31 Mei 2026

Langkat, IBN - Dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban serta kenyamanan masyarakat pada malam akhir pekan, Polres Langkat melalui Satuan Lalu Lintas bersama personel gabungan melaksanakan patroli mobile UKL, pengaturan arus lalu lintas dan penindakan terhadap kendaraan bermotor menggunakan knalpot brong di wilayah Stabat, Sabtu malam (30/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB tersebut dipusatkan di Jalan Proklamasi Alun-Alun Stabat dan Simpang Bundaran Bupati Stabat yang merupakan titik keramaian dan rawan gangguan Kamtibmas maupun kemacetan lalu lintas.

Patroli dipimpin Kasat Lantas Polres Langkat AKP MHD. Tommy Franata, S.T.K., S.I.K., M.H., M.T selaku piket pawas, bersama personel Sat Lantas, Sat Samapta, Sat Reskrim, Sat Narkoba dan Sat Intelkam.

Kehadiran personel kepolisian di lapangan merupakan bentuk komitmen Polres Langkat dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta menekan potensi gangguan ketertiban umum akibat penggunaan knalpot brong.

Selain melaksanakan patroli dan pengaturan arus lalu lintas, personel juga melakukan tindakan preemtif, preventif dan represif terhadap pengendara roda dua yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

Upaya tersebut dilakukan guna menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Langkat.

Dari hasil kegiatan, petugas berhasil mengamankan sebanyak 19 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong sebagai barang bukti pelanggaran lalu lintas.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, melalui Kasi Humas AKP Jackson Situmorang menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin serta penegakan hukum terhadap berbagai pelanggaran yang meresahkan masyarakat, termasuk penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Polres Langkat akan terus melakukan patroli, pengaturan lalu lintas dan penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegas Kapolres Langkat.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan segera melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan, balap liar maupun tindak kriminalitas melalui layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam dan bebas pulsa.

(Samuel)


Samosir , IBN - Pemerintah Kabupaten Samosir kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan ini sekaligus menjadi WTP yang ke-9 yang diterima langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T Gultom bersama Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon dari Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, S.E., M.Si., Ak., CA, CFrA, CFA (Aust), CSFA, ACPA, GRCP, GRCA, ERMAP Jumat 29 Mei 2026.

Diaula Auditorium Medan, dalam rangkaian agenda penyerahan LHP untuk seluruh pemerintah daerah se-Sumatera Utara.

Pada hari yang sama, selain Kabupaten Samosir ada empat belas daerah lain di Sumatera Utara juga menerima opini WTP yakni Kabupaten Karo, Asahan, Labuhanbatu Utara, Nias , Nias Selatan, Nias Utara, Mandailing Natal, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Pematang Siantar, Labuhanbatu Selatan dan Nias Utara.

Dalam sambutannya Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Paula Henry Simatupang menyampaikan, Apresiasi dan selamat kepada 14 Kabupaten yang telah menerima Opini WTP sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan. Paula menegaskan bahwa BPK telah menyelesaikan hasil pemeriksaannya pada Kabupaten Samosir, Pemeriksaan Laporan Keuangan bertujuan untuk memberikan opini, dimana opini BPK merupakan pernyataan profesional pemeriksa atas kewajaran penyajian laporan keuangan dengan berdasarkan adanya kesesuaian penyajian dengan SAP (Standar Akuntansi Pemerintahan), kecukupan pengungkapan termasuk efektivitas SPI (Sistem Pengendalian Intern) dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan ketentuan, BPK memberikan opini kepada Kabupaten Samosir adalah WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang merupakan WTP yang ke-9 (sembilan) kali berturut-turut.

Ucapan Apresiasi dan penghargaan juga disampaikan kepada Bupati Samosir Vandiko T Gultom beserta jajarannya atas kerja keras dan komitmen dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan oleh lembaga DPRD. "Pencapaian opini WTP ini akan menjadi cermin kinerja pengelolaan keuangan yang lebih baik serta tanggungjawab untuk terus memperbaiki kelemahan yang ditemukan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). Lembaga DPRD Samosir akan terus bersinergi dalam menjalankan fungsi pengawasannya guna memastikan bahwa rekomendasi BPK akan ditindaklanjuti secara optimal", ujar Nasip.

Semoga pencapaian ini dapat dipertahankan dan memacu semangat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik secara transparan dan akuntabel untuk pelayanan publik yang baik kepada masyarakat.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh jajaran perangkat daerah dan pihak terkait yang telah bekerja keras sehingga Opini WTP ini dapat diraih kembali. "Saya berpesan kepada seluruh perangkat daerah, kita jangan berpuas diri atas apa yang dicapai. Sebab, Opini WTP bukanlah tujuan akhir. Opini WTP merupakan standar minimal kualitas pengelolaan keuangan negara yang baik. Mari kita bekerja bersama untuk Samosir yang lebih baik," pungkasnya.

Turut hadir Sekda Marudut Tua Sintinjak, Asisten III Arnod Sitorus, Kadis Ketang, Pertanian dan Perikanan Tiur Gultom, Kaban BPKAD Melva Siboro, Sekwan Ricky Rumapea, Kadis Perhubungan Laspayer Sipayung, Plt. Kadis PU Rudimanto Limbong, Plt. Kepala Inspektorat Daerah Manthun Sinaga, Plt. Kadis PerkimTR Godfried Harianja.

( P Simbolon )


BINJAI, IBN - Komitmen terhadap pemberantasan kejahatan jalanan (BEGAL), Timsus Anti Begal Polres Binjai menyisir ke lokasi rawan terjadinya kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat, seperti aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) di wilayah hukum polres Binjai. Sabtu, (30/05/2026).

Saat Timsus Anti Begal melaksanakan patroli di jalan Trob Megawati, hari Rabu tanggal 20 Mei 2026 sekitar pukul 05.00 wib, melihat 2 (dua) orang pria dewasa yang sedang mendorong sebuah sepeda motor warna putih dengan menggunakan kenderaan miliknya (jenis honda vario) dalam keadaan laju kencang.

" Melihat kejadian sangat mencurigakan, saat itu juga Timsus langsung melakukan pengejaran serta memberikan peringatan untuk menghentikan kenderaannya akan tetapi tidak dihiraukan oleh kedua pria tersebut.

" Saat kedua pria itu mengetahui bahwa yang mengikuti dia merupakan petugas dengan spontan pengendara sepeda motor Vario warna putih BL 4197 FT (kenderaan yang didorong) langsung melompat keatas sepeda motor rekannya (tanpa nopol) kemudian tancap gas serta melarikan diri kearah Medan. Untuk sepeda motor BL 4197 FT di tingalkan di simpang Megawati Binjai, selanjutnya diamankan di polres Binjai, ucap Katimsus Begal IPDA Novriko Sijabat.

" Mengetahui sepeda motor tersebut berasal dari provinsi Aceh, kemudian Katimsus Begal IPDA Novriko Sijabat, komunikasi dengan polres Langsa Polda Aceh, sehingga diketahui pemilik sp.motor tersebut sudah melaporkan atas kehilangan sepeda motornya saat sedang parkir diteras rumah pada hari Rabu (20/5/26) pukul 12.20 wib ke polres Langsa Polda Aceh,

Tindakan selanjutnya, hari sabtu tanggal 30 Mei 2026 pukul 01.30 wib, sepeda motor BL 4197 FT, sudah diserahkan langsung kepada pemiliknya, saat penyerahan juga didampingi oleh Pamapta Polres Langsa IPDA Yongki Arisandi, S.H., ucap IPDA Novriko Sijabat, S.H.,

Kapolres Binjai, dibentuknya Timsus Anti Begal ini untuk memberikan rasa aman & kenyamanan warga masyarakat kota Binjai, juga menghimbau masyarakat untuk berperan antif membantu Kepolisian dengan menghungi layanan 110 coll center. Kami tetap berkomitmen untuk melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap aksi kejahatan di Wilkum Polres Binjai., tegas AKBP Mirzal.

(ZUL)


Tebing Tinggi, IBN - Di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Iman Irdian Saragih, Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi kembali mengukuhkan dedikasinya dalam tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan profesional. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Pemko Tebing Tinggi dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2018.

Predikat tertinggi atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang kepada Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih dan Ketua DPRD Tebing Tinggi Sakti Khadaffi Nasution dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Tahun 2025 se-Provinsi Sumatera Utara di Auditorium BPK Perwakilan Sumut, Medan, Jumat (29/5/2026).

Wali Kota Iman Irdian Saragih dalam sambutannya menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan dari sinergi dan integritas seluruh jajaran perangkat daerah. Ia menegaskan bahwa opini WTP merupakan standar minimal yang harus dijaga dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

"Prestasi ini harus menjadi motivasi agar ke depan kita semakin baik demi kemajuan pembangunan di Kota Tebing Tinggi. Jangan hanya dipertahankan, tetapi harus ditingkatkan,” tegas Wali Kota.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah kota serta stakeholder yang telah bekerja keras menjaga integritas pengelolaan keuangan daerah.

Pemerintah Kota Tebing Tinggi berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK secara tepat waktu dan tepat sasaran, serta meningkatkan sistem pengendalian internal agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.

“Walaupun mendapat opini WTP, bukan berarti pekerjaan sudah selesai. Masih banyak hal yang harus diperbaiki, termasuk tata kelola agar kesalahan berulang tidak terjadi lagi,” tambah Wali Kota.

Kepala BPK Perwakilan Sumut, Paula Henry Simatupang, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemko Tebing Tinggi dalam menyajikan laporan keuangan yang berkualitas dan atas kerjasama yang kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung. Paula Henry berharap koordinasi yang telah terjalin baik dapat terus dipertahankan guna mewujudkan kemandirian fiskal daerah yang transparan.

“Terima kasih atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan. Mari kita saling mendukung demi pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik,” pungkasnya.

Acara penyerahan LHP kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan sesi foto bersama para kepala daerah dan Ketua DPRD dari delapan kabupaten/kota penerima LHP atas LKPD Tahun 2025.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam acara penyerahan LHP tersebut, antara lain Sekdako Erwin Suheri Damanik, Inspektur Kota M. Fachri, Kepala BPKPD Sri Imbang Jaya Putra, Kadis Kominfo Ghazali Rahman, serta jajaran DPRD, Inspektorat, dan BPKPD Tebing Tinggi. (*)

JAKARTA, IBN - SEBAGAI momentum Hari Raya Iduladha 1447 H, PLN Indonesia Power Services (PLN IP Services) menyalurkan sebanyak 48 hewan kurban yang terdiri dari 43 sapi dan 5 kambing melalui unit-unit kerja di berbagai wilayah operasional PLN IP Services.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi, kepedulian sosial, dan gotong royong insan PLN IP Services kepada masyarakat di sekitar wilayah unit kerja PLN IP Services.

Penyaluran hewan kurban dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen PLN IP Services dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar. Momentum Iduladha juga menjadi pengingat bahwa setiap kebaikan yang dibagikan dapat menghadirkan manfaat, kebahagiaan, memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Melalui semangat Iduladha, PLN IP Services terus menumbuhkan nilai keikhlasan, solidaritas, dan kepedulian sosial di seluruh unit kerja. Semangat kebersamaan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan berbagi, tetapi juga melalui kontribusi nyata perusahaan dan insan PLN IP Services dalam menghadirkan energi yang andal bagi masyarakat.

Di tengah momentum Hari Raya Iduladha, para insan PLN IP Services tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab di berbagai unit pembangkit guna menjaga keandalan pasokan listrik nasional. Semangat gotong royong ini juga menjadi bagian dari komitmen insan PLN IP Services untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat merayakan Hari Raya dengan aman dan nyaman.

Direktur Utama PLN IP Services, Hari Cahyono menyampaikan bahwa Hari Raya Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dengan semangat berbagi kehidupan bermasyarakat maupun lingkungan kerja, Sabtu (30/5/2026)

“Iduladha mengajarkan arti kepedulian sosial, semangat berbagi, dan gotong royong dalam menghadirkan manfaat bagi sesama. Semangat tersebut terus dijaga oleh insan PLN IP Services, baik melalui kegiatan kurban maupun komitmen menjaga keandalan listrik agar masyarakat dapat merayakan Hari Raya dengan nyaman,” ucap Hari Cahyono.

Ia menambahkan bahwa semangat berkurban juga menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN IP Services untuk terus menumbuhkan nilai keikhlasan, kolaborasi, dan dedikasi dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

“Kami berharap momentum Iduladha ini dapat mempererat rasa kebersamaan dan kepedulian antarsesama. Tidak hanya berbagi melalui penyaluran hewan kurban, tetapi juga melalui dedikasi insan PLN IP Services yang tetap siaga menjaga keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat menikmati momen Hari Raya dengan aman dan nyaman,” tambah Hari Cahyono.

Melalui momentum Iduladha 1447 H, PLN IP Services berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di antara insan PLN IP Services dalam menghadirkan layanan terbaik bagi negeri. (JBR/66)

30 Mei 2026

Langkat, IBN - Di bawah kepemimpinan Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, Pemerintah Kabupaten Langkat kembali menorehkan prestasi di bidang pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2025.

Penyerahan laporan hasil pemeriksaan tersebut dilaksanakan pada Jumat (29/5/2026) di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Medan. Opini WTP diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumut, Paula Henry Simatupang, S.E., M.Si., Ak., CA, CFrA, CPA (Aust), CSFA, ACPA, GRCP, GRCA, ERMAP kepada Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH dan Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin-angin, S.E.

Turut mendampingi Bupati Langkat dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP, Kepala BPKAD Langkat Drs. M. Iskandarsyah, Plt Kepala Inspektorat Langkat Gumala Ulfa, ST, M.Si, Sekwan DPRD Langkat Drs. Basrah Pardomuan, Kadis Kominfo Langkat Wahyudiharto, S.STP, M.Si, serta Kabag Protokol Winanda Akbar, S.STP.

Opini WTP sendiri merupakan capaian tertinggi dalam audit laporan keuangan pemerintah daerah. Predikat tersebut menunjukkan bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar, akurat, transparan, serta sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Paula Henry Simatupang menyampaikan bahwa pemeriksaan dan penyerahan laporan keuangan daerah merupakan tugas konstitusional yang dilakukan setiap tahun oleh BPK.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Daerah yang terus belajar dan berbenah untuk pengelolaan keuangan sehingga lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Paula juga menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Karena tata kelola yang baik merupakan tujuan negara kita Indonesia. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Pemerintah Daerah yang mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian. Semoga ini bisa terus dipertahankan,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Menurutnya, opini WTP merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat dalam melakukan pembenahan tata kelola keuangan.

“Sudah lama saya tunggu-tunggu untuk mendapat opini tersebut dengan terus mendorong para OPD saya untuk berbenah dan memperbaiki,” ungkap Syah Afandin.

Meski berhasil meraih opini tertinggi dari BPK, Syah Afandin menegaskan agar seluruh perangkat daerah tidak cepat merasa puas diri. Ia meminta seluruh OPD terus meningkatkan disiplin, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Sumut atas opini WTP yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Langkat. Ini akan kami jadikan motivasi untuk terus berbuat yang lebih baik lagi dalam menyelenggarakan roda pemerintahan,” tegasnya.

Keberhasilan meraih opini WTP ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan H. Syah Afandin, SH dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat.

(Samuel)


Samosir , IBN - Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali menggelar event budaya Horja Bius Mangalat Horbo dengan ritual “PASAHAT HORBO LAE-LAE TU DOLOK PUSUK BUHIT” . Event kedua ini merupakan rangkaian kegiatan Horas Samosir Fiesta (HSF) 2026 yang diselenggarakan di Sosor Desa Aek Sipitudai, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kamis 29 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut mulai tanggal 28 hingga 29 Mei 2026 dilaksanakan dengan tujuan sebagai bentuk ungkapan syukur atas keberkahan hasil alam dan memohon perlindungan kepada Sang Pencipta.

Adapun acara tersebut diisi dengan berbagai rangkaian adat, di antaranya mangkarihiri (mengikat moncong kerbau dengan jalinan rotan), tortor massal marsiadapari (bentuk tarian tradisi gotong royong ) , mossak ( Salah Satu bentuk seni bela diri kuno suku batak) hingga acara malam senandung Bona Pasogit yang diisi dengan penampilan beberapa artis lokal.

Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir terus berkomitmen menggali dan melestarikan kekayaan budaya yang diwariskan nenek moyang Bangsa Batak.

“Kekayaan budaya jangan sampai redup. Kita harus terus menggalakkannya melalui atraksi budaya yang dapat dinikmati masyarakat Samosir maupun wisatawan yang berkunjung ke Samosir, seperti event ritus Horja Bius yang diisi dengan mengalahat horbo dan melibatkan Raja Bius pada Kenegerian Limbong dan Sagala,” ujar Ariston.

Ia berharap event budaya tersebut mampu membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Sianjur Mulamula melalui geliat sektor pariwisata dan UMKM produk lokal.

“Pergerakan wisatawan ke Samosir semakin hari semakin meningkat. Kesempatan baik ini harus kita manfaatkan. Mulailah menerapkan Poda Na Lima, yakni Paias Rohamu, Paias Pamatangmu, Paias Parabitonmu, Paias Bagasmu, dan Paias Alamanmu. Mari bersama membangun dan menyatukan pandangan ke depan dengan melestarikan kekayaan alam yang dikolaborasikan dengan adat istiadat,” tambahnya.

Mewakili Forkopimda, Anggota DPRD Samosir sekaligus Ketua Komisi III Jonny Sagala bersama Pantas Limbong menyampaikan dukungan penuh DPRD Samosir terhadap upaya Pemerintah Kabupaten dalam melestarikan budaya Batak.

“Setiap event budaya harus kita dukung dan sukseskan. Kita jadikan event ini sebagai budaya unggulan. Ke depan, kami akan mengupayakan anggaran untuk penataan lokasi agar menjadi lebih baik. Kami dari DPRD siap mendukung agar pariwisata di daerah Sianjur Mulamula semakin berkembang,” ungkap mereka.

Turut hadir Kadisbudpar Kabupaten Toba Rikardo Hutajulu dan yang mendampingi Wakil Bupati Samosir, Asisten II Hotraja Sitanggang, SAB, para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa Aek Sipitudai, Wakapolres Samosir Kompol. Briston Napitupulu, perwakilan Kejari Samosir, serta perwakilan hotel se-Kabupaten Samosir.

( P Simbolon )
Diberdayakan oleh Blogger.