12 Maret 2026


Samosir | Indonesia Berkibar News - Pemerintah Kabupaten Samosir melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Samosir Tahun 2027 yang berlangsung di Sopo Bolon HKBP Pangururan, Rabu (11/03/2026).


Ditandai dengan pemukulan gendang (gondang), Bupati samosir Vandiko T. Gultom bersama Gubsu yang diwakili Perencana Ahli Utama Ir. M. A Effendi Pohan dan unsur Forkopimda membuka secara resmi Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027.


Mengangkat tema “Akselerasi Pembangunan Sumber Daya Manusia, Penguatan Ekonomi dan Inklusi Sosial Berbasis Pemberdayaan Masyarakat”, Musrenbang RKPD yang dilaksanakan secara hybrid ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Samosir, Staf Ahli Bupati dan Asisten, pimpinan perangkat daerah, camat se-Kabupaten Samosir, pimpinan instansi vertikal, BUMN dan BUMD, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, organisasi kemasyarakatan serta berbagai pemangku kepentingan pembangunan daerah lainnya.


Hadir sebagai Narasumber dalam kegiatan ini, Sekretaris Bapperida Provsu Lailah Lubis, Kepala BPS Samosir Devitanorani Saragih, Sekretaris Perindag ESDM Provsu Ir. Yosie Sukmono, ST, MT, Kasatker BBPJN Devi Alcitra Chandar, Bappenas Koordinator Sumatera I Aditya Widya Pradipra.


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan bahwa tema Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027 merupakan penyelarasan terhadap rencana kerja Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, melalui metode pendekatan perencanaan pembangunan yang bersifat holistik.


Vandiko menjelaskan bahwa pemilihan tema tersebut menegaskan komitmen Kabupaten Samosir dalam percepatan pembangunan yang berpusat pada fokus pembangunan sumber daya manusia, melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, keterampilan dan karakter masyarakat agar mampu beradaptasi, berdaya saing serta berkontribusi secara optimal dalam pembangunan daerah.


Sejalan dengan pembangunan SDM, Vandiko juga mendorong penguatan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan, melalui peningkatan produktivitas, pengembangan ekonomi lokal, pemberdayaan UMKM, serta perluasan kesempatan kerja, dengan ekonomi yang kuat, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandiriannya secara nyata.


Di sisi lain, prinsip inklusi sosial menjadi perhatian penting dalam pembangunan daerah agar seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan kurang beruntung, memperoleh akses yang adil terhadap pelayanan publik, kesempatan ekonomi dan manfaat pembangunan.


“Pembangunan tidak boleh meninggalkan siapa pun, melainkan harus menjangkau seluruh warga secara merata dan berkeadilan,” tegas Vandiko.


Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa seluruh fokus pembangunan tersebut akan dijabarkan ke dalam 11 program dan 45 kegiatan hasil terbaik cepat (KHTC) sebagai upaya percepatan pembangunan daerah.


Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Perencana Ahli Utama Ir. M. A Effendi Pohan dalam arahannya menjelaskan bahwa Visi besar pembangunan Sumatera Utara yang kita usung adalah “Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara Unggul, Maju dan Berkelanjutan.”


Visi ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi arah kerja bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, dan seluruh masyarakat.


“Pembangunan yang kita rancang harus berangkat dari kebutuhan dasar masyarakat, karena keberhasilan pembangunan pada akhirnya diukur dari peningkatan kualitas hidup masyarakat, terbukanya kesempatan kerja, serta ketahanan wilayah yang semakin kuat,” jelasnya.


Untuk itu, pada tahun 2027 kita fokus pada 4 (empat) arah kebijakan pembangunan utama, yaitu Penguatan SDM Unggul, Peningkatan Konektivitas Wilayah, Penguatan Ekonomi Lokal Berbasi Potensi Daerah, dan Pembangungan yang Inklusif dan Berkelanjutan.


Jelasnya lagi, Jika arah kebijakan ini kita jalankan secara konsisten, maka wajah Sumatera Utara pada tahun 2027 adalah masyarakat yang mendapatkan layanan pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, para petani dan pelaku usaha yang memperoleh peningkatan pendapatan, serta wilayah yang semakin terhubung, aman, dan produktif.


“Melalui forum Musrenbang ini, saya mengajak seluruh peserta untuk memberikan masukan yang konstruktif, berbasis data, serta benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci agar seluruh program pembangunan dapat selaras, saling menguatkan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumatera Utara,” tutupnya.


Wakil Ketua DPRD Kabupaten Samosir Sarhockel Martopolo Tamba dalam sambutannya juga menekankan pentingnya konektivitas antar wilayah, termasuk perbaikan jalan nasional dan jalan provinsi yang dianggap dapat membantu pengembangan ekonomi satu daerah.


Dalam forum tersebut, Sarhockel juga mengajak seluruh stakeholder untuk lebih jauh membahas soal lingkungan hidup, drainase dan kualitas air Danau Toba, sejalan dengan pembangunan Kabupaten Samosir yang berkelanjutan.


“Kami DPRD Samosir mendukung penuh program-program yang dirancang oleh pemerintah, yang merupakan bentuk sinergi dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, demi pembangunan Kabupaten Samosir yang kita cintai ini,” pungkasnya.


Menutup kegiatan Musrenbang, Wakil Bupati Samosir Ariston T. Sidauruk mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Samosir yang lebih maju dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa hasil Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini harus menjadi pedoman bersama dalam merumuskan program dan kegiatan pembangunan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.


“Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Samosir dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ajak Ariston.


Diakhir acara dilakukan Penandatanganan berita acara Musrenbang secara bersama oleh unsur pimpinan daerah, legislatif (DPRD), perangkat daerah, serta perwakilan pemangku kepentingan untuk menjamin komitmen pembangunan inklusif dan berkelanjutan.( P Simbolon)

 Wujudkan Kepedulian Sesama  Perumda Tirtanadi Gelar Pasar Murah 


Medan | Indonesia Berkibar News
-  Menjelang lebaran 1447 H yang sudah diambang pintu Perumda Tirtanadi kembali mewujudkan kepeduliaan antar sesama dengan menggelar pasar murah.


Adalah Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, yang hadir  langsung menyaksikan  pelaksanaan pasar murah  di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Kamis (12/03/2026).


"Semoga masyarakat dapat terbantu, terutama kaum ibu dalam menghadapi lebaran, kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,

dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,"kata Ardian Surbakti Direktur Utama Perumda Tirtanadi.


Pasar murah yang digelar di tengah masyarakat tersebut mendapat sambutan antusias dari warga sekitar. Sejak pagi hari, masyarakat telah memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir dan bahan sembako lainnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran.


Selain itu Ardian Surbakti, mengatakan kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi warga, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.


Menurutnya, Perumda Tirtanadi tidak hanya fokus pada pelayanan air bersih kepada pelanggan, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat langsung bagi warga.


“Kegiatan pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Ardian Surbakti didampingi Kepala Sekretaris Perusahaan (Sekper) Perumda Tirtanadi Nurlin, Kepala Bidang Publikasi dan Komunikasi Lokot Parlindungan Siregar, Kepala Bidang Kerjasama Beby Hendriyani serta staf lainnya saat meninjau langsung pelaksanaan pasar murah tersebut.


Diharapkan, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi Perumda Tirtanadi untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan daerah dengan warga yang selama ini menjadi pelanggan layanan air bersih.


Warga Kelurahan Aur yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala sehingga masyarakat kecil dapat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.


Hal senada juga dikatakan Lurah Afin Hadi Saputra Hasibuan. Disebutkannya, kegiatan pasar murah yang dilaksanakan Perumda Tirtanadi tersebut sangat membantu meringankan beban masyarakat apalagi menjelang lebaran. "Semoga, kegiatan pasar murah berkelanjutan sebagai program tahunan. Dan kalau bisa kegiatan seperti ini dilakukan pada saat hari-hari besar lainnya seperti Tahun Baru dan Imlek," ujarnya.


Sebelumnya kegiatan pasar murah serupa telah dilaksanakan di Kelurahan Sunggal Jalan Balai Desa No. 27 Kota Medan Rabu, (11/3). Lurah Kelurahan Sunggal Siti Arnisah, SE secara simbolis menyerahkan paket pasar murah kepada warga yang cukup antusias hadir pada kegiatan yang diadakan oleh Perumda Tirtanadi ini dan Siti Arnisah menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Perumda Tirtanadi sebagai salah satu BUMD yang berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan sosial.



Adapun paket pasar murah yang digelar Tirtanadi yaitu,  Beras Premium 5 kilogram, Minyak Goreng 2 liter, Gula 2 kilogram dan Bubuk teh 1 kotak dengan rincian Rp. 100.000,- (per paket).(torong)

 


Jakarta | Indonesia Berkibar News - PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), yang merupakan operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan F5, Inc. (NASDAQ: FFIV), (F5) untuk menjajaki kerja sama strategis dalam pengembangan solusi AI Connectivity di Indonesia. 


Penandatanganan MoU ini dilaksanakan dalam rangkaian agenda Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona. 


MWC merupakan ajang teknologi dan telekomunikasi global yang mempertemukan para pelaku industri digital dunia untuk menggali tren, inovasi, serta peluang kolaborasi. Momentum menjadi ajang strategis TelkomGroup untuk memperluas kemitraan internasional sekaligus memperkuat kapabilitas dan positioning perusahaan dalam ekosistem digital global.


Dalam rangkaian agenda MWC tersebut, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji melakukan sejumlah pertemuan strategis dengan berbagai mitra teknologi global guna memperkuat ekosistem kemitraan TelkomGroup dalam pengembangan AI-driven digital infrastructure. 


Agenda tersebut mencakup penjajakan kolaborasi pada pengembangan data center hyperscale, penguatan solusi connectivity, serta eksplorasi model bisnis baru berbasis managed services dan platform digital, Kamis (12/03/2026) 


Momentum ini sekaligus dimanfaatkan TelkomGroup untuk mendorong kolaborasi yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga integrasi layanan digital bernilai tambah tinggi. Salah satu inisiatif yang didorong  pengembangan ekosistem digital di Indonesia melalui integrasi antara data center, konektivitas, cloud environment, serta kapabilitas keamanan aplikasi berbasis AI.


MoU antara NeutraDC dan F5 ditandatangani oleh CEO NeutraDC Andreuw Th.A.F. dan Chief Revenue Officer F5 Chad Whalen, serta disaksikan oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis kedua pihak dalam mengintegrasikan kapabilitas data center dan managed services NeutraDC dengan solusi AI security dan application delivery milik F5 untuk menghadirkan layanan konektivitas berbasis AI yang aman, scalable, dan future-ready.


Sebagai penyedia layanan data center nasional dengan ekosistem yang terintegrasi, NeutraDC memiliki kapabilitas penyediaan layanan colocation, compute, dan connectivity. Melalui kolaborasi ini, NeutraDC memperkuat nilai tambah ekosistem layanannya dengan menghadirkan dukungan terhadap keamanan aplikasi serta pengelolaan lingkungan multi-cloud bagi pelanggan.


CEO NeutraDC Andreuw Th.A.F. menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi NeutraDC untuk memperkuat positioning sebagai AI-ready digital infrastructure provider. 


“Kolaborasi dengan F5 menjadikan agama langkah strategis NeutraDC dalam memperkuat kapabilitas AI Connectivity di atas infrastruktur data center kami. Dengan mengintegrasikan solusi AI security dan application delivery F5 ke dalam managed services NeutraDC, kami dapat menghadirkan layanan yang tidak hanya andal dari sisi infrastruktur, tetapi juga aman, adaptif, serta mampu mendukung kebutuhan workload AI dan aplikasi mission-critical pelanggan,” ucap Andreuw.


Ia menambahkan bahwa sinergi ini akan memperkaya portofolio layanan NeutraDC, khususnya dalam mendukung pelanggan enterprise yang mengadopsi arsitektur hybrid dan multi-cloud.


“Kami melihat kebutuhan pelanggan terhadap keamanan aplikasi, visibilitas trafik, serta optimalisasi performa semakin meningkat seiring adopsi AI dan cloud. Melalui kolaborasi ini, NeutraDC siap menjadi mitra strategis dalam perjalanan transformasi digital pelanggan secara end-to-end,” tambahnya.


Chief Revenue Officer F5 Chad Whalen menyampaikan bahwa Indonesia merupakan pasar strategis dengan pertumbuhan ekonomi digital yang signifikan.


“F5 berkomitmen menghadirkan solusi application security dan delivery yang mampu melindungi aplikasi modern di lingkungan multi-cloud dan AI-driven. Melalui kolaborasi dengan NeutraDC, kami dapat mengintegrasikan teknologi F5 lebih dekat infrastruktur data center lokal sehingga pelanggan di Indonesia memperoleh solusi AI Connectivity yang terintegrasi, aman, dan memiliki performa optimal,” pungkasnya. 


Sementara itu, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya TelkomGroup dalam membangun ekosistem digital nasional yang berdaya saing global.


“Kolaborasi NeutraDC dan F5 mencerminkan komitmen TelkomGroup dalam menghadirkan infrastruktur dan platform digital yang AI-ready serta secure by design. AI-secure Connectivity yang kami tawarkan bukan sekadar solusi konektivitas, tetapi integrasi menyeluruh antara jaringan, data center, cloud, dan keamanan aplikasi. Dengan memperkuat kapabilitas tersebut, kami optimistis dapat mendukung akselerasi transformasi digital nasional sekaligus membuka peluang model bisnis baru di era ekonomi berbasis AI,” jelas Seno menambahkan. 


Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda strategis Pemerintah Indonesia dalam mempercepat transformasi digital nasional, memperkuat kedaulatan dan keamanan data, serta membangun fondasi infrastruktur digital yang resilien untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan adopsi teknologi kecerdasan buatan di berbagai sektor industri.


Ke depan, para pihak akan melakukan pembahasan lebih lanjut untuk menyusun rencana implementasi yang terstruktur, termasuk aspek teknis, operasional, komersial, serta tata kelola, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia.


Melalui kolaborasi ini, NeutraDC dan F5 berharap dapat menghadirkan fondasi AI Connectivity yang kokoh bagi pelaku industri di Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing nasional dalam menghadapi era transformasi digital berbasis kecerdasan buatan. (KBR/66)

  


Lubuk Pakam | IndonesiaBerkibar News 
- Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Deli Serdang terus berupaya mentransformasi kualitas pelayanan publik guna mendukung program unggulan Bupati Deli Serdang, yaitu CTM (Cepat, Transparan, Mudah). Hal ini ditegaskan dalam rapat Reviu Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Lubuk Pakam hari ini.

 

Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Deli Serdang dan dipimpin oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Gomgom Sidabutar. Forum ini berlangsung partisipatif dengan menghadirkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari para Camat, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku UMKM, pengurus koperasi, akademisi, media massa, hingga komunitas Srikandi Jelita

 

Amanat Undang-Undang dan Standar Pelayanan

Pelaksanaan reviu FKP ini merupakan amanat dari UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Permenpan RB Nomor 16 Tahun 2017. Gomgom Sidabutar menjelaskan bahwa forum ini menjadi wadah dialog untuk memastikan standar pelayanan di Diskop UKM benar-benar dapat mempercepat urusan administrasi, menjamin transparansi proses, serta menyederhanakan prosedur agar mudah diakses masyarakat.

 

"Reviu ini adalah bentuk peran serta masyarakat dalam mengevaluasi layanan kami agar tetap relevan dan efektif bagi pelaku usaha koperasi dan UMKM di Deli Serdang," ujarnya.

 

Transformasi Layanan: Efisiensi Biaya HAKI dan Sertifikasi Halal

Dalam sesi diskusi, dipaparkan sejumlah capaian nyata dalam efisiensi layanan. Salah satunya adalah pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), di mana melalui rekomendasi Dinas pelaku usaha mendapat harga lebih murah daripada tarif normal

 

Selain itu, terkait sertifikasi halal, Diskop UKM aktif memberikan pendampingan data secara gratis bagi usaha mikro. "Kami telah menjadi mitra BPJPH. Untuk kategori mikro seperti usaha keripik, kami dampingi hingga tuntas secara gratis. Sedangkan untuk kategori usaha reguler, kami arahkan ke penyedia halal yang kini sudah beragam namun tetap terkoneksi satu pintu di BPJPH," tambah Gomgom.

 

Pengawasan Ketat Subsidi Solar dan Pendampingan Digital

Satu poin krusial yang dibahas adalah mengenai rekomendasi pembelian solar bersubsidi bagi UMKM sektor produksi. Mengingat adanya potensi penyelewengan di lapangan, Dinas kini memperketat syarat dengan mewajibkan kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan penandatanganan surat pernyataan mutlak.

 

"Kami ingin menghindari penyalahgunaan barcode atau solar yang dijual kembali. Kejujuran pelaku usaha sangat penting agar subsidi tepat sasaran," tegasnya. Terkait NIB, Dinas juga berkomitmen melakukan pendampingan teknis bagi pelaku usaha yang kesulitan dengan sistem digital agar tidak terjadi kesalahan dalam pemilihan kode KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia).

 

Responsif Terhadap Sektor Jasa Baru

Forum juga menanggapi aspirasi dari komunitas Srikandi Jelita  mengenai legalitas usaha jasa kekinian seperti home service atau layanan kebersihan rumah (homecare). Diskop UKM menyambut baik inovasi ini dan memastikan bahwa sektor jasa tersebut dapat diakomodasi legalitasnya melalui koordinasi lintas OPD agar tercipta sinkronisasi layanan.

 

Menuju Ekosistem Ekonomi yang Akuntabel

Rapat ditutup dengan harapan besar agar masukan konstruktif dari para undangan dapat menyempurnakan standar pelayanan publik di lingkungan Diskop UKM Deli Serdang. Melalui reviu ini, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang optimis dapat memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan dengan birokrasi yang lebih responsif, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.(indra)

 


 Samoair | Indonesia Berkibar News
 - Polres Samosir menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Toba Tahun 2026 di kawasan Segmen V Waterfront City Pangururan, Desa Pardomuan I, Pangururan, Samosir yang berlangsung aman dan tertib.


Apel pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H yang sekaligus penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel Si Propam, Sat Lantas Polres, dan petugas Dinas Perhubungan, personel TNI serta petugas Satpol PP.


Ikut hadir sejumlah unsur Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya Bupati  diwakili Asisten I Pemkab Samosir, Wakil Ketua II DPRD Samosir, Pabung Kodim 0210/TU Mayor Inf. T. Siringoringo, para Danramil, Kajari Samosir, Kepala Dinas Perhubungan Laspayer Sipayung, Kepala BPBD, perwakilan FKUB Pendeta Kingson Perhusip, para pejabat utama Polres serta undangan lainnya. 


Barisan tampak tersusun rapi di tepi Danau Toba dengan formasi pleton TNI, pleton gabungan personel Polres, pleton Dinas Perhubungan, pleton gabungan Satpol PP dan Damkar, pleton tim medis dari Dinas Kesehatan serta barisan kendaraan dinas.


Selanjutnya dilaksanakan penyematan pita tanda operasi sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Toba 2026.


Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan membacakan amanat Kapolri menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pengamanan.


“Apel ini merupakan wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026 sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar,” sebut Kapolres. 


Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari TNI, Polri serta berbagai instansi terkait, Kamis (12/03/2026) 


Pengamanan difokuskan pada sejumlah objek vital seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api hingga bandara. 


Selain itu, diperkirakan pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang. Oleh karena itu diperlukan kesiapan dan koordinasi seluruh pihak guna memastikan arus mudik dan arus balik berjalan aman dan lancar.


Usai pembacaan amanat Kapolri, dilanjutkan dengan doa, laporan komandan apel kepada pimpinan apel, penghormatan pasukan serta penutupan apel. 


Apel Gelar Pasukan selesai dilaksanakan sekitar pukul 17.00 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama.


Sementara itu, Kasi Humas Polres,  AKP Radiaman Simarmata menjelaskan Operasi Ketupat Toba 2026, Polres  telah menyiapkan satu Pos Pengamanan dan delapan Pos Pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis.


Pos tersebut meliputi Pos Pengamanan Simpang Tiga Tele serta Pos Pelayanan Menara Pandang Tele, Simpang Gonting, Simpang Empat HKBP Bolon, Pasir Putih Parbaba, Pelabuhan Simanindo, Pelabuhan Ambarita, Pelabuhan Tomok dan Pelabuhan Sipinggan.


Selain itu, Polres Samosir juga menyiapkan tim pengurai kemacetan serta menyiagakan sebanyak 83 personel di Mako Polres dan Polsek jajaran. 


“Kepada masyarakat Kabupaten Samosir maupun wisatawan yang membutuhkan bantuan Kepolisian selama Operasi Ketupat Toba 2026 dapat mendatangi Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, Mako Polres maupun Polsek jajaran atau melalui layanan darurat 110,” tambah Radiaman Simarmata.


Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, guna mendukung kelancaran arus mudik, perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H serta kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Samosir. (P Simbolon)

11 Maret 2026


 Medan | Indonesia Berkibar News  - Pemerintah pusat berencana memberikan sejumlah program pemulihan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak bencana di Sumatera Utara (Sumut). Salah satu program tersebut adalah relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.


Menindaklanjuti rencana tersebut, Gubernur Sumut  Muhammad Bobby Afif Nasution mempercepat proses sinkronisasi data UMKM antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Data tersebut ditargetkan rampung sebelum akhir Maret 2026 agar program bantuan dapat segera direalisasikan.


“Untuk itu, seminggu ini memastikan data dan angka yang tadi disampaikan, baik yang kami sampaikan, dari daerah, dari perbankan, dari Himbara, dan Kementerian, ini harus disinkronisasi, sebelum tanggal 31 sudah fix agar bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," kata Gubernur Bobby Nasution usai rapat koordinasi Penyaluran KUR Pascabencana Sumatera di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (11/3/2026).


Dalam rapat yang dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurrahman tersebut, Bobby menyampaikan bahwa banyak pelaku UMKM terdampak bencana, tidak hanya pada tempat tinggal tetapi juga pada lokasi usaha serta peralatan produksi.


"Selain tempat tinggal, tempat usaha adalah salah satu yang banyak terdampak juga, alat-alat produksi juga banyak yang terdampak, nah ini persoalan kedua yang banyak terdampak setelah kerusakan bangunan, memang saat ini di daerah terdampak bencana ekonomi sedang bangkit," kata Bobby.


Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengapresiasi kepedulian Gubernur Sumut terhadap pelaku usaha kecil dan menengah di daerah tersebut.


“Dan saya juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara yang cukup luar biasa memperdulikan atau memikirkan saudara-saudara kita pengusaha-pengusaha mikro, kecil dan menengah yang ada di Sumut ini," kata Gubernur.


Secara nasional, terdapat sekitar 193 ribu pelaku usaha atau debitur terdampak bencana di tiga provinsi yang telah terdata. Dari jumlah tersebut, sekitar 44 ribu debitur berada di Sumut.


Meski demikian, Maman sepakat dengan langkah Gubernur Bobby Nasution untuk melakukan sinkronisasi data antara Pemerintah Provinsi Sumut dan pemerintah pusat. Ia juga memperkirakan jumlah tersebut masih akan bertambah karena proses pemetaan masih berlangsung hingga 31 Maret 2026.


Maman juga menjelaskan beberapa bentuk relaksasi yang akan diberikan kepada debitur terdampak bencana, di antaranya grace period, perpanjangan masa pinjaman, restrukturisasi kredit, serta keringanan suku bunga.


"Tahun ini (suku bunga) dihilangkan, mereka 0%, jadi tidak dibebankan bunga, tahun depan nanti naik ke 3%, bank juga akan mengidentifikasi mana-mana saja UMKM Dari 193 ribu ini yang dia sudah betul-betul tidak punya kemampuan membayar, tetapi ada juga yang memang masih punya kemampuan membayar," kata Maman. (bundo)


 


Samosir | Indonesia Berkibar News - Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk mengatakan stok Bapokting di Kabupaten Samosir aman. "Tadi kami bersama Forkopimda melakukan monitoring di Pasar Pangururan, secara umum stoknya aman dan tidak ada kenaikan harga yang signifikan," kata Ariston seusai monitoring ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok penting bersama Forkopimda dan Tim Pengendali Inflasi Daerah di Pasar Onan Baru Pangururan, Rabu(11/03/2026).


Monitoring ini sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Samosir yang dipimpin Sekda Kab. Samosir Marudut Sitinjak, bersama Forkopimda dan seluruh stakeholder terkait ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga komoditas bahan pokok penting (Bapokting) dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M pada tanggal 10/03/2026.


Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah menjamin ketersediaan stok dan keterjangkauan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Sebagai daerah wisata, diperkirakan akan terjadi lonjakan pengunjung ke Samosir, sehingga stok bapokting harus tercukupi. Pemantauan harga dilakukan ditingkat agen maupun penjual/ pengecer secara langsung.


Dari hasil pantauan dilapangan, Wakil Bupati Samosir meyakinkan wisatawan lokal dan mancanegara maupun para perantau agar tidak ragu berkunjung ke Samosir. "Bagi para perantau dan wisatawan yang mau berkunjung ke Samosir untuk berwisata silahkan datang, kami siap menyambut dengan senyum, sapa dan salam," ungkap Ariston. 


Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa Pemkab Samosir dan stakeholder terkait siap memanjakan wisatawan dengan ragam kuliner, menyediakan hunian dan fasilitas lainnya agar wisatawan dapat menikmati keindahan alam yang ada di Samosir. "Dalam libur idul fitri tahun ini, kami sangat antusias menyambut kehadiran para wisawatan, mari berkunjung ke Samosir dan nikmati keindahan alamnya," pungkasnya.


Untuk stok beras, pantauan tim pada sejumlah distributor, yakni UD. Tambun dan CV. Rodearni, ketersediaan stok juga masih aman. Beras Premium harga Rp. 15.600/kg, Beras Medium Rp. 14.500/Kg. Sedangkan harga bawang merah lokal mengalami penurunan harga dari HET Rp. 41.500 dijual dengan harga Rp. 35.000/kg. Cabai merah keriting dengan HET Rp. 55.000 juga mengalami penurunan harga menjadi Rp. 22.000/kg. Sedangkan minyak goreng (minyak kita) stabil pada harga Rp. 15.700/ kg. 


Dalam mengendalikan inflasi daerah, Pemkab Samosir telah melakukan langkah nyata dengan menggelar Gerakan Pangan Murah di sejumlah tempat dan terus memonitor perkembangan dilapangan.


Pemkab Samosir akan tetap melakukan monitoring harga, stok dan jika ditemukan adanya harga diluar kendali maka akan ada intervensi dari pemerintah.


Turut hadir Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhochel Tamba, Ketua TP-PKK Ny. Kennauli A. Sidauruk, Asisten I Tunggul Sinaga, Mewakili Kejari Samosir Kasi Pidum P. Situmorang, Kasat Intel Polres Samosir D. P. Sitanggang, Pabung  Mayor Inf T. Siringo-ringo serta beberapa Pimpinan OPD.( P Simbolon)

Diberdayakan oleh Blogger.