17 Juni 2026
Medan, IBN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjamu makan siang bersama tim Haflah Khas MUI kota Medan, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (16/6/2026).

Dalam suasana makan siang yang penuh kehangatan itu, Rico Waas mengingatkan pentingnya pemimpin dekat dengan para ulama.

"Ulama jangan kita jadikan sebuah objek tertentu, digunakan hanya pada saat-saat tertentu, misalnya terpojok pada satu hal, hanya diharapkan karena butuh saran pada satu waktu tertentu,"kata Rico Waas.

Dengan segala kerendahan hatinya, Rico Waas mengakui bahwa seorang pimpinan, baik itu Wali Kota, Kepala Dinas maupun pejabat eselon lainnya, hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari salah dan khilaf. Kehadiran ulamalah yang berfungsi sebagai kompas moral agar jalannya pemerintahan tetap lurus.

"Pimpinan ini bisa lurus kalau misalnya didampingi oleh ulama. Manusia bisa jatuh kapan saja, kita bisa salah kapan saja, khilaf kapan saja," ujar Rico Waas.

Dalam acara jamuan makan siang yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H ini, Wali Kota Medan Rico Waas mengajak semuanya untuk merefleksikan diri, bagaimana posisi diri kita saat ini apakah masih terus memberikan manfaat bagi orang lain. Ia menambahkan bahwa pemerintah harus meruntuhkan dinding eksklusivitas dan membangun inklusivitas agar semakin dekat dan terbuka dengan seluruh lapisan masyarakat Kota Medan.

"Menjadi pimpinan ini apa sih sebenarnya? Bos kah? Orang yang menyuruh-nyuruh kah? Di tahun baru ini coba kita refleksikan diri. Pimpinan itu menurut saya adalah pelayan masyarakat. Bukan untuk dieluh-eluhkan," tegas Rico Waas.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Hasan Matsum, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada MUI selama ini. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin antara Pemko Medan dan MUI merupakan hal yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Bahkan, ia menegaskan rasa terima kasih tersebut tidak hanya datang dari dirinya, tetapi juga dari seluruh jajaran pengurus MUI Kota Medan.

“Ini bukan perasaan saya sendiri, Pak Wali. Oleh karena itu, sekali lagi terima kasih Pak Wali. Takzim kami kepada Pak Wali. Apalagi hari ini, setelah doa bersama, kami juga diajak makan bersama. Alhamdulillah,” ujar Hasan Matsum.

Dalam kesempatan itu, Hasan Matsum juga menegaskan bahwa MUI memiliki tiga peran utama, yakni Khidmatul Ummah (melayani umat), Himayatul Ummah (melindungi umat), dan Shodiqul Hukumah (menjadi mitra pemerintah).

“MUI tidak akan pernah berseberangan dengan pemerintah. Peran kami adalah memberikan masukan, tausiah, bimbingan, dan arahan agar kehidupan keberagamaan, sosial, dan pemerintahan dapat berjalan bersama dengan umat. Dalam hal ini, MUI hadir sebagai mediator,” pungkasnya.

(Bundo)


Medan, IBN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas peserta Fun Walk yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan sebagai rangkaian Pekan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) Tahun 2026, di Jalan Mesjid Raya, Selasa (16/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Rico Waas mengapresiasi MUI Kota Medan yang menghadirkan Fun Walk sebagai salah satu agenda baru dalam penyelenggaraan Pekan KHAS tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi inovasi positif yang tidak hanya menyemarakkan acara, tetapi juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

“Yang terpenting hari ini kita semua sehat, berbahagia, dan menikmati kegiatan bersama. Mudah-mudahan Fun Walk ini membawa berkah dan Pekan KHAS MUI Kota Medan semakin maju dan semakin baik ke depannya,” kata Rico Waas saat melepas peserta Fun Walk didampingi Anggota DPR RI Musa Rajekshah dan Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum.

Selain mengajak masyarakat untuk aktif berolahraga, Rico Waas berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dengan konsep yang lebih beragam sehingga semakin diminati masyarakat setiap tahunnya.

Menurutnya, kehadiran Fun Walk menjadi salah satu warna baru dalam Pekan KHAS 2026 yang dapat memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus mendukung promosi kegiatan-kegiatan positif yang digagas MUI Kota Medan.

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat serta berharap momentum tersebut semakin mempererat kebersamaan dan semangat kebaikan di Kota Medan.

Usai mengikuti Fun Walk, peserta berkesempatan mengikuti pengundian hadiah dengan hadiah utama berupa dua paket umrah. Selain itu, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik lainnya, di antaranya sepeda, televisi, dan sejumlah doorprize lainnya yang disambut antusias para peserta.

Pekan KHAS merupakan agenda tahunan MUI Kota Medan yang bertujuan mendorong pengembangan ekonomi syariah, promosi produk halal, serta pemberdayaan UMKM. Tahun ini, kegiatan semakin semarak dengan penambahan agenda Fun Walk yang mendapat sambutan positif dari masyarakat.

(Bundo)


PADANG LAWAS, IBN – Langkah tegas diambil oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Padang Lawas guna mengantisipasi kebocoran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Pada Senin sore (15/6/2026), aparat kepolisian menyambangi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk memasang spanduk himbauan terkait larangan penyalahgunaan komoditas bersubsidi tersebut.

Aksi turun ke lapangan ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, dengan didampingi oleh sejumlah personel dari Unit Ekonomi.

Sebagai tahap awal, pemasangan spanduk peringatan ini dilakukan di dua SPBU yang beroperasi di wilayah Sibuhuan. Pihak kepolisian memastikan gerakan ini tidak akan berhenti di sini dan akan segera menyasar seluruh SPBU di wilayah hukum Polres Padang Lawas.

"Kegiatan ini akan terus berjalan secara berkelanjutan. Dalam waktu dekat, kami targetkan seluruh SPBU di Padang Lawas sudah terpasang spanduk imbauan ini," ujar AKP Irwansah Sitorus, mewakili Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto.

AKP Irwansah menegaskan bahwa BBM bersubsidi merupakan hak mutlak masyarakat yang dialokasikan pemerintah untuk meringankan beban ekonomi. Praktik lancung di lapangan dinilai menjadi pemicu utama kelangkaan yang menyengsarakan warga.

"Penyalahgunaan BBM subsidi hanya akan menyebabkan stok di lapangan berkurang dan memicu lonjakan harga yang tidak wajar. Yang paling merugikan, anggaran negara menjadi terbuang percuma akibat salah sasaran. Oleh karena itu, pengawasan dan penegakan hukum harus diperketat," jelasnya secara lugas.

Spanduk yang dipasang secara mencolok di area SPBU tersebut memuat maklumat penting yang wajib dipatuhi oleh konsumen maupun pihak pengelola, antara lain:

Wajib Kode QR: Kendaraan roda empat dilarang keras membeli BBM bersubsidi tanpa menunjukkan kode QR yang valid dan sesuai dengan nomor pelat kendaraan.

Larangan Jerigen Tanpa Izin: Pembelian menggunakan jerigen atau wadah sejenis dilarang, kecuali memiliki surat rekomendasi resmi dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Sanksi untuk Operator: Pihak SPBU dilarang melayani pembelian BBM bersubsidi yang terindikasi tidak memenuhi syarat atau melanggar aturan.

Polres Padang Lawas mengingatkan bahwa pelanggaran terhadap aturan ini bukan sekadar pelanggaran administrasi biasa, melainkan ranah tindak pidana berat dengan sanksi yang tidak main-main.

Melalui sosialisasi masif ini, Polres Padang Lawas berharap adanya kerja sama yang solid antara masyarakat, pelaku usaha, dan aparat penegak hukum. Kepatuhan bersama dinilai menjadi kunci utama agar kuota BBM bersubsidi tetap terjaga, tepat sasaran, dan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah tetap kondusif.

AKP Irwansah juga menghimbau agar tidak terjadi kericuhan jika ada antrian panjang. Pihaknya siap membantu jika terjadi permasalahan, menghubungi Call Center 110 jika terjadi gejolak. "Kami dari kepolisian siap membantu semaksimal mungkin," pungkasnya.

Dengan kehadiran Kepolisian Padang Lawas khususnya Sat Reskrim ini tentunya memberikan keberpihakan terhadap masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM bersubsidi.

(Zul)


Palas, IBN - Guna menjalin tali silaturahmi dan keharmonisan begitu juga untuk mengetahui situasi dan kondisi di wilayah desa Binaannya. Bhabinkamtibmas Polsek Sosa Polres Padang Lawas secara rutin melaksanakan sambang dan tatap muka dengan warga masyarakat, tepatnya Didesa Aliaga, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas. Selasa, (16/06/2026), pukul 12.00 wib sampai selesai.

“Bhabinkamtibmas Polsek Sosa Polres Padang Lawas Brigadir Rahman Razali sambang dan tatap muka dengan warga masyarakat, guna saling tukar informasi dan sampaikan pesan-pesan kamtibmas untuk selalu waspada dan berhati-hati mengingat cuaca tidak menentu guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas begitu juga apabila menemukan orang asing atau tidak di kenal masuk areal pura maupun rumah penduduk supaya waspada dan hati-hati guna cegah adanya gangguan kamtibmas". Demikian dikatakan Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., melalui Kasat Binmas IPTU Arwin, SH. Kepada para awak media.

Ia melanjutkan, Hadirnya Polri ditengah-tengah Masyarakat sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Menjalin silaturahmi dengan masyarakat demi menjaga harkamtibmas. Memberikan himbauan Kamtibmas serta monitoring terhadap cuaca yang tidak menentu sebagai langkah untuk penanggulangan dari bencana. Hingga selesai sambang dan tatap muka dengan masyarakat tersebut Situasi aman dan Kondusif. Tutur IPTU Arwin, SH. Selaku Kasat Binmas Polres Padang Lawas.

Sementara itu, Ps Kasubsi Penmas Polres Padang Lawas, Bripka Ginda K Pohan, menambahkan, Dalam kesempatan tersebut bhabinkamtibmas juga mengajak seluruh masyarakat maupun perangkat desa untuk ikut berperan aktif memberikan himbauan kepada warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban desa supaya tetap aman dan kondusif.

"Sudah menjadi tugas rutin bagi anggota bhabinkamtibmas memberikan pelayanan atau pendampingan di desa binaannya dan bersama-sama untuk membangun kebersamaan dan mengedepankan rasa kekeluargaan untuk mencapai suatu keamanan dan ketertiban secara bersama-sama". Pungkas Bripka Ginda.

(Zul)


PADANG LAWAS, IBN– Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas menggelar Rapat Koordinasi dan Penertiban Jaringan Internet Wi-Fi Tanpa Izin di wilayah hukum Polres Padang Lawas, di Ruang Rapat zsat Reskrim Polres Padang Lawas, Senin (15/6/2026).

Langkah ini diambil guna merespons kritik dan aspirasi masyarakat terkait maraknya penyedia jasa internet (ISP) ilegal, sekaligus mencari solusi agar penertiban tidak mengorbankan kebutuhan internet warga di daerah pelosok.

Rapat koordinasi yang berlangsung persuasif ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perizinan Padang Lawas Nurudin Kusumajaya Samosir, Kepala Dinas Kominfo Irwan S. Lubis, Manager PLN ULP Sibuhuan Hafidz, serta jajaran personel terkait.

Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, mengungkapkan bahwa kepolisian menghadapi dilema tersendiri dalam menindak bisnis Wi-Fi ilegal. Di satu sisi aturan hukum harus ditegakkan, namun di sisi lain internet telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang belum sepenuhnya terpenuhi oleh provider resmi.

"Jika kami langsung menindak tegas atau memutus usaha internet ilegal ini, tentu akan timbul masalah baru di masyarakat. Banyak warga di pelosok desa yang saat ini bergantung pada penyedia jasa internet lokal yang belum legal ini, karena layanan resmi seperti Telkom atau Icon Plus belum menjangkau wilayah mereka," ujar AKP Irwansah.

Meski demikian, AKP Irwansah menegaskan bahwa rapat ini menjadi bukti nyata bahwa Polres Padang Lawas tidak tinggal diam terhadap isu pembiaran Wi-Fi ilegal. Langkah ke depan yang akan diambil adalah mengedepankan pembinaan dan imbauan agar para pelaku usaha segera melegalkan bisnis mereka.

Berdasarkan data dari Dinas Perizinan Kabupaten Padang Lawas, saat ini baru ada tujuh perusahaan internet yang beroperasi secara legal dan mengantongi izin resmi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Kepala Dinas Perizinan Padang Lawas, Nurudin Kusumajaya Samosir, menjelaskan bahwa kewenangan instansinya berada pada pemanfaatan ruang melalui sistem Online Single Submission (OSS).

"Kami sangat membutuhkan kerja sama dari pihak PLN dan Telkom untuk bersama-sama memberikan imbauan kepada para pelaku usaha internet ini. Tujuannya agar mereka segera menempuh jalur legal sesuai aturan yang berlaku," kata Nurudin.

Senada dengan hal itu, Kadis Kominfo Padang Lawas, Irwan S. Lubis, mengapresiasi inisiatif Satreskrim Polres Padang Lawas dalam mengurai benang kusut persoalan ini. Menurutnya, pemda siap menyusun langkah persuasif dengan memberikan tenggat waktu bagi pengusaha nakal untuk mengurus perizinan.

"Bagaimana kalau kita buat kesepakatan bersama berbentuk imbauan tertulis? Kita berikan waktu bagi mereka untuk mengurus izin. Setelah itu, dalam dua atau tiga bulan ke depan, kita lakukan monitoring berkala di lapangan untuk mengecek progresnya," usul Irwan.

Di tempat yang sama, Manager PLN ULP Sibuhuan, Hafidz, mengklarifikasi isu yang menyebutkan adanya pembiaran terhadap penggunaan tiang PLN oleh jaringan Wi-Fi ilegal.

Hafidz meluruskan bahwa kabel internet yang saat ini legal terpasang di aset PLN adalah milik PT Icon Plus (Iconnet), yang merupakan anak perusahaan resmi dari PT PLN (Persero).

Ia menegaskan bahwa PLN Sibuhuan berkomitmen penuh untuk menjaga ketertiban infrastruktur kelistrikan dari pemanfaatan secara ilegal.

"Kami tidak pernah melakukan pembiaran. Jika ditemukan ada jaringan Wi-Fi ilegal yang mencantol di tiang PLN, kami langsung menindaklanjutinya untuk ditertibkan. Kami juga siap bersinergi melakukan penindakan bersama tim gabungan jika ditemukan pelanggaran," tegas Hafidz.

(Zul)


LANGKAT, IBN – Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. menyerahkan langsung kunci rumah hasil program bedah rumah kepada seorang lansia bernama Ibu Ginah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lingkungan VIII Parit Pinang, Kelurahan Hinai Kiri, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Senin (15/6/2026) sore.

Program bedah rumah yang diinisiasi Kapolres Langkat dan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Polres Langkat dengan BAZNAS Kabupaten Langkat ini bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar dapat memiliki hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Dalam kegiatan tersebut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Langkat Ustadz Thantawi Jauhari, para Pejabat Utama Polres Langkat, Camat Secanggang, perangkat kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Kapolres Langkat dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Menurut Kapolres, program bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polri sekaligus bukti bahwa negara hadir untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

"Rumah yang hari ini kami serahkan merupakan wujud nyata kepedulian Polri bersama BAZNAS kepada masyarakat.

Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasakan kehadiran negara dan tidak merasa sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan," ujar Kapolres Langkat.

Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Langkat yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan program tersebut.

Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Selain menyerahkan kunci rumah, Kapolres Langkat mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, memperkuat kebersamaan, serta bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dengan selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayainya.

Pada puncak acara, Kapolres Langkat menyerahkan secara simbolis kunci rumah kepada Ibu Ginah yang tampak haru menerima bantuan tersebut.

Sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan, Ibu Ginah kemudian menyematkan sarung ke leher Kapolres Langkat.

Penyematan sarung tersebut menjadi simbol ungkapan terima kasih atas perhatian, kepedulian, dan bantuan yang diberikan kepada dirinya dan keluarga.

Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Ginah menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolres Langkat dan seluruh jajaran yang telah membantu mewujudkan rumah layak huni bagi dirinya.

Ia mengaku bahagia karena kini dapat menempati rumah yang lebih baik dan nyaman.

Melalui program bedah rumah dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-80 ini, Kapolres Langkat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan Polri yang humanis, peduli, dan selalu hadir di tengah masyarakat.

Di akhir kegiatan, masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan atau pelayanan kepolisian.

(SFN)


Langkat, IBN - Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Langkat pada acara yang digelar di Hotel Grand Stabat, Kamis (11/6/2026).

Pencanangan tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan melibatkan 948 petugas sensus yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Langkat. Sebelum turun ke lapangan, para petugas akan mengikuti Training Center (TC) yang dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Bahorok, Stabat, dan Besitang.

Usai mengikuti pelatihan, para petugas dijadwalkan melakukan pendataan lapangan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 guna menghimpun data ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Langkat.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Langkat, M. Ervin Sugiar, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis nasional yang bertujuan menyediakan data dasar kegiatan ekonomi sebagai landasan dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan.

Menurutnya, hasil sensus akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur ekonomi, potensi usaha, serta berbagai indikator ekonomi lainnya yang sangat dibutuhkan pemerintah dalam menentukan arah pembangunan nasional maupun daerah.

“Jadi arah pembangunan nasional disusun berdasarkan perolehan gambaran tentang struktur ekonomi, potensi usaha, dan berbagai kondisi perekonomian lainnya,” ujar Ervin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Langkat terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menyampaikan bahwa Bupati Langkat telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait hingga tingkat desa untuk membantu dan mendukung kelancaran kegiatan pendataan tersebut.

Tiorita juga mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data dan informasi yang benar kepada petugas sensus.

“Berikan jawaban yang sebenar-benarnya, sehingga akan tergambar potensi dan kondisi perekonomian yang nyata,” tegasnya.

Ia berharap data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi acuan yang akurat bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Langkat di masa mendatang.

“Melalui sensus ekonomi ini, kita berharap Kabupaten Langkat dapat lebih baik dalam menentukan arah pembangunan ke depannya berdasarkan data yang valid dan terpercaya,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Langkat secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Langkat.

“Dengan ini, saya mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Langkat,” ucap Tiorita.

Prosesi pencanangan ditandai dengan penyematan rompi kepada petugas sensus sebagai simbol dimulainya pelaksanaan kegiatan pendataan ekonomi di Kabupaten Langkat.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Langkat dalam kegiatan tersebut Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Langkat Rina Wahyuni Marpaung, S.STP, M.AP, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Langkat Wahyudiharto, S.STP, M.Si, Kabag Perekonomian Setdakab Langkat Mimi Wardani Lubis, S.STP., M.AP, para camat se-Kabupaten Langkat, serta perwakilan Kadin Kabupaten Langkat.

(SFN)
Diberdayakan oleh Blogger.