16 Agustus 2026

   


Simalungun| Indonesia Berkibar News  -
Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Bandar Huluan berhasil mengungkap kasus pencurian 34 tabung gas elpiji 3 kilogram yang terjadi di sebuah gudang di Jalan Besar Perumnas Manahul, Lingkungan VII, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Dua pelaku berhasil diamankan pada hari Sabtu(15/08/2026)  sekira pukul 17.00 WIB.


Kapolsek Perdagangan Iptu Patar Banjarnahor, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan polisi Nomor LP/B/67/II/2026/SPKT/Polsek Bandar Huluan tertanggal 13 Agustus 2026, yang dilaporkan oleh korban bernama Manimbo Simanjuntak, seorang karyawan swasta berusia 56 tahun, warga Jalan Markisa Nomor 19, Perumnas Manahul, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar.


"Kami menerima laporan pencurian dari korban Manimbo Simanjuntak terkait hilangnya sejumlah tabung gas elpiji dari gudang miliknya," ujar Iptu Patar Banjarnahor.


Ia menerangkan, peristiwa pencurian ini terungkap pada hari Kamis, 13 Agustus 2026, sekira pukul 06.00 WIB, saat saksi bernama Halizah mendatangi rumah korban dan memberitahukan bahwa pintu belakang gudang milik korban dalam kondisi terbuka.


"Setelah mendapat informasi dari saksi, korban langsung mendatangi gudangnya dan mendapati pintu belakang telah terbuka, kemudian menemukan jumlah tabung gas yang berkurang drastis," ucap Iptu Patar Banjarnahor.


Berdasarkan penghitungan korban, dari total 82 tabung gas yang semula tersimpan di gudang, tersisa hanya 48 tabung, sehingga korban mengalami kerugian sebanyak 34 tabung gas dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp5.440.000.


"Korban mengalami kerugian sebanyak 34 tabung gas 3 kilogram dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp5.440.000," ungkap Iptu Patar Banjarnahor.


Diduga, pelaku masuk ke dalam gudang melalui pintu depan yang belum sempat dikunci oleh korban, kemudian mengeluarkan barang curian melalui pintu belakang yang kuncinya tertinggal tersangkut di pintu tersebut.


Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Reskrim Polsek Bandar Huluan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta serangkaian penyelidikan di sekitar lokasi kejadian, hingga akhirnya mengarah pada satu nama yang patut dicurigai sebagai pelaku.


"Dari hasil penyelidikan, patut dicurigai pelaku pencurian adalah seorang laki-laki berinisial RR yang bertempat tinggal di Jalan Apel, Perumnas Manahul," ucap Iptu Patar Banjarnahor.


Selanjutnya, anggota Reskrim Polsek Bandar Huluan yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Amri J. Sitanggang, S.H., berhasil mengamankan dua pelaku, yakni Riski Reyhansa dan Jeslon Sihombing, di kediaman masing-masing yang berlokasi di Jalan Apel dan Jalan Luban Cakalan, Perdagangan III, Kecamatan Bandar.


"Anggota Reskrim berhasil mengamankan kedua pelaku di rumahnya masing-masing di Perdagangan III, Kecamatan Bandar," ungkap Iptu Patar Banjarnahor.


Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya dengan pembagian tugas, di mana Riski Reyhansa bertugas membuka pintu gudang yang tidak terkunci dan mengambil tabung gas dari dalam, sementara Jeslon Sihombing bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi kejadian.


"Riski Reyhansa bertugas membuka pintu gudang dan mengangkat tabung gas ke dalam becak, sedangkan Jeslon Sihombing bertugas melihat situasi di seputaran TKP," ujar Iptu Patar Banjarnahor.


Barang curian tersebut kemudian dijual oleh kedua pelaku kepada seseorang berinisial AP dengan harga Rp90.000 per tabung. Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 29 tabung gas elpiji 3 kilogram beserta satu unit becak barang yang digunakan pelaku untuk mengangkut hasil curian.


"Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 29 tabung gas 3 kilogram dan satu unit becak barang," ucap Iptu Patar Banjarnahor.


Iptu Patar Banjarnahor menegaskan bahwa kedua tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Bandar Huluan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.


"Para tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Bandar Huluan dalam proses penyidikan lebih lanjut," ungkap Iptu Patar Banjarnahor menutup keterangannya.


Kasus ini dilatarbelakangi motif ekonomi, dengan modus operandi pelaku memanfaatkan celah keamanan berupa pintu gudang yang tidak terkunci untuk melancarkan aksinya. Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para tersangka hingga proses hukum berlanjut ke tingkat Jaksa Penuntut Umum (JPU).


Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata kesigapan Reskrim Polsek Bandar Huluan dalam merespons cepat laporan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam memberikan rasa keadilan bagi korban tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polsek Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun.(Humas Polres Simalungun/Zul)

 



Medan | Indonesia Berkibar News
- Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah yang berada di bantaran Sungai Deli, Jalan Badur, Kec.Medan Maimun karena jadi sarang narkoba. Dalam penggerebekan, seorang ibu rumah tangga (IRT) diringkus, karena menjadi bandar narkoba.


Penggerebekan, dilakukan Rabu (12/08/2026) sore setelah Polisi mendapat informasi dari masyarakat perihal adanya praktek jual beli narkoba, di rumah tempat penggerebekan.


Untuk sampai di rumah yang jadi target, Polisi harus melewati gang sempit yang letaknya persis di bantaran Sungai Deli.


Polisi, kemudian meringkus dua pria yakni KW (32) dan JE (37) warga setempat karena kedapatan memiliki narkotika jenis sabu.


“Awalnya kami menangkap 2 pria dalam penggerebekan, kemudian keduanya mengaku mendapat narkoba dari seorang ibu rumah tangga yakni EH (50), yang kemudian kami tangkap. EH ini pengakuannya baru satu bulan terlibat dalam kasus ini,” ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP.


Dari lokasi penggerebekan, petugas menyita tiga paket sabu siap edar, sejumlah uang hasil penjualan narkoba, beberapa alat hisap sabu, hingga rokok elektrik.


“Kami menyita beberapa barang bukti narkoba, kami juga temukan rokok elektrik yang sedang kami teliti apakah rokok elektrik ini mengandung narkoba atau tidak,” tambah Rafli.


Dalam kasus ini, Polisi kini sedang mengejar pemasok narkoba kepada para pelaku. Satresnarkoba Polrestabes Medan, mengajak masyarakat kota Medan untuk sama - sama memerangi narkoba, demi generasi bangsa yang lebih baik.


“Kasus ini masih akan kami kembangkan. Ayo masayarakat kota Medan, kita lawan seluruh peredaran narkoba, kita putus rantainya, kita selamatkan generasi bangsa,” pungkas Rafli.(Zul)


 


Belawan | Indonesia Berkibar News-
Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan terus berupaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui program Polisi Sahabat Anak. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat(14/08/2026), di Mako Polres Pelabuhan Belawan.


Dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Janpiter Napitupulu, S.H., M.H., bersama Kanit Kamsel dan personel Sat Lantas menerima kunjungan sekitar 60 anak TK Paud Fitri Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, yang didampingi 8 orang guru serta para orang tua siswa.


Kunjungan tersebut dikemas dalam kegiatan POLANTAS KARIB sebagai bagian dari program Polisi Sahabat Anak. Para siswa diperkenalkan dengan lingkungan Mako Polres Pelabuhan Belawan, termasuk kantor Sat Lantas. Anak-anak juga diberikan kesempatan bermain di taman permainan yang berada di ruang Satpas Sat Lantas.


Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Janpiter Napitupulu mengatakan, kegiatan Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu upaya Kepolisian untuk membangun kedekatan dengan anak-anak sekaligus memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan kepada anak-anak bahwa polisi adalah sahabat mereka yang hadir untuk menjaga keamanan dan keselamatan. Edukasi tentang tertib berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan hingga mereka dewasa,” ujar Kompol Janpiter.


Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, mengenalkan berbagai rambu-rambu lalu lintas serta mengajarkan cara berjalan yang aman di trotoar agar anak-anak memahami pentingnya menjaga keselamatan saat berada di jalan raya.


Selain memberikan edukasi, personel juga mengajak para siswa untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan mengenal dan mematuhi aturan sejak berada di bangku sekolah.


Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Andi K. Barus, S.H., M.H., melalui kegiatan tersebut berharap edukasi yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai keselamatan berlalu lintas.


“Harapan kami, anak-anak sejak usia dini sudah memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan pengetahuan yang diberikan hari ini, mereka diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin dan tertib berlalu lintas serta mampu mengingatkan orang-orang di sekitarnya untuk selalu mengutamakan keselamatan,” katanya.


Kegiatan POLANTAS KARIB tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi anak-anak, sekaligus membangun citra bahwa kehadiran polisi tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai sahabat, pelindung dan pengayom masyarakat.


Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan akan terus menghadirkan kegiatan edukatif dan humanis sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.(Zul)

 


Paluta| Indonesia Berkibar  News
- Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kapolres Padang Lawas Utara AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., memimpin langsung patroli skala besar dan razia di sejumlah tempat hiburan malam di wilayah hukum Polres Padang Lawas Utara, Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 15–16 Agustus 2026.


Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Polres Padang Lawas Utara dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, mencegah penyalahgunaan narkoba, serta meminimalisir berbagai penyakit masyarakat menjelang momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81.


Dalam pelaksanaan patroli skala besar pada Sabtu malam, personel dibagi menjadi dua tim yang bergerak menuju wilayah Sigama dan Paranginan. Petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran kegiatan, di antaranya Caliber Karaoke, MB Karaoke, Kafe Tuak Siparau, Paris Kafe, dan Chikles Karaoke.


Dari hasil pemeriksaan di sejumlah lokasi tersebut, petugas tidak menemukan adanya aktivitas maupun pelanggaran hukum yang menonjol. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.


Selanjutnya, pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, Kapolres Padang Lawas Utara bersama personel kembali melaksanakan patroli dan menindaklanjuti informasi terkait adanya aktivitas karaoke di Pakter Tuak milik Parlindungan, Lingkungan I Kelurahan Pasar Gunung Tua, serta Karaoke Chikles, Lingkungan I Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak.


Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sebanyak 13 orang, terdiri dari 11 orang perempuan yang bekerja sebagai pemandu lagu dan 2 orang laki-laki. Seluruhnya dibawa ke Polres Padang Lawas Utara untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan awal, dan diberikan edukasi. Selanjutnya, penanganan diserahkan kepada Unit PPA Polres Padang Lawas Utara sesuai ketentuan yang berlaku.


Kegiatan patroli skala besar tersebut turut diikuti oleh Kapolres Padang Lawas Utara(Paluta) AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H,Kabag Ops Polres Paluta, Kasat Narkoba Polres Paluta,Kasat Intelkam Polres Paluta, Kanit Tipiter Polres Paluta,  Kasi Humas Polres Paluta,Kanit Reskrim Polsek Padang Bolak,Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Paluta,Kasat Pol PP Kabupaten Paluta,Camat Padang Bolak, 10 personel TNI,1 pleton personel Polres Paluta, 10 personil  Dinas Perhubungan Kabupaten Paluta, 30 personil Satpol PP Kabupaten Paluta.


Kapolres Padang Lawas Utara AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli skala besar dan kegiatan razia akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.


«“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kami akan terus melakukan patroli dan razia secara rutin guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.»


Polres Padang Lawas Utara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta turut menyukseskan seluruh rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.


Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.(Humas Polres Paluta/Zul)


15 Agustus 2026



Medan | Indonesia Berkibar News - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan dukungan penuh diselenggarakannya Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan berlangsung pada 27 Agustus 2026 mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan Rico Waas, saat menerima audiensi Sultan Deli XIV, Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Sabtu (15/08/2026).

​Dalam pertemuan hangat tersebut, Rico Waas menyatakan kesiapan Pemko Medan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara. Momen ini dinilai menjadi momentum krusial untuk terus menjaga dan memperkuat keberadaan Kesultanan Deli sebagai simbol identitas serta kebanggaan Kota Medan.

"Kami mendukung penuh kegiatan Kenduri Diraja Negeri Deli. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi keberadaan Kesultanan Deli serta masyarakat kota Medan," Ujar Rico Waas.

​Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga  menegaskan bahwa meski Pemko Medan sangat menghormati kewenangan internal kerajaan, namun pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan daerah untuk membantu memperkuat posisi Kesultanan Deli. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan ialah revitalisasi kawasan bersejarah Taman Sri Deli.

"Kami memastikan penataan Taman Sri Deli yang berlangsung tahun ini tetap mempertahankan nilai heritage dan statusnya sebagai cagar budaya, sehingga menjadi ruang publik yang makin indah tanpa kehilangan karakter sejarahnya," kata Rico Waas menambahkan.

Tak hanya itu saja, orang nomor satu di Pemko Medan itu juga mendorong agar Istana Maimun mendapat perhatian skala nasional. Pemko Medan siap menjembatani dan menyiapkan kebutuhan pendukung, dengan tetap menyerahkan seluruh keputusan dan konsep pembangunan kepada pihak Kesultanan Deli.

"Komunikasikan berbagai kebutuhan penguatan kesultanan ke tingkat yang lebih luas agar Kesultanan Deli kian berkembang dan menjadi  daya tarik wisata budaya," pungkasnya.

​Sebelumnya, Sultan Deli XIV Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah secara langsung mengundang Wali Kota Medan untuk hadir dalam puncak acara Kenduri Diraja Negeri Deli. Acara akan diadakan pada 27 Agustus 2026 di Masjid Jami’ Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli.

"Acara akan di isi dengan pembacaan surah Yasin dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Sultan Deli XIV. Kami berharap Bapak Wali Kota Medan berkenan hadir dalam acara itu,"harapnya.(bundo)



Medan | Indonesia Berkibar News - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan khusunya di Kota Medan. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga bagaimana seluruh masyarakat dapat merasakan keadilan dan manfaat pembangunan terutama dalam tiga persoalan, Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi dengan tersediannya lapangan pekerjaan.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Medan, H. Kasman bin Marasakti Lubis, Lc, MA, di Medan, saat ditanya terkait kondisi Kota Medan, Sabtu (15/08/2026).

Politisi PKS ini menegaskan, kemerdekaan akan semakin bermakna apabila masyarakat khusunya mereka yang berada di bawah garis kemiskinan memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan, pelayanan kesehatan, pekerjaan dan kehidupan ekonomi yang layak.

“Refleksi kemerdekaan harus kita maknai lebih luas. Merdeka bukan hanya terbebas dari penjajahan, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara melalui pendidikan yang baik, pelayanan kesehatan yang mudah, kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan ekonomi,” ujar Kasman.

Ia menilai, persoalan pemerataan pendidikan masih menjadi salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian serius di Kota Medan. Pemerintah harus memastikan seluruh anak, termasuk dari keluarga kurang mampu, memperoleh kesempatan pendidikan yang sama.

Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan harus dilakukan secara merata, termasuk di kawasan yang masih mengalami keterbatasan fasilitas sekolah. Selain itu, dukungan terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu juga harus diperkuat agar tidak ada generasi muda yang terpaksa berhenti sekolah karena persoalan ekonomi.

“Jangan sampai ada anak-anak kita yang kehilangan masa depan hanya karena persoalan ekonomi atau keterbatasan akses pendidikan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk membangun Kota Medan,” katanya.

Kemudian terkait pelayanan kesehatan yang mudah diakses tanpa membedakan latar belakang ekonomi maupun wilayah tempat tinggal. Meski Kota Medan sudah melakukan banyak perubahan, tapi peningkatan pelayanan dan fasilitas perlu terus ditingkatkan.

"Kita terus memberikan dorongan kepada pemerintah Kota Medan agar kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk puskesmas, serta memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan akses pembiayaan kesehatan terus ditingkatkan mutunya," harapnya.

Kemudian dalam persoalan ekonomi, pihaknya mendorong agar pelaku UMKM, pedagang kecil, pelaku usaha informal dan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah harus mendapatkan ruang untuk berkembang. Pembangunan ekonomi Kota Medan tidak cukup hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi harus mampu menciptakan pemerataan dan meningkatkan daya beli masyarakat.

“UMKM dan pelaku usaha kecil dimana didalamnya para Pedagang Kaki Lima (PK5) yang sangat rentan adalah bagian penting dari perekonomian Kota Medan mereka bisa menjadi bagian menyelesaikan persoalan ekonomi, dengan syarat ereka harus mendapatkan kemudahan akses permodalan, pelatihan, pendampingan dan akses pasar,” ujarnya.

Sementata terkait ketersediaan lapangan pekerjaan, pihaknya mendorong Pemko Medan melakukan terobosan yang komkrit, pungkasnya.(bundo)



Medan | Indonesia Berkibar News - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemko Medan menggelar gotong royong massal secara serentak di 21 kecamatan, Sabtu (15/08/2026). Gotong royong massal ini dilaksanakan sebagai bagian dari gerakan Indonesia Asri guna menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelaksanaan gotong royong massal berjalan dengan baik. Salah satu lokasi yang dikunjungi Rico Waas yakni di Kecamatan Medan Denai, tepatnya di jalan Keramat Indah, Kelurahan Medan Tenggara. Selain membersihkan lingkungan, aksi penanaman pohon juga dilakukan di seluruh wilayah kecamatan.

Pada kegiatan tersebut, Rico Waas bersama Anggota DPRD Medan Afif Abdillah dan segenap pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan serta Camat Medan Denai ikut memantau aktivitas gotong royong yang melibatkan masyarakat dan sejumlah alat berat juga diturunkan. Tidak hanya di Medan Denai, melalui layar monitor, Rico Waas memantau pelaksanaan gotong royong di Kecamatan lainnya.

"Hari ini kita kembali gotong royong dan menyapa warga. Bedanya, hari ini dilaksanakan serentak di 21 kecamatan yang dipimpin oleh para camat. Ini dilakukan dalam rangka menyambut 17 Agustus sekaligus menggerakkan pasukan dan masyarakat untuk membersihkan daerah masing-masing," jelas Rico Waas.

“Kalau sudah masuk antrean ini harus dilayani. Tolong Pak Kadis, bereskan permasalahannya. Jangan membatas-batasi dan jangan membuat aturan sendiri pada anggota Bapak,” tegas Rico Waas 

Rico Waas juga menjelaskan, Pemko Medan telah mengembalikan pelayanan administrasi kependudukan seperti KTP dan KK ke tingkat kecamatan untuk menghindari penumpukan warga di satu lokasi. Ia menegaskan tidak ada pembatasan dalam pengurusan dokumen kependudukan dan seluruh pelayanan diberikan secara gratis.

Selanjutnya Rico Waas menjelaskan program Sapa Warga ini adalah untuk menampung berbagai kendala dan aspirasi masyarakat di tingkat kelurahan dan Kecamatan. "Fungsi Sapa Warga ini adalah menyerap langsung aspirasi masyarakat. Kami juga menitipkan pesan kepada camat dan lurah untuk terus mendengar dan bergerak cepat merespons setiap permasalahan warga," ucap Rico Waas.

 Rico Waas mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menyemarakkan HUT ke- 81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan bendera Merah Putih serta menjaga kebersamaan demi mendorong kemajuan ekonomi dan pembangunan Kota Medan.(bundo)

Diberdayakan oleh Blogger.