4 September 2026

 


Binjai | Indonesia Berkibar News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. melaksanakan ibadah sholat Ju'mat berjemaah bersama elemen masyarakat di masjid raya kota binjai pada Jumat (04/09/2026). Kegiatan keagamaan ini dilakukan sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat sekaligus untuk mempererat jalinan silaturahmi antara aparat penegak hukum dan warga di Masjid Raya Kota Binjai Jalan Kh Wahid Hasyim Kecamatan Binjai Kota pada pukul 12.00 wib


Seusai menunaikan ibadah sholat Jumat, Kapolres Binjai didampingi  Pejabat Utama (PJU) Polres binjai meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan tokoh agama,alim , ulama dan warga sekitar. Kesempatan ini digunakan pihak kepolisian untuk mendengarkan langsung aspirasi, keluhan, maupun masukan terkait situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.


Kapolres Binjai menegaskan bahwa kegiatan Jumat ini merupakan program untuk memastikan kepolisian selalu dekat dengan masyarakat dan siap melayani masyarakat. Melalui interaksi tatap muka di rumah ibadah, Polri berkomitmen untuk membangun komunikasi yang inklusif demi menyerap informasi kamtibmas secara cepat dan akurat


Dalam pesan kamtibmasnya, Kapolres binjai mengajak seluruh jemaah untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, mengantisipasi peredaran narkoba, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Sinergitas yang kokoh antara ulama, tokoh masyarakat, dan kepolisian menjadi pilar utama dalam menciptakan situasi kota yang aman, sejuk, dan kondusif.(Humasresbinjai/torong)



 



Tapteng | Indonesia Berkibar News -
 Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan kerja untuk meninjau hunian tetap serta sejumlah infrastruktur di wilayah Tapanuli.


Kedatangan Wapres Gibran di Bandar Udara Dr Ferdinand Lumban Tobing, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), disambut langsung Gubernur Bobby Nasution bersama Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, Jumat (04/09/2026).


Usai penyambutan, Wapres Gibran bersama Gubernur Bobby Nasution langsung menuju sejumlah lokasi peninjauan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Kabupaten Tapanuli Selatan.


Di Tapteng, Wapres Gibran meninjau sejumlah sektor, mulai dari pendidikan hingga infrastruktur. Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni SMAN 1 Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.


Rangkaian peninjauan kemudian dilanjutkan ke sejumlah lokasi hunian tetap dan infrastruktur, di antaranya Hunian Tetap Kelurahan Aek Parombunan, Kota Sibolga, serta Sabo Dam di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.


Selanjutnya, Wapres Gibran bersama Gubernur Bobby Nasution meninjau Hunian Tetap Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Hunian Tetap Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.


Selain itu, keduanya juga meninjau Jembatan Garoga di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Hunian Tetap Asrama Haji Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah.(bundo)


3 September 2026


 


Taput | Indonesia Berkibar News
- Pelayanan Puskesmas Paniaran, Kabupaten Tapanuli Utara, dipertanyakan setelah Eduard Hutapea orang tua seorang anak berinisial HH (balita) mengaku kecewa tidak mendapat surat rujukan untuk pemeriksaan penunjang Rontgen maupun CT-Scan, meski anaknya mengalami benturan keras di bagian belakang kepala, Kamis (03/09/2026).

 

Eduard Hutapea, orang tua korban, membawa anaknya ke Puskesmas demi memastikan tidak ada cedera berbahaya. Meski pendaftaran rujukan lewat aplikasi Mobile JKN sudah diproses, surat rujukan justru ditolak. Kepala Puskesmas dr. Tiurma Sinaga menilai kondisi anak tidak layak untuk pemeriksaan tersebut, dan mengarahkan Eduard menemui dr. Basaria  Lumban Gaol bagian pengaduan RSUD Tarutung, pernyataan  kapus sepertinya mempersulit keluarga pasien ,dan Eduard pun membawa anaknya langsung ke RSUD Tarutung untuk pemeriksaan lebih lanjut dengan biaya sendiri serba keterbatasan dan setelah  dilayani mencoba konfirmasi dengan  dr.Basaria Lumban Gaol dan beliau tercengang heran kenapa kepada saya  harus minta penjelasan,seharusnya Kapus bisa mengedukasi keluarga pasien,apa diagnosa penyakitnya, menenangkan pasien, kenapa bapak capek kemari dari Tarutung ke Siborong-borong ungkapnya heran,memang saya benar dihubungi tapi komunikasi belum dapat saya tanggapi lalu ponselnya langsung mati.

 

Pemerhati Sosial Drs. Amon Sormin, MM  meminta Dinas Kesehatan Taput meninjau kasus ini. Menurutnya, rujukan harus berdasarkan kebutuhan medis dan kemampuan Faskes sesuai Permenkes No.16 Tahun 2024 serta UU No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jika tidak dirujuk, alasan medis harus dijelaskan secara transparan dan tercatat dalam rekam medis demi keselamatan pasien.

 Dengan waktu yang sama awak  Media konformasi dengan  Ketua Komisi C DPRD  Tapanuli Utara Mangoloi Pardede coba kalau ada keluhan biar bisa kami menanggapi mohon lampirkan surat kepada Ketua DPRD Taput biar ada gawe kita memanggil Kapus tersebut dengan disposisi Ketua DPRD. 

Hingga berita ini diturunkan, dr. Tiurma Sinaga belum memberikan tanggapan.(Saulus LG)

  


Tapteng| Indonesia Berkibar News
- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan Jembatan Armco Kombinasi Bailey di Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Kehadiran jembatan tersebut diharapkan semakin memperlancar akses masyarakat dan mendukung aktivitas warga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah.


Peresmian jembatan tersebut dilakukan Bobby, Kamis (03/09/2026). Jembatan Bailey Parjalihotan dibangun personel TNI bersama masyarakat dan menjadi salah satu dari 13 jembatan yang dibangun melalui kolaborasi TNI dan masyarakat sebagai bagian dari upaya penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah Sumut.


Jembatan Bailey Parjalihotan menghubungkan Dusun 6 dan Dusun 7 Desa Parjalihotan. Bobby mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan memantau kondisi jembatan agar dapat terus digunakan dengan baik.


“Saya minta setiap dua bulan atau tiga bulan kita cek jembatannya kalau kalau masih ada kekurangan boleh kita bantu penguatannya," kata Bobby.


Bobby mengapresiasi TNI yang telah berkolaborasi dengan masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat.


"Mudah-mudahan dapat membantu akses bapak ibu semua untuk anak-anak sekolah,” kata Bobby.


Bobby mengatakan, pembangunan Jembatan Bailey tersebut merupakan salah satu upaya penanganan bencana yang terjadi di Tapteng dan sejumlah wilayah Sumut. Penanganan dampak bencana di Sumut, menurutnya, akan terus dilakukan hingga 2028.


"Penanganan bencana akan dilakukan sampai dengan 2028, misalnya ada jalan yang rusak nanti kita bangun,” kata Bobby.


Selain meresmikan jembatan, Bobby juga berdialog langsung dengan masyarakat. Dalam dialog tersebut, Bobby menyampaikan rencana pemberian modal usaha bagi masyarakat melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan Bank Sumut.


“Minggu depan, Pemprov Sumut dan Bank Sumut bisa memberikan modal usaha untuk ibu-ibu, nanti kita kasih modalnya, nanti kita kasih untuk 50 orang pertama, selanjutnya kalau usahanya bagus kita kasih lagi tambahan modalnya," ucap Bobby.


Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang warga Parjalihotan, Idasari, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat di desanya.


"Terima kasih pak Gubernur atas perhatiannya, semoga kami terus diberi perhatian seperti ini,” kata Ida.


Turut hadir mendampingi Gubernur, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Kepala Dinas PUPR Sumut Chandra Dalimunthe, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, dan Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air Sumut Gibson Panjaitan.(bundo)



Padangsidimpuan | Indonesia Berkibar News
- Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Padangsidimpuan yang dilaksanakan di Medan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) kembali di demo oleh Aliansi Masyarakat Bersatu (AMB).


Aksi unjuk rasa yang dikawal oleh aparat Polres dan Satpol PP Padangsidimpuan itu berlangsung di depan Gedung DPRD setempat, Kamis (03/09/2026) siang. Orator aksi Jul Hadi Lubis dalam orasinya mengatakan setelah melihat, mencermati dan mempelajari berbagai regulasi terkait DPRD dan Alat Kelengkapannya  terkhusus Bapemperda, AMB menemukan berbagai kejanggalan. 


Bahkan, ujar Hadi, ada kegiatan yang telah dilaksanakan terindikasi sudah mengarah kepada perbuatan melanggar hukum. Seperti pelaksanaan pembahasan empat Ranperda yang dilaksanakan di Hotel Antares Kota Medan.



"Sebagai bagian dari Masyarakat yang tergabung dalam AMB benar-benar sangat kecewa dengan sikap dan tindakan Ketua DPRD, Ketua dan anggota Bapemperda  yang terkesan koruptif dan ingin berfoya-foya, Padahal, saat ini kondisi ekonomi Masyarakat dan keuangan Daerah sedang sulit," ujar Hadi dengan pengeras suara.


Dalam pernyataan sikap AMB, mereka menyatakan mengecam tindakan Ketua DPRD yang telah memberikan izin dan menyetujui usulan Bapemperda dalam melaksanakan pembahasan  Ranperda di Hotel Antares Kota Medan.


Meminta Ketua DPRD dan Ketua serta anggota Bapemperda  menjelaskan dasar hukum yang memperbolehkan pembahasan Ranperda di luar Daerah dan Meminta mereka  memberikan penjelasan mengapa harus melaksanakan pembahasan Ranperda di Kota Medan.



Kemudian, menolak keras penggunaan  APBD yang notabene merupakan uang rakyat untuk membayar semua biaya anggota DPRD dan seluruh pimpinan dan perwakilan OPD yang mengikuti pembahasan Ranperda di Kota Medan.



Meminta Pimpinan DPRD dan Ketua serta anggota Bapemperda  agar bersikap terbuka dan transparan serta melibatkan partisipasi publik dalam pembahasan semua Ranperda  terutama yang menyangkut hajat hidup masyarakat. Mereka juga meminta agar melakukan pembahasan ulang ke empat Ranperda yang diusulkan  untuk memastikan  Ranperda yang akan ditetapkan/disahkan menjadi Perda,  benar - benar sudah melalui proses dan mekanisme sesuai regulasi. 



Poin terakhir tuntutan AMB yakni  meminta DPRD menunjukkan naskah kajian akademik serta lembaga apa atau siapa yang menyusun atau membuat naskah akademik tersebut, dengan harapan agar Ranperda yang akan ditetapkan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat dan bukan berpihak kepada penguasa dan pengusaha.



Aksi unjuk rasa yang berlangsung damai itu berakhir setelah orator menyampaikan  jika, Ketua DPRD, Ketua dan anggota Bapemperda  tidak mengindahkan tuntutan tersebut, AMB akan kembali melakukan aksi yang sama dengan jumlah massa yang lebih banyak.(marwan)

 



Medan | Indonesia Berkibar News - Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hj. Sri Rezeki, A.Md., mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera menetapkan status siaga di seluruh lini instansi. Langkah ini dinilai mendesak guna mengantisipasi ancaman banjir akibat cuaca ekstrem serta dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung yang berpotensi masuk ke wilayah ibu kota Provinsi Sumatra Utara tersebut.


Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan bahwa infrastruktur penanganan banjir dan program normalisasi drainase harus dioptimalkan secara maksimal. Hal ini berkaca pada tingginya intensitas hujan terus-menerus yang melanda Kota Medan belakangan ini. 


"Kita harus belajar dari musibah masa lalu yang nyaris menenggelamkan separuh wilayah Kota Medan. Kami meminta Pemko Medan memperkuat manajemen risiko bencana dan mempercepat pemetaan serta penanggulangan titik rawan banjir hingga ancaman pohon tumbang demi menjamin keselamatan warga," tegas Sri Rezeki, Kamis (03/09/2026).


Ia juga berharap anggaran besar yang dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur dan drainase dapat memberikan dampak yang nyata di lapangan. Menurutnya, kesiapan sistem saluran air merupakan benteng utama dalam melindungi masyarakat dari ancaman banjir musiman.


"Anggaran perbaikan infrastruktur dan perbaikan drainase diharapkan berdampak nyata bagi masyarakat sebagai benteng utama untuk mencegah banjir. Jangan sampai terulang kembali musibah banjir besar yang terjadi di kota ini," ujar legislator Dapil IV ini. 


Selain persoalan banjir, Sri juga menaruh perhatian serius terhadap dampak erupsi Gunung Sinabung. Meski jarak geografis cukup jauh, paparan polutan abu vulkanik dinilai tetap mengancam kesehatan warga Medan. 


Oleh karena itu, ia meminta Dinas Kesehatan Kota Medan dan instansi terkait untuk bersiaga penuh mengantisipasi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).


Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga imunitas tubuh di tengah cuaca ekstrem yang fluktuatif, di mana perubahan cuaca dari panas terik pada siang hari dapat berubah menjadi hujan lebat pada sore atau malam hari.


"Kami meminta masyarakat untuk menggunakan masker saat berada di luar ruangan sebagai langkah perlindungan. Khusus untuk kelompok rentan seperti usia lanjut dan anak-anak, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah jika kondisi udara memburuk," pungkasnya. (bundo)

 


Medan | Indonesia Berkibar  News
-  Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mendorong Garuda Indonesia membuka kembali penerbangan langsung dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Bandara Binaka, Gunungsitoli, Nias. Pembukaan kembali rute tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta membuka peluang investasi di Kepulauan Nias.


Hal tersebut disampaikan Surya saat menerima kunjungan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro beserta jajaran di ruang kerjanya, Lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Kamis (03/09/2026).


Surya mengatakan, akses transportasi udara menjadi salah satu indikator penting dalam mendorong perkembangan suatu daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut ingin memastikan daerah-daerah yang masih tertinggal mendapatkan konektivitas yang lebih baik.


“Kalau bisa ada penerbangan Kualanamu-Nias. Kita ingin mengangkat daerah-daerah yang masih tertinggal. Salah satu indikatornya adalah bertambahnya penerbangan ke daerah tersebut,” kata Surya.


Menurutnya, Kepulauan Nias masih menghadapi sejumlah persoalan pembangunan, termasuk kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Pemprov Sumut menargetkan persoalan tersebut dapat ditekan melalui pembangunan yang lebih fokus dan merata.


“Kita ingin pembangunan difokuskan ke daerah-daerah yang membutuhkan. Harapannya pada 2027-2028 di Sumatera Utara tidak ada lagi daerah yang tertinggal,” ujarnya.


Surya menilai keberadaan penerbangan langsung Kualanamu–Nias tidak hanya akan mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan dan menarik minat investor. Konektivitas udara yang semakin baik diyakini akan membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi daerah-daerah di Sumut.


“Penambahan rute dari Medan ke daerah-daerah di Indonesia akan berdampak pada investasi. Sumut akan semakin banyak memiliki peluang investasi di luar Jawa,” katanya.


Selain pembukaan kembali rute penerbangan, Surya juga meminta Garuda Indonesia turut membantu mempromosikan potensi Sumatera Utara melalui layanan penerbangan. Menurutnya, kekayaan kuliner dan seni budaya daerah masih dapat lebih maksimal diperkenalkan kepada para penumpang.


Surya mencontohkan, saat melakukan perjalanan menggunakan pesawat dari Medan menuju Jakarta maupun Bali, penumpang dapat menemukan unsur budaya daerah lain melalui musik dan sajian makanan. Hal serupa diharapkan dapat dilakukan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sumatera Utara kepada masyarakat yang lebih luas.


“Kita ingin musik Batak dan musik khas daerah Sumatera Utara bisa lebih diperkenalkan. Begitu juga makanan daerah. Ini bisa menjadi bagian dari promosi produk daerah,” ujarnya.


Surya berharap kerja sama antara Pemprov Sumut dan Garuda Indonesia dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan konektivitas dan mempermudah mobilitas pemerintah daerah dalam menjalankan tugas ke berbagai wilayah.


Sementara itu, Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro menyambut positif berbagai masukan yang disampaikan Pemprov Sumut. Garuda Indonesia, katanya, siap mendukung pengembangan konektivitas penerbangan dari Sumatera Utara.


Saat ini, Garuda Indonesia melayani tujuh penerbangan dari Medan. Sementara itu, Citilink juga melayani sejumlah rute dari Medan menuju berbagai daerah.


Namun, keterbatasan armada masih menjadi salah satu kendala dalam memperluas jaringan penerbangan. Dari sekitar 140 pesawat yang dimiliki Garuda Indonesia, sebagian armada masih menjalani perawatan dan perbaikan.


“Masukan-masukan yang disampaikan menjadi bahan bagi kami. Bersama tim, kami akan mencari solusi untuk pengembangan rute dan konektivitas dari Medan,” ujarnya.


Turut mendampingi Wagub Sumut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Sumut Nubaiti Harahap, Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut Rochani Litiloly, serta Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut Dedi Arian Rizki Siregar.


Hadir pula Strategic Management Office Expert for JKTDU Makiyah Rachmawati, General Manager Garuda Indonesia Medan Bobby Pratama Saragih, serta jajaran Garuda Indonesia Medan.(bundo)

Diberdayakan oleh Blogger.