21 Agustus 2026

 


Medan| Indonesia Berkibar News
-  Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution memastikan rumah warga yang rusak akibat puting beliung di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, akan dibangun kembali secara menyeluruh menggunakan bantuan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Kepastian itu disampaikan Bobby saat meninjau lokasi bencana di kawasan Kanal, Kelurahan Suka Maju, Jumat (21/08/2026) sore.


Menurut Bobby, bantuan untuk korban bencana tidak boleh hanya berupa sebagian material bangunan yang justru membebani warga untuk menambah biaya perbaikan sendiri.


Ia menilai skema bantuan yang hanya memberikan sebagian kebutuhan material tidak efektif karena mayoritas korban berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.


“Kalau bantuan musibah harus selesai. Jangan warga sudah kena musibah masih harus beli lagi kekurangannya. Yang rusak kita bangun, yang hancur kita bangun baru,” kata Bobby.


Dalam peninjauan tersebut, Bobby menemukan sejumlah warga sebelumnya menerima bantuan material bangunan yang tidak mencukupi kebutuhan perbaikan rumah.


Karena itu, Pemprov Sumut memutuskan mengambil alih penanganan dan memastikan rumah-rumah yang terdampak berat maupun kehilangan atap dapat diperbaiki secara tuntas.

Bobby juga meminta jajaran pemerintah menjadikan peristiwa tersebut sebagai evaluasi dalam penyaluran bantuan kebencanaan ke depan.


Menurutnya, bantuan bencana berbeda dengan bantuan stimulan reguler yang sifatnya hanya mendorong atau membantu sebagian kebutuhan masyarakat.


“Kalau bantuan reguler bisa sifatnya stimulan. Tapi kalau bantuan musibah harus bisa selesai semuanya,” ujarnya.


Sebelumnya, cuaca ekstrem disertai angin puting beliung menerjang Kelurahan Suka Maju dan Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor. Berdasarkan data BPBD Sumut sebanyak 167 unit rumah terkena dampak puting beliung.  


Dalam peninjauan tersebut Gubernur melihat langsung kondisi rumah yang rusak akibat bencana tersebut dan juga berdialog kepada warga yang terdampak. Selain memberikan bantuan bahan material, Gubernur juga memberikan bantuan sembako.(bundo)

 



Medan| Indonesia Berkibar News
- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas menerima audiensi Ketua Umum Dewan Pembina Yayasan Pahlawan Nasional Riahna Djamin Ginting di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Jumat (21/08/2026).


Audiensi tersebut membahas rencana pemutaran film layar lebar berjudul Djamin Setia Selamanya yang mengangkat kisah perjuangan Pahlawan Nasional asal Tanah Karo, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Djamin Ginting. Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop mulai 1 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila.


Rico Waas menyambut baik pemutaran film tersebut. Ia bahkan berencana menggelar nonton bersama masyarakat Karo di Kota Medan yang akan dirangkaikan dengan kegiatan meet and greet.


“Kita rencananya nonton bareng. Filmnya sudah jadi dan mulai tayang 1 Oktober 2026. Masyarakat Karo kita undang bersama keluarga untuk ikut nonton karena film ini juga membawa nama Kota Medan,” ujar Rico.


Menurut Rico, film tersebut memiliki nilai monumental karena mengangkat sejarah dan perjuangan Djamin Ginting. Karena itu, ia menilai kisah perjuangan sang pahlawan penting untuk dikenalkan kepada generasi muda.


“Film ini menjadi monumental. Ini punya pendalaman sesuatu kepada diri saya dan saya punya tanggung jawab. Untuk itu, kita harus serius,” katanya.


Selain membahas pemutaran film, Riahna Djamin Ginting juga menyampaikan rencana penganugerahan marga pada Oktober 2026. Dalam prosesi tersebut, Rico Waas akan dianugerahi marga Ginting Suka, sedangkan Airin Rico Waas dianugerahi marga Sembiring Pelawi.


Dalam audiensi itu, Riahna Djamin Ginting turut didampingi Oddie Octaviadi, Roy Fachraby Ginting, Roma Elisya Sebayang, dan Muhammad Edison Ginting. Rombongan juga menyerahkan cenderamata berupa kain ulos bakabuluh dan alat musik tradisional Karo, kulcapi.(bundo)



Jakarta | Indonesia Berkibar News - Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Tahun 2026 di Hall A dan B JICC Jakarta pada tanggal 20-23 Agustus 2026 dengan mengusung tema “penguatan sinergi untuk mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing” dan mengangkat semangat “Beudaya Meusare-Sare” dari Aceh yang bermakna Bedaya, Bersama-Sama. Kegiatan ini dibuka oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Selvi Gibran Rakabuming. Turut dalam momen tersebut Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Putri, dan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Doddy Zulverdi. Pelaksanaan KKI 2026 merupakan hasil sinergi dengan 27 Kementerian/Lembaga dan 34 mitra strategis, serta dihadiri oleh duta besar negara sahabat, perwakilan Kementerian/Lembaga, asosiasi, perbankan, dan pelaku usaha.

Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor," ujar Destry Damayanti, saat membuka KKI 2026.

Adapun 44 rangkaian kegiatan KKI, meliputi talkshow ekonomi dan keuangan inklusif serta berkelanjutan, pagelaran karya kreatif, business matching pembiayaan, ekspor dan value chain, serta showcase UMKM unggulan secara daring dan luring. Selain itu, terdapat Area Cangkir Nusantara, showcase pariwisata, ruang interaksi, berbagai kegiatan aktivasi, dan instalasi hijau.

Beragam produk UMKM hasil kurasi turut ditampilkan, mulai dari wastra, ready to wear, aksesori, home decor, kopi, makanan dan minuman olahan, hingga produk dan atraksi desa wisata. Kehadiran berbagai produk tersebut menjadi ruang bagi UMKM untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan kekayaan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara turut berpartisipasi dalam KKI 2026 dengan memfasilitasi 10 UMKM binaan untuk mengikuti pameran secara luring di area Bazar KKI, Jakarta. yaitu : Galery Ulos Sianipar ; CV IR Kriya Melayu ;  Zul Said ; Riki Damanik ; Toba Tenun ; PT Keloria Moringa Jaya ; PT Selera Pedas Nusantara ; PT Kebaikan Alam Indonesia ;  Haramas ; dan Recyclo Goods.

Sementara itu, pameran KKI 2026 secara daring melalui platform digital www.karyakreatifindonesia.co.id melibatkan lebih dari 1.300 UMKM dari berbagai daerah, termasuk 36 UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan promosi, membuka akses pasar yang lebih luas, serta mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui pemanfaatan kanal digital.

Keikutsertaan UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dalam KKI 2026 merupakan bagian dari upaya memperluas akses pasar, memperkuat jejaring usaha, dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah. Melalui fasilitasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, UMKM didorong untuk meningkatkan kapasitas usaha serta memperluas jangkauan pemasaran. Dari kekayaan Sumatera Utara, lahir karya yang tidak hanya bernilai bagi daerah, tetapi juga memiliki peluang untuk menjadi bagian dari pasar nasional dan global.

Karya Kreatif Indonesia 2026: KPw Bank Indonesia Sumatera Utara Dorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing

Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Tahun 2026 di Hall A dan B JICC Jakarta pada tanggal 20 – 23 Agustus 2026 dengan mengusung tema “penguatan sinergi untuk mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing” dan mengangkat semangat “Beudaya Meusare-Sare” dari Aceh yang bermakna Bedaya, Bersama-Sama. 

Kegiatan ini dibuka oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Selvi Gibran Rakabuming. Turut dalam momen tersebut Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Putri, dan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Doddy Zulverdi. Pelaksanaan KKI 2026 merupakan hasil sinergi dengan 27 Kementerian/Lembaga dan 34 mitra strategis, serta dihadiri oleh duta besar negara sahabat, perwakilan Kementerian/Lembaga, asosiasi, perbankan, dan pelaku usaha.

Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor," ujar Destry Damayanti, saat membuka KKI 2026.

Adapun 44 rangkaian kegiatan KKI, meliputi talkshow ekonomi dan keuangan inklusif serta berkelanjutan, pagelaran karya kreatif, business matching pembiayaan, ekspor dan value chain, serta showcase UMKM unggulan secara daring dan luring. Selain itu, terdapat Area Cangkir Nusantara, showcase pariwisata, ruang interaksi, berbagai kegiatan aktivasi, dan instalasi hijau.

Beragam produk UMKM hasil kurasi turut ditampilkan, mulai dari wastra, ready to wear, aksesori, home decor, kopi, makanan dan minuman olahan, hingga produk dan atraksi desa wisata. Kehadiran berbagai produk tersebut menjadi ruang bagi UMKM untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan kekayaan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara turut berpartisipasi dalam KKI 2026 dengan memfasilitasi 10 UMKM binaan untuk mengikuti pameran secara luring di area Bazar KKI, Jakarta. yaitu : Galery Ulos Sianipar ; CV IR Kriya Melayu ;  Zul Said ; Riki Damanik ; Toba Tenun ; PT Keloria Moringa Jaya ; PT Selera Pedas Nusantara ; PT Kebaikan Alam Indonesia ;  Haramas ; dan Recyclo Goods.

Sementara itu, pameran KKI 2026 secara daring melalui platform digital www.karyakreatifindonesia.co.id melibatkan lebih dari 1.300 UMKM dari berbagai daerah, termasuk 36 UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan promosi, membuka akses pasar yang lebih luas, serta mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui pemanfaatan kanal digital.

Keikutsertaan UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dalam KKI 2026 merupakan bagian dari upaya memperluas akses pasar, memperkuat jejaring usaha, dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah. 


Melalui fasilitasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, UMKM didorong untuk meningkatkan kapasitas usaha serta memperluas jangkauan pemasaran. Dari kekayaan Sumatera Utara, lahir karya yang tidak hanya bernilai bagi daerah, tetapi juga memiliki peluang untuk menjadi bagian dari pasar nasional dan global.(torong)


  


Medan | Indonesia Berkibar  News
-  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan percepatan realisasi pembangunan fisik dan nonfisik di seluruh daerah, terutama untuk mengantisipasi kendala pelaksanaan pekerjaan akibat faktor cuaca menjelang akhir tahun.


Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sumut terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan DPRD Sumut tentang Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Sumut 2026. Dalam rapat tersebut juga disampaikan pendapat Gubernur terhadap Ranperda Perlindungan Konsumen dan Ranperda Kepemudaan, di Gedung Dewan, Jalan Imam Bonjol Nomor 02, Medan, Jumat (21/08/2026).


Rapat paripurna tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus beserta para Wakil Ketua, anggota DPRD Sumut, serta para pejabat pimpinan OPD Pemprov Sumut.


Di sela rapat paripurna, Bobby Nasution juga menyinggung aspirasi masyarakat terkait percepatan realisasi bantuan bidang kesejahteraan rakyat (Kesra) sesuai alokasi yang telah ditetapkan dalam Perda APBD 2026. Bantuan tersebut antara lain mencakup bantuan sosial (Bansos), bantuan rumah ibadah, organisasi kemasyarakatan, dan bantuan lainnya.


"Khususnya kepada Biro Kesra agar segera mempercepat realisasi anggarannya," ujar Bobby Nasution.


Usai rapat paripurna, Bobby kembali menegaskan pentingnya percepatan pembangunan fisik di seluruh daerah. Hal ini mengingat waktu telah mendekati September 2026 atau akhir triwulan III, sehingga capaian realisasi pembangunan menjadi catatan penting menjelang akhir tahun.


"Hari ini yang juga perlu kita percepat tentu pelaksanaan (pembangunan) fisik. Kenapa? Karena kita tidak ingin ada kendala nanti kalau menjelang akhir tahun. Walaupun sekarang kita bersyukur curah hujan belum terlalu tinggi, bahkan di beberapa daerah itu panas. Jadi jangan sampai nanti pengerjaan terkendala cuaca (musim hujan)," tegasnya.


Bobby Nasution mengatakan, percepatan pembangunan juga dilakukan melalui peninjauan langsung ke berbagai wilayah di Sumut. Bersama Wakil Gubernur Surya dan jajaran, dirinya saat ini tengah meninjau wilayah Kepulauan Nias untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif.


"Yang pasti kita rancang sebelum akhir tahun ini, akan berkantor di wilayah lainnya (setelah Kepulauan Nias)," katanya.


Selain Kepulauan Nias, Bobby menyebut dirinya bersama jajaran Pemprov Sumut akan berkantor di sejumlah wilayah lain, seperti Tabagsel, Pantai Timur, dan Dataran Tinggi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan dapat dipantau dan berjalan sesuai target.


Sementara itu, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus mengapresiasi langkah Gubernur Bobby Nasution dalam mendorong percepatan pembangunan di seluruh daerah. Pihaknya berharap kesepakatan KUA-PPAS antara eksekutif dan legislatif segera dilanjutkan dengan pembahasan Ranperda P-APBD Sumut 2026 sesuai jadwal.(bundo)


 



Padang Lawas Utara| Indonesia Berkibar News
- Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, menjaga integritas serta mencegah keterlibatan personel dalam praktik judi online (judol) dan pelanggaran lainnya, Polres Padang Lawas Utara melaksanakan kegiatan Penegakan, Penertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel Polres Padang Lawas Utara.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polres Padang Lawas Utara Kompol D. Harahap, S.H., didampingi Kasi Propam Polres Padang Lawas Utara IPTU Zulkarnain Batubara bersama personel Sipropam.


Gaktibplin dilaksanakan di lingkungan Mako Polres Padang Lawas Utara setelah pelaksanaan apel pagi. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap telepon seluler (HP) milik personel, baik perwira, bintara.


Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan tidak adanya personel yang terlibat dalam aktivitas judi online maupun aktivitas digital lainnya yang dapat mencoreng citra dan nama baik institusi Polri.


Selain pemeriksaan HP, petugas Sipropam juga melakukan pemeriksaan terhadap sikap tampang, kerapian rambut, kelengkapan dan kerapian pakaian dinas, atribut serta kepatuhan personel terhadap ketentuan disiplin anggota Polri.


Waka Polres Padang Lawas Utara Kompol D. Harahap, S.H. menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengawasan internal sekaligus upaya pencegahan terhadap berbagai bentuk pelanggaran disiplin yang dapat dilakukan oleh personel.


“Pemeriksaan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh personel Polres Padang Lawas Utara senantiasa menjaga disiplin, integritas dan profesionalisme. Setiap anggota harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat serta menjauhi segala bentuk perjudian online,” tegasnya.


Sementara itu, Kasi Propam IPTU Zulkarnain Batubara bersama personel Sipropam melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap personel yang mengikuti kegiatan.


Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya indikasi maupun aplikasi judi online pada HP personel yang diperiksa. Namun, petugas masih menemukan beberapa pelanggaran disiplin ringan terkait sikap tampang dan kerapian personel.


Terhadap personel yang ditemukan melakukan pelanggaran ringan, Kasi Propam memberikan teguran serta tindakan disiplin di tempat dan mengarahkan personel yang bersangkutan untuk segera memperbaiki penampilan sesuai ketentuan yang berlaku.


Kegiatan Gaktibplin ini menjadi bagian dari komitmen Polres Padang Lawas Utara dalam membangun personel yang disiplin, berintegritas, profesional dan bebas dari berbagai bentuk pelanggaran.


Polres Padang Lawas Utara juga akan terus melaksanakan pengawasan secara rutin maupun mendadak sebagai upaya mencegah terjadinya pelanggaran serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


“Jaga disiplin, jauhi judi online, laksanakan tugas dengan penuh integritas dan jadilah teladan bagi masyarakat.”


(HUMAS POLRES PADANG LAWAS UTARA/Zul)

HUMAS POLRI OBJEKTIF, DIPERCAYA, DAN PARTISIPASI

 


Tebingtinggi| Indonesia Berkibar News
- Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, mengajak para siswa untuk menerapkan budaya menabung sejak dini demi membangun masa depan yang lebih terencana. Pesan tersebut disampaikan Wali Kota saat membuka acara Peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Kota Tebing Tinggi bertema "Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan" di halaman SMP Negeri 4 Tebing Tinggi, Jumat (21/08/2026).


Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya kedisiplinan mengelola uang saku, salah satunya melalui pemanfaatan Simpanan Pelajar (Simpel).


"Ini sangat penting dan harus diterapkan. Sisihkan uang jajan kalian untuk Simpel ini, seminggu sekali. Misalnya setiap hari sisihkan seribu rupiah, jadi setelah terkumpul baru ditabungkan," ujar H. Iman Irdian Saragih.


Selain mengedukasi finansial, Wali Kota juga memberikan motivasi kepada peserta didik agar terus bersemangat menuntut ilmu, menjaga kesehatan, serta mendoakan kebaikan bagi kedua orang tua.


"Tetap jaga kesehatan, tetap semangat, selalu berdoa kepada Tuhan dan juga doakan orang tua kalian supaya diberi kesehatan, umur panjang dimudahkan segala urusan yang baik," kata H. Iman Irdian Saragih.


Kepala Divisi Funding & Wealth Management PT Bank Sumut, Muhammad Sadli, menyampaikan apresiasinya atas kemitraan strategis yang terjalin erat dengan Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi dalam mendorong literasi keuangan daerah.


"Kami berterima kasih kepada Pemko Tebing Tinggi atas kepercayaannya menjadikan Bank Sumut sebagai mitra transaksi keuangan. Semoga kolaborasi ini dapat terus terjalin demi kemajuan masyarakat, khususnya di Kota Tebing Tinggi," tutur Sadli.


Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdako Tebing Tinggi, Safaruddin, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya menabung sejak dini, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.


"Kegiatan ini diikuti sekitar 1.200 peserta yang terdiri dari guru serta pelajar SMP negeri dan swasta se-Kota Tebing Tinggi, dengan dukungan sumber dana keseluruhan dari PT Bank Sumut," jelas Safaruddin.


Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan buku tabungan Simpel secara simbolis oleh Wali Kota kepada perwakilan siswa, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.



Hadir Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Reza Aghista, Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Deni Saragih, Camat Tebing Tinggi Kota Henci br Siregar, Lurah Rambung Rezi Triandi,  Tim peliputan Diskominfo.(torong)

  



Medan | Indonesia Berkibar News - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dalam mengawali Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 dengan program MaxRide Go Digital. Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan Bajaj MaxRide dengan tarif khusus Rp81/trip melalui QRIS, sebagai bagian dari semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Program ini tidak hanya melibatkan 100 pengemudi Bajaj MaxRide namun juga bekerja sama dengan Bank Mandiri, BRI, BTN, BSI, BCA, Bank Sumut, dan BNI terutama untuk mendukung onboarding QRIS.

Program dibuka oleh Wishnu Badrawani, Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, serta dihadiri oleh Jun Purba selaku Manajer Business Development Bajaj MaxRide dan Arash selaku Koordinator Lapangan Bajaj MaxRide. Pada kesempatan tersebut pengemudi juga memperoleh edukasi QRIS, CBP Rupiah, keuangan digital, serta Pelindungan Konsumen (PeKA).

Pertumbuhan penggunaan layanan perbankan dan keuangan digital menunjukkan semakin kuatnya minat masyarakat terhadap transaksi digital yang menawarkan kemudahan, termasuk melalui berbagai layanan pembayaran dan dompet digital.

Didit Widiana, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, menyampaikan sinergi Bank Indonesia, OJK, dan LPS menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. 

Sedangkan mahasiswa sebagai agen perubahan dalam membangun transformasi keuangan digital yang aman dan inklusif. Keseluruhan elemen tersebut menjadi highlight dari rangkaian Medan Digifest 2026.

Bank Indonesia sebagai garda terdepan sistem pembayaran terus mendorong perluasan QRIS melalui digitalisasi yang diiringi peningkatan literasi melalui Pelindungan Konsumen (PeKA). Sementara itu, peran OJK dalam pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. 

Penguatan literasi juga dilakukan melalui berbagai program edukasi, termasuk OJK Peduli dengan sasaran mahasiswa dan masyarakat pada segmen prioritas. Selanjutnya, peran LPS dalam memberikan penjaminan simpanan dan juga edukasi kepada masyarakat

Rangkaian Medan Digifest 2026 dilanjutkan dengan Talkshow Bank Indonesia bersama UMKM dan Masyarakat Umum pada 20 & 21 Agustus 2026. Melalui rangkaian tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat sinergi dalam mendorong perluasan keuangan digital yang inklusif, aman, dan terpercaya. 


Upaya tersebut tidak hanya diarahkan pada peningkatan penggunaan QRIS, tetapi juga pada penguatan literasi dan pelindungan konsumen, sehingga masyarakat dan pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan keuangan digital secara cerdas dan aman.(torong)


Diberdayakan oleh Blogger.