13 Juli 2020
Sei Rampah | Indonesia Berkibar News - Jumlah korban dalam peta sebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali bertambah. Ditemui di Posko Gugus Tugas, Rumah Dinas Bupati, Sei Rampah, Senin (13-0-2020), Juru Bicara Tim Gugus Tugas Drs. H. Akmal, AP, M.Si, menyampaikan jika korban terbaru kali ini berjumlah 1 orang dan merupakan warga asal Kecamatan Sei Bamban. “Informasi yang kami dapatkan dari Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sergai, dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, jika korban inisial YML, pria berusia 23 tahun asal Kecamatan Sei Bamban,” kata Akmal.

Sesuai dengan data dari Penyeledikan Epidomologis yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas lewat Dinkes Sergai menyebut jika korban sudah mengalami demam sejak 3 bulan yang lalu dan menjalani pengobatan di beberapa bidan setempat. Lalu pada tanggal 21 Juni yang bersangkutan (ybs) dibawa oleh Ibunya ke kediaman tantenya di Medan. Pada 22 Juni 2020 korban kemudian menjalani pemeriksaan darah di Laboratorium di Jl. SM Raja dengan hasil demam typoid.

“Selanjutnya ybs diantar oleh Ibunya untuk berobat ke Klinik di Medan. Oleh pihak klinik korban diberi terapi obat oral untuk 3 hari. Ternyata setelah obat habis, ybs masih demam dan keadaan umumnya lemah.  Pada tanggal 27 Juni 2020, ybs kembali kontrol ke Klinik di Medan dan dirawat inap selama 1 malam. Selanjutnya, ybs pulang ke rumah tantenya di Medan dan istirahat di sana selama 2 hari dari tanggal 28 Juni 2020 sore sampai tanggal 30 Juni 2020,” sebut Akmal lagi.

Ia melanjutkan, mulai dari kepulangan korban ke kediamannya di Sei Bamban pada tanggal 30 Juni sampai pada 08 Juli 2020, kondisinya masih belum membaik walaupun sudah menjalani perawatan di klinik setempat. “Korban sempat diopname, namun sampai tanggal 08 Juli kondisinya secara umum masih lemah, demam, batuk, muntah, tenggorokan sakit disertai mencret sekali sekali,” katanya.

Pada tanggal 09 Juli 2020, sekitar pukul 10.00 WIB, korban dibawa orang tuanya berobat ke RS Elisabet di Medan. “Karena keadaan ybs masih buruk, selanjutnya korban diopname di RS Elisabet Medan pada tanggal 09 Juli dan di hari yang sama korban juga menjalankan PCR test. Lalu pada tanggal 11 Juli 2020, pihak RS Elisabet Medan menyatakan yang bersangkutan positif Covid-19. Sesuai prosedur, pihak Dinkes langsung melakukan tracing untuk mendata orang-orang yang menjalin kontak erat dengan korban dan didapati 6 anggota keluarga yang memenuhi kriteria tersebut. Rencananya pada hari ini, 13 Juli, kepada ke 6 orang tersebut akan diadakan rapid test. Kondisi mereka juga akan dipantau serta diarahkan untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari kedepan,” jelasnya sambil menambahkan jika keenam orang itu kemudian dimasukkan ke dalam daftar Orang dalam Pemantauan (ODP).

Akibat kejadian ini, Akmal menyebut, jumlah ODP yang masih menjalani masa pantau selama 14 hari jadi sebanyak 266 orang. Sedangkan yang sudah menjalani isolasi atau karantina mandiri dan dinyatakan selesai pantau dan sehat sebanyak 793 orang. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  saat ini ada  1 orang.  PDP tersebut berobat langsung ke Faskes yang ada di Medan. Jumlah PDP yang selesai pengawasan sebanyak 40 orang. Jumlah ODP yang meninggal ada 2 orang. Jumlah PDP yang meninggal ada 6 orang.  Jumlah warga meninggal positif Covid-19 sebanyak 1  orang. Jumlah Warga yang saat ini dinyatakan Positif Covid-19 dan sedang dalam perawatan isolasi sejumlah 7 orang yaitu 3 orang di RS GL Tobing Tanjung Morawa, 2 orang masih dirawat di RS Martha Friska, 1 orang dirawat di RS Mitra Sejati Medan dan 1 orang yang baru terkonfirmasi Positif Covid19 merupakan PDP yang telah dirawat di RS St. Elisabeth Medan.(torong)

“Akan tetapi sudah ada 14 orang Positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh di mana 3 orang berasal dari Kec Dolok Masihul, 5 orang dari Kec Perbaungan, 5  orang dari Kec Sei Rampah dan 1 orang dari Kecamatan Dolok Merawan. Kita berharap jumlah kesembuhan ini bertambah dalam waktu dekat,” pungkasnya.(fit)

12 Juli 2020
Sei Rampah | Indonesia Berkibar News - Kerja Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) masih terus berlanjut dengan kembali bertambahnya 1 (satu) orang warga Sergai yang dinyatakan positif terjangkit virus asal Wuhan.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Drs. H. Akmal, AP, M.Si melalui pesan Whatsapp, Minggu (12-07-2020) menyampaikan jika korban terbaru kali ini merupakan warga asal Kecamatan Tebing Syahbandar.

“Sesuai dengan informasi yang saya peroleh dari Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sergai, dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, bahwa korban ini berinisial RW, wanita usia 50 tahun. Yang bersangkutan (ybs) sehari-harinya bekerja sebagai karyawan pada salah satu Wisma atau Penginapan di Kabupaten Batu Bara,” jelas Akmal.

Akmal menyebut kasus terbaru ini bermula dari atasan korban yang dinyatakan positif Covid-19. “Sebagai langkah preventif seluruh karyawan di lokasi kerja tersebut kemudian menjalani rapid test pada tanggal 30 Juni 2020 oleh Dinkes Batu Bara. Hasilnya korban RW dinyatakan reaktif lalu ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Hal ini kemudian diinformasikan oleh Dinkes Batu Bara ke Dinkes Sergai serta langsung direspons dengan menjalankan prosedur pengambilan sample swab pada tanggal 02 Juli lalu setelah korban pulang ke kediamannya di Tebing Syahbandar,” terang Akmal.

Pengambilan sampel swab, kata Akmal, juga dilakukan terhadap 2 orang kontak erat korban yang merupakan suami dan anaknya. “Di hari yang sama, Tim Gugus Tugas yang terdiri dari Dinkes Sergai dan Puskesmas Tebing Syahbandar didampingi oleh Camat, Kepala Desa, Babinsa dan Babin Kamtibmas turun ke rumah ybs untuk melakukan pengambilan sampel swab terhadap korban dan seluruh kontaknya.”

Akmal lalu menyatakan pada tanggal 10 Juli suami korban inisial S ternyata lebih dulu dinyatakan positif Covid-19 disusul kemudian esoknya hasil PCR test korban RW dirilis dan hasilnya juga positif. Namun dikarenakan suami korban beralamatkan di Kota Tebing Tinggi maka tidak masuk dalam peta sebaran Covid-19 Kabupaten Sergai.

“Saat ini korban dalam proses rujukan ke rumah sakit untuk mendapat penangan intensif. Dinkes juga langsung melakukan usaha preventif demi mencegah penularan Covid-19 di sekitar lingkungan tersebut dengan cara melakukan desinfeksi berupa penyemprotan cairan desinfektan terhadap rumah dan lingkungan tempat tinggal ybs,” jelas Akmal.

Atas kejadian ini Akmal menginformasikan sudah ada 21 orang warga Sergai yang berstatus positif terjangkit Covid-19 dengan rincian 14 orang telah dinyatakan sembuh, 1 orang meninggal dunia dan 6 orang positif sedang dalam perawatan intensif.

“Dari 6 orang warga tersebut, 2 orang dirawat di RS Martha Friska Medan, 1 orang di RS Mitra Sejati Medan, 2 orang di RS GL Tobing Tanjung Morawa dan 1 orang kasus baru sedang dalam proses rujukan,” pungkasnya.(fit)

11 Juli 2020
Deli Serdang | Indonesia Berkibar News - Kembali respon cepat ditunjukan dan diperlihatkan jajaran Sat Reskrim Polresta Deli Serdang dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan menindak lanjuti laporan pengaduan masyarakat. Terbukti hanya berselang tiga jam dari kejadian pencurian sepeda motor, TimTekab Sat Reskrim Polresta Deli Serdang berhasil mengungkap dan mengamankan pelaku.

Seorang pria berinisial HP (27) warga Dusun II Desa Jati Seronoh Kec. Percut Seituan Kab. Deli Serdang harus merasakan dinginnya jeruji besi setelah tak berkutik ketika diamankan bersama barang bukti hasil curiannya berupa sepeda motor Yamaha Nmax warna merah oleh Tim Tekab Sat Reskrim Polresta Deli Serdang.

Diamankannya HP bermula dari laporan pengaduan masyarakat yakni korban seorang pria Jowanda Pratama (22) warga Dusun I Senayan  Kec. Seirampah Kab. Serdang Bedagai pada Sabtu (11-07-2020) siang sekira pukul 12.00 wib yang saat itu sedang bekerja ditoko ponsel Xiomi Strore Jalan Bakaran Batu No 09 Kec. Lubuk Pakam Kab. Deli Serdang.

Karena situasi toko ramai dengan pengunjung korban pun tak menghiraukan keberadaan kunci sepeda motornya yang terletak diatas meja.

Kemudian datang pelaku HP yang melihat keberadaan kunci sepeda motor terletak diatas meja, pelaku HP pun diam-diam masuk kedalam toko lalu mengambil kunci sepeda motor korban, dan tanpa disadari oleh korban yang dilakukan pelaku telah mengambil kunci tersebut dan membawa pergi sepeda motor Yamaha Nmax warna merah nomor polisi BK 2961 XAZ.

Setelah pengunjung toko mulai berkurang barulah korban menyadari sepeda motor miliknya telah hilang.

Menyadari hal tersebut korban pun membuka rekaman cctv toko dan mengetahui ciri-ciri dari pelaku yang telah melakukan pencurian terhadap sepeda motor miliknya, dan berbekal rekaman cctv toko atas kejadian tersebut korban pun melaporkannya ke Mapolresta Deli Serdang.

Mendapati laporan pengaduan tersebut, jajaran Sat Reskrim pun bergerak cepat dengan bekal rekaman cctv pelaku diketahui ciri-ciri dan identitas pelaku, kemudian tim mengetahui keberadaan pelaku dan melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Tepat di Jalan Karakatau Kota Medan tim melihat ciri-ciri pelaku sesuai dari yang terekam oleh cctv, tim langsung mengamankan pelaku bersama barang bukti hasil curiannya berupa Yamaha Nmax warna merah yang pada saat diamankan pelaku telah membuka nomor polisi yang terdapat pada sepeda motor tersebut.

Dilakukan interogasi terhadap pelaku HP, ia pun mengakui perbuatannya dan saat ini pelaku HP beserta barang bukti Yamaha Nmax warna merah nomor polisi BK 2961 XAZ diamankan dikantor Sat Reskrim Polresta Deli Serdang guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK melalui Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Firdaus, SIK, MH saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan seorang pria berinisial HP dalam dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor/

“ya benar kita telah mengamankan HP terkait kasus tindak pidana pencurian sepeda motor, pada saat diamankan HP mencoba mengelabui petugas dengan membuka plat nomor polisi pada sepeda motor curiannya agar tidak terdeteksi, terbaca dan tidak diketahui identitas dari sepeda motor itu, tapi kita berbekal foto dari rekaman cctv yang diberikan korban sehingga kita benar-benar sudah mengetahui ciri-ciri dan identitas HP sebagai pelaku curamor”, ujar Kompol Firdaus.

“Terhadap HP kita persangkakan Pasal 363 dari KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara”, tambah Kasat Reskrim.

“Kepada masyarakat saya selaku Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang menghimbau agar menggunakan kunci ganda pada kendaraan khususnya sepeda motor saat berada diareal parkiran dimana saja, guna mencegah tindak kejahatan pencurian sepeda motor”, tutup beliau sembari memberikan himbauan kepada masyarakat. (Nurdin)

Deli Serdang | Indonesia Berkibar News - Polsek Lubuk Pakam Polresta Deli Serdang lakukan pemanenan hasil kebun dalam rangka mendukung ketahanan pangan Kab. Deli Serdang ditengah situasi dampak pandemi saat ini. Kegiatan Pemanenan hasil kebun berupa sayur kangkung jenis akar ini dipimpin oleh  Kapolsek Lubuk Pakam AKP Hendri Yanto bersama ketua bhayangkari cabang lubuk pakam Ny. Ritha Hendri Yanto S. dan personil Polsek Lubuk Pakam dan juga warga masyarakat, Sabtu (11-07-2020).

Bertempat di lokasi kebun dibelakang Mako Polsek Lubuk Pakam dengan luas areal seluas 800m2, tanaman berupa sayur kangkung jenis akar ini tumbuh dengan kualitas baik sehingga dapat dilakukan pemanenan.

Hasil panen berupa sayur kangkung jenis akar ini kemudian dibersihkan dan dikemas lalu dibagikan kepada warga masyarakat yang membutuhkan terdampak situasi pandemi covid-19.

Kapolsek Lubuk Pakam Polresta Deli Serdang AKP Hendri Yanto S saat dikonfirmasi menuturkan bahwa bersyukur pertumbuhan sayur kangkung jenis akar ini dapat bertumbuh dengan kualitas baik sejak mulai masa tanam, dengan hasil panen sayur kangkung jenis akar yang berkualitas baik, ini nantinya akan kita bagikan kepada warga masyarakat diseputaran Mapolsek Lubuk Pakam yang terdampak dari situasi pandemi covid-19 saat ini.

Selain itu kegiatan pemanenan ini juga dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Kab. Deli Serdang dalam menyikapi situasi dampak pandemi covid-19 saat ini,tambah Kapolsek.

"Dengan hasil panen ini harapannya kita dapat membantu dan memberikan nutrisi berupa sayuran kepada warga masyarakat terdampak situasi pandemi saat ini, semoga hasil panen ini semua dapat bermanfaat bagi warga masyarakat”, pungkas AKP Hendri. (Nurdin)

9 Juli 2020

Sergai | SNN - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman menyambut kehadiran Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen. Pol.  Martuani Sormin, M.Si dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah MA, M.Sc, di Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan, Kamis (09-07-2020).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas kehadiran dua pimpinan institusi tersebut di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat. Ia juga menginformasikan perkembangan terbaru perihal proses penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Sergai yang sampai hari ini terdata sudah 20 orang warga dinyatakan positif Covid-19.

“Namun dari ke 20 itu, 14 sudah sembuh sehingga tersisa 5 warga Sergai yang sedang menjalani perawatan, sedangkan ada 1 yang sudah meninggal dunia yang merupakan korban pertama,” jelasnya.

Bupati kemudian menyebut, Sergai merupakan Kabupaten yang masih berusia muda karena baru 15 tahun lalu mekar dari Kabupaten Deli Serdang. “Kecamatan Pegajahan tempat kita hadir sekarang pun juga daerah hasil pemekaran dari Kecamatan Perbaungan. Kecamatan ini juga dipimpin oleh Camat perempuan, yaitu Ibu Jurna Elvida, SE,” sebutnya.

Terkait Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Bupati mengatakan walaupun terjadi penurunan penjualan akibat efek samping pembangunan jalan tol, namun diharapkan akan berdirinya pusat UKM di Sergai dapat menjadi solusi positif. “Sektor pariwisata di Sergai dan mungkin di seluruh Indonesia juga sedang terpukul akibat bencana pandemi ini, namun kita akan terus berusaha memulihkan diri lewat sinergitas dan komitmen bersama,” kata Bupati.

Terakhir perihal aspek politik di Sergai, Bupati Soekirman menyebut itu adalah proses yang telah terjadi sedari dulu dan Kabupaten Sergai selalu menanggapi hal tersebut dengan positif dan kondusif. “Rakyat memilih dengan hatinya sendiri karena pada dasarnya demokrasi adalah pesta rakyat, hak rakyat untuk memilih pemimpin,” pungkas Bupati.

Sementara itu Kapoldasu Irjen Pol. Martuani Sormin dalam sambutannya memuji kondisi Desa Bingkat yang menjadi pilot project “Kampung Tangguh”.

“Andaikan 237 desa di seluruh Kabupaten Sergai bisa menjadi seperti Desa Bingkat ini, pastilah Sergai bisa menjadi daerah yang lebih tentram, tenang dan berkecukupan sandang dan pangannya. Kita patut berterimakasih khususnya kepada perangkat Desa Bingkat yang telah mendedikasikan diri dengan maksimal. Tetaplah tangguh, tetap semangat, jangan pedulikan apa kata orang, yang penting warga kita di sini semua segar, waras dan sejahtera. Kabupaten Sergai juga patut mendapat apresiasi, walau usia masih muda tapi tidak berarti kalah dari daerah lain yang lebih tua,” ucapnya.

Kapoldasu juga tak lupa mengingatkan masyarakat perihal pentingnya kesadaran bersama dalam proses penanggulangan dan pencegahan Covid-19 di Sumut dan terkhusus di Sergai. “Patuhi apa imbauan kesehatan yang disampaikan. Covid-19 ini hal yang nyata, apalagi sumber yang paling membahayakan adalah mereka yang tanpa gejala (OTG), ditambah dengan fakta jika sampai saat ini obatnya belum ditemukan. Namun kita bisa bersama-sama mencegah dan meminimalisir dampaknya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” ungkap Kapoldasu.

Terakhir, Kapoldasu juga meminta agar lahan persawahan di Kabupaten Sergai tetap terjaga seperti saat ini. “Semoga lahan sawah bisa tetap ada dan tidak dijual karena ini adalah anugerah Tuhan YME untuk Indonesia, untuk Sergai,” harapnya.

Di kesempatan yang sama Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah mengaku ini adalah kunjungan pertamanya ke Kabupaten Sergai karena dirinya baru diberi kepercayaan menjabat sebagai Panglima di Sumut sekitar 2 minggu lalu. “Kunjungan ke Desa Bingkat ini memberi kesan positif bagi saya terutama dari dua aspek penting yaitu bagaimana komitmen desa ini untuk melakukan aksi pencegahan Covid-19, lalu yang kedua bidang perekonomian yang baik yang dibuktikan dengan banyaknya home industry di sini. Hal tersebut tentu menjadi sumber potensi ekonomi yang baik dan bisa menjadi role model bagi daerah lain,” sebut Pangdam.

Mayjend TNI Irwansyah juga berharap, kedepan dirinya dan seluruh elemen masyarakat dapat saling mengenal dan saling memberikan dorongan terutama dalam menghadapi berbagai tantangan. “Mari terus pererat hubungan satu sama lain, pererat sinergitas, untuk membangun daerah ke arah yang lebih baik,” ucapnya.


Pesta Panen Raya Nusantara


Sebelumnya Kapolda Sumut bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI mengikuti Pesta Panen Raya Nusantara TNI-Polri dengan Kapolri dan Panglima TNI secara virtual bertempat di Dusun III Desa Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai. Kegiatan Pesta Panen Raya TNI-Polri ini merupakan program berkelanjutan dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di seluruh Indonesia sekaligus pelestarian lingkungan di pesisir pantai.

Selain itu dilaksanakan juga kegiatan di Desa Ketapang, Kabupaten Tangerang berupa panen udang, penyemaian bibit ikan lele, tanam bibit jagung, bakti sosial serta launching 7.024 “Kampung Tangguh Nusantara”. Acara ini diikuti dan disaksikan oleh Polda, Kodam dan unsur FKPD di seluruh wilayah Indonesia melalui sarana video conference sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat akibat dampak Covid-19 di Indonesia sekaligus untuk mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Sembari mengikuti Pesta Panen Raya, Kapolda Sumut bersama Pangdam I/BB didampingi Bupati Sergai dan Kapolres Sergai juga melaksanakan panen raya di lokasi pembudidayaan ikan air tawar Primkoppol Polres Sergai. Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumut panen 17 ton ikan patin, menabur 50 ribu bibit ikan serta memberikan 1 ton pakan ikan dan 25 ribu bibit ikan kepada plasma peternak ikan guna meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 di wilayah Sergai.

Hadir dalam kegiatan ini jajaran Poldasu dan Pangdam Bukit Barisan, Kapolres Sergai AKBP. R. Simatupang beserta jajaran, Dandim 0204 DS Letkol Kav Syamsul Arifin, Ketua DPRD Sergai dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE beserta anggota, Kajari Sergai Paian Tumanggor, SH, Kakan Kemenag Sergai H. Zulkifli Sitorus S.Ag, MH, Kepala OPD Sergai, tokoh agama serta tokoh masyarakat Kabupaten Sergai.(torong/arj)


Pegajahan | Indonesia Berkibar News - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman menyambut kehadiran Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen. Pol.  Martuani Sormin, M.Si dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah MA, M.Sc, di Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan, Kamis (09-07-2020).

Bupati menyampaikan rasa syukur atas kehadiran dua pimpinan institusi tersebut di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat. Ia juga menginformasikan perkembangan terbaru perihal proses penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Sergai yang sampai hari ini terdata sudah 20 orang warga dinyatakan positif Covid-19.

“Namun dari ke 20 itu, 14 sudah sembuh sehingga tersisa 5 warga Sergai yang sedang menjalani perawatan, sedangkan ada 1 yang sudah meninggal dunia yang merupakan korban pertama,” jelasnya.

Bupati kemudian menyebut, Sergai merupakan Kabupaten yang masih berusia muda karena baru 15 tahun lalu mekar dari Kabupaten Deli Serdang. “Kecamatan Pegajahan tempat kita hadir sekarang pun juga daerah hasil pemekaran dari Kecamatan Perbaungan. Kecamatan ini juga dipimpin oleh Camat perempuan, yaitu Ibu Jurna Elvida, SE,” sebutnya.

Terkait Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Bupati mengatakan walaupun terjadi penurunan penjualan akibat efek samping pembangunan jalan tol, namun diharapkan akan berdirinya pusat UKM di Sergai dapat menjadi solusi positif. “Sektor pariwisata di Sergai dan mungkin di seluruh Indonesia juga sedang terpukul akibat bencana pandemi ini, namun kita akan terus berusaha memulihkan diri lewat sinergitas dan komitmen bersama,” kata Bupati.

Terakhir perihal aspek politik di Sergai, Bupati Soekirman menyebut itu adalah proses yang telah terjadi sedari dulu dan Kabupaten Sergai selalu menanggapi hal tersebut dengan positif dan kondusif. “Rakyat memilih dengan hatinya sendiri karena pada dasarnya demokrasi adalah pesta rakyat, hak rakyat untuk memilih pemimpin,” pungkas Bupati.

Sementara itu Kapoldasu Irjen Pol. Martuani Sormin dalam sambutannya memuji kondisi Desa Bingkat yang menjadi pilot project “Kampung Tangguh”.

“Andaikan 237 desa di seluruh Kabupaten Sergai bisa menjadi seperti Desa Bingkat ini, pastilah Sergai bisa menjadi daerah yang lebih tentram, tenang dan berkecukupan sandang dan pangannya. Kita patut berterimakasih khususnya kepada perangkat Desa Bingkat yang telah mendedikasikan diri dengan maksimal. Tetaplah tangguh, tetap semangat, jangan pedulikan apa kata orang, yang penting warga kita di sini semua segar, waras dan sejahtera. Kabupaten Sergai juga patut mendapat apresiasi, walau usia masih muda tapi tidak berarti kalah dari daerah lain yang lebih tua,” ucapnya.

Kapoldasu juga tak lupa mengingatkan masyarakat perihal pentingnya kesadaran bersama dalam proses penanggulangan dan pencegahan Covid-19 di Sumut dan terkhusus di Sergai. “Patuhi apa imbauan kesehatan yang disampaikan. Covid-19 ini hal yang nyata, apalagi sumber yang paling membahayakan adalah mereka yang tanpa gejala (OTG), ditambah dengan fakta jika sampai saat ini obatnya belum ditemukan. Namun kita bisa bersama-sama mencegah dan meminimalisir dampaknya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” ungkap Kapoldasu.

Kapoldasu juga meminta agar lahan persawahan di Kabupaten Sergai tetap terjaga seperti saat ini. “Semoga lahan sawah bisa tetap ada dan tidak dijual karena ini adalah anugerah Tuhan YME untuk Indonesia, untuk Sergai,” harapnya.

Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah mengaku ini adalah kunjungan pertamanya ke Kabupaten Sergai karena dirinya baru diberi kepercayaan menjabat sebagai Panglima di Sumut sekitar 2 minggu lalu. “Kunjungan ke Desa Bingkat ini memberi kesan positif bagi saya terutama dari dua aspek penting yaitu bagaimana komitmen desa ini untuk melakukan aksi pencegahan Covid-19, lalu yang kedua bidang perekonomian yang baik yang dibuktikan dengan banyaknya home industry di sini. Hal tersebut tentu menjadi sumber potensi ekonomi yang baik dan bisa menjadi role model bagi daerah lain,” sebut Pangdam.

Mayjend TNI Irwansyah juga berharap, kedepan dirinya dan seluruh elemen masyarakat dapat saling mengenal dan saling memberikan dorongan terutama dalam menghadapi berbagai tantangan. “Mari terus pererat hubungan satu sama lain, pererat sinergitas, untuk membangun daerah ke arah yang lebih baik,” ucapnya.

Sebelumnya Kapolda Sumut bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI mengikuti Pesta Panen Raya Nusantara TNI-Polri dengan Kapolri dan Panglima TNI secara virtual bertempat di Dusun III Desa Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai. Kegiatan Pesta Panen Raya TNI-Polri ini merupakan program berkelanjutan dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di seluruh Indonesia sekaligus pelestarian lingkungan di pesisir pantai.

Selain itu dilaksanakan juga kegiatan di Desa Ketapang, Kabupaten Tangerang berupa panen udang, penyemaian bibit ikan lele, tanam bibit jagung, bakti sosial serta launching 7.024 “Kampung Tangguh Nusantara”. Acara ini diikuti dan disaksikan oleh Polda, Kodam dan unsur FKPD di seluruh wilayah Indonesia melalui sarana video conference sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat akibat dampak Covid-19 di Indonesia sekaligus untuk mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Hadir Jajaran Poldasu dan Pangdam Bukit Barisan, Kapolres Sergai AKBP. R. Simatupang, Dandim 0204 DS Letkol Kav Syamsul Arifin, Ketua DPRD Sergai dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, Kajari Sergai Paian Tumanggor, SH, Kakan Kemenag Sergai H. Zulkifli Sitorus S.Ag, MH, Kepala OPD Sergai.(fit)


Banda Aceh | Indonesia Berkibar News - Grand Opening Dapur Arini Toko penyedia makan keluarga anda.Dapur Arini kini hadir dikota anda menyediakan berbagai aneka ragam makanan.

Grand Opening Dapur Arini hari ini Kamis (09-07-2020) di mulai dari pagi hari hingga sore hari, ramai dikunjungi pembeli

Dapur Arini yang bersebrangan dengan toko yang menjual alat alat pancing, menyediakan berbagai macam kue kesukaan anda, mulai dari  mulai dari puding, cake, bawang goreng, dan berbagai macam kue lainnya juga tersedia disana.

Dapur Arini yang menempati ruko satu pintu ini berada di Jalan A Yani nomor 86 Peunayong Banda Aceh, dan mulai melayani konsumen atau pembeli dari jam 08.00 hingga 22.00 WIB.(ikhsan/torong)
Diberdayakan oleh Blogger.