10 Juni 2026

Langkat, IBN – Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., didampingi Kabag Ops Polres Binjai KOMPOL Kusnadi serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai, menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan PT Natural Tirta Segar (NTS) yang berlokasi di Dusun VII Kutambaru, Desa Namukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Selasa (9/6/2026) pukul 14.00 WIB.

Kehadiran Kapolres Binjai beserta rombongan disambut langsung oleh jajaran manajemen PT Natural Tirta Segar dan para tamu undangan yang hadir. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara sebagai tanda dimulainya pembangunan perusahaan yang bergerak di bidang produksi air minum tersebut.

Dalam sambutannya, perwakilan PT Natural Tirta Segar, Ricky Tyahyono, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir serta memberikan dukungan terhadap pembangunan perusahaan. Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan keberadaan PT NTS nantinya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, baik melalui peningkatan perekonomian maupun terciptanya lapangan pekerjaan baru.

Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas undangan yang diberikan kepada Polres Binjai untuk turut hadir dalam momentum penting tersebut. Menurutnya, di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh tantangan dan ketidakpastian, investasi yang masuk ke daerah merupakan langkah positif yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kehadiran PT Natural Tirta Segar diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Langkat dan Sumatera Utara pada umumnya," ujar Kapolres.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh perwakilan PT Natural Tirta Segar yang kemudian diserahkan kepada Kapolres Binjai dan para tamu undangan sebagai simbol rasa syukur serta terjalinnya hubungan silaturahmi dan sinergitas yang baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.

Sebagai rangkaian penutup acara, Kapolres Binjai bersama seluruh tamu undangan dan manajemen PT Natural Tirta Segar melaksanakan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan perusahaan tersebut.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol komitmen dan optimisme seluruh pihak dalam mendukung investasi yang berdampak pada kemajuan ekonomi masyarakat. Kehadiran PT Natural Tirta Segar diharapkan menjadi angin segar bagi warga sekitar melalui terciptanya peluang kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis dan penuh tantangan.

(Zul)


Tebing Tinggi, IBN - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus bergerak cepat melakukan langkah-langkah strategis demi menjaga stabilitas harga pangan dan menekan laju inflasi. Salah satu aksi konkret yang dilakukan adalah melalui Gerakan Tanam Serentak Bawang Merah yang dipusatkan di lahan Kelompok Tani Sumber Rezeki, Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Selasa (9/6/2026).

Aksi tanam serentak ini diintegrasikan dengan pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tebing Tinggi sebagai upaya nyata dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, dalam arahannya menegaskan bahwa Pemko Tebing Tinggi terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, termasuk komoditas bawang merah yang selama ini menjadi salah satu penyumbang inflasi.

“Melalui TPID, Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus melakukan pemantauan dan analisis terhadap perkembangan harga pasar serta melaksanakan berbagai langkah preventif dan korektif guna mengendalikan inflasi. Bawang merah merupakan salah satu komoditas yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi memberikan kontribusi terhadap kenaikan inflasi,” ujar Wali Kota.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara yang telah memberikan dukungan nyata berupa bantuan sarana budidaya bawang merah kepada para petani lokal.

"Kolaborasi harmonis antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan kelompok tani harus terus diperkuat agar program pengendalian inflasi ini berdampak jangka panjang dan berkelanjutan," tambahnya sembari memotivasi para petani agar semakin produktif mengembangkan budidaya bawang merah maupun komoditas hortikultura lainnya sehingga mampu meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebing Tinggi, Iboy Hutapea, melaporkan bahwa Kelurahan Mekar Sentosa merupakan salah satu sentra pertanian yang tidak hanya mengembangkan bawang merah, tetapi juga padi sawah, cabai merah, serta berbagai jenis sayuran seperti sawi, bayam, kangkung, timun dan kacang panjang.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada musim tanam kali ini, luas areal persawahan yang telah ditanami mencapai 791 hektare. Sementara itu, untuk Gerakan Tanam Serentak Bawang Merah kali ini memanfaatkan lahan produktif seluas dua hektare milik Kelompok Tani Sumber Rezeki.

“Melalui kegiatan ini diharapkan minat petani untuk membudidayakan bawang merah semakin meningkat. Dengan harga jual yang masih cukup baik di tingkat petani, komoditas ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” kata Iboy Hutapea.

Menurutnya, tingginya biaya produksi, terutama untuk pengadaan bibit, pupuk, pestisida dan sarana produksi lainnya, menjadi tantangan yang dihadapi petani. Karena itu, dukungan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, sangat dibutuhkan guna membantu keberlanjutan usaha tani bawang merah di Kota Tebing Tinggi.

Asisten Direktur Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Tutut Tiana, mengatakan Bank Indonesia berkomitmen mendukung berbagai program pengendalian inflasi di daerah. Selama ini, kerja sama dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi telah dilakukan melalui sejumlah program, seperti pengembangan kelompok tani cabai merah, peluncuran Toko Pemantau Inflasi (Topis), hingga pelatihan sistem peringatan dini (early warning system) untuk pemantauan harga pangan.

“Inflasi yang terkendali sangat penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Bank Indonesia terus mendukung berbagai program pengendalian inflasi, termasuk melalui subsidi ongkos angkut komoditas pangan dan penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam memantau perkembangan harga. Mengingat keterbatasan lahan pertanian di Kota Tebing Tinggi, diperlukan strategi penguatan pasokan melalui perdagangan antarwilayah agar ketersediaan pangan tetap terjaga dan harga tetap stabil,” terang Tutut Tiana.

Pada momentum tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi turut menyerahkan bantuan stimulan berupa bibit cabai merah dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kepada para petani. Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit bawang merah secara simbolis oleh Wali Kota bersama jajaran Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia, perangkat daerah serta para petani.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Reza Aghista, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Marimbun Marpaung, Kepala Satpol PP Benny Erikson Hamonangan Hutajulu, Camat Rambutan Muhammad Hersan Koto, Kabag Perekonomian dan SDA Safaruddin, Kepala BPS Tebing Tinggi Azantaro, serta para kelompok tani di Kecamatan Rambutan.

(*)

9 Juni 2026

Barumun, IBN - Bhabimkamtibmas Polsek Barumun Aipda Zulkifli Hasibuan mewakili Kapolsel Barumun menghadiri Kegiatan Kunjungan tim Monitoring Desa/Kelurahan Provinsi Sumatera Utara Kategori IVA TEST Tahun 2026 Di kecamatan Lubuk Barumun, kabupaten Palas, Selasa (09/7/2025). Pukul 10.00 Wib sampai Selesai, tepatnya Di Aula TK Sutan Sinaloan Lubis Desa Pasar Latong, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten II Kabupaten Padang Lawas, Ketua Tim Monitoring Provinsi, Tim PKK Kabupaten Padang Lawas., Camat Kecamatan Lubuk Barumun, Camat Kecamatan Barang Lubu Sutam, Danramil 08 Barumun, Kapolsek Barumun Diwakili Bhabimkamtibmas Lubuk Barumun, Ketua MUI Lubuk Barumun, Kades Se Lubuk Barumun, Tokoh Agama Lubuk Barumun serta lainnya.

Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., melalui Kasat Binmas IPTU Arwin, SH, Dalam kegiatan ini, Tim Monitoring Provinsi melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh kader PKK di tingkat Desa/kalurahan.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pembangunan desa.

"Kehadiran Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Polres Padang Lawas pada kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberdayaan masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif selama pelaksanaan kegiatan". Pungkasnya.

(Zul)

(Humas Polres Padang Lawas)


Tebing Tinggi, IBN - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus mematangkan langkah transformasi digital guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memodernisasi pelayanan publik. Hal ini menjadi fokus utama Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih dalam audiensi jajaran pimpinan PT Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi di Ruang Utama Lantai 4 Balai Kota, Selasa (9/6/2026).

Pertemuan ini juga sekaligus menjadi momen pisah sambut pimpinan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, dari pejabat lama Muhammad Fadil kepada pimpinan baru, Chairul Amin Pane.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan Bank Sumut sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Fokus utama kolaborasi ke depan adalah penerapan sistem pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Dinamis yang dijadwalkan meluncur (launching) pada 1 Juli mendatang.

"Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas layanan perbankan konvensional, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam mendukung digitalisasi sistem pembayaran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi kuat antara pemerintah dan sektor perbankan adalah kunci. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat mewujudkan Tebing Tinggi yang maju dan sejahtera," ujar Wali Kota.

Sebagai langkah konkret, Bank Sumut memperkenalkan aplikasi e-pasar SUMUT Merchant yang terintegrasi dengan sistem QRIS Dinamis. Inovasi ini dirancang agar pembayaran retribusi pasar dan toko langsung tercatat secara otomatis dalam database, sehingga Dinas Perdagangan dapat memantau aktivitas pembayaran retribusi tanpa perlu melakukan verifikasi manual (cross-check).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tebing Tinggi, Sri Imbang, memaparkan bahwa penerapan QRIS Dinamis ini akan diadopsi secara bertahap oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pada tahap awal, terdapat tiga sektor utama yang menjadi prioritas. Pertama, QRIS Pasar yang menjadi proyek percontohan (pioneer) pertama di Provinsi Sumatera Utara untuk digitalisasi retribusi pasar.

Kedua, QRISTO (QRIS Restoran), yang merupakan sistem pembayaran terpisah (split payment). Lewat sistem ini, hak pajak daerah milik Pemko dan hak pendapatan pemilik restoran akan otomatis terbagi saat transaksi terjadi. Uji coba perdana akan diterapkan di Rumah Makan Takari.

Ketiga, QRIS PBB yang memudahkan wajib pajak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara nontunai dan langsung terdata secara real-time, yang mana mulai 1 Juli masyarakat sudah bisa membayar PBB dengan QRIS dinamis sekaligus akan dilakukan launching.

"Mudah-mudahan tiga program utama ini segera terealisasi, dan secara paralel diterapkan juga QRIS Parkir, QRIS Rusunawa, serta sektor lainnya," jelas Sri Imbang.

Pimpinan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi periode sebelumnya, Muhammad Fadil, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dan kemitraan yang solid dari Pemko Tebing Tinggi selama masa kepemimpinannya.

"Kami berterima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin dengan baik. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan semakin kuat di bawah kepemimpinan yang baru,” ungkapnya.

Sementara itu, pimpinan baru Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, Chairul Amin Pane, menekankan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan sinergi yang telah dibangun.

“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam berbagai program, khususnya mendukung transformasi digital dan penguatan ekonomi lokal,” tegas Chairul.

Audiensi ini juga menyinggung tantangan dalam mencapai target ekonomi daerah, termasuk perlunya dukungan dari semua pihak untuk meningkatkan efektivitas program. Diskusi mencakup konektivitas pasar dengan sistem database pemerintah, transparansi perdagangan, serta pemanfaatan aplikasi digital untuk memudahkan pelacakan transaksi.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, jajaran manajemen Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, serta Tim Peliputan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

(*)


BInjai, IBN - Mengasah kemampuan dalam menembak tentunya sangat diperlukan sebagai bentuk melatih diri dalam keterampilan menembak yang mana hari ini perbakin(persatuan menembak dan berburu seluruh indonesia)memfasilitasi kegiatan latihan menembak yang diselenggarakan pada selasa pagi 09/06/26 pada pukul 09.00 wib dilapangan menembak arhanud II/wby dijalan ikan arwana kelurahan timbang langkat kecamatan binjai timur

Pada latihan ini kapolres binjai Akbp Mirzal Maulana SIK.,SH.,MM.,MH didampingi oleh waka polres binjai Kompol Sofyan Nasution SH MH bersama dengan pju polres binjai turut hadir dilokasi tersebut untuk memupuk silaturahmi diantara forkopimda binjai tentunya

Kegiatan awal dibuka oleh ketua harian perbakin kota binjai Dodi dan menyampaikan bahwa ini merupakan salah satu cara untuk mempererat silaturahmi dan juga mengasah kembali kemampuan diri dalam menggunakan senjata sekaligus sebagai pengingat dan ajang latihan yang telah difasilitasi oleh perbakin.

kegiatan menembak langsung dimulai yang mana dalam sesi pertama diisi oleh kajari binjai iwan setiawan,kadiskes dr Sugianto Sp.,M.Pd,danyon II/wby Letkol Arh Wahyu Hidayat SH.,M.Tr.Han,waka polres binjai,kalapas binjai M Mukaffi dan juga kepala bpbd binjai Rudi Iskandar Baroes

Disesi berikutnya kapolres binjai pun ikut mengasah keterampilan menembak diikuti oleh kalapas,danyon arhanud II/wby,kadis kesehatan kota binjai dan dari hasil yang didapatkan bahwa kapolres binjai masih unggul berdasarkan nilai pada sasaran tembak tersebut

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar dan para tamu undangan yang hadir yang mengkuti kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh perbakin kota binjai dan berharap kegiatan positif ini dapat diselnggarakan setiap tahunnya dan diakhir kegiatan perbakin kota binjai memberikan cendramata kepada danyon arhanud II/WBY.

(Zul)


Medan, IBN - Korban penganiayaan KN (41) didampingi tim kuasa hukum dari Kantor Hukum Pelita Konstitusi Medan usai membuat laporan dugaan pelanggaran etik oknum penyidik Polsek Medan Baru ke Bidang Propam Polda Sumut, Senin (8/6/2026).

Korban penganiayaan berinisial KN (41) resmi melaporkan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oknum penyidik Polsek Medan Baru ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Utara,

Kuasa hukum korban, Dongan Nauli Siagian, S.H., bersama Bayu Subronto, S.H., dan Arief Cahyadi, S.H., menyebut laporan tersebut dibuat karena penanganan kasus penganiayaan yang dialami kliennya dinilai tidak profesional dan terkesan dipermainkan.

Menurut Dongan Nauli, pelaku penganiayaan bahkan disebut telah dilepaskan hanya beberapa jam setelah diamankan oleh pihak kepolisian. Polsek tersebut

“Hari ini kami membuat laporan ke Propam karena penanganan kasus penganiayaan terhadap klien kami terkesan dipermainkan oleh penyidik dan Kanit Polsek Medan Baru. Padahal saksi dan bukti visum sudah jelas,” ujar Dongan Nauli saat ditemui di Mapolda Sumut.

Ia menjelaskan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026, di kawasan Jalan Cempaka Gang Tarigan, Lingkungan IV, Medan Polonia.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian pelipis kanan dan kiri serta tengkuk akibat serangan menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan pelaku.

Korban kemudian membuat laporan polisi dengan Nomor:

STTLP/B/444/V/2026/SPKT/POLSEK MEDAN BARU/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.

Namun, pihak kuasa hukum menilai proses penanganan perkara berjalan tidak semestinya dan terkesan berat sebelah terhadap korban.

“Kami meminta agar Kapolsek Medan Baru, Kanit Reskrim, dan penyidik yang menangani kasus ini diperiksa secara internal. Bila terbukti melakukan pelanggaran, kami meminta agar dicopot dari jabatannya agar tidak merugikan masyarakat luas lainnya,” tegas Dongan.

Selain itu, kuasa hukum juga mengungkap dugaan adanya permintaan uang oleh oknum penyidik kepada korban dengan alasan untuk mempercepat proses penangkapan dan penahanan pelaku.

“Penyidik meminta uang kepada klien kami dengan alasan untuk Kapolsek dan Kanit Reskrim agar segera melakukan penangkapan dan penahanan. Awalnya klien kami menolak karena sebagai korban justru dimintai uang,” ungkapnya.

Karena merasa keselamatannya dan keluarganya terancam, korban akhirnya disebut meminjam uang dan menyerahkannya kepada oknum penyidik berinisial Bripka SR.

Kuasa hukum berharap Propam Polda Sumut dapat bertindak profesional dan transparan dalam menindaklanjuti laporan tersebut demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Medan Baru maupun Polda Sumut terkait laporan dugaan pelanggaran etik tersebut.

(Tiem)


Medan, IBN - Samsat Medan Utara selalu Komitmen dalam melayani masyarakat untuk membayar pajak, walau kondisi saat terjadi mati listrik.(09/06/2026).

Petugas samsat medan utara menjelsakan, bahwa Untuk warga yang ingin membayar pajak, dipersilakan datang ke samsat Medan Utara, jangan kawatir listrik mati, jangan ragu saat listrik mati, kita tetap melayani. Kita sudah persiapkan Mesin Genset yang aktif saat terjadi pemadaman listrik. Samsat Medan Utara Selalu siap Sedia jika jika terjadi pemadaman listrik.

" Info penting, Saat ini masyarakat atau wajib pajak dapat membayar PKB tanpa harus menunjukkan KTP pemilik yang namanya sama dengan STNK. Jadi tidak perlu membawa KTP pemilik yang lama. Kebijakan ini berlaku sejak ditetapkan pada Hari Kamis, 30 April 2026"

(Zulherman)
Diberdayakan oleh Blogger.