25 November 2020

 


Lubuk Pakam | Indonesia Berkibar News- Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali memperoleh penghargaan dari Pemerintah pusat, dengan di raihnya penghargaan “TOP 45” inovasi pelayanan publik dari kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, (Menpan RB) yakni Inovasi DESA SATU (Deli Serdang Sekolah Bermutu), Rabu (25/11/2020) di Gedung Tribrata Jakarta.

Penghargaan Nasional bergengsi  tersebut diterima langsung Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan yang di serahkan langsung oleh menteri MENPAN RB Tjahjo Kumolo disaksikan Menteri Dalam negeri Tito Karnavian, Menkumham Yasonna Laoly dan pejabat kementerian lainnya.         

Hal itu dikemukakan Kadis Pendidikan Deli Serdang H Timur Tumanggor bersama Kabag TU Pimpinan Ari Mulyawan melalui telefon selulernya dari Jakarta. 

Kadis Pendidikan Kab.Deli serdang H Timur Tumanggor lebih lanjut mengatakan bahwa Penganugerahan Apresiasi Top 45 DESA SATU(Deli Serdang Sekolah Bermutu) yang diperoleh melalui kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2020 yang disebut “Top 45” ini merupakan ajang tertinggi dari Pemerintah, dalam hal ini Kementerian PAN-RB atas pengakuan praktek inovasi dari jenis atau beberapa jenis pelayanan yang dilakukan di setiap Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah.

Dan Kabupaten Deli Serdang satu-satunya kabupaten/kota di sumatera utara yang ikut kompetisi inovasi pelayanan publik (KIPP) dan meraih penghargaan TOP 45 di tahun 2020 ini “kata Tumanggor.  

Salah satu program yang terpilih mengikuti kompetisi inovasi pelayanan publik yaitu program DESA SATU.DESA SATU (Deli Serdang Sekolah Bermutu) ini adalah salah satu program inovasi di Bidang Pendidikan yang ada di Deli Serdang.

Program tersebut  merupakan Kolaborasi atau gabungan dari tiga inovasi-inovasi yang dilakukan pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui dinas Pendidikan. Pertama konsep CERDAS (Percepatan Rehabilitasi dan Apresiasi Terhadap Sekolah ) dimulai pada tahun 2005 dan pernah mendapatkan penghargaan "TOP 99" dari KEMENPAN-RB pada tahun 2016.

Selanjutnya Konsep OPUNG SARI BASAH BANG (Operasi Pungut Sampah Setiap Hari, Bank Sampah Sekolah dan Pembinaan Berjenjang) dimulai pada tahun 2014 ,pernah mendapatkan penghargaan TOP 99 dari kemenpan RB tahun 2017 dan MeSRA BerTUAH (Mewujudkan Sekolah Ramah Anak Bersama Orang Tua, Masyarakat dan Sekolah) pada tahun 2016.

Ketiga Konsep Inovasi di Bidang Pendidikan ini didukung juga oleh dinas - dinas  lainnya. Kami berbesar hati bahwa ketiga konsep ini ,CERDAS, OPUNG SARI BASAH BANG dan MeSRA BerTUAH telah mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat.

Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan usai menerima penghargaan pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi didalam program DESA SATU, ini bukan tujuan akhir inovasi namun kerja keras kita sudah diakui oleh pemerintah pusat.

Semoga kerja keras dan penghargaan ini sebagai penyemangat dan mampu memajukan Deli Serdang terutama di bidang pendidikan sesuai dengan visi misinya yaitu “Deli Serdang yang maju dan sejahtera dengan masyarakatnya religius dan rukun dalam kebhinekaan”, kata Bupati deli serdang H Ashari Tambunan.(sanimin)


Deli Serdang |Indonesia Berkibar News-
Wakil Bupati Deli Serdang HMA Yusuf Siregar menyambut kedatangan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin M.I.P, M.M beserta Ibu Ketua Persit KCK PD I/BB dan rombongan di Bandara Internasional Kuala Namu, Kecamatan Beringin,  Kabupaten Deliserdang, Rabu (25/11/2020).

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin M.I.P, M.M beserta Ibu Ketua Persit KCK PD I/BB tiba dari Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 186 CGK-KNO sekira pukul 12.25 WIB. Ikut bersama rombongan Pangdam I/BB, Ny. Dwiane Desliana, Mayor Inf Fernando Batubara, Serda Rendi dan Serda (K) Tiwi.

Dalam Penyambutan, Begitu turun dari pesawat Pangdam I/BB langsung dikalungi bunga dan pemasangan sarung songket serta pemakaian topi adat oleh Wakil Bupati Deliserdang Ali Yusuf Siregar. Sedangkan Ketua Persit KCK PD I/BB dipakaikan selendang adat oleh Wakil Ketua TP PKK Deli Serdang Ny Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar.

Rombongan kemudian disambut dengan tarian adat Setepak Sirih sebelum memasuki ruangan VIP Bandara Kuala Namu. Rombongan kemudian beristirat sejenak di ruangan VIP sekaligus acara ramah tamah.

Hadir pada acara penyambutan Pangdam I/BB tersebut Kasdam I/BB Brigjen TNI Didied dan Istri, WakaPoldaSu Brigjen Pol Dr. Dadang Hartanto,  Danlantamal I Belawan Brigjen TNI MAR.I Made Wahyu Santoso, KabindaSu Brigjen TNI Ruruh, Danlanud SWO Kol. PNB. JH. Ginting, Danwing 3 Paskas. Kol.Pas Deni Ramdani, Irdam I/BB, Aspers Kasdam I/BB, Asintel Kajati PremprovSu Dwi Utomo SH, Asisten Umum Pemprov Sumut Fitrius (Mewakili Gubsu), Kapolresta DS Kombes Pol .Yemi Mandagi, Dandim 0204/DS Letkol Kav Jackie Yudhantara.

Usai temuramah, Sekira pukul 13.46 WIB Pangdam I/BB dan ibu beserta rombongan meninggalkan Vip Room Bandara Kualanamu menuju Makodam I/BB.(Nurdin)

 


Sei Rampah | Indonesia Berkibar News - Tingginya curah hujan di bulan Oktober-Desember mengakibatkan sebagian daerah di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tergenang banjir. Hal ini mendapat perhatian khusus Penjabat sementara (Pjs.) Bupati Sergai Ir. H. Irman, M.Si, saat meninjau langsung masyarakat yang mengungsi akibat dampak bencana banjir salah satunya di Jl. Kancil Desa, Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Rabu (25/11/2020).

Irman menyampaikan keprihatinan mendalam akibat musibah yang menimpa warga Sei Rampah dan masyarakat Tanah Bertuah Negeri Beradat yang mesti mengungsi akibat kediamannya yang terendam banjir.

“ Banjir melanda beberapa desa di Kabupaten Sergai yang biasanya terjadi pada akhir tahun akibat intensitas hujan yang tinggi, yaitu pada bulan Oktober-November. Selain curah hujan yang tinggi, faktor penyebab banjir juga ditenggarai akibat kiriman banjir dari daerah dataran tinggi seperti Simalungun dan Pematang Siantar,” jelas Irman.

Dirinya juga menuturkan, kondisi pasang air laut juga bisa menjadi salah satu penyebab karena arus volume air tidak tertahan. “ Faktor lainnya adalah tanggul yang jebol di beberapa titik yaitu di Sibaro Kecamatan Dolok Masihul, Sei Belutu Kecamatan Sei Bamban, Simalas di Kecamatan Sipispis dan beberapa lainnya,” paparnya.

Banjir kali ini, kata Pjs. Bupati, berdampak kepada 4.570 Kepala Keluarga di 5 Kecamatan. “Rinciannya, 1.246 KK yang tersebar di 10 Desa/Kelurahan di Kecamatan Dolok Masihul, lalu di Sei Bamban 565 KK terdampak dan merendam 550 HA sawah, selanjutnya di Tebing Tinggi terdampak 125 KK yang berdomisili di Desa Paya Bagas dan merendam 185 HA sawah. Kemudian di Kecamatan Sipispis, khususnya di Desa Simalas, terdampak 36 KK dan terakhir di Sei Rampah sebanyak 2.598 KK terdata jadi korban,” jelasnya kemudian.

Kehadiran Pjs. Bupati Sergai ini juga diikuti dengan kegiatan pemberian bantuan berupa sembako dan perahu karet untuk membantu masyarakat dalam melakukan aktivitas di tengah banjir yang sedang terjadi.

“ Kami ingin memastikan jangan sampai ada warga kita yang kelaparan atau sakit akibat bencana banjir ini. Kami juga menyampaikan bahwa Pemkab Sergai sangat berharap agar Badan Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Sumut dapat segera turun langsung dan melakukan tindakan yang diperlukan agar banjir ini tidak lebih meluas lagi,” pungkasnya.

Ikut pula mendampingi Pjs Bupati Sergai dalam tinjauan ini Kadis Kominfo Drs. H. Akmal, AP, M.Si, Kepala BPBD Sergai H. Henry Suharto, SH, M.AP, Camat Sei Rampah Nasaruddin Nasution, S.Sos, MM dan Kades Sei Rampah Munajat.(fit)


24 November 2020

 157 Calon JPT Pratama Pemprov Sumut Ikuti Ujian Tertulis,Sabrina: Kami Akan Menilai Secara Fair


 


Medan | Indonesia Berkibar News - Sebanyak 157 peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama (eselon II) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengikuti ujian tertulis, Senin (23/11/2020), di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Jalan Ngalengko Medan. Para peserta tersebut adalah yang sudah lolos seleksi administrasi.

Adapun posisi yang dibuka pada kesempatan kali ini adalah Jabatan Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Kepala Biro Organisasi, Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa, Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Kehutanan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, dan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina mengatakan, tim penilai akan menilai secara adil. Kompetensi yang dinilai mulai dari kepemimpinan, manajerial, penguasaan bidang yang dilamar, serta ide atau inovasi pada bidang yang dilamar peserta.

“Kami akan membuat penilaian secara fair (adil),” ujar Sabrina, usai meninjau seleksi tertulis di Aula BPSDM.

Sabrina memaparkan mekanisme seleksi secara keseluruhan. Pengumuman peserta yang lolos seleksi tertulis dilakukan 28 November 2020. Selanjutnya dilakukan asesmen dan wawancara. Rekam jejak juga menjadi penilaian yang akan dimasukkan ke dalam hasil.

“Nanti hasil penilaian itu akhirnya ada nama yang disarankan, dipertimbangkan dan ada pula yang tidak disarankan,” ungkap Sabrina.

Sabrina juga sempat meninjau lokasi ujian yang tersebar ke dalam 3 ruangan di lingkungan BPSDM antara lain Aula Beringin, Ruang Anggrek dan Ruang Dahlia. Kepada semua peserta, Sabrina berpesan agar terus berusaha dan berdoa.

“Sesudah berupaya atau berusaha semaksimal mungkin, berdoalah, hasil akhir tergantung pada kedua hal tersebut,” ujar Sabrina.(bundo)


23 November 2020

Tebing Tinggi | Indonesia Berkibar News - Kasus terkonfirmai positif Covid-19 di Kota Tebing Tinggi terus mengalami penurunan, penurunan ini harus tetap di pertahankan, diharapkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dan waspada Covid 19.

"Kami meminta kepada masyarakat khususnya warga Kota Tebingtinggi untuk tetap mematuhi Prokes yang ada sesuai dengan peraturan yang telah di tetapkan oleh pemerintah demi untuk memutar mata rantai penyebaran pandemi Covid-19," terang Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan melalui juru Bicara Pemko Tebing Tinggi yang juga Kadis Kominfo Kota Tebingtinggi Dedi Parulian Siagian kepada awak media di Kantor Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Senin (23-11/2020).

Data  Dinas Komimfo Kota Tebingtinggi atas penyebaran Covid-19, terhitung tanggal 22 November tahun 2020 kasus sembuh 147 orang, meninggal 11, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 15 orang, suspec 5 orang dan habis masa pantau sebanyak 2.246.

Pada tanggal 21 November 2020 terkonfirmasi positif sebanyak 17 orang, sembuh 145 orang, meninggal 11 orang, suspec 4 orang dan habis masa pemantaun sebanyak 2.246 orang. Tanggal 18 November 2020, tercatat terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 19 orang, meninggal 11 orang, sembuh 140 orang, suspec 21 orang dan habis masa pantau 2.227.

Kadis Kominfo Tebing Tinggi Dedi Parulian Siagian terkait penurunan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tebing Tinggi, masyarakat jangan lengah dan harus tetap mematuhi Prokes yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, dalam hal ini Peraturan Wali Kota Tebing Tinggi No. 44 tahun 2020 yang mengatur penegakan disiplin dalam penangan Covid-19.

"Masyarakat harus tetap memakai masker bila melakukan aktifitas diluar rumah, mencuci tangan menggunakan air mengalir, menjaga jarak (Phisical Distancing), menjauhi kerumunan, rajin berolahraga serta tetap menjaga imun tubuh," harap Dedi.

Sedangkan pelaksanaan penegakan Perwa tersebut, melalui Tim Gugus Tugas Pengendalian Penangan (GTPP) saat ini terus melakukan Operasi Yustusi di seluruh Kecamatan dan Kelurahan yang ada di Kota Tebingtinggi mulai dari gabungan Polri, TNI dan Satpol PP,  tujuannya, untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat agar benar benar mematuhi Prokes yang ada, jika dipatuhi dengan benar Prokes, maka penyebaran pandemi Covid-19 bisa ditekan.

"Jika masyarakat sadar betul dengan penyebaran Covid-19 dan tidak menganggap ini hoax, maka kita berhasil memutar mata rantai penyebaran Covid-19 di Tebing Tinggi. Masyarakat juga harus pro aktif dan bisa menjadi duta penangan Covid-19, dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa kita mampu melawan pandemi ini, asalkan kita patuh dan taat menjalani Prokes,"papar Dedi.(torong) 

20 November 2020

Tebing Tinggi | Indonesia Berkibar News - Pemko Tebing Tinggi melakukan perkenalan aplikasi Mutrans (mudah, murah transaksi) dirangkaikan pada FGD ekonomi Kota Tebing Tinggi dan Kegiatan Tebing Tinggi Expo UMKM 2020, Kamis (19/11/2020) di Balai Kota Tebing Tinggi.

Aplikasi MU-TRANS ( Mudah Transaksi ) yaitu aplikasi berbasis aplikasi online yang langsung di kelola oleh Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Kominfo, dimana transportasi yang di berdayakan untuk aplikasi ini adalah becak bermotor atau sering disebut dengan sebutan betor setempat. 

"Seperti halnya aplikasi ojek online yang sudah ada di Indonesia, di Tebing Tinggi kita punya Betor online, dengan sistem cashless yang telah dibantu oleh Bank Indonesia dan BRI" Ucap Jubir Pemko Tebing Tinggi Dedi P. Siagian. 

Walikota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan melalui Jubir Dedi P. Siagian kepada awak media, Jumat(20/11/2020) menyampaikan salah satu inovasi ini adalah untuk masyarakat Kota Tebing Tinggi, dengan dukungan yang kuat dari seluruh pihak Pemko Tebing Tinggi optimis Kota Tebing Tinggi mampu bergegas memulihkan perekonomian.

Peter Munthe selaku Ketua Aliansi Mahasiswa Tebing Tinggi (AMTT), Jumat (20/11/2020) mengatakan sangat mendukung inovasi ini karena faktor yang menjadi alasan kenapa ini dilaksanakan adalah Untuk mendorong pemulihan ekonomi pascapandemi, pemerintah telah menyiapkan aneka program. Selain stimulus ekonomi langsung pada masyarakat dan dunia usaha, tentu hal ini sangat memfasilitasi betor dan pelaku UMKM untuk dapat memperoleh kesempatan lebih luas dalam meningkatkan produktivitasnya. 

" Kami AMTT sangat mendukung program unik dan inovatif Pemko Tebing Tinggi ini, kami siap dan mendukung untuk ini" Ucap Ketua AMTT itu. 

"Pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap kondisi ekonomi nasional Indonesia dan negara-negara lain di dunia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II (Q2) 2020 mengalami kontraksi sebesar minus 5,32 persen. Berbagai sektor lumpuh bahkan terancam mati akibat pandemi global ini." Tambah Peter Munthe. 

Ketua Aliasnsi Mahasiswa Tebing Tinggi menambahkan, Maka dengan adanya gebrakan gebrakan ini, kami berharap UMKM yang ada di kota tebing tinggi ini dapat bangkit kembali dan kami ingin untuk dapat selalu bisa berkontribusi secara penuh untuk dapat membantu Pemerintah kota tebing tinggi dalam pemulihan ekonomi untuk kota tebing tinggi yang kami cintai ini.(torong)


 



 

19 November 2020


Sei Rampah | Indonesia Berkibar News
- Sebagai bentuk aksi percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terutama pada lembaga pendidikan, Pjs. Bupati Sergai Ir. H. Irman, M.Si menyerahkan bantuan peralatan protokol kesehatan ke pesantren bertempat di Pondok Pesantren Zakiyun Najah Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Kamis (19/11/2020).

Pjs. Bupati membuka sambutannya dengan menyampaikan rasa bangga dan hormat atas jalinan silaturahmi bersama para pengasuh, pengajar pesantren serta para santri dan siswa.

“ Saya berharap dengan waktu yang tidak lama menjabat Pjs. Bupati, kiranya dapat bersilaturahmi dengan unsur masyarakat guna berbuat yang terbaik bagi masyarakat. Beberapa waktu yang lalu saya sudah meminta kepada kepala BPBD agar memberikan sarana prasarana pendukung protokol kesehatan Covid-19 untuk pesantren ini berupa satu set alat pencuci tangan. Kemudian dilanjutkan pada hari ini kami kembali menyerahkan 1.000 masker kepada Pesantren Zakiyun Najah, sehingga telah ada 2M pelaksanaan protokol kesehatan yang kita terapkan yaitu mencuci tangan dan memakai masker, tinggal 1M lagi yaitu menjaga jarak yang harus bersama para santri dan siswa untuk menerapkannya,” sebut Irman.

Pada hakikatnya, lanjut Irman, dirinya berharap tempat-tempat pembelajaran seperti pesantren dan sekolah-sekolah tidak menjadi klaster penyebaran virus Covid-19. Selanjutnya, di samping memberikan bantuan alat cuci tangan dan masker, secara pribadi pada kesempatan ini Pjs. Bupati Sergai juga menyerahkan bantuan dalam bentuk pendanaan serta sembako sebagai bentuk kepedulian dan kepada pengurus pesantren untuk digunakan memenuhi kebutuhan para santri dan siswa.

“ Saya berpesan kepada para santri agar selalu tetap belajar dengan penuh sungguh-sungguh, kalian yang mempunyai cita-cita tinggi, maka raihlah cita-cita tersebut di tengah kondisi apapun karena orang yang terbaik nanti di sisi Allah SWT adalah orang yang diuji keimanan dan ketakwaannya. Pemkab Sergai akan selalu hadir bersama-sama seluruh masyarakat termasuk pesantren sesuai dengan kondisi dan kemampuan yang ada,” tuturnya.

Pjs. Bupati juga menyatakan jika kehadirannya sama sekali tanpa ada nuansa politik apapun dan murni sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan keagamaan.

Kemudian ia juga menyebut, mendekati Pilkada serentak tahun ini diminta kepada para santri yang sudah memiliki hak pilih untuk menyukseskan Pilkada tersebut dengan mendatangi TPS dan menggunakan hak suaranya, karena dengan Pilkada yang sukses akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang terbaik yang akan memajukan Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini.

“Terkait infrastruktur pendukung yang dimohonkan, Pemkab Sergai akan menindaklanjuti permohonan tersebut dan memerintahkan melalui OPD terkait untuk segera dilaksanakan sesegera mungkin,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Pimpinan Pesantren Zakiyun Najah, Drs. H. Maralutan Siregar menuturkan segenap pengurus dan pembimbing serta para santri menyampaikan ucapan terima kasih dan kebanggaan atas kunjungan silaturahmi Pjs. Bupati Sergai beserta jajaran pada hari dan tempat yang berbahagia ini.

“ Dapat disampaikan di sini bahwa jumlah santri di pesantren sekaligus panti asuhan ini 510 orang yang kebanyakan berasal dari keluarga kurang mampu, yatim piatu, terlantar dan broken home atau anak dari keluarga yang bermasalah. Saat ini pengajar dan pengasuh Pesantren Zakiyun Najah berjumlah 35 orang serta dibantu dengan pengurus lainnya,” bebernya.

Maralutan Siregar mengatakan, karena situasi pandemi Covid-19 maka santri yang diizinkan melakukan pembelajaran hanya 50% dari total keseluruhan jumlah santri, sementara sisanya yang 50% lagi belajar dari rumah. Para santri di pesantren ini sebutnya diajarkan pendidikan maupun kegiatan-kegiatan baik formal dan non formal. Ia juga menambahkan, pesantren ini didirikan guna menjembatani keinginan masyarakat ekonomi menengah ke bawah untuk memasukkan anaknya ke pesantren guna mendapatkan pendidikan agama yang lebih mendalam lagi. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari itu, Maralutan menyebut santri dan siswa berasal dari kami para pengurus, orang tua santri/siswa, serta membuka, menerima bantuan dari hamba Allah dan donasi dari seluruh pihak yang ingin menyampaikan bantuannya.

“ Pada kesempatan ini kami sampaikan apresiasi atas peran aktif Pemkab Sergai dalam menjalankan protokol kesehatan dengan memberikan bantuan masker agar lokasi pembelajaran tidak menjadi klaster penyebaran virus Covid-19. Kami beserta segenap pengurus dan para santri/siswa akan selalu mendukung program pemerintah dengan mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19 dan menerapkan 3M untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” paparnya.

Dalam kesempatan ini pula ia juga menyampaikan harapan ke depan terhadap Pemkab Sergai dalam hal infrastruktur pendukung antara lain pembuatan lening atau parit untuk menghindari banjir dan erosi serta bantuan dan dukungan lainnya guna  terlaksananya kegiatan belajar mengajar dan mendalami pengetahuan agama di pesantren ini.

“ Hal ini diperlukan sebab acap kali pembelajaran terhambat dikarenakan banjir disaat musim penghujan seperti sekarang ini,” tandasnya.

Kegiatan ini juga diikuti oleh Asisten Ekbangsos Ir. H. Kaharuddin, Kepala BPBD Henri Suharto, Camat Sei Rampah Nasaruddin Nasution, S.Sos, pengasuh dan pembimbing, serta para santri.(fit)


Diberdayakan oleh Blogger.