susanto menyatakan akan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan dan berjanji segera menyampaikannya kepada Pimpinan DPRD Kota Padangsidimpuan, Sri Fitrah Munawaroh Nasution, S.Ak setelah kembali dari perjalanan dinas.


"Setelah pimpinan nanti sudah masuk kantor, kami akan sampaikan seluruh aspirasi dari rekan-rekan semua," ucap Roy.


Aksi unjuk rasa berjalan dengan tertib dan mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian dan Satpol PP Kota Padangsidimpuan.


Hingga berita ini diturunkan, perwakilan massa masih berupaya melakukan koordinasi dengan pihak kesekretariatan DPRD untuk merealisasikan tuntutan RDP tersebut. 


Sementara itu, upaya konfirmasi mendalam kepada Wali Kota maupun Pimpinan DPRD terkait alasan pemilihan lokasi rapat di luar daerah masih terus dilakukan oleh awak media untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. (marwan)

  


Gunungsitoli | Indonesia Berkibar News
-  Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya kembali berkantor di Kepulauan Nias untuk memastikan berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, khususnya pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, berjalan sesuai rencana. Selama berada di wilayah kepulauan tersebut, Surya dijadwalkan melaksanakan sejumlah agenda strategis.


Setibanya di Kepulauan Nias, Senin (10/08/2026), Surya langsung meninjau pembangunan turap di ruas jalan provinsi Miga–Lolowua. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan progres pembangunan infrastruktur berjalan sesuai target.


Surya meninjau secara langsung perkembangan pembangunan turap tersebut. Selain di ruas Miga–Lolowua, ia juga akan mengecek sejumlah pembangunan turap lainnya selama berkantor di Kepulauan Nias.


“Prinsipnya kita ingin pembangunan infrastruktur ini tepat waktu. Sebagaimana pesan Pak Gubernur (Bobby Nasution) pada agenda Berkantor di Kepulauan Nias untuk memastikan pembangunan berjalan optimal,” kata Wagub.


Selain meninjau pembangunan infrastruktur, Surya juga akan melaksanakan berbagai agenda lainnya, di antaranya meninjau rehabilitasi sekolah serta melakukan penguatan program Universal Health Coverage (UHC) bersama Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias.


Kehadiran Pemprov Sumut di Kepulauan Nias mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang warga Gunungsitoli, Grace Zebua, mengaku merasakan manfaat dari pembangunan yang telah dilakukan, khususnya perbaikan jalan.


“Semoga jalan-jalan rusak di sini bisa semua terselesaikan, sehingga masyarakat bisa nyaman," kata Grace.


Hal senada disampaikan Johan, salah seorang pengendara yang kerap melintasi ruas jalan Miga–Lolowua. Menurutnya, kondisi jalan kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Ia berharap pembangunan turap dapat segera rampung sehingga masyarakat dapat melintas dengan lebih aman.


"Jalan sudah bagus, tinggal ini bronjong  (turap), semoga juga cepat selesai, sehingga kita tidak lagi was-was jalan di sini,” kata Johan.


Turut mendampingi Surya pada agenda awal berkantor di Kepulauan Nias, Asisten Administrasi Umum Muhammad Suib, Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat Alfi Syahrizal, serta Kepala Dinas Sosial Sumut Ady Putra.(bundo/SJN)



Langkat | Indonesia Berkibar News
- Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda, Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., hadir langsung sebagai pembina upacara bendera di Yayasan Pendidikan Putra Jaya Jabal Rahman pada Senin, (10/08/2026  sekira pukul 07.30 WIB.


Kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Langkat tersebut turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat beserta sejumlah personel Polres Langkat, Kepala Sekolah, para tenaga pengajar, staf sekolah, serta seluruh siswa-siswi Yayasan Pendidikan Putra Jaya Jabal Rahman.


Dalam amanatnya, Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa.


Karena itu, para pelajar diminta untuk terus semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.


Mengingatkan agar para siswa tidak terlibat tawuran, geng motor, maupun penyalahgunaan narkotika yang saat ini menjadi perhatian serius kepolisian.


"AKBP Hannry P.H. Tambunan kenakalan remaja biasanya berawal dari hal-hal kecil, seperti tidak mematuhi aturan sekolah dan salah memilih lingkungan pergaulan.


Kapolres Langkat turut memberikan edukasi kepada para siswa agar bijak menggunakan media sosial di era post-truth, di mana opini dan informasi yang belum tentu benar dapat dengan mudah memengaruhi masyarakat.


Para pelajar diingatkan agar melakukan validasi dan verifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarkan suatu informasi sehingga tidak terlibat dalam penyebaran berita bohong ataupun fitnah.


Kapolres juga mengajak para siswa untuk menjauhi tindakan bullying maupun perundungan di lingkungan sekolah.

Setiap manusia diciptakan berbeda-beda dan tidak ada seorang pun yang ingin dilahirkan dengan kekurangan ataupun kondisi fisik tertentu. Karena itu, para pelajar diminta untuk saling menghormati, menghargai, dan menjaga hubungan pertemanan yang baik.


Tidak hanya itu, Kapolres juga menekankan pentingnya disiplin dan tertib berlalu lintas, termasuk penggunaan helm saat berkendara.


Aturan lalu lintas dibuat demi keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda usia produktif sebagai penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045 sebagaimana cita-cita Presiden RI Prabowo Subianto.


Di akhir amanatnya, Kapolres Langkat berpesan kepada seluruh siswa-siswi agar tetap semangat dalam meraih cita-cita, belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi segala bentuk perbuatan negatif.


Doa dan harapannya agar kelak para pelajar menjadi orang-orang sukses, berguna bagi masyarakat, serta mampu membawa nama baik keluarga, bangsa, dan negara.


Para guru dan siswa-siswi terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan serta penyampaian motivasi dari Kapolres Langkat.


Kehadiran Polri di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan semangat positif sekaligus meningkatkan kesadaran hukum dan kedisiplinan di kalangan pelajar.


Di akhir kegiatan, Polres Langkat mengimbau masyarakat apabila membutuhkan bantuan maupun pelayanan kepolisian agar segera menghubungi Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.


Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program Polisi Langkat Garuda Ksatria, yang diinisiasi oleh Kapolres Langkat dengan semangat “Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.”



Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat.(sfn)

9 Agustus 2026

 


Medan |Indonesia Berkibar News 
- Satresnarkoba Polrestabes Medan, kembali menunjukkan komitmen nyata dalam hal pemberantasan narkoba. Setelah sebelum sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim “diratakan dan dibumihanguskan”, kini giliran sarang narkoba di bantaran Rel Kereta Api Tembung yang merupakan jalur kereta api bandara yang disikat.


Penggerebekan, dilakukan pada Sabtu (08/08/2026) sore kemarin dengan melibatkan personel gabungan Polrestabes Medan.


Dipimpin Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, tim gabungan merangsek masuk ke bantaran rel kereta api Tembung, dari beragam penjuru untuk mengepung sarang narkoba yang berdiri sepanjang 300 meter di bantaran rel kereta.


Strategi matang itu pun berbuah manis, usai 3 pelaku yang satu diantaranya merupakan pengedar, berhasil diringkus.


“Kami amankan 3 orang yang memiliki peran mulai dari pengguna, pengedar, hingga aktor intelektual dibalik sarang narkoba ini,” ungkap Rafli didampingi seluruh Perwira Satresnarkoba Polrestabes Medan, Minggu (9/8) sore.


Selain meringkus 3 pelaku, tim gabungan juga menyita narkoba yang jumlahnya tak biasa. Terdapat lebih dari 3 kilogram ganja, disita dari barak - barak narkoba, mulai dari yang sudah dikemas menjadi paket siap edar, dan ganja yang masih berbentuk bal.


Selain ganja, sejumlah paket sabu siap edar dan puluhan alat hisapnya, juga disita petugas dalam penggerebekan ini.


“Ada sekitar 3 kilogram ganja kami sita dan sejumlah barang bukti narkoba lain. Kami juga menyita 2 senapan angin, dan belasan senjata tajam, yang kami paham betul ini akan digunakan untuk menyerang petugas,” tambah Rafli.


Dalam penggerebekan ini, petugas sempat mendapat perlawanan dari oknum warga yang diduga bagian dari sindikat narkoba.


Petugas, dilempari batu oleh oknum warga, meskipun akhirnya petugas berhasil mengendalikan keadaan dengan meletuskan sejumlah tembakan peringatan ke udara.


“Untuk menuju tempat ini tidak mudah, kami harus melewati gang sempit dan bahkan harus menaiki tangga karena barak narkoba terletak di bantaran rel kereta. Kami juga sempat diserang oknum warga, meskipun akhirnya kami berhasil mengendalikan keadaan,” terang Rafli.


Agar praktek serupa tidak terulang, tim gabungan kemudian menghancurkan dan membakar seluruh barak narkoba yang ada. Petugas, memastikan akan mengawasi tempat ini, dan penegakan hukum serupa dipastikan akan kembali dilakukan jika praktek jual beli narkoba kembali ditemukan.


“Kami berkomitmen untuk seluruh pelaku baik pengedar maupun bandar, dan seluruh jaringan akan kami putus, dan hukum akan tetap kami tegakkan,” pungkas Rafli.(zul)

 


Langkat| Indonesia Berkibar News
-  Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polres Langkat melaksanakan kegiatan Minggu Kasih bersama puluhan jemaat di GPdi Lembah Pujian Jalan Kutab Pajak Stabat Kota, Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat , Minggu (09/08/2026).

 

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., didampingi Kapolsek Stabat AKP Zulkarnain, para Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat, serta personel Polsek Stabat, tiba di lokasi dan pada pukul 09.55 WIB bersama jemaat memasuki gereja untuk mengikuti ibadah.


Ibadah Minggu Gereja dipimpin oleh Pendeta Pdt. Budi Kasenda S.Th., yang berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita.


Usai ibadah, Kapolres Langkat menyampaikan sambutan sekaligus pesan kamtibmas kepada seluruh jemaat. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah sebagai pelayan dan pengayom.


“Jangan takut kepada polisi, karena polisi adalah pelayan masyarakat. Kami hadir untuk melindungi dan memberikan rasa aman,” ujar Kapolres.


Kapolres juga mengajak jemaat GPdi Lembah Pujian Jalan Kutab Pajak Stabat Kota, untuk terus menjalin sinergitas dengan kepolisian. Apabila terdapat informasi terkait gangguan kamtibmas di tengah masyarakat, khususnya di Jalan Kutab Pajak Stabat Kota, warga diminta tidak ragu melaporkannya kepada pihak kepolisian.


Selain itu, Kapolres mensosialisasikan layanan Call Center 110 Polres Langkat yang dapat diakses secara gratis.


“Apabila tidak memungkinkan bertemu langsung dengan petugas polisi, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110. Layanan ini gratis, dapat dihubungi kapan saja dan di mana saja, karena kami siaga 1×24 jam,” tegasnya.


Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Kapolres, pendeta, personel kepolisian, dan seluruh jemaat GPdi Lembah Pujian, sebagai simbol kebersamaan dan sinergi.


Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polres Langkat menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat kemitraan, serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Langkat.


Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program Polisi Langkat Garuda Ksatria, yang diinisiasi oleh Kapolres Langkat dengan semangat “Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.”


Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat.(sfn)

8 Agustus 2026

 


Gunungsitoli | Indonesia Berkibar News
-  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh kepala daerah se-Kepulauan Nias segera mengusulkan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut dinilai penting agar program pembangunan dapat segera dilaksanakan sejak awal tahun anggaran.


Hal itu disampaikan Bobby Nasution  saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan BKP di kediaman sementara Gubernur Sumut, Gunungsitoli, Sabtu (08/08/2026).


“Untuk 2027, kalau bisa disegerakan usulannya, sehingga awal tahun 2027 sudah bisa dilaksanakan,” kata Bobby.


Bobby juga meminta para bupati dan wali kota memprioritaskan usulan program yang berdampak langsung pada masyarakat, terutama di sektor perekonomian, fasilitas kesehatan, dan fasilitas pendidikan.


Pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Sumut menyalurkan Bantuan Keuangan Provinsi sekitar Rp53 miliar kepada pemerintah kabupaten/kota di Kepulauan Nias. Dana tersebut digunakan untuk berbagai program pembangunan, mulai dari perbaikan dan pembangunan jalan, irigasi, pembangunan sekolah, hingga pembangunan sumur bor.


Adapun rincian alokasi BKP meliputi Kabupaten Nias Utara sebesar Rp23,42 miliar, Kabupaten Nias Rp8 miliar, Kabupaten Nias Selatan Rp7,95 miliar, Kabupaten Nias Barat Rp5 miliar, dan Kota Gunungsitoli sebesar Rp9,32 miliar.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sumut Dikky Anugerah berharap BKP yang telah disalurkan Pemprov Sumut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Kita harap BKP yang disalurkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Dikky.


Rapat koordinasi tersebut digelar untuk memastikan sejauh mana pelaksanaan program BKP Tahun Anggaran 2026 telah berjalan, sekaligus memperoleh gambaran kebutuhan program yang akan diusulkan pada Tahun Anggaran 2027.


Turut hadir dalam rapat tersebut Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, Bupati Nias Yaatulo Gulo, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut Chandra Dalimunthe, serta Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga. (bundo/SJN)



Medan | Indonesia Berkibar News - Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggraini, mendesak Wali Kota Medan Rico Waas melalui Dinas Kesehatan Kota Medan segera melakukan rehabilitasi fasilitas Puskesmas di kawasan Medan Utara, khususnya bangun kembali Puskesmas Pembantu (Pustu) Labuhan Deli. 

Pasalnya, masyarakat yang bermukim di Kelurahan Labuhan Deli harus menempuh jarak beberapa kilo meter ketika hendak berobat ke Puskesmas terdekat. Selain itu, sarana dan prasarana serta ketersediaan tenaga kesehatan yang ada di Pustu Labuhan Deli nantinya harus kompeten. Agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. 

"Ini harus menjadi perhatian serius pak Wali Kota Rico Waas. Sudah dua tahun Pustu Labuhan Deli masuk dalam wacana program pembangunan, tapi sampai sekarang belum terealisasi juga. Jangan sampai masyarakat kesulitan dapatkan layanan kesehatan hanya karena bangunan Pustu Labuhan Deli saat ini bangunan fisiknya sudah rusak parah," ungkap Tia, Sabtu (08/08/2026).

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan ini menyebut, material Pustu Labuhan Deli yang tak kunjung dibangun saat ini menjadi sasaran penjarahan oknum-oknum yang tak bertanggungjawab. 

"Miris kita lihatnya ketika warga mem-video-kan aksi penjarahan itu. Ini bisa juga terjadi di Puskesmas ataupun Pustu yang luput dari pengawasan aparatur setempat," imbuhnya.

Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sumatera Utara ini menambahkan, Medan Utara merupakan kawasan dengan jumlah penduduk yang cukup besar sehingga membutuhkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas. 

"Apalagi di Kelurahan Labuhan Deli masuk ke dalam kawasan yang butuh perhatian serius Pemko Medan. Masyarakat di sana sering terdampak banjir rob yang genangan airnya bisa bertahan berhari-hari. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Jangan sampai ada perbedaan kualitas pelayanan antara wilayah Medan Utara dengan wilayah lainnya di Kota Medan," ketusnya.

Tia berharap, Wali Kota Medan Rico Waas menjadikan pembangunan Pustu Labuhan Deli ini prioritas utama di tahun anggaran 2026 ini. Sehingga wajah Medan Utara berubah sesuai dengan janji kampanye pemerintahan Rico-Zaki.

"Kami di DPRD tentu akan mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Yang terpenting, program tersebut benar-benar direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga," pungkasnya. (bundo)

Diberdayakan oleh Blogger.