22 Juni 2026


Medan | Indonesia Berkibar News
- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Jawaban Kepala Daerah atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Medan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 pada sidang Paripurna yang digelar DPRD Kota Medan, Senin (22/06/2026).

Dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, Wali Kota Medan Rico Waas  menegaskan posisi keuangan daerah yang sehat ditandai dengan nihilnya beban utang jangka panjang, sekaligus membeberkan komitmen efisiensi anggaran di tengah keterbatasan sumber daya pembangunan.  

"Kami menyadari bahwa pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi seluruh pihak karena adanya keterbatasan sumber daya. Namun, kita patut bersyukur bahwa indikator utama pembangunan kota, khususnya di sektor sosial dan ekonomi, tetap berhasil kita wujudkan sesuai dengan target kinerja yang ditetapkan", kata Rico Waas di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan yang berhadir.

Didampingi Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap dan Sekda Wiriya Alrahman serta segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan, Rico menyampaikan salah satu poin krusial dalam tanggapannya adalah klarifikasi mengenai kondisi keuangan daerah. 

Menjawab pertanyaan dari Fraksi Partai Gerindra, Pemko Medan secara tegas mengumumkan tidak memiliki kewajiban atau utang jangka panjang yang membebani APBD. Sementara itu, besaran Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun 2025 tercatat sebesar Rp592 Miliar.  

"Angka SiLPA tersebut berada pada level yang wajar. Di satu sisi, hal ini mencerminkan optimalnya kinerja pendapatan daerah yang melampaui realisasi belanja. Di sisi lain, SiLPA sengaja dikelola secara efisien guna menjaga likuiditas atau ketersediaan kas daerah pada semester pertama tahun anggaran 2026, periode di mana realisasi pendapatan asli daerah biasanya masih berjalan terbatas", jelas Rico Waas.

Kemudian menanggapi pertanyaan dari Fraksi PKS dan Fraksi Gerindra terkait penurunan belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi, Rico Waas menjelaskan bahwa tahun 2025 merupakan tahun penyesuaian dan efisiensi anggaran. Meski terjadi penghematan, Pemko tetap memprioritaskan penanganan masalah mendasar secara cepat tanggap menggunakan skala prioritas.  

Untuk penanganan banjir sendiri, Pemko Medan telah mengalokasikan anggaran fantastis sebesar lebih dari Rp255 Miliar yang tersebar di tiga program strategis. "Hingga capaian kinerja tahun 2025, tim di lapangan telah berhasil menuntaskan 1.350 titik banjir secara permanen dari total 2.575 titik yang terdata dalam masterplan drainase kota. Sisa 1.225 titik genangan akan terus kita selesaikan secara bertahap," tegas Rico Waas.

Dijelaskan Rico Waas, Pemko Medan juga menerangkan kendala normatif seperti normalisasi fisik sungai yang sepenuhnya merupakan wewenang Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II (BBWSS II), sehingga APBD Medan tidak dapat digunakan secara langsung selain untuk langkah koordinasi dan pembebasan lahan sharing daerah.  

Kemudian di sektor pendapatan, Rico Waas mengakui realisasi PAD tahun 2025 berada pada angka Rp3 Triliun atau menyumbang 48,92 persen dari total pendapatan daerah yang menyentuh Rp6,3 Triliun. Guna menggenjot kemandirian fiskal dan mengantisipasi kebocoran pajak/retribusi, Pemko Medan tengah mempercepat transformasi digital secara masif.

" Sistem perpajakan tapping box akan diperluas, pembayaran retribusi sampah diubah ke sistem digital, hingga penjajakan Sistem Informasi Geografis (GIS) serta Business Intelligence untuk pemetaan wajib pajak", ujar Rico Waas.

Disisi lain, Rico Waas juga menyampaikan langkah efisiensi cerdas juga ditunjukkan Pemko Medan dengan tidak merealisasikan anggaran kerawanan pangan di Dinas Ketahanan Pangan pada tahun 2025. Langkah ini diambil setelah evaluasi internal menunjukkan bahwa seluruh indikator aktivitas tersebut telah terakomodasi dan ter-cover penuh oleh Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

 "Kebijakan ini sengaja diambil agar tidak terjadi tumpang tindih (overlapping) anggaran, sehingga dana daerah bisa dialihkan untuk kebutuhan mendesak masyarakat lainnya," sebut Rico Waas  

Di akhir penjelasannya, Rico Waas memastikan pelayanan dasar masyarakat seperti program kesehatan Universal Health Coverage (UHC) tetap berjalan prima, bahkan e-KTP Medan kini bisa digunakan untuk berobat gratis di fasilitas kesehatan luar kota yang bermitra dengan BPJS.

" Di bidang infrastruktur estetika, Pemko menargetkan 13 titik jalan bebas kabel udara (kabel tanam) selesai pada tahun 2026 seiring dengan akselerasi Program Strategis Nasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang", pungkas Rico Waas.

Sidang paripurna tanggapan Kepala Daerah ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemko Medan dan DPRD demi mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi penuh pada kesejahteraan masyarakat Kota Medan.(bundo)


Samosir | Indonesia Berkibar News
- Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna  DPRD Kabupaten Samosir di  Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Samosir, Komplek Perkantoran Parbaba, Desa Siopat Sosor, Kecamatan Pangururan, Senin(22/06/2026).


Rapat paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Samosir, Nasip Simbolon didampingi  Wakil Ketua DPRD Osvaldo Simbolon dan Sarhochel M. Tamba. Turut hadir  Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Pabung Samosir Mayor Inf. T. Siringoringo, Kasat Intelkam Polres Samosir Iptu Donal P. Sitanggang, anggota DPRD Kabupaten Samosir, para asisten, pimpinan perangkat daerah.


Ketua DPRD Kabupaten Samosir menyampaikan bahwa pelaksanaan rapat paripurna tersebut merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan keuangan Pemerintah Kabupaten Samosir.


Ariston menjelaskan, penyampaian  nota pengantar tersebut merupakan kepatuhan terhadap undang-undang yang mewajibkan kepala daerah untuk menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir, disertai laporan keuangan yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).


Ariston menambahkan bahwa BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara telah menyelesaikan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2025 dan memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Opini WTP yang diraih Kabupaten Samosir untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah, dukungan DPRD, serta partisipasi masyarakat," ujar Ariston.


Lebih lanjut Wakil Bupati menjelaskan, Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 disusun berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit BPK dan terdiri atas tujuh komponen, yakni Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan atas Laporan Keuangan.


Dalam Laporan Realisasi Anggaran, pendapatan daerah tahun 2025 dianggarkan sebesar Rp810,67 miliar dengan realisasi mencapai Rp774,57 miliar atau 95,55 persen. Sementara itu, belanja daerah dianggarkan sebesar Rp830,40 miliar dengan realisasi sebesar Rp760,62 miliar atau 91,60 persen.


Adapun penerimaan pembiayaan terealisasi sebesar Rp26,15 miliar atau 105,75 persen dari target yang ditetapkan, sedangkan pengeluaran pembiayaan terealisasi 100 persen sebesar Rp5 miliar. Dari komponen tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp35,11 miliar.


Pada sisi neraca, total ekuitas Pemerintah Kabupaten Samosir tercatat sebesar Rp1,99 triliun dengan total aset tetap mencapai Rp1,77 triliun. Sementara itu, investasi jangka panjang berupa penyertaan modal pemerintah daerah pada PT Bank Sumut tercatat sebesar Rp40,27 miliar. Adapun saldo akhir kas pada Laporan Arus Kas Tahun 2025 tercatat sebesar Rp35,11 miliar.


Melalui penyampaian nota pengantar Ranperda ini, Pemerintah Kabupaten Samosir menunjukkan komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. "Kami mengharapkan tanggapan, arahan dan kritik yang membangun untuk menjadi bahan perbaikan penyelenggaraan dan peningkatan kinerja Pemerintah Kabupaten Samosir kedepan" kata Ariston menutup penyampaian Nota Pengantar. ( P Simbolon )

  


Samosir | Indonesia Berkibar News - Upaya untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan di Kabupaten Samosir terus perkuat kolaborasi melalui lintas sektor. 


Di tengah pariwisata yang kian berkembang sebagai bagian Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Pemkab Samosir menggandeng PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk memperluas akses dengan pembiayaan, memperkuat ekosistem pariwisata dan UMKM, serta mendorong transformasi layanan. 


Melalui penandatanganan Nota Kesepakatan bersama (MoU) tentang pengelolaan keuangan serta untuk pemanfaatan layanan jasa perbankan oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Direktur Utama BTN Nixon L. P Napitupulu  di Hotel Marianna. 


Turut hadir Wakil Dirut BTN Oni Febriarto Rahardjo, Senior Executive Vice President Digital Busines Thomas Wahyudi, kepala divisi institutional Banking 2 Division Denny Krisnawa, Kepala Kantor Wilayah Sumatera I Vidy Aryo Fajar, Branch Manager Kantor Cabang Pematang Siantar Yudhistiro Eko Sejati, serta beberapa Pimpinan OPD Pemkab Samosir


Selain itu, juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) BTN dengan OPD  Pemkab Samosir yaitu dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Rumah Sakit Umum Hadrianus Sinaga serta Dinas Koperasi UMKM dan tenaga kerja. 


Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menegaskan  pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi  antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. 


"Kerjasama dengan BTN menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan daerah melalui peningkatan layanan publik, penguatan sektor UMKM serta peluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat" kata, Senin (22/06/2026) 


Ruang lingkup kerjasama yang disepakati meliputi penyediaan layanan perbankan bagi Pemerintah Kabupaten Samosir, solusi perbankan bagi RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, serta kerja sama dengan Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah


Sementara itu Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, mengatakan Kabupaten Samosir memiliki posisi strategis sebagai bagian dari Kawasan Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia. 


“Pariwisata memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan UMKM. Secara nasional, sekitar 60 persen produk domestik bruto Indonesia ditopang oleh UMKM dan sektor ini juga menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja", tutur Nixon menambahkan. 


Melalui kolaborasi ini, Pemkab Samosir dengan BTN optimistis dapat memperkuat ekosistem pembangunan daerah yang inklusif melalui penguatan sektor pariwisata, serta peningkatan daya saing UMKM, digitalisasi layanan publik, perluasan akses layanan keuangan guna menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kawasan Danau Toba. (P Simbolon)

  


Padang Lawas | Indonesia Berkibar News
- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas berhasil membongkar tempat penyimpanan rokok diduga ilegal di Desa Asahatan Jae, Kecamatan Barumun Baru, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, Senin (22/06/2026). Dari penggerebekan tersebut, petugas menyita puluhan slop rokok tanpa pita cukai resmi.

Operasi penindakan ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, bersama Kanit Ekonomi dan sejumlah personel jajaran.

Sebelum melakukan penggerebekan, tim Satreskrim terlebih dahulu menggelar razia di sejumlah toko grosir yang berlokasi di kawasan Bulu Sonik dan Sibuhuan, Kecamatan Barumun.

"Kami melakukan pemeriksaan di sejumlah toko grosir secara humanis. Namun, di lokasi-lokasi tersebut petugas tidak menemukan adanya peredaran rokok ilegal," ujar AKP Irwansah Sitorus mewakili Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, Senin (22/06/2026).

Tak berhenti di situ, petugas kemudian melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut berdasarkan informasi lapangan. Hasilnya, petugas mengendus keberadaan sebuah rumah di Desa Asahatan Jae yang ditengarai menjadi gudang penyimpanan rokok ilegal.

Petugas bergerak cepat menuju lokasi target dan langsung melakukan penggerebekan. Di dalam rumah tersebut, polisi menemukan puluhan slop rokok ilegal yang sengaja dititipkan oleh pemiliknya.

"Setelah dilakukan penyelidikan, kami menemukan rumah yang diduga sebagai tempat penyimpanan. Kami langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penindakan dengan menyita barang bukti rokok tersebut," tegas Irwansah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, barang-barang tersebut diduga kuat milik seorang pengepul berinisial L. Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan ke markas komando (Mako) Polres Padang Lawas untuk proses hukum dan penyidikan lebih lanjut.

Mantan Kanit V Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Sumut ini menegaskan bahwa Polres Padang Lawas berkomitmen penuh untuk memberantas peredaran rokok ilegal yang merugikan pendapatan negara dan masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut aktif dalam mengawasi lingkungannya dari praktik penyelundupan barang ilegal.

"Jika ada masyarakat yang mengetahui adanya peredaran atau penyimpanan rokok ilegal, segera laporkan kepada kami. Masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan call center 110. Kami pastikan akan menindaklanjutinya secara maksimal," pungkas Irwansah.(zul)

 



Samosir | Indonesia Berkibar News - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, jajaran Polres Samosir menunjukkan kepeduliannya kepada keluarga besar Polri melalui anjangsana dan bakti sosial kepada para warakauri di wilayah Kabupaten Samosir. 


Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K,M.H bersama para pejabat utama (PJU) Polres Samosir dan jajaran kapolsek. 


Melalui acara ini, Kapolres Samosir didampingi Kasat Lantas AKP Robertus Gultom, Kasat Intelkam IPTU Donal P. Sitanggang, Kapolsek Nainggolan, Kanit Idik III Satreskrim, Kasi Propam IPDA, serta personel Polres Samosir dan Polsek Nainggolan mengunjungi kediaman warakauri Candra Mina, istri almarhum AIPDA Kuatmin Samosir, di Dusun Sabungannihuta, Desa Tambun Sukkean, Kecamatan Onanrunggu.


Secara terpisah, Kabag SDM bersama Kasat Narkoba, Kasat Reskrim, Kasat Pam Obvit, Kapolsek Simanindo, beserta jajaran personel Polres dan Polsek Simanindo melaksanakan anjangsana dan bakti sosial ke kediaman keluarga almarhum AIPTU (Purn) Albinus Sianipar, AIPTU (Purn) K. Togatorop di Desa Ambarita, serta AIPTU (Purn) Berman Manurung di Kelurahan Tuk-Tuk Siadong, Simanindo.


Sementara itu, Wakapolres Samosir, Kompol Briston AM Napitupulu, S.T., S.I.K didampingi Kabag Ops Kompol Eduar, KBO Satbinmas IPDA Horas L. Situmorang, PS Kasium AIPDA Efri Pandi, Kapolsek Pangururan AKP B.T. Dalimunthe, Kanit Reskrim IPDA Bulet M. Lumban Batu, serta personel Polsek Pangururan, melaksanakan anjangsana ke kediaman keluarga almarhum BRIPKA K. Naibaho di Kelurahan Siogungogung,Pangururan.


Dalam setiap kunjungan, rombongan menyerahkan bingkisan kepada para warakauri dan keluarga sebagai bentuk perhatian dan penghormatan atas jasa serta pengabdian anggota Polri yang telah purnatugas maupun telah berpulang.


Kapolres Samosir menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Senin (22/06/2026) 


"Melalui kegiatan ini, kami mempererat tali silaturahmi dan menunjukkan bahwa keluarga besar Polri selalu hadir serta peduli kepada para warakauri juga keluarga yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang institusi Polri," Imbuhnya. 


Kasi Humas Polres Samosir, AKP Radiaman Simarmata, menambahkan bahwa kegiatan menjadi momentum memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Polri.


"Polres Samosir melaksanakan anjangsana kepada para warakauri agar seluruh keluarga besar Polri di wilayah hukum Polres Samosir dapat ikut merasakan kebahagiaan menyambut Hari Bhayangkara ke-80. 


Kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan antara personel yang masih aktif, para purnawirawan dan warakauri," ungkapnya.


Kegiatan anjangsana dan bakti sosial tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan, kekeluargaan, serta berakhir pada pukul 11.35 WIB dalam keadaan aman dan lancar. (IHJ/29)

21 Juni 2026


 Medan | Indonesia Berkibar News -Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran pengurus dan keluarga besar Maluku Medan Bersatu (MMB). Apresiasi ini disampaikan atas inisiatif organisasi tersebut yang telah bergerak nyata membantu masyarakat melalui aksi sosial, meski kepengurusannya belum resmi dilantik.

Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri kegiatan Bakti Sosial Maluku Medan Bersatu yang meliputi Donor Darah, Pemeriksaan Kesehatan, hingga USG Gratis, bertempat di Gedung PKK, Medan Petisah, Minggu (21/06/2026).

Dalam sambutannya yang hangat dan diselingi candaan segar, Rico Waas mengaku kagum dengan komitmen sosial yang ditunjukkan oleh Maluku Medan Bersatu. Menurutnya, fenomena ini merupakan hal yang tidak biasa namun sangat positif bagi geliat organisasi kemasyarakatan di Kota Medan.

"Kita ketahui bersama, hari ini Maluku Medan Bersatu mengadakan kegiatan yang luar biasa, baik sekali. Padahal, belum dilantik! Biasanya organisasi itu dilantik dulu baru bikin kegiatan", kata Rico Waas.

Menurut Rico Waas, momentum ini menjadi bukti bahwa Maluku Medan Bersatu adalah organisasi yang berorientasi pada kemanfaatan umat. Ia pun mendoakan agar setelah pelantikan resmi nanti, kontribusi organisasi ini bisa berlipat ganda bagi kemaslahatan warga Kota Medan.

"Kalau belum dilantik saja sudah bisa membawa manfaat sebesar ini, mudah-mudahan setelah dilantik nanti manfaatnya bisa berkali-kali lipat," ungkap Rico Waas.

Selain memuji langkah nyata organisasi, Rico Waas juga menekankan pentingnya aksi donor darah yang digelar dalam bakti sosial tersebut. Mengingat kebutuhan pasokan darah di dunia medis tidak terbatas, aksi donor darah berkala dinilai menjadi salah satu pilar penyelamat nyawa sesama.

Rico Waas juga mengedukasi warga yang hadir bahwa donor darah bukan sekadar aksi kemanusiaan yang mulia, melainkan juga investasi kesehatan bagi sang pendonor melalui proses regenerasi sel darah merah secara alami.

"Donor darah ini membuat kita semakin sehat karena ada regenerasi darah terus-menerus saat kita mendonorkannya," jelas Rico Waas.

Di akhir sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa Pemko Medan akan selalu membuka pintu kerjasama dan mendukung penuh setiap kegiatan kemasyarakatan yang bersifat positif. Rico Waas bahkan mempersilakan fasilitas umum milik pemko, seperti Gedung PKK, untuk dimanfaatkan secara luas demi kepentingan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, guna menambah semarak kegiatan bakti sosial, Rico Waas memberikan hadiah kepada warga yang berhasil menjawab pertanyaan. Selain itu Rico Waas juga meninjau kegiatan bakti sosial donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis serta bazar UMKM.

Kegiatan bakti sosial ini turut dihadiri oleh perwakilan Dandim 0201/Medan Kapten Inf Sofyan, Pembina MMB Datuk Seri Adil Freddy Haberham, Ketua MMB Fitri Oktavia Noya, perwakilan PMI Kota Medan, John Ismadi Lubis, Wakil Rektor III Universitas Darmawangsa Umar Hamdan Nasution Dr. r, Ketua Panitia Zulkifli Taib dan Kadispora T Chairuniza serta tokoh Maluku di Kota Medan.(bundo)


Medan | Indonesia Berkibar News
- Suasana minggu pagi di seputaran Lapangan Merdeka Medan mendadak riuh dan penuh energi. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas memilih mengisih akhir pekannya dengan berbaur langsung bersama warga berolahraga bersama, (21/06/2026).

​Mulai sejak fajar menyingsing, orang nomor satu di Pemko Medan itu mengawali hari dengan berlari pagi (joging). Tidak sendirian, Rico Waas tampak didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Sofya serta para Camat se Kota Medan.

Rombongan ini bergerak melintasi rute jalanan kota mulai dari Rumah Dinas Wali Kota Medan hingga menuju ke kawasan Lapangan Merdeka.

Sesampainya di Lapangan Merdeka yang tengah menggelar Car Free Day (CFD), kehadiran Rico Waas langsung mencuri perhatian. Alih-alih beristirahat, ia langsung bergabung ke tengah-tengah ratusan warga yang sedang melakukan senam.

Kehadiran Rico Waas sontak menjadi magnet tersendiri bagi warga. Ritme musik yang rancak berpadu dengan antusiasme warga yang kian terbakar melihat pemimpin mereka ikut berolahraga bersama.

Melalui kegiatan olahraga bersama ini, Rico Waas mengajak masyarakat untuk semakin gemar berolahraga dan konsisten menerapkan pola hidup sehat.

"Kesehatan adalah modal kita untuk membangun kota ini. Melalui kegiatan lari dan senam pagi yang kita lakukan pagi ini, saya ingin mengajak seluruh warga Medan untuk gemar berolahraga dan konsisten menerapkan pola hidup sehat. Kalau warganya sehat, kotanya pasti jauh lebih produktif dan bahagia," kata Rico Waas.(bundo)

Diberdayakan oleh Blogger.