15 September 2026

 


Binjai | Indonesia Berkibar News - 
 Kapolres Binjai AKBP R. Bimo yang diwakili Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. Nasution, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Maulid Arba’in di Masjid As-Syakirin, Jalan Binjai Kuala, Dusun VI, Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Selasa (15/09/2026) malam. Kegiatan turut dihadiri Kapolsek Selesai AKP Bambang Nurmiono, S.H., M.H., sejumlah PJU Polres Binjai, serta sekitar 300 jamaah.


Kegiatan mengangkat tema “Memperingati Kisah Nabi Muhammad SAW” dengan tausiah oleh Habib Salim Al Haddad dan doa oleh Kyai Jalalaludin AT.-Tijani dari Bandung. Rangkaian acara meliputi pembukaan, pembacaan Al-Fatihah, sambutan Ketua BKM Masjid As-Syakirin Febrianto, sambutan Wakapolres Binjai, tausiah, pembacaan Maulid Qiyam dan shalawat Nabi oleh santri Pondok Pesantren Habib Ahmad Kota Binjai, doa dan penutup.


Dalam sambutannya, Wakapolres Binjai mengajak masyarakat menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, mengaktifkan kembali poskamling, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan keamanan. Ia juga mengimbau para orang tua untuk mengawasi anak-anak agar tidak terlibat kenakalan remaja, termasuk geng motor, serta mengajak masyarakat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.


Sementara itu, Habib Salim Al Haddad dalam tausiahnya mengajak jamaah mengenal sejarah dan perjalanan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan umat, mencintai Rasulullah SAW, mengagungkan Allah SWT, serta menjaga perilaku terhadap sesama dengan tidak menyakiti anak-anak. Kegiatan Maulid Arba’in ini merupakan pelaksanaan ke-30 di Masjid As-Syakirin dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan selama 40 hari di masjid-masjid wilayah Kota Binjai dan Kabupaten Langkat.


Kegiatan yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, remaja masjid, ibu-ibu perwiritan dan masyarakat Kecamatan Selesai tersebut berakhir pukul 22.30 WIB dalam keadaan aman dan terkendali. Rangkaian Maulid Arba’in selanjutnya dijadwalkan pada Rabu (16/9/2026) di Masjid Al-Hidayah, Kecamatan Binjai Selatan, dan Kamis (17/9/2026) di Masjid Al-Muttaqin, Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara.(Humas Polres Binjai/Zul)



 



Samosir | Indonesia Berkibar News
- Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara menyerahkan aset penataan Kawasan Water Front City (WFC) Pangururan dan Kawasan Tele kepada Pemerintah Kabupaten Samosir. Penyerahan aset tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Hibah Barang Milik Negara (BMN) oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara Kementerian PU, Yenni Mulyadi, di Food Court WFC Pangururan, Selasa (15 /09/ 2026).


Aset yang diserahkan dengan nilai lebih dari Rp169 miliar tersebut berupa penataan jalan, irigasi dan jaringan pada Kawasan Water Front City Pangururan dan Kawasan Tele. Pembangunan dilaksanakan oleh Kementerian PU pada tahun 2021–2022, kemudian dilanjutkan dengan optimalisasi penataan kawasan pada tahun 2024.


Dengan dilaksanakannya serah terima hibah ini, aset penataan kedua kawasan tersebut secara resmi menjadi milik Pemerintah Kabupaten Samosir untuk dikelola, dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan.


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian PU, khususnya Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara, atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin sejak awal pelaksanaan pembangunan.


"Setelah sekian lama, apa yang kita programkan dalam pembangunan ini akhirnya sampai pada tahap dapat dihibahkan. Ini semua karena kita bersinergi dengan baik. Dalam pelaksanaan program tentu ada suka dan duka, termasuk berbagai kendala seperti persoalan lahan, namun semuanya dapat kita lalui karena sinergi yang baik," ujar Vandiko.


Menurut Vandiko, penataan Kawasan Water Front City dan Kawasan Tele telah memberikan wajah baru bagi Kabupaten Samosir serta memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mengucapkan terima kasih. Kami berharap serah terima hibah aset hari ini dapat kami lanjutkan dengan merawat aset ini dengan baik," katanya.


Vandiko menegaskan, Pemerintah Kabupaten Samosir memahami bahwa pembangunan yang telah diberikan pemerintah pusat harus diimbangi dengan tanggung jawab daerah dalam menjaga dan mengembangkan aset tersebut.


"Kami memahami bahwa selain meminta pembangunan, kami juga harus mampu merawat dan mengembangkan apa yang sudah dibangun untuk kemajuan masyarakat Samosir," tegasnya.


Bupati juga meminta perangkat daerah terkait segera menyusun langkah-langkah pengelolaan dan pemeliharaan aset agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.


Selain itu, Vandiko berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Kementerian PU dapat terus dilanjutkan, termasuk dalam rencana penataan kawasan Tano Ponggol ke depan.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir juga menyampaikan usulan penyediaan air baku bagi masyarakat Kabupaten Samosir yang saat ini masih dalam tahap penyusunan DID. Ia berharap Kementerian PU dapat memberikan perhatian sekaligus pendampingan dalam proses perencanaan dan desain, sehingga program yang disusun sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan Kementerian PU.


"Ini menjadi kebutuhan kami. Mohon perhatian dari PU. Kami berharap dalam proses desain DID ini juga ada pendampingan, sehingga apa yang kami rencanakan sesuai dengan spesifikasi Kementerian PU," harap Vandiko.


Sementara itu, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara Kementerian PU, Yenni Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pembangunan dan penyerahan aset tersebut.


"Kami bangga karena apa yang sudah dibangun dapat memberikan manfaat dengan baik. Ini menjadi catatan positif bagi kita untuk terus menjalin kerja sama dalam pembangunan," ujar Yenni.


Ia berharap aset yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Samosir dapat dikelola dengan baik sehingga semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.


"Semoga setelah ini aset ini semakin baik dan bermanfaat bagi Samosir dan masyarakatnya. Penataan kawasan sudah selesai dan perbaikan akhir juga sudah selesai. Semoga tidak ada lagi kerusakan," katanya.


Yenni juga menyampaikan bahwa Kementerian PU akan terus mendukung sinergi pembangunan dengan Pemerintah Kabupaten Samosir, termasuk dalam rencana penataan kawasan Tano Ponggol ke depan.



Serah terima hibah aset ini menjadi bagian penting dalam keberlanjutan pengelolaan kawasan strategis di Kabupaten Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir selanjutnya memiliki tanggung jawab untuk menjaga, merawat dan mengoptimalkan aset tersebut guna mendukung pengembangan pariwisata serta peningkatan perekonomian masyarakat.( P Simbolon ).





 Langkat| Indonesia Berkibar News - Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Langkat Ny. Rika Hannry, menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan santunan dan pemberian tali asih kepada anak yatim, Selasa (15/09/2026).

Kegiatan berlangsung di Dapur MBG SPPG Polri Bela Rakyat, tepatnya di Jalan Lintas Binjai–Kuala, Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.

Sebanyak 30 anak yatim menerima santunan dalam suasana yang penuh kehangatan dan keberkahan. Kegiatan turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat yang memberikan dukungan serta perhatian kepada anak yatim.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran Polres Langkat untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat.

“Ini menjadi momentum bagi kita untuk berbagi, menebar kebaikan, dan hadir lebih dekat di tengah masyarakat. Semangat kami adalah Polri untuk Masyarakat, bukan hanya dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelayan kemanusiaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai sosial dan kepedulian,” ujar AKBP Hannry.

Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas Polri. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat secara langsung.

AKBP Hannry menegaskan, Polres Langkat akan terus berupaya hadir sebagai mitra masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Polri akan terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial. Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak kita untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” pungkasnya.

Kegiatan santunan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polres Langkat untuk membangun hubungan yang semakin dekat dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, peduli, dan penuh kebersamaan.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.

Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Sebab, keamanan yang berkelanjutan lahir dari komunikasi yang terjalin, kepercayaan yang tumbuh, dan kebersamaan dalam menjaga lingkungan. (sfn)


14 September 2026




Medan | Indonesia Berkibar News - ​Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H bersama Keluarga Besar Forum Minang Sati, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari.

​Pesan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Medan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pj Sekda Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, dalam acara peringatan Maulid Nabi yang berlangsung di Sekretariat Forum Minang Sati, jalan Datuk Kabu, Senin (14/09/2026) malam.

​Mewakili Wali Kota, Erfin Fahrurrazi mengatakan bahwa esensi utama dari peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial memperingati hari kelahiran Rasulullah, melainkan momentum untuk meneladani akhlak mulia beliau di tengah kehidupan bermasyarakat.

"mulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat, mari kita jaga persaudaraan, saling menghargai, saling membantu, dan tidak mudah terpecah belah oleh perbedaan,” ujar Erfin Fahrurrazi dihadapan para pengurus Forum Minang Sati.

​Erfin Fahrurrazi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Forum Minang Sati yang dinilai konsisten dalam menjaga tali silaturahmi, kekompakan, serta persatuan di tengah kemajemukan Kota Medan. 

Menurut Erfin Fahrurrazi lagi, keberadaan organisasi kemasyarakatan seperti Forum Minang Sati dipandang memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah merawat nilai-nilai kekeluargaan dan harmoni sosial.

​“Inilah semangat yang harus terus kita jaga untuk mewujudkan Kota Medan yang inklusif, maju, dan berkelanjutan, sebagaimana semangat Medan Untuk Semua, Semua Untuk Medan," pungkasnya.(bundo)

 



Medan | Indonesia Berkibar News - Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mendorong percepatan sertifikasi aset daerah sebagai bagian dari upaya pengamanan dan penertiban aset milik pemerintah. Saat ini sebanyak 200 berkas aset telah diserahkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan untuk diproses sertifikasinya. 

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap saat menerima kunjungan BPN Kota Medan di Balai Kota Medan, Senin (14/09/2026).

Zakiyuddin mengatakan, sertifikasi aset merupakan langkah penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menghindari potensi persoalan di kemudian hari, termasuk sengketa maupun penguasaan fisik oleh pihak lain. Karena itu, Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, berkomitmen menyelesaikan proses sertifikasi aset secara bertahap hingga seluruh aset yang belum memiliki sertifikat dapat segera dituntaskan.

Ia juga meminta agar proses terhadap 200 aset yang telah diserahkan kepada BPN dapat dipantau secara berkala, khususnya terkait tahapan pengukuran dan kelengkapan dokumen.

Menurutnya, apabila terdapat aset yang sudah diukur namun masih memiliki kekurangan administrasi, maka perlu segera dikelompokkan dan dilengkapi agar proses sertifikasi dapat berjalan lebih cepat. Dalam pertemuan tersebut, Zakiyuddin didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) M. Agha Novrian dan Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Suluh Aulia Harahap.

Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan Reza Andrian Fachri menyampaikan BPN siap mendukung percepatan sertifikasi aset milik Pemko Medan. Selain itu, BPN dan Pemko Medan juga akan melakukan sinkronisasi data Nomor Objek Pajak (NOP) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan Nomor Identifikasi Bidang (NIB), sehingga tersedia satu basis data pertanahan yang dapat digunakan untuk mengetahui jumlah bidang tanah di Kota Medan, baik yang sudah maupun belum bersertifikat.

Reza menjelaskan, BPN Kota Medan juga telah melakukan inventarisasi melalui pemotretan udara terhadap wilayah Kota Medan seluas kurang lebih 28.000 hektare. Data hasil inventarisasi dan pengukuran tersebut nantinya akan disampaikan kepada Pemko Medan, termasuk apabila ditemukan perbedaan antara luas hasil pengukuran dengan luas yang tercatat dalam Kartu Inventaris Barang (KIB). Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi Pemko Medan untuk melakukan penyesuaian dan penertiban administrasi aset.

Selain sertifikasi aset Pemko Medan, BPN juga mendorong percepatan layanan pertanahan melalui program Peralihan Terintegrasi atau Perintis yang akan diluncurkan pada 24 September mendatang. Program tersebut ditargetkan dapat menyelesaikan proses peralihan hak, mulai dari pengecekan, pembuatan akta, validasi BPHTB hingga penyelesaian sertifikat dalam waktu paling lama 10 hari. Melalui sinergi tersebut, Pemko Medan dan BPN berharap pengamanan aset daerah semakin optimal sekaligus memberikan kepastian hukum atas kepemilikan aset pemerintah.(bundo)

 


Medan | Indonesia Berkibar News
- Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (14/09/2026). Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas memberikan apresiasi serta menyambut jajaran kepemimpinan baru di tubuh TNI AD tersebut.

Dalam Pisah sambut Dandim 0201/Medan dari Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo kepada Letkol Inf Fernando Batubara ini hadir juga Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Anggota DPR RI, Maruli Siahaan, para Kepala Daerah di provinsi Sumut dan segenap unsur Forkopimda Kota Medan.

Pada pertemuan pisah sambut tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan menyematkan kain songket dan Tanjak (Topi khas Melayu) kepada Dandim 0201/Medan Letkol Inf Fernando Batubara. Sedangkan kepada Letkol Arm Delli Yudha, Rico Waas memberikan cenderamata sebagai kenang-kenangan dan ucapan terima kasih atas dedikasinya.

Dalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pejabat lama, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, atas pengabdian dan kontribusinya selama empat bulan terakhir. Meski terbilang singkat, Rico menilai kebersamaan dengan Letkol Arm Delli terasa sangat intens akibat padatnya dinamika serta koordinasi di Kota Medan.

"Kota Medan dengan populasi 2,5 juta jiwa memiliki kompleksitas yang tinggi—terdiri dari dua wilayah hukum Polres, dua Kejaksaan, serta pembangunan dan perekonomian yang melaju cepat. Membutuhkan sinergi dan komunikasi yang rutin serta intens. Bang Delli telah memberikan yang terbaik, bukan hanya sebagai mitra kerja, tetapi sudah dianggap sebagai keluarga dan bagian dari masyarakat Medan," ujar Rico.

Rico Waas juga melepaskan Letkol Arm Delli yang akan melanjutkan tugas baru di Ambon dengan doa serta rasa bangga, berharap pengalaman selama bertugas di Kota Medan menjadi bekal berharga untuk jenjang karir berikutnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Medan Rico Waas mengucapkan selamat datang kepada Dandim 0201/Medan yang baru, Letkol Inf Fernando Batubara,. Rico menyambut hangat kembalinya Letkol Fernando yang dinilainya bukan sosok asing lagi bagi Kota Medan.

Rico Waas menegaskan komitmen Pemko Medan untuk terus berjalan beriringan dan bergandengan tangan bersama Kodim 0201/Medan demi menciptakan kondusivitas wilayah.

"Kami siap membersamai perjalanan Kodim 0201/Medan. Mari kita perkuat sinergi ini demi mempersembahkan kota yang lebih aman, tenteram, maju, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Kota Medan," pungkas Rico Waas.

Sebelumnya Dandim 0201/ Medan yang baru, Letkol Inf Fernando Batubara, menyampaikan perasaannya saat ditugaskan kembali ke tanah kelahirannya. Tentunya sebagai Ibukota Provinsi Sumatera Utara, Medan saat ini memiliki dinamika dan tantangan tersendiri. Salah satunya terkait dengan keamanan dan kenyamanan.

Guna menciptakan iklim Kota Medan yang aman, damai, dan sejahtera, Letkol Inf Fernando Batubara menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi. Artinya memperkuat sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Kota. Pemerintah Kabupaten, serta seluruh lapisan masyarakat.

"Kodim 0201/Medan siap bekerja sama, berkoordinasi, dan berkolaborasi demi memperkuat situasi kondusif yang kita harapkan bersama", ujarnya.

Sementara itu Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo menyampaikan  apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kinerjanya selama memimpin Kodim 0201/Medan. Ia menyoroti kuatnya sinergitas dan rasa kekeluargaan yang terjalin antar instansi di Kota Medan.

"Banyak sekali yang sudah kita lalui bersama, rasanya luar biasa. Seolah baru kemarin kita bertemu, ternyata tugas kami di sini sudah selesai. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, Forkopimda, dan masyarakat yang telah membantu menjaga kondusivitas Kota Medan," ujar Letkol Delli.

Pada pertemuan ini juga Letkol Arm Delli Tak lupa, menyampaikan permohonan maaf secara pribadi dan keluarga atas segala kekurangan selama bertugas di Kota Medan.

"Secara pribadi dan keluarga, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya jika selama empat bulan menjabat masih ada khilaf atau pelayanan yang belum maksimal," jelas Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo akan memegang jabatan baru sebagai Kepala Seksi Personel (Kasipers) Korem 151/Binaiya di Ambon.(bundo)




Medan | Indonesia Berkibar News
- Perkumpulan Wartawan Online (PROWAN) Sumatera Utara melakukan audiensi ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan yang profesional antara insan pers dengan institusi pemerintah. (14/09/2026). 


Dalam audiensi tersebut, PROWAN Sumut menyampaikan sejumlah pertanyaan dan melakukan konfirmasi terkait informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan pelayanan kemasyarakat, termasuk aspek anggaran dan penggunaan anggaran sesuai ketentuan yang berlaku.


Audensi tersebut dilakukan sebagai bentuk  Sosial Kontrol pers sekaligus untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat bersumber dari keterangan resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.


Pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan menyambut baik Audiensi tersebut dan memberikan ruang bagi wartawan untuk memperoleh informasi serta melakukan konfirmasi secara terbuka sesuai kewenangan dan ketentuan keterbukaan informasi publik.


Ketua PROWAN Sumut, M. Syafii Harahap, mengapresiasi sikap terbuka jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan dalam memberikan penjelasan dan merespons pertanyaan yang disampaikan dalam audiensi.


Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik serta menciptakan hubungan yang sehat antara pemerintah, masyarakat dan media.


“PROWAN Sumut memberikan apresiasi atas keterbukaan dan respons positif jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan dalam menerima audiensi serta memberikan ruang untuk melakukan konfirmasi terhadap informasi yang dibutuhkan,” ujarnya.


Sebagai bentuk apresiasi, PROWAN Sumut menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan atas komitmen dan keterbukaan dalam memberikan informasi kepada insan pers.


Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat transparansi, pelayanan publik dan komunikasi dengan media dalam koridor peraturan perundang-undangan.


PROWAN Sumut menegaskan bahwa pemberitaan yang profesional harus mengedepankan prinsip akurasi, verifikasi, konfirmasi dan keberimbangan. Setiap informasi yang berkaitan dengan kebijakan maupun penggunaan anggaran pemerintah perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.


Audiensi tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat sinergi antara PROWAN Sumut dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan dalam menghadirkan informasi publik yang akurat, transparan dan bertanggung jawab.(Zul)



Diberdayakan oleh Blogger.