8 Juni 2026

Padang Lawas, IBN - Dalam rangka memperkuat sinergitas antar aparat penegak hukum serta mengimplementasikan ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Padang Lawas (Satreskrim Polres Palas) melaksanakan kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi bersama Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Jaksa Penuntut Umum (JPU), bertempat di Ruang Command Center Polres Palas, Selasa (26/05/2026). Pukul 10.00 wib hingga selesai.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakapolres Palas, Kompol Sugianto, S.Pd., dan dihadiri oleh Kasat Reskrim Polres Palas AKP Irwansyah Sitorus, S.H., M.H., Para Kanit dan anggota Sat Reskrim Polres Palas, Plh. Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Palas, Ahmad Sadikin Daulay, SH, Kasat Pol PP Kabupaten Palas Agus Saleh Daulay, Plh. Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Palas MHD Khaidir, Kasi Opsdal Dishub Kabupaten Palas Fadli Ilhami, Kabid Perdagangan Kabupaten Palas Masdalena Harahap, dan PPNS Kabupaten Palas.

Dalam sambutannya, Wakapolres Palas menyampaikan pentingnya membangun koordinasi yang efektif antara penyidik Polri, PPNS, dan Kejaksaan guna mewujudkan proses penegakan hukum yang profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan KUHAP terbaru.

“Kegiatan ini diikuti oleh PPNS dari berbagai instansi, antara lain Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kominfo, Dinas Kesehatan, Manggala Agni, Dinas Ketenagakerjaan, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan. Seluruh peserta menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi inisiatif Sat Reskrim Polres Palas yang telah memfasilitasi forum koordinasi dan silaturahmi antar PPNS”. Katanya.

Selanjutnya, Kasat Reskrim Polres Palas AKP Irwansyah Sitorus, S.H., M.H. memaparkan berbagai ketentuan baru yang mengatur tugas, fungsi, dan kewenangan PPNS dalam pelaksanaan penyidikan tindak pidana sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP. Materi tersebut disampaikan sebagai upaya menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman seluruh peserta terhadap mekanisme penanganan perkara pidana yang melibatkan PPNS.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antar instansi sehingga dapat mendukung efektivitas pelaksanaan tugas penyidikan di lapangan serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat”. Ujar Kasat Reskrim Polres Palas.

Pada sesi berikutnya, dari Plh. Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Palas, Ahmad Sadikin Daulay, SH., memberikan paparan terkait koordinasi teknis antara penyidik, PPNS, dan Jaksa Penuntut Umum dalam proses penanganan perkara pidana, mulai dari tahap penyidikan hingga pelimpahan berkas perkara.

Wakapolres Palas, Kompol Sugianto, S.Pd. kepada awak media Rabu (03/06/2026) lebih lanjut mengatakan, Untuk jumlah PPNS yang ada di wilayah hukum Polres Palas sebanyak 1 PPNS, yang terdiri dari 1 (satu) orang dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Polres Palas dalam meningkatkan koordinasi dan kapasitas PPNS melalui kegiatan sosialisasi implementasi KUHAP 2025. Kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergitas antar aparat penegak hukum guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, modern, dan berkeadilan”. Pungkas Wakapolres.

Polres Palas, turut mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen Polri dalam membangun kolaborasi yang kuat dengan seluruh stakeholder penegak hukum di wilayah Kabupaten Palas. Dan Selama pelaksanaan berlangsung, situasi aman dan kondusif.

(Zul)


Padang Lawas, IBN - Operasi Antik (Anti Narkotika) Toba 2026 yang digelar Polda Sumatera Utara dan jajaran resmi berakhir pada 2 Juni 2026 setelah berlangsung selama 21 hari. Operasi ini difokuskan pada penindakan dan pemberantasan jaringan peredaran gelap narkotika di seluruh wilayah Sumatra Utara

Kepolisian Resor Padang Lawas (Polres Palas) menggelar press release pengungkapan kasus narkotika hasil Operasi Antik 2026 yang berlangsung selama 21 hari, mulai 13 Mei hingga 02 Juni 2026.

Press release tersebut dipimpin langsung Kapolres Palas, AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., Yang Diwakilkan Wakapolres Palas, Kompol Sugianto, S.Pd didampingi Kabag Ops Polres Palas, AKP Aman Putra B, SH, Kasat Narkoba Polres Palas AKP Muhammad Taufik Siregar serta pejabat utama dan Personil Polres Palas, Rabu (03/06/2026) di Mapolres Palas.

Wakapolres Palas, Kompol Sugianto, S.Pd dalam keterangan Press Release menyampaikan Data ungkap kasus barang bukti dan tersangka yang ditangkap selama Operasi Antik Toba 2026 (selama 21 (dua puluh satu) hari mulai tanggal 13 Mei sampai dengan 02 Juni 2026 yakni.,

1. Jumlah Laporan Polisi: 12 LP dengan 13 tersangka dengan rincian tersangka pelaku sebagai berikut:

a. 11 Tersangka berperan sebagai bandar dan pengedar dan telah diproses hukum sampai ke Jaksa Penuntut Umum/Pengadilan

b. 2 Tersangka berperan sebagai pengguna/pemakai dan telah direhabilitasi

c. Jumlah Barang bukti yang disita

Narkotika jenis sabu-sabu : 58 gram, Narkotika jenis ganja : 440,64 gram., Extasi : 3 butir, Sepeda Motor : 4 Unit, Uang Rp2.329.000,- (dua juta tiga ratus dua puluh sembilan ribu rupiah), dan Handpone : 10 (sepuluh) unit.

Untuk Target Operasi Orang. (TO ORANG) sebanyak tiga orang yakn dengan Inisial, SS, MRH alias Fai dan ASL.

UntukTarget Operasi Tempat (TO TEMPAT) sebanyak 4 orang yakni MDH di (Lingkungan IV Kel. Pasar Sibuhuan Kecamatan Barumun Kabupaten Palas) (Rehab), IATA alias Baim di (Desa Sipagabu, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Palas), PN di (Desa Mananti Sosa Jae, Kecamatan Huta Raja Tinggi, Kabupaten Palas) dan AH di (Desa Hurung Jilok, Kecamatan Sosa Julu, Kabupaten Palas.

Sedangkan untuk NON TO sebanyak orang dengan inisial, IT alias Dev, ASN (REHAB), RHH, PP, ASD, dan HMN.

Selain tersangka diatas, lanjut Kompol Sugianto, dalam operasi antik toba 2026 polres palas melaksanakan Grebek Sarang Narkoba (GSN) Ops Antik degan hasil sebanyak 16 orang yaitu AFH, MD, ASD, SS, DAH, ASN, MYN, MH, FAN, NH, PAH, RH, EBS, AHM, AMN, dan SD.

Para Pengguna yang ditangkap tersebut di tempakan di Yayasan Medan Plus Kotang Pinang selama 3 (tiga) sampai dengan 6 (enam) bulan.

“Total keseluruhan penangkapan selama operasi antik toba 2026 selama 21 (dua puluh satu) hari mulai tanggal 13 Mei 2026 s/d 02 Juni 2026 sebanyak 29 orang. Lanjut JPU sebanyak 11 orang dan Rehab sebanyak 18 orang” Tandas Wakapolres Palas Kompol Sugianto, S.Pd.

Kabag Ops Polres Palas, AKP Aman Putra B, SH dalam penyampaian nya mengatakan, Bahwa Satuan Reserse Narkoba Polres Padang Lawas (Satresnarkoba Polres Palas) merupakan salah satu satuan kerja di Polres Palas yang merupakan satuan kerja pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolres. Satresnarko mempunyai tugas pokok melaksanakan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya berikut prekusornya serta melakukan pembinaan dan penyuluhan dalam rangka pencegahan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika.

Dalam melaksanakan tugas pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Palas, Kapolres Palas beserta jajarannya berkomitmen dan konsisten melakukan upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika dengan melakukan penangkapan terhadap para pelaku Tindak pidana narkotika mulai dari Bandar, Kurir, pengedar maupun pengguna.

“Sedangkan upaya pencegahan yang dilakukan adalah dengan cara memberikan sosialisasi dan penyuluhan terhadap masyarakat Palas tentang bahaya Narkoba”. Ujar AKP Aman Putra B, SH, selaku Kabag Ops Polres Palas.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Palas AKP Muhammad Taufik Siregar lebih lanjut menjelaskan, Satresnarkoba Polres Palas bersama Polsek jajaran berhasil mengungkap kasus narkotika selama Operasi Antik 2026 berlangsung seperti tersebut diatas.

“Selama pelaksanaan Operasi Antik 2026 dari 13 Mei sampai 02 Juni 2026, jajaran Polres Palas berhasil mengungkap sebanyak 12 kasus narkotika,” ujarnya.

Dalam operasi antik toba 2026 tersebut, Adapun data ungkap kasus Narkotika 12 LP yakni,

Identitas Tersangka 1. DH, (25), berstatus belum bekerja, warga desa Sangking, Kecamatan Lubuk Barunun, dengan TKP di Lingkungan IV, Kel Pasar Sibahuan Kecamatan Batunun, Kabupaten Palas, Tepatnya depan warung kopi milik masyarakat setempat. dengan barang bukti 1 (Satu) Batang rokok yang diduga berisikan narkotika Janis Ganja dengan berat bruto 0.80 (nol koma delapan nol) gram dan berat netto 0.56 (nol koma lima enam) gram dan 1 unit handphone android merk VIVO warna hijau dengan nomor 0852 6232 XXXX.

2. IT alias Dev, (30), berstatus belum bekerja, warga desa Suro Dingin, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Palas, ditangkap di TKP desa Suro Dingin, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Palas, tepatnya dirumah orang tua tersangka IT. Dengan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus nasi berisikan narkotika jenis ganja dengan berat brutto 3,64 gram., 1 (satu) bungkus nasi berisikan narkotika jenis ganja dengan berat brutto 2,42 gram., 1 (satu) bungkus kertas tiktak., 1 (satu) unit hp android., uang tunai Rp.200.000,-.

3. IAFS, (22), berstatus Belum Bekerja, Desa Tebing tinggi. Kecamatan Aek nabara Barumun, Kabupaten Palas. Ditangkap di TKP Desa Sipagabu, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Palas, dengan barang bukti berupa 4 (empat) Plastik klip kecil berisikan narkotika jenis sabu dengan berat brutto 0,87gram., 1 (satu) Alat hisap sabu.

4. ASN, (35), Berstatus Belum Bekerja, Lingkungan 2 Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas, ditangkap di Lingkungan 2 Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas tepatnya di warung kopi milik masyarakat dengan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus kertas nasi berisikan narkotika jenis ganja dengan berat brutto 3,22 gram., 1 (satu) bungkus kertas tiktak., 1 (satu) bungkus rokok luffman., 1 (satu) hp android., uang tunai Rp.128.000,-.

1 (satu) unit sepeda motor Beat warna hitam tanpa Nopol.

5. SS, (45), bekerja sebagai Wiraswasta, Desa Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa, Kabupaten Palas ditangkap di TKP Desa Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa, Kabupaten Palas. Dengan barang bukti berupa 1 (satu) paket plastik klip berisikan narkotika dengan berat brutto 2 gr (dua gram), 1 (satu) bal plastik klip kosong., 2 (dua) buah sendok sabu terbuat dari pipet., 1 (satu) unit hp android., uang tunai Rp.355.000,-. (tiga ratus lima puluh lima ribu rupiah).

6. PN, (33), Wiraswasta, Desa Mananti Sosa Jae, Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Palas ditangkap di TKP Seputaran Pertamina (SPBU) Desa Aliaga Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Palas dan barang bukti 1 (satu) bungkus Plastik klip diduga berisi narkotika jenis shabu, 1 (satu) buah handphone merk Realmi warna biru, 1 (satu) buah Handphone merk Nubia warna Hitam, Uang tunai sebesar Rp.100.000.-(seratus ribu rupiah),

1 (satu) Unit Sepeda Motor merk Honda Beat street warna silver dengan nomor polisi BB 2145 KQ dengan nomor mesin : JM82E1394365 dan nomor rangka : MHIJM8217MK396252.

Kemudian 7. RHH, (20), berstatus Belum bekerja, Desa Purba Tua, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas ditangkap di TKP Desa Janji Lobi, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas dan barang bukti nya 3 (paket) Plastik klip kecil berat bruto 0,35 gr, 1 (satu) buah handphone warna hitam. Dan Uang tunai Rp 100.000.

8. PP, (30), berstatus belum bekerja, Desa Sungai Korang, Kecamatan Hutaraja tinggi, Kabupaten Palas, ditangkap di TKP Desa Sungai Korang, tersebut dan barang bukti berupa 3 (paket) Plastik klip kecil berat bruto 0,75 gr, 1 plastik kecil kosong, 1 sendok kecil dari pipet, 1 bungkus rokok, 1 kotak kecil plastik, 1 (satu) buah handphone Oppo a16 warna abu abu. Dan Uang tunai Rp 100.000.

9. MRH alias Fai, (40), Wiraswasta, Desa Tanjung Botung, Kecamatan Sosa Julu, Kabupaten Palas ditangkap di TKP Desa Hurong Jilok, Kecamatan Sosa Julu, Kabupaten Palas. Bersama barang bukti nya 1 (satu) Plastik klip besar berisikan narkotika jenis sabu berat bruto 54,51 gr (lima puluh empat koma lima puluh satu gram), 1 (satu) plastik klip sedang berisikan narkotika jenis sabu berat bruto 1,53 gr (satu koma lima puluh tiga gram), 1 (satu) bungkus kertas putih berisikan narkotika jenis ganja berat bruto 0,90 gr (nol koma sembilan puluh gram, 1 (satu) timbangan elektrik, 1 (satu) sendok kecil dari pipet, 1 (satu) bal plastik kosong, 1 (satu) plastik klip besar kosong, 1 (satu) bungkus rokok surya, 2 (dua) lembar tissue, 1 (saru) dompet warna coklat, 1 (satu) tas samping warna hitam, 1 (satu) unit handphone android., 1 unit speda motor vixion warna hitam dan Uang tunai Rp. 1.250.000,- (satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Selanjutnya, 10. ASD, (30), berprofesi sebagai Wiraswasta, Lingkungan 3 (tiga), Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas, ditangkap di TKP Lingkungan 3 (tiga), Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas bersama barang bukti nya 1 (satu) buah plastik klip berisikan narkotika jenis sabu dengan berat brutto 0,40 gram., 1 (satu) buah kertas rokok., 1 (satu) bungkus rokok sempurna., 1 (satu) hp android., 1 (satu) buah dompet berwarna hitam. Dan uang tunai Rp.50.000,- (lima puluh ribu).

11. HMN, (30), berstatus belum bekerja, warga lingkungan II, Kel Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas, bersama barang bukti nya 1 butir tablet warna kuning yang8 diduga mengandung narkotika dengan berat netto 0,42 (nol koma empat dua) gram, dua buah pecahan tablet warna kuning yang diduga mengandung narkotika dengan berat netto 0,42 (nol koma empat dua) gram, 1 unit Handphone merk vivo warna biru dengan nomor 08526531XXXX, dengan nomor imei 864043059066618 dan imei 2 864043059066600, uang tunai sebesar Rp 100.000. (Seratus ribu rupiah), 1 lembar tissue, 1 biji plastik klip transparan, dan 1 unit sepeda motor honda beat warna ungu dan silver tanpa nopol.

ASL, (45), bekerja sebagai Petani/Kebun warga Desa desa Paran Batu, Kecamatan Ulu Barumun, bersama barang bukti 1 bal plastik klip transparan kosong, 1 unit timbangan elektrik, 1 buah kotak berwarna hijau, dan 1 unit handphone Android merk vivo warna silver dengan nomor 08518873XXXX. Kedua ditangkap di TKP lingkungan VI, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas tepatnya di pinggir jalan dan di desa Paran Batu, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Palas, tepatnya didalam rumah tersangka ASL.

Dan yang ke 12. AS, (32), bekerja sebagai karyawan swasta, warga desa hurung Jilok, kecamatan Sosa Julu, Kabupaten Palas, dengan barang bukti 37 (tiga puluh tujuh) bungkus kertas kecil warna putih yang didalamnya diduga berisikan narkotika jenis ganja dengan berat Bruto 29,54 (Dua puluh Sembilan koma lima empat) gram dan berat Netto 14,74 (Empat Belas Koma tujuh empat) gram., 16 (enam belas) bungkus kertas kecil warna coklat yang didalamnya diduga berisikan narkotika jenis ganja dengan berat Bruto 64,26 (Enam puluh empat koma dua enam) gram dan berat Netto 44,10 (Empat puluh empat koma satu nol) gram., 2 (dua) bungkus kertas sedang warna coklat yang didalamnya diduga berisikan narkotika jenis ganja dengan berat Bruto 20,04 (Dua puluh koma nol empat) gram dan berat Netto 14,28 (empat belas Koma dua delapan) gram.,

Selain itu, 4 (empat) bungkus kertas besar warna coklat yang didalamnya diduga berisikan narkotika jenis ganja dengan berat Bruto 138,02 (seratus tiga puluh delapan koma nol dua) gram dan berat Netto 96,26 (Sembilan puluh enam koma dua enam) gram. 1 (satu) bungkus plastik warna putih yang didalamnya diduga berisikan narkotika jenis ganja dengan berat Bruto 176,94 (seratus tujuh puluh enam koma sembilan empat) gram dan berat Netto 157,6 (seratus lima puluh tujuh koma enam) gram., Uang tunai sebesar Rp. 124.000.-(seratus dua puluh empat ribu rupiah).,

” Dan 1 (satu) unit Handphone android merek Vivo warna Hijau dengan nomor 0853 1165 3861, dengan nomor Imei 1: 860822078931017 dan Imei 2 860822078931009.,1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Revo warna Merah Hitam dengan nomor Rangka MH1JBC219AK456553 dan Nomor Mesin JBC2E1444577. Serta 1 (satu) buah plastik asoy warna hitam. AS juga di TKP lingkungan VI, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas tepatnya di pinggir jalan dan di desa Paran Batu, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Palas, tepatnya didalam rumah tersangka ASL”.Jelas Kasat Resnarkoba Polres Palas AKP Muhammad Taufik Siregar.

(Zul)


BINJAI, IBN – Komitmen Polres Binjai dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menindak tegas setiap bentuk kejahatan jalanan kembali dibuktikan melalui keberhasilan pengungkapan kasus begal dengan modus baru yang meresahkan masyarakat.

Melalui gerak cepat Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai bersama Unit Reskrim Polsek Sei Bingai, tiga orang pelaku begal masing-masing berinisial MR (25), JG (24), dan NS (26) berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah laporan diterima.

Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana menegaskan bahwa pemberantasan kejahatan jalanan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pokok Polri sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang, yakni memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.

Peristiwa tersebut bermula pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 12.45 WIB ketika korban SAG (21), seorang perempuan, melintas di Simpang Liang Lebah, Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai. Saat berada di lokasi, korban dipepet oleh sebuah mobil jenis Calya warna silver BK 1650 SW. Dua pria yang keluar dari kendaraan tersebut kemudian melakukan kekerasan terhadap korban dan membawa kabur sepeda motor miliknya jenis Dtacker BK 5106 RBE.

Atas kejadian tersebut, korban didampingi warga segera membuat laporan ke Polsek Sei Bingai. Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, Kapolsek Sei Bingai AKP Endramawan Sitepu, S.H., bersama Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku.

Berdasarkan hasil analisis, pengumpulan informasi, serta kerja lapangan yang intensif, petugas berhasil mengamankan MR dan JG di Desa Emplasemen, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, pada Sabtu (6/6/2026) pukul 01.35 WIB. Selanjutnya, hasil pengembangan mengarah kepada pelaku lainnya, NS, yang berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Binjai Barat pada Minggu (7/6/2026) pukul 02.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian, S.T.K., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa saat proses penangkapan, dua pelaku berupaya melakukan perlawanan sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur yang berlaku.

“Keberhasilan ini merupakan bukti keseriusan Polres Binjai dalam merespons setiap laporan masyarakat serta menindak tegas pelaku kejahatan jalanan yang dapat mengganggu rasa aman masyarakat,” tegas AKP Hizkia.

Ketiga pelaku kini telah diamankan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta dipersangkakan dengan Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kapolres Binjai juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi memberikan informasi kepada kepolisian sehingga pengungkapan kasus dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dan tidak ragu melaporkan setiap tindak kejahatan melalui layanan Call Center 110. Polres Binjai akan terus hadir, bertindak cepat, dan berkomitmen menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Binjai dan sekitarnya,” tegas AKBP Mirzal Maulana.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata bahwa Polres Binjai tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan serta akan terus melakukan langkah preventif maupun represif guna menjamin rasa aman bagi seluruh masyarakat., ucap Kapolres Binjai.

(Zul)


JAKARTA, IBN - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melaksanakan Forum Kedaulatan Digital Nasional bertajuk “Kolaborasi Ekosistem Digital untuk Inovasi Nasional yang Berdaulat” di Telkom Landmark Tower, Jakarta.

Forum ini mempertemukan regulator, BUMN strategis, pelanggan enterprise, serta global technology partners untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun fondasi cloud, kecerdasan artifisial (AI), dan keamanan siber yang aman, resilien, dan berdaulat.

Forum Kedaulatan Digital Nasional merupakan kelanjutan dari deklarasi “Kebangkitan Kedaulatan Teknologi Indonesia” untuk diselenggarakan pada 20 Mei 2026. Jika deklarasi tersebut menegaskan visi bersama mengenai pentingnya kedaulatan teknologi nasional, maka forum ini menjadi langkah konkret untuk menerjemahkan visi tersebut ke dalam blueprint dan roadmap implementasi yang lebih terukur melalui tiga pilar utama, yaitu Sovereign Cloud, Sovereign AI, dan Sovereign Cybersecurity.

Kehadiran Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dalam forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara regulator dan pelaku industri dalam membangun fondasi digital nasional yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi digital sekaligus menjaga kepentingan strategis Indonesia di era transformasi digital. Forum ini juga menjadi ruang kolaborasi lintas ekosistem untuk menyelaraskan arah pembangunan cloud, AI, dan keamanan siber dengan kebutuhan nasional.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Sonny Hendra Sudaryana, menekankan pentingnya sinergi antara regulator, industri, dan penyedia teknologi dalam memastikan transformasi digital nasional berlangsung secara aman, inklusif, dan berkelanjutan.

“Penguatan sovereign cloud, AI, dan cybersecurity menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan data nasional, meningkatkan kepercayaan terhadap ekosistem digital Indonesia, serta memastikan transformasi digital nasional dapat berjalan secara aman, inklusif, dan berkelanjutan,” cetus Sonny, Jumat (5/6/2026)

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menegaskan bahwa kedaulatan digital kini telah menjadi kebutuhan strategis nasional yang membutuhkan sinergi lintas sektor dan lintas ekosistem.

“Kedaulatan digital bukan lagi sekadar isu teknologi, melainkan fondasi daya saing, ketahanan, dan keberlanjutan bangsa di masa depan. Indonesia harus mampu membangun kendali atas data, AI, cloud, dan keamanan sibernya sendiri agar tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga menjadi arsitek masa depan digitalnya sendiri,” imbuh Seno.

Seno menambahkan bahwa melalui transformasi TLKM 30, Telkom terus memperkuat perannya tidak hanya sebagai penyedia konektivitas, tetapi juga sebagai service enabler untuk membangun fondasi digital nasional yang lebih resilien, aman, dan mandiri.

Forum ini mengangkat tiga fokus utama yang menjadi fondasi kedaulatan digital Indonesia, yakni Sovereign Cloud, Sovereign AI, dan Sovereign Cybersecurity. Ketiga pilar tersebut menjadi kerangka kolaborasi untuk memastikan Indonesia memiliki kapasitas komputasi, kapabilitas AI, dan sistem keamanan digital yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan di dalam negeri.

Sebagai bagian dari forum, Telkom juga memperkuat inisiatif AdyaCakra, sebuah sovereign digital stack yang mengintegrasikan kapabilitas nasional dengan teknologi global terbaik mendukung kebutuhan pemerintah, BUMN, dan sektor industri strategis.

AdyaCakra mencakup kapabilitas Sovereign Cloud melalui NeuCentrIX, NeutraDC Hyperscale, dan edge infrastructure; Sovereign AI melalui AI Hub dan Agentic AI BigBox; serta Sovereign Cybersecurity melalui Telkom CSOC, sovereign threat intelligence, dan managed detection & response.

Dalam kesempatan yang sama, delapan global technology partners turut berpartisipasi dalam diskusi strategis dan penandatanganan Intentional Collaboration sebagai bentuk komitmen bersama untuk mendukung pengembangan ekosistem digital yang aman, resilien, dan berdaulat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan kapabilitas nasional, transfer pengetahuan, serta adopsi teknologi yang memberikan nilai tambah bagi Indonesia.

Melalui Forum Kedaulatan Digital Nasional, Telkom mendorong terbentuknya blueprint dan roadmap kolaborasi yang lebih konkret antara pemerintah, regulator, BUMN, pelaku industri, dan mitra teknologi global. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Telkom dalam memperkuat fondasi cloud, AI, dan cybersecurity nasional guna mendukung terwujudnya kedaulatan digital Indonesia serta pencapaian Visi Digital Indonesia 2030 dan agenda transformasi TLKM 30. (JBR/66)


JAKARTA, IBN - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui operating company data center, NeutraDC (PT Telkom Data Ekosistem), terus memperkuat pengembangan infrastruktur digital nasional dan regional melalui joint venture data center, NeutraDC Nxera Batam.

Gedung pertama data center di Batam (BTM-1) yang dijadwalkan siap beroperasi tahun ini telah berhasil memperoleh partner untuk seluruh kapasitasnya. Tingginya permintaan pasar tersebut mendorong perusahaan untuk mulai menyiapkan pengembangan gedung kedua, BTM-2, guna menambah kapasitas dan menjawab kebutuhan data center yang terus berkembang di kawasan SIJORI.

Salah satu partner strategis yang telah mengamankan kapasitas di BTM-1 adalah Gorilla Technology, perusahaan global penyedia solusi AI, keamanan, dan analitik data yang berkantor pusat di London, Inggris, serta beroperasi di berbagai negara di Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika.

Melalui kerja sama yang telah ditandatangani, Gorilla akan memanfaatkan kapasitas data center NeutraDC Nxera Batam mendukung implementasi infrastruktur AI serta pengembangan layanan digital di kawasan Asia. Kehadiran partner global seperti Gorilla semakin memperkuat posisi NeutraDC Nxera Batam sebagai destinasi infrastruktur digital yang mampu menjawab kebutuhan AI, cloud, dan layanan digital di tingkat regional.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji, mengatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan semakin kuatnya posisi TelkomGroup menjalankan transformasi menuju perusahaan digital infrastructure yang menjadi salah satu pilar utama strategi TLKM 30. Tingginya kepercayaan partner global terhadap NeutraDC menunjukkan bahwa Indonesia, khususnya Batam, semakin diperhitungkan sebagai bagian penting dari ekosistem digital regional terus berkembang.

"Keberhasilan ini merupakan validasi atas langkah transformasi Telkom untuk membangun portofolio bisnis yang lebih fokus, kompetitif, dan mampu menciptakan nilai jangka panjang. Seiring meningkatnya kebutuhan cloud, artificial intelligence, dan layanan digital di kawasan Asia Tenggara, kami melihat digital infrastructure akan menjadi salah satu fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital masa depan. Kepercayaan yang diberikan partner internasional ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk memainkan peran yang lebih strategis dalam rantai nilai digital regional. Tingginya permintaan pasar terhadap BTM-1 juga menjadi sinyal positif bagi Telkom untuk melanjutkan pengembangan kapasitas berikutnya melalui BTM-2, sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital kawasan sekaligus mendukung visi TLKM 30 dalam menciptakan mesin pertumbuhan baru yang berkelanjutan,” papar Seno.

Menurutnya, Batam memiliki posisi yang semakin penting sebagai salah satu gerbang konektivitas digital Indonesia yang menghubungkan pasar domestik dengan ekosistem digital regional. Penguatan kapabilitas data center di Batam tidak hanya mendukung kebutuhan partner saat ini, tetapi juga memperkuat kesiapan Indonesia dalam menangkap peluang pertumbuhan ekonomi digital yang semakin terintegrasi di tingkat kawasan.

"Melalui pengembangan digital infrastructure yang berkelas dunia, Telkom ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga menjadi bagian penting dari pembangunan ekosistem digital regional. Langkah ini sejalan dengan visi TLKM 30 untuk membangun mesin pertumbuhan baru, memperkuat daya saing nasional, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan," tambahnya.

CEO NeutraDC Group Andreuw Th.A.F, menyampaikan bahwa keberhasilan mengamankan partner strategis global seperti Gorilla Technology menjadi momentum penting bagi perusahaan mempercepat pengembangan ekosistem data center berstandar global di Indonesia.

“Kami sangat antusias menyambut Gorilla Technology dan partner global lainnya di NeutraDC Nxera Batam. Tingginya minat pasar terhadap data center kami di Batam menjadi validasi atas kesiapan infrastruktur, kualitas layanan, dan strategi pengembangan yang kami bangun bersama partner strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan adopsi AI di kawasan,” imbuhnya.

Lanjutnya, pengembangan NeutraDC Nxera Batam tidak hanya ditujukan untuk menjawab kebutuhan industri digital, tetapi juga diharapkan memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran data center diproyeksikan membuka lapangan pekerjaan baru, mendorong pertumbuhan talenta digital lokal, meningkatkan aktivitas ekonomi kawasan, serta memperkuat daya tarik Batam sebagai destinasi investasi teknologi dan digital.

CEO NeutraDC Nxera Batam Indrama YM Purba, menambahkan bahwa Batam memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat data digital strategis di kawasan.

“Batam merupakan lokasi yang sangat potensial dengan dukungan konektivitas internasional yang kuat, kedekatan dengan pusat ekonomi regional, serta lingkungan investasi yang terus berkembang. Kami melihat tingginya kebutuhan kapasitas data center di kawasan SIJORI. Hal ini menjadi dasar bagi rencana pengembangan kapasitas berikutnya di Batam", Jumat (5/6/2026)

Pengembangan NeutraDC Nxera Batam sebesar 100 MW juga dilakukan dengan memerhatikan prinsip keberlanjutan dan efisiensi operasional, sejalan dengan komitmen TelkomGroup untuk menghadirkan infrastruktur digital yang berkelanjutan. Perusahaan terus mengedepankan penerapan teknologi efisien energi, tata kelola operasional berstandar global, serta praktik pengembangan yang mendukung keberlanjutan lingkungan.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan artificial intelligence (AI), cloud computing, dan layanan digital di Asia Tenggara, kehadiran NeutraDC Nxera Batam diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai hub digital regional. (JBR/66)


Medan, IBN - diisukan pengolahan bahan kimia yang tidak standar serta biaya perawatan bak pemancar dipersoalkan pada salah satu media online, Kepala Instalasi Pengolahan Air (Ka.IPA) Delitua Perumda Tirtanadi Azanil Putra angkat bicara.

"Tube settler setiap clarifier memiliki 16 sel kesemuanya berjalan normal," kata Azanil Putra Ka.IPA Delitua Perumda Tirtanadi ketika dihubungi melalui telepon selularnya Sabtu (6/6/2026).

Dikatakan Azanil adapun kegunaan clarifier itu sendiri adalah untuk menangkap flok - flok ataupun partikel - partikel lumpur yang melayang.

"Jadi gak benar itu bang yang diisukan tidak standar kesemuanya masih berjalan secara normal dan sesuai standar," tegas Azanil Putra.

Dilanjutkan Azanil Putra diakuinya bahwa kondisi tube settler yang ada saat ini diperlukan perawatan ekstra namun masih dapat digunakan serta dilakukan perbaikan secara kontinyu, sehingga seluruh kegiatan pengolahan air di IPA Delitua tetap berjalan normal dengan menggunakan bahan - bahan kimia yang standar, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 2 tahun 2003.

Menurutnya di IPA Delitua kapasitas terpasang produksi 1400 liter/detik, dengan cakupan layanan Cabang Delitua, Cabang Medan Kota, Cabang HM Yamin, Cabang Medan Denai dan Cabang Tuasan.

"Air ini kan dipergunakan untuk hajat hidup orang banyak mana mungkin kami dalam pengelolaannya tidak sesuai standar," tegas Azanil.

Sementara Ka. IPA Sibolangit Subhandi ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa pengolahan air di IPA Sibolangit seperti pemancar lau kaban sudah terpasang springkel dengan baik yang kegunaannya untuk menangkap oksigen XN untuk menaikkan PH.

"Springkel itu sudah terpasang dengan baik untuk menangkap oksigen XN sehingga PHnya naik," ujar Subhandi.

Selain itu kata Subhandi pipa yang untuk mengalirkan bahan kimia soda ash dan kaporit akan dilakukan penutup pipa serta dibersihkan pada tiap 3 bulan sekali.

Dikatakan Subhandi di IPA Sibolangit pemeriksaan kualitas air menggunakan turbidity meter pada tiap 1 jam sekali.

"Kualitas air di IPA Sibolangit diperiksa menggunakan turbidity meter setiap 1 jam sekali sehingga sesuai Permenkes No 2 tahun 2003," kata Subhandi.

Subhandi memastikan air yang keluar dari IPA Sibolangit pengolahannya sudah sesuai standar sehingga masyarakat tidak perlu ragu dalam menggunakannya.

(Torong)


MEDAN, IBN - Di tengah upaya tanpa henti memulihkan sistem kelistrikan Sumatera Utara, dukungan datang dari TNI Angkatan Udara.

Pesawat angkut berat C-130 Hercules dan A-400M berhasil membawa tujuh set tower emergency (TE) di Lanud Soewondo, Medan, akan memperkuat percepatan penanganan infrastruktur transmisi terdampak cuaca ekstrem.

Dukungan TNI AU menjadi bagian penting percepatan mobilisasi peralatan strategis yang dibutuhkan PLN untuk memulihkan sistem kelistrikan. Tujuh tower emergency terdiri 2 set yang diberangkatkan dari Jakarta, 3 set dari Balikpapan dan 2 set dari Banjarbaru.

Setibanya di Lanud Soewondo, peralatan langsung diteruskan menggunakan jalur darat menuju lokasi perbaikan.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Soewondo, Marsma TNI Tiopan Hutapea, S.Sos, M.A.P., menyampaikan bahwa TNI AU siap mendukung upaya percepatan pemulihan kelistrikan di Sumatera Utara melalui dukungan transportasi udara dan koordinasi lintas instansi.

"Dukungan ini merupakan wujud komitmen TNI AU untuk hadir membantu penanganan kebutuhan strategis nasional, termasuk percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kami berharap sinergi yang terjalin dapat mempercepat normalisasi pasokan listrik di Sumatera Utara," ucap Tiopan, Minggu (7/6/2026)

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara (Sumut), Mundhakir, turut mengawal langsung proses atas kedatangan dan mobilisasi tower emergency di Lanud Soewondo guna memastikan seluruh peralatan dapat segera diberangkatkan ke lokasi pekerjaan.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran TNI AU atas dukungan yang diberikan. Kolaborasi ini sangat membantu percepatan mobilisasi peralatan sehingga proses pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara dapat berjalan lebih cepat," papar Mundhakir.

Menurut Mundhakir, keberadaan seluruh tower emergency di Sumatera Utara menjadi tonggak penting dalam percepatan penanganan infrastruktur transmisi yang terdampak.

"Hari ini seluruh tujuh tower emergency telah berada di Sumatera Utara. Tiga tower sebelumnya sudah dalam tahap pembangunan, sementara sisanya segera dimobilisasi ke lokasi pekerjaan mempercepat pemulihan sistem kelistrikan," tambahnya.

Saat ini, seluruh personel PLN terus bekerja siang dan malam mempercepat pembangunan tower emergency di lokasi terdampak. Berbagai tahapan pekerjaan dilakukan secara paralel, mulai dari mobilisasi material, pembangunan konstruksi, hingga penguatan sistem operasi kelistrikan.

Ditambahkan Mundhakir yang juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang masih terdampak pengaturan beban selama proses pemulihan berlangsung.

"Kami memahami listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat. Untuk itu seluruh personel terus bekerja tanpa henti agar sistem kelistrikan dapat segera pulih.

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang masih dirasakan sebagian pelanggan selama proses penanganan berlangsung," tutup Mundhakir.

PLN terus menyampaikan perkembangan atas penanganan dan pemulihan sistem kelistrikan secara berkala melalui kanal resmi perusahaan. (JBR/66)
Diberdayakan oleh Blogger.