21 Oktober 2021

 


Medan | Indonesia Berkibar News  -
 Personel Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) mengagalkan peredaran 21,65 kilogram (kg) sabu dengan menangkap dua tersangka dari dua lokasi berbeda.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi membenarkan penangkapan dua tersangka tersebut. Hadi menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan tersangka pertama AI (36) yang dilakukan pada 12 Oktober 2021 di Jalan Lembaga Permasyarakatan Desa Kampung Lalang, Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang

"Petugas menangkap tersangka pertama kemudian dilakukan pengembangan untuk menangkap tersangka-tersangka lainnya", ujar Hadi  Kamis (21/10/2021).

Setelah dilakukan pengembangan, Hadi menjelaskan bahwa petugas bergerak cepat menangkap tersangka lainnya yaitu RR (29) di Jalan Sei Mencirim  Desa Medan Krio Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang

Kemudian petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan serta disita barang bukti berupa 1 (satu) buah koper warna kuning didalamnya terdapat 11 (sebelas) bungkus plastik teh warna kuning yang bertuliskan tulisan cina yang berisikan sabu seberat 11 (sebelas) kg dan 1 (satu) buah tas warna hitam didalamnya terdapat 9 (sembilan) bungkus plastik teh warna hijau yang bertuliskan tulisan cina didalamnya berisikan sabu seberat 9 (sembilan) Kg

Petugas turut memerika isi lemari pakaian tersangka RR dan ditemukan 1 ( satu ) bungkus plastik teh warna hijau yang bertuliskan tulisan cina berisikan  sabu seberat 950 (sembilan ratus lima puluh) gram dan 1 (satu) bungkus plastik klip tembus pandang yang didalamnya berisikan sabu seberat 700 (tujuh ratus) gram.

"Jadi total barang bukti sabu yang disita petugas seberat 21,65 kilogram" lanjut Hadi

Lanjut Hadi menuturkan, kedua tersangka dijanjikan upah masing-masing sebesar Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah) / Kg oleh salah satu tersangka lainnya inisial H yang saat ini berstatus DPO

“Barang bukti sabu itu didapat dari seseorang berinisial H yang berstatus sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang)," ujar Hadi.

"Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya. (zulherman)



Medan | Indonesia Berkibar News -
Seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten kota di Sumatera Utara (Sumut) harus memanfaatkan media dan tidak kaku berbicara di media.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Bidang Media Penggalangan Opini (MPO) Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Golkar, Meutya Hafid di Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti oleh seluruh anggota DPRD se Sumut di Hotel Niagara, Parapat, Simalungun, Kamis (21/10/2021).

"Agar kita dicintai masyarakat, kita harus menggalang opini terlebih dahulu. Hal itu bisa kita lakukan lewat media. Makanya, jangan ada lagi anggota dewan yang kaku berbicara di media," papar Meutya Hafid.

Tak hanya itu, Meutya Hafid juga mengingatkan jangan sampai ada anggota dewan yang tak bisa bicara di media. Terlebih lagi, malah menghindar dari pertanyaan- pertanyaan awak media.

Meutya Hafid menambahkan, sudah tak zamannya lagi anggota dewan takut dengan media. Malah sebaliknya, anggota dewan bersama ketua DPD harus menjalin kerjasama dengan media. Tidak hanya media nasional, namun juga media lokal.

"Terlebih lagi, di masing- masing DPD, baik tingkat I dan II sudah ada bidang MPOnya. Ketua DPD harus benar- benar mendukung kinerja MPO. Jangan biarkan MPO bekerja sendiri," ujarnya.

Mengingat, DPP Partai Golkar akan melakukan evaluasi terhadap DPD yang minim dalam menggalang opini. Seperti DPD I akan mengevaluasi DPD II dan laporan itu akan diteruskan ke DPP.

"Tapi, untuk Golkar Sumut sudah cukup baik penggalangan opininya. Cukup banyak beritanya yang muncul, baik di media cetak dan media online," ungkap anggota DPR RI dari Dapil Sumut I itu.

Selain itu, Meutya Hafid juga mengingatkan agar seluruh anggota dewan memanfaatkan media sosial. Sebab, media sosial bisa menjadi aset yang berharga dan bisa juga tidak berharga

"Makanya, bila ada netizen yang mengomentari media sosial, itu harus kita tanggapi. Bila tidak, maka media sosial kita akan menjadi aset yang tidak berharga," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sumut, H Musa Rajekshah mengucapkan terima kasih kepada Meutya Hafid dan pemateri lainnya, yang telah meluangkan waktu menghadiri Bimtek tersebut.

"Apa yang disampaikan oleh pemateri- pemateri tadi bisa menjadi masukan bagi kita dan partai kita. Alhamdulillah, kita sudah mengikuti rangkaian Bimtek mulai pukul 10.00 WIB, hingga saat ini," paparnya. (Zulherman)



Sei Rampah | Indonesia Berkibar News -
Upaya Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) untuk merelokasi Pekan Lelo ke area Pasar Rakyat Sei Rampah, masih terus berlangsung.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si saat ditemui di ruang kerjanya, di Kantor Dinas Kominfo, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Kamis (21/10/2021).

“Dalam beberapa aspek penting, Pekan Lelo tidak memenuhi syarat untuk beroperasi. Permasalahan tersebut menjadi bahan pembahasan dalam rapat koordinasi lintas OPD yang dilaksanakan di Kantor Satpol PP Sergai di Sei Rampah” ucap Kadis Kominfo.

Ia menerangkan, pihak Pemkab Sergai jelas mengutamakan langkah persuasif untuk menjalankan proses relokasi para pedagang Pekan Lelo.

Hal tersebut, jelas Akmal, juga telah dibuktikan saat terjadi bentrok antara pihak pedagang dengan Petugas Satpol-PP beberapa waktu lalu.

“Para petugas tetap mampu menahan diri untuk tidak bertindak represif di tengah reaksi agresif yang dilakukan oleh massa, meskipun akibat kejadian tersebut beberapa personil Satpol-PP mengalami cidera,” ungkapnya.

Namun dirinya menegaskan, jika langkah persuasif tadi tidak diindahkan oleh oknum pedagang yang masih beroperasi di Pekan Lelo, maka akan diambil langkah hukum sesuai dengan SOP dan aturan yang berlaku.

Mengutip keterangan yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan (Perindag) Roy S Pane, Akmal menyebut sejak 2003, pasar tersebut tidak mengantongi Izin Usaha Pengelolaan Pasar Rakyat/Tradisional (IUP2T) sesuai dengan pasal 29 (1) Perda Kabupaten Sergai No. 7 Tahun 2018 Tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

Tak hanya itu, ia menyebut, sesuai dengan keterangan pihak Dinas Perindag, Pekan Lelo juga belum memiliki fasilitas pendukung yang menunjang aktivitas perdagangan seperti sarana sanitasi, ruang ibadah, pembuangan sampah, ruang kesehatan, tempat parkir yang layak, ruang ibu menyusui dan sebagainya. Apalagi, sebutnya, aktivitas Pekan Lelo juga kerap menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.

“Indonesia adalah negara hukum. Maka dari itu, semua kegiatan yang melanggar aturan atau pun perundang-undangan harus dihentikan. Rencana tata pasar ini bukan sesuatu yang tiba-tiba, namun sudah melalui proses panjang dan matang. Mulai dari penerbitan Perda, lalu juga sudah dilakukan mediasi sebanyak 11 kali. Hal yang sama juga menyusul dilakukan terhadap 36 pekan sejenis di Sergai,” paparnya.

Intinya, tegas Kadis Kominfo, Pemkab Sergai telah menunjukkan perhatiannya kepada masyarakat dengan menyediakan solusi terbaik, yaitu relokasi pasar. Relokasi pasar ini memiliki banyak dampak positif, terutama dalam rangka tata kota Sei Rampah sebagai ibu kota Kabupaten.

“Tidak ada yang namanya pemerintah mau menyengsarakan rakyatnya. Pasti dicarikan solusi paling menguntungkan. Karena itulah Pemkab Sergai di bawah kepemimpinan Bupati H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati H. Adlin Umar Yusri Tambunan mengambil kebijakan paling tepat dengan relokasi. Kita berharap masyarakat yang berdagang di Pekan Lelo bisa melihat situasi dengan lebih jernih, dengan kepala dingin. Mari, kita sukseskan penataan kota Sei Rampah menjadi lebih baik lagi,” pungkas Akmal.(fit)

20 Oktober 2021


 Parapat | Indonesia Berkibar News  - Beritakarya.com- DPD I Partai Golkar Sumut bersama seluruh Ketua DPD II Partai Golkar kabupaten kota di Sumut menggelar puncak peringatan HUT Partai Golkar ke- 57 di Pagoda Open Stage, Parapat, Simalungun, Rabu (20/10/2021) malam.

Turut hadir dalam acara itu seluruh anggota fraksi Golkar se Sumut dan organisasi partai baik yang mendirikan maupun yang didirikan. 

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sumut, H Musa Rajekshah mengajak seluruh kader Partai Golkar di Sumut siap- siap berlari kencang, demi mencapai target, memenangkan Pemilu serentak di tahun 2024 mendatang.

"Usia 57 tahun bukanlah usia yang muda lagi. Memasuki usia ke- 57 tahun, sudah selayaknya kita lebih dewasa lagi berorganisasi dan lebih dewasa lagi berpolitik. Jelang Pemilu serentak di tahun 2024, sudah selayaknya kita berlari kencang," tegas H Musa Rajekshah saat memberikan kata sambutan di acara tersebut.

Untuk itulah, DPD I Partai Golkar Sumut akan melakukan penilaian terhadap seluruh DPD II Partai Golkar di Sumut. Penilaian itu terkait konsolidasi partai, sejauh mana DPD II memberikan manfaat kepada masyarakat dan penilaian lainnya.

Musa Rajekshah menambahkan penilaian itu akan dilakukan setiap akhir tahun.

"Kami dari DPD I Partai Golkar Sumut akan memberikan reward kepada DPD II Partai Golkar di Sumut yang mendapatkan penilaian terbaik. Hadiahnya, satu unit mobil ambulance. Pastinya, mobil baru lah," ujarnya disambut tepuk tangan yang meriah dari para tamu yang hadir.

Begitu juga sebaliknya, H Musa Rajekshah menambahkan DPD I Partai Golkar Sumut akan memberikan sanksi kepada DPD II Partai Golkar di Sumut yang mendapatkan penilaian terburuk. Sanksinya, berupa evaluasi di 6 bulan pertama tahun depan dan bila tidak ada perubahan di 6 bulan berikutnya, bukan tidak mungkin akan kita lakukan penyegaran terhadap pengurusnya. 

Hal ini sesuai dengan AD/ ART Partai Golkar Sumut yang telah ditetapkan bersama.

"Jangan sampai, ketika kita berlari kencang, masih ada yang tidak berlari. Tentunya, itu akan mengjambat kita dan pastinya kita akan tertinggal. Daripada lari kita terseok- seok gara- gara orang itu, lebih baik lah orang itu kita tinggalkan saja, setuju?," tanya H Musa Rajekshah.

Spontan, seluruh kader Partai Golkar yang hadir di acara itu, menjawab setuju. 

Dalam acara itu, H Musa Rajekshah juga memberikan bantuan 220 paket Sembako kepada para pedagang di Parapat. Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan 3 laptop kepada 3 sekolah di Parapat dan memberikan gerobak untuk pelaku UMKM. 

Tak ketinggalan, Pondok Kreatif Parapat turut memeriahkan HUT Partai Golkar ke- 57 dengan menyuguhkan hiburan perpaduan musik tradisional dan modern yang sangat menghibur para pengunjung yang hadir.

Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Simalungun, Timbul Jaya Sibarani selaku tuan rumah mengucapkan terima kasih kepada DPD I Partai Golkar Sumut yang telah memilih Simalungun sebagai tempat perayaan HUT Partai Golkar ke- 57 di Sumut.

"Kami juga meminta maaf, bila ada kekurangan dalam penyambutan kami. Sekali lagi, kami mengucapkan selamat ulang tahun kepada Partai Golkar ke- 57 tahun," papar Timbul Jaya Sibarani. (zulherman)

 


 Catatan: ZULKIFLI, Wartawan Senior di Medan

Mendapat manfaat adalah sebuah kenikmatan. Menjadi manfaat bagi orang lain, adalah sebuah kepuasaan. Itulah mungkin yang dirasakan oleh Musa Rajekshah. Dan saya, adalah salah satu orang yang merasakan betapa nikmat dan bermanfaatnya mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan Musa Rajekshah. Betapa nikmatnya ikut Ketua DPD I Partai Golkar Sumut itu.

Rabu (20/10/2021), Partai Golkar Sumut merayakan puncak perayaan HUT Partai Golkar ke-57 di Kota Parapat, Kabupaten Simalungun. Sebagai salah satu pengurus, saya pun tak ketinggalan ikut dari Medan menuju kota wisata tersebut. Rangkaian acara HUT pun dimulai dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan, Medan. Musa Rajekshah bertindak sebagai inspektur upacara dalam rangkain awal HUT Golkar tersebut.

Hujan tak membuat lelaki yang baru saja menimang cucu itu menghentikan langkahnya, menabur bunga di pusara para pejuang. Dengan mengenakan jacket kuning berlogo pohon beringin, suami Ayu Miharni itu keliling menjiarahi kubur para pejuang yang cukup mengharumkan negeri ini, yang kehilangannya meninggalkan duka bagi banyak warga Sumut. Diantaranya, Marah Halim Harahap.

Usai ziarah ke Taman Makam Pahlawan, Musa Rajekshah melanjutkan perjalanan menuju Parapat. Kota yang direncanakan menjadi lokasi puncak perayaan HUT Golkar ke-57 di Sumut. Sebelum tiba di Parapat, lelaki penghobi otomotif ini singgah ke Saribudolok, Simalungun, menghadiri vaksinasi dan Baksos pembagian Sembako kepada warga sekitar lokasi. Usai kegiatan di wilayah kekuasan Timbul Jaya Sibarani ini, Musa pun melanjutkan perjalanan ke Parapat.

Tiba di kota sejuta pesona ini, kakek dari Musa Ziroun Anifshah itu singgah ke Mess Pemrovsu untuk sholat Dzuhur dan makan siang bersama rombongan. Dalam setiap sholat bersama rombongan, Musa Rajekshah selalu bertindak sebagai imam. Sama seperti yang dilakukannya nyaris dimana dan kapan pun jika masuk waktu sholat fardu. Inilah yang saya sebut sebagai sebuah kenikmatan. Mengikuti Ijeck- nama keren lelaki yang diamanahkan sebagai Wagubsu ini- tidak akan mungkin kita ketinggalan sholat fardhu yang hukumnya wajib bagi umat Islam.

Kenikmatan ini pun tak ingin saya sia-siakan, sebab tak ada lagi yang ingin saya kejar di dunia ini selain menjadi manusia yang patuh kepada Allah. Namun karena saya tak mampu mengikuti istiqomahnya, saya pun duluan kabur ke kamar hotel untuk istirahat, agar subuh berjamaah di masjid tak kelewatan. Bagi saya, ini adalah salah satu kenikmatan ikut Musa Rejekshah. Tak akan mungkin ketinggalan sholat di masjid. Kerinduan yang masih menggebu, hingga hari ini.

Jujur, hingga hari ini saya pun belum sepenuhnya mampu ikut dengan pola hidup Musa Rajekshah. Sepenat dan sepadat apapun, subuh berjamaah di masjidnya tak pernah putus, selelah apapun Ijeck. Dia rela meninggalkan nikmatnya dunia, untuk mengejar akhiratnya. Sekali lagi jujur, saya belum mampu mengikutinya. Tapi, karena ingin bersama-sama mengejar akhirat, saya pun tadi malam tidur cepat agar tak selelah Ijeck. Saya sungguh merasakan, mengikuti kegiatan Ijeck manfaatnya hingga ke akhirat. In sya Allah….


 


Medan | Indonesia Berkibar News -
  Mengawali peringatan HUT Partai Golkar ke-57, DPD I Partai Golkar Sumut melakukan ziarah kubur ke Taman Makam Pahlawan di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Rabu (20/10/2021).

Ziarah kubur itu dipimpin langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar Sumut, H Musa Rajekshah.

Rangkaian acara ziarah kubur ke makam pahlawan yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB itu diawali dengan upacara penghormatan dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan di Sumut.

Lalu, acara dilanjutkan dengan peletakkan karangan bunga di tugu makam pahlawan yang dilakukan oleh H Musa Rajekshah.

Kemudian, H Musa Rajekshah bersama rombongan melakukan penaburan bunga ke sejumlah pusara di makam pahlawan, seperti ke pusara Said Ali bin Said, T Lingga, Raja Inal Siregar dan lainnya.

H Musa Rajekshah mengatakan ziarah ke makam pahlawan tersebut merupakan rangkaian dari berbagai kegiatan untuk memperingati HUT ke- 57 Partai Golkar. 

"Hari ini, tanggal 20 Oktober 2021, kami dari DPD I Partai Golkar Sumut melakukan ziarah kubur ke Taman Makam Pahlawan dalam rangka peringatan HUT Partai Golkar ke- 57," paparnya.

Dalam kesempatan itu, H Musa Rajekshah membagikan paket Sembako kepada para pengurus Taman Makam Pahlawan.

Sejumlah pengurus Partai Golkar Sumut dan Hasta Karya DPD I Partai Golkar Sumut dan sejumlah pengurus DPD II Partai Golkar Medan seperti Syaf Lubis ikut hadir dalam ziarah kubur tersebut.

Setelah melakukan ziarah kubur, H Musa Rajekshah bergegas menuju Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara untuk mengikuti acara puncak peringatan HUT Partai Golkar ke- 57 di Sumut.

"Di HUT Partai Golkar ke- 57 ini, saya berharap agar seluruh kader Partai Golkar di Sumut semakin kompak untuk meraih target 2 juta kader dan untuk menjadikan Golkar sebagai partai pemenang di Pemilu 2024," pungkasnya. (Zulherman)


 


Medan | Indonesia Berkibar News - 
Satuan reserse narkoba polrestabes medan berhasil menggagalkan penyelundupan sabu sberat 23 kg dan di amankan Delapan orang pelaku yang satu diantaranya adalah wanita .

"Pelaku yang ditangkap itu ada kurir, pengedar dan pemasok sabu untuk diedarkan di Kota Medan," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, dampingi Plt Kasat Narkoba Kompol Rikki Ramadhan dan Kasi Propam Kompol Zonni Aroma kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Rabu (20/10/2021).

Para pelaku yang ditangkap itu, masing - masing berinisal S (22), GS (43), MJ, SNU (30), I (47) warga Medan FS (42) dan EA (34) warga Batubara dan 1 unit senjata api jenis revolver. 

Kombes Riko menjelaskan, penangkapan yang dilakukan mulai tanggal 21 September 2021 sekira pukul 15.00 WIB di Jalan Bakul, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal dan dikembangkan ke Jalan Sidomulyo Mulyo.

Dari situ ada satu tersangka berinsial S (22) yang ditangkap dan disita barang bukti sabu sebanyak 0,13 gram sabu. Dari hasil penangkapan itu  dikembangkan lagi ke tempat lainnya.

Hasilnya, pihak Polrestabes Medan berhasil mengamankan pelaku berinisial GS (43) yang membawa 1 kilogram sabu dan uang tunai Rp 100 ribu. Dari penangkapan di Jalan Sei Mencirim itu pelaku lainnya berinisial MJ itu kabur dari TKP. Namun dapat ditangkap beberapa harinya. 

"Pelaku MJ berhasil ditangkap yang terlibat menggendong sabu bersama pelaku GS di kawasan Jalan Sei Mencirim," papar Kombes Riko didampingi Kanit Idik I Iptu Ainul Yaqin, Kanitnya Idik II, Iptu J Panjaitan dan Kanit Idik III Iptu Irwanta Sembiring. 

Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan lagi pada tanggal 30 September ada tiga kali penindakan.

Pada pukul 16.00 WIB, petugas berhasil menangkap pelaku berinisial SNU (30) dari pelaku itu barang bukti sabu yang disita sebanyak 3,91 gram dan pemeriksaan lagi penindakan lagi di Jalan Sei Mencirim barang bukti diamankan 2,02 gram sabu. 

Selanjutnya penindakan itu dikembangkan dan petugas berhasil mengamankan pelaku berinisial I (47), dari pelaku itu barang bukti diamankan 9, 12 gram sabu dan  pucuk senjata api jenis revolver. 

Kemudian pada  tanggal 11 Oktober sekitar pukul 02.00 WIB, petugas mengarah ke daerah Kabupaten Batubara untuk menangkap kurir sabu yang sudah diketahui ciri - cirinya. Hasilnya, petugas Polrestabes Medan berhasil mengamankan FS (43) dan  EA (34) warga Batu Bara.

"Dari kedua pelaku ini petugas berhasil menyita barang bukti 1 karung goni beras beriskan 22 kilogram sabu-sabu dan satu unit Avanza. Jadi total yang disita si putih itu lebih kurang 23 kilogram sabu," jelas Kombes Riko Sunarko. 

Kombes Riko juga mengaku, tidak segan menembak mati gembong narkoba di Kota Medan. "Gembong narkoba ditangkap melawan petugas diberikan tindakan tegas, terukur dan keras,"  tandasnya.  

Dari hasil pengakuan FS di hadapan Kombes Riko dan wartawan, mengaku baru sekali bermain dengan si putih tersebut. "Saya hanya sebagai kurir dan mendapatkan upah dalam 1 kilogram sabu diantar ke Kota Medan senilai Rp5 juta," paparnya. 

Dia pun menyesal dengan perbuatannya tersebut. "Barang haram yang diperoleh itu dari Kota Tanjung Balai,"  tandasnya. khairunnas.

"Para pelaku melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-undang RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara," pungkas Kombes Pol Riko Sunarko. (zul )


Diberdayakan oleh Blogger.