17 September 2026





Nagan Raya | Indonesia Berkibar News
- Polres Nagan Raya menggelar acara pisah sambut Kapolres di Aula Mako Polres Nagan Raya, Komplek Perkantoran Suka Makmur, Kamis(17/09/ 2026).


AKBP Muhammad Taufiq, S.I.K., M.H. resmi menjabat sebagai Kapolres Nagan Raya menggantikan AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.


AKBP Muhammad Taufiq sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Aceh Tengah. Sedangkan AKBP Benny Bathara dipindahtugaskan sebagai Wakapolresta Banda Aceh.


Acara pisah sambut dihadiri Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang, unsur Forkopimda, para Kepala SKPK, Pejabat Utama Polres Nagan Raya, para Kapolsek jajaran, Ketua Bhayangkari Cabang Nagan Raya, dan tokoh masyarakat setempat.


Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an.


Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Benny Bathara menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak selama menjabat.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang, Forkopimda, tokoh masyarakat dan insan pers atas kerja sama yang baik selama ini. Mohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas terdapat kekurangan," ujar AKBP Benny Bathara.


Ia juga menitipkan Polres Nagan Raya kepada pejabat baru. "Saya yakin di bawah kepemimpinan AKBP Muhammad Taufiq, Polres Nagan Raya akan semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.


Sementara itu, Kapolres baru AKBP Muhammad Taufiq menyampaikan komitmennya melanjutkan program yang telah berjalan.


"Saya mohon dukungan, bimbingan dan kerja sama dari Bapak Wakil Bupati, Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat. Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban serta meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat," ujar AKBP Muhammad Taufiq.


Ia menegaskan akan mengedepankan pelayanan yang humanis dan profesional.


Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang dalam sambutannya mengapresiasi kinerja AKBP Benny Bathara dan menyambut baik kehadiran Kapolres baru.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Nagan Raya kami mengucapkan terima kasih kepada AKBP Benny Bathara atas pengabdian selama ini. Selamat datang dan selamat bertugas kepada AKBP Muhammad Taufiq. Mari kita perkuat sinergitas untuk mewujudkan Nagan Raya yang aman dan kondusif," katanya.


Untuk diketahui, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata antara Kapolres baru dan Kapolres lama, diakhiri foto bersama dan ramah tamah. (M. Has)


Ket Foto: Pisah sambut Kapolres Nagan Raya dari AKBP Benny Bathara kepada AKBP Muhammad Taufiq di Aula Mapolres Nagan Raya, Kamis (17/09/2026). Foto Dokumentasi M. Hasanddin.

16 September 2026




Tapsel |Indonesia Berkibar News
- Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), M. Frananda, S.E., M.M terkesan mengelak atau merespon 'dingin' terkait surat klarifikasi yang diajukan Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Waktu Indonesia Bergerak (DPC WIB) Kabupaten Tapsel tertanggal, 27 Agustus 2026 lalu.


"Tanggapannya dingin, dia (Kepala BPKPAD Tapsel) mau pergi ke luar kota," ucap salah satu Staf di BPKPAD kepada WIB melalui pesan WhatsApp nya, Selasa (15/09/2026).


Surat klarifikasi tertulis tersebut dikirimkan guna mempertanyakan transparansi Penggunaan Anggaran Transfer Ke Daerah (TKD) Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun Anggaran 2026. 


Berdasarkan data yang dihimpun, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebelumnya telah mengucurkan anggaran kebutuhan tambahan TKD ke Kabupaten Tapsel TA 2026 sebesar Rp256.109.116 pada 21 Juni 2026.


Koordinator Wilayah Perkumpulan WIB Tabagsel, Rahmad Parlindungan Nasution, menyayangkan belum adanya jawaban resmi dari pihak BPKPAD. 


Menurutnya, respons yang cepat sangat diperlukan demi menjaga asas transparansi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).


"Kami melayangkan surat klarifikasi ini dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Tujuannya adalah demi keterbukaan informasi dan agar publik mendapatkan pemberitaan yang berimbang. Kami berharap Dinas terkait tidak menunda jawaban," ujar Rahmad kepada awak media di Padangsidimpuan, Rabu (16/09/2026).


Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah satu Staf di kantor BPKPAD Tapsel pada Selasa (15/09/2026), surat klarifikasi dari DPC WIB tersebut sebenarnya telah didisposisikan oleh Kepala Badan kepada Plt. Sekretaris BPKPAD. 


Namun, proses tindak lanjut disebut masih berjalan karena Pejabat terkait baru saja mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt).


Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi langsung kepada Kepala BPKPAD Tapsel, M. Frananda, masih terus dilakukan oleh pihak Redaksi. Redaksi tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak BPKPAD Tapsel untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi resmi agar informasi yang tersaji di tengah Masyarakat berimbang dan akurat. (Marwan)



Samosir | Indonesia Berkibar News  - Unit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polres Samosir mengamankan empat orang laki-laki dewasa yang diduga terlibat tindak pidana pemerasan terhadap perangkat desa di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Keempat pria tersebut masing-masing berinisial AP (53 tahun) warga Kabupaten Simalungun yang berprofesi sebagai wiraswasta, PMS (60 tahun) warga Kota Pematangsiantar yang berprofesi sebagai wartawan,  AA (43 tahun) warga Kabupaten Simalungun yang berprofesi sebagai wiraswasta, serta ZK (48 tahun) warga Kota Pematangsiantar yang berprofesi sebagai wiraswasta. Keempatnya diamankan pada Rabu (16/09/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di Polsek Simanindo. 

Dari penanganan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp600 ribu dan Satu Unit kendaraan Roda Empat Toyota Calya Warna Silver dengan Plat Nomor Polisi Yang Terpasang pada Mobil Tersbeut yakni BK 1805 WZ

Dugaan tindak pidana tersebut diketahui terjadi pada Rabu sekitar pukul 11.00 WIB di wilayah Kecamatan Simanindo. Dalam kejadian tersebut, pihak yang keberatan disebut mengalami kerugian uang sebesar Rp600.000 (enam ratus ribu rupiah).

Perkara tersebut saat ini masih dalam tahap pemeriksaan terhadap pelapor, saksi-saksi maupun keempat orang yang diamankan untuk mendalami dugaan tindak pidana yang terjadi.

Penanganan perkara dilakukan Unit Pidum Sat Reskrim Polres Samosir di bawah koordinasi Kasat Reskrim IPTU Antonius Hutahaean, S.H., M.H., Kanit Pidum IPDA Widodo Kaban, S.H., serta Katimsus AIPTU Rudi S bersama personel Timsus Sat Reskrim Polres Samosir.

Plt Kasi Humas Polres Samosir BrigPol Gunawan Situmorang menjelaskan, pengamanan tersebut berawal ketika Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Samosir mendapat perintah daei Kapolres Samosir untuk melakukan pengecekan ke wilayah Kecamatan Simanindo terkait adanya informasi dugaan tindak pidana pemerasan yang diduga melibatkan oknum wartawan.

“Setelah melakukan penyelidikan di lokasi, tim opsnal menemukan empat orang laki-laki dewasa sedang meminta uang kepada perangkat desa. Selanjutnya, tim mengamankan keempat orang tersebut dan membawa perangkat desa yang keberatan beserta barang bukti uang tunai Rp.600.000,-  ke Polres Samosir untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Gunawan.

Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan awal, dugaan peristiwa tersebut berkaitan dengan pungutan liar.“Motif dari kejadian tersebut adalah pemungutan liar,” katanya.

Gunawan menambahkan, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap informasi yang disampaikan para terduga pelaku.

“Untuk sementara, informasi yang disampaikan para terduga pelaku bahwa dugaan pemerasan telah mereka lakukan di beberapa desa dan sekolah negeri di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, yang telah menghasilkan jutaan rupiah,” ungkapnya.

Modus yang diduga dilakukan, lanjut Gunawan, yakni dengan menanyakan perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta memberikan tekanan kepada perangkat desa.

“Saat ini Unit Pidum Sat Reskrim Polres Samosir sedang melaksanakan pemeriksaan terhadap pelapor, saksi-saksi dan para terduga pelaku. Seluruh keterangan tersebut masih didalami penyidik untuk mengungkap secara jelas rangkaian peristiwa dan dugaan tindak pidana yang terjadi,” pungkasnya.

Polres Samosir menegaskan proses hukum terhadap perkara tersebut masih berjalan. Status dan pertanggungjawaban hukum masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan serta alat bukti yang diperoleh penyidik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.( P Simbolon )




 




Binjai | Indonesia Berkibar  News - Satreskrim Polres Binjai berhasil mengamankan seorang pria berinisial MAG alias Arwan (20) yang diduga terlibat pencurian dengan pemberatan (Curat) di sebuah rumah milik korban CM (47) di Desa Selayang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.


Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (07/09/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan MAG alias Arwan.

 

di Pasar II, Desa Sapta Marga, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB dengan barang bukti berupa : 1 flash disc rekaman cctv, satu pasang sendal dan satu buah tang besi.


Dari hasil pemeriksaan, terduga pelaku mengakui telah mengambil 28 bungkus rokok berbagai jenis serta uang tunai Rp1 juta dari laci steling milik korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp3 juta.


Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti diamankan di RTP Polsek Selesai, Polres Binjai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," tegas Kasat AKP Hotdiatur A.W. Purba, S.Tr.K., S.I.K., M.H.,


Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda menegaskan komitmen Polres Binjai akan menindak setiap bentuk tindak pidana serta memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Kapolres.(Humasresbinjai/zul) 


 




Medan | Indonesia Berkibar News - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyalurkan anggaran Rp49,5 miliar lebih untuk Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumatera Utara melalui Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) sepanjang 2026. Program tersebut telah memberikan manfaat kepada 104.426 siswa di 293 SMA/SMK/SLB Negeri yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Sumut.


Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Terang Dewi Susanti Ujung mengatakan, pelaksanaan PUBG merupakan salah satu program PHTC Gubernur Sumut yang terus dikebut untuk memberikan akses pendidikan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.


“Progres pelaksanaan program PHTC bapak Gubernur Sumut yakni PUBG di tahun 2026 sudah menyalurkan anggaran sebesar Rp49.533.330.000 ke 10 kabupaten/kota di Sumut. Jumlah penerima manfaat program ini sebanyak 293 sekolah dan 104.426 siswa,” ujar Terang dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (16/09/2026).


Dijelaskan Terang, Program PUBG membebaskan biaya SPP siswa berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan pada SMA/SMK/SLB Negeri yang telah disahkan pada Juni 2026.


“Kemudian dikeluarkan SK Penetapan Gubernur sebagai tindak lanjut dari Pergub terkait besaran dana PUBG yang diterima 10 kabupaten/kota, terdiri dari 5 daerah di Kepulauan Nias dan 5 di daerah terdampak bencana,” jelas Terang.


Dinas Pendidikan Sumut telah melakukan sosialisasi kepada seluruh sekolah penerima manfaat dana PUBG pada tahun ajaran baru 2026. Pelaksanaan program tersebut akan berjalan efektif mulai Oktober 2026.


Selain penyaluran anggaran, Disdik Sumut juga melakukan pendampingan dalam penyusunan rencana kegiatan sekolah. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari proses penginputan, pencairan dana hingga pengawasan pelaksanaan program.


Program PUBG akan terus dilanjutkan hingga 2029 dengan cakupan penerima manfaat yang diperluas secara bertahap. Pada 2027, selain Kepulauan Nias dan lima daerah terdampak bencana, penerima manfaat akan ditambah di wilayah Pantai Barat. Selanjutnya, pada 2028 diperluas ke wilayah Pantai Timur dan pada 2029 mencakup daerah Dataran Tinggi.


“Dengan begitu diharapkan seluruh SMA/SMK/SLB Negeri di Sumut keseluruhannya sudah menerima dana PUBG yang diprogramkan bapak Gubernur,” kata Terang.


Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Disdik Sumut, M. Basir S. Hasibuan, menambahkan bahwa masyarakat penerima manfaat memberikan respons positif terhadap pelaksanaan program PUBG, khususnya masyarakat di Kepulauan Nias.


“Mereka sangat senang karena siswa tidak lagi dibebankan biaya tambahan, mereka murni tugasnya datang ke sekolah untuk belajar dan meningkatkan kompetensi,” kata Basir.


Menurut Basir, perhatian Pemprov Sumut terhadap sektor pendidikan juga diperkuat melalui intervensi perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang rusak, antara lain melalui rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan ruang kelas baru.


“Respon masyarakat sangat luar biasa, Insya Allah tahun 2029, cita-cita pendidikan gratis di Sumut akan terpenuhi melalui intervensi program PUBG ini,” kata Basir. (bundo)





Medan | Indonesia Berkibar News
-  Masalah genangan air dan banjir menjadi perhatian serius Pemko Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap.

Saat meninjau ke wilayah Kecamatan Medan Helvetia, Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap mendapati adanya drainase yang tersumbat dan belum terintegrasi dengan baik, Rabu (16/09/2026).

​Dalam peninjauan tersebut, ada beberapa lokasi vital yang ditemukan mengalami pendangkalan serta penyempitan saluran yang memutus konektivitas parit pemukiman menuju parit utama maupun aliran sungai. Meliputi Jalan Cempaka, Jalan Kalpataru, hingga kawasan padat Jalan Kapten Muslim khususnya di sekitar Mega Park dan Plaza Millenium. 

​Kondisi inilah yang dinilai Zakiyuddin Harahap menjadi biang kerok munculnya genangan air, bahkan saat hujan turun dengan intensitas sedang.

​"Insyaallah minggu depan langsung kita tindaklanjuti. Kita akan berkoordinasi dengan camat dan lurah untuk menyisir titik-titik mana saja yang paritnya tidak terhubung ke parit besar, atau ada bagian yang memutus aliran air," ujar Zakiyuddin Harahap di sela-sela peninjauan.

​Menurut Zakiyuddin Harahap, penataan infrastruktur tidak akan optimal tanpa konektivitas saluran yang baik. Sistem drainase yang terputus hanya akan menampung air tanpa menyalurkannya, sehingga memicu genangan lebih cepat.

​Tak hanya menuntut pembenahan teknis dari perangkat daerah, Zakiyuddin Harahap juga menegaskan pentingnya kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pembenahan drainase sehebat apa pun akan sia-sia jika parit masih dijadikan tempat pembuangan sampah.

​"Saya berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat lingkungan, khususnya parit di sekitar tempat tinggal. Jangan buang sampah sembarangan. Mari kita sama-sama jaga kebersihan agar Kota Medan bebas banjir," tegasnya.(bundo)

15 September 2026

 


Binjai | Indonesia Berkibar News - 
 Kapolres Binjai AKBP R. Bimo yang diwakili Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. Nasution, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Maulid Arba’in di Masjid As-Syakirin, Jalan Binjai Kuala, Dusun VI, Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Selasa (15/09/2026) malam. Kegiatan turut dihadiri Kapolsek Selesai AKP Bambang Nurmiono, S.H., M.H., sejumlah PJU Polres Binjai, serta sekitar 300 jamaah.


Kegiatan mengangkat tema “Memperingati Kisah Nabi Muhammad SAW” dengan tausiah oleh Habib Salim Al Haddad dan doa oleh Kyai Jalalaludin AT.-Tijani dari Bandung. Rangkaian acara meliputi pembukaan, pembacaan Al-Fatihah, sambutan Ketua BKM Masjid As-Syakirin Febrianto, sambutan Wakapolres Binjai, tausiah, pembacaan Maulid Qiyam dan shalawat Nabi oleh santri Pondok Pesantren Habib Ahmad Kota Binjai, doa dan penutup.


Dalam sambutannya, Wakapolres Binjai mengajak masyarakat menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, mengaktifkan kembali poskamling, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan keamanan. Ia juga mengimbau para orang tua untuk mengawasi anak-anak agar tidak terlibat kenakalan remaja, termasuk geng motor, serta mengajak masyarakat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.


Sementara itu, Habib Salim Al Haddad dalam tausiahnya mengajak jamaah mengenal sejarah dan perjalanan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan umat, mencintai Rasulullah SAW, mengagungkan Allah SWT, serta menjaga perilaku terhadap sesama dengan tidak menyakiti anak-anak. Kegiatan Maulid Arba’in ini merupakan pelaksanaan ke-30 di Masjid As-Syakirin dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan selama 40 hari di masjid-masjid wilayah Kota Binjai dan Kabupaten Langkat.


Kegiatan yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, remaja masjid, ibu-ibu perwiritan dan masyarakat Kecamatan Selesai tersebut berakhir pukul 22.30 WIB dalam keadaan aman dan terkendali. Rangkaian Maulid Arba’in selanjutnya dijadwalkan pada Rabu (16/9/2026) di Masjid Al-Hidayah, Kecamatan Binjai Selatan, dan Kamis (17/9/2026) di Masjid Al-Muttaqin, Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara.(Humas Polres Binjai/Zul)



Diberdayakan oleh Blogger.