Bupati Labusel Buka Musrembang Tekankan Perencanaan Pembangunan Harus Berangkat dari Suara Desa
Labusel| Indonesia Berkibar News - Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sungai Kanan yang digelar di Aula Kantor Camat Sungai Kanan, Rabu (04/02/2026).
Musrenbang ini menjadi ruang musyawarah bersama untuk menyatukan gagasan, harapan, dan kebutuhan masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan, sekaligus merumuskan prioritas pembangunan kecamatan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2027.
Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra menegaskan bahwa pembangunan yang baik harus dimulai dari mendengar dan memahami suara masyarakat.
“Perencanaan pembangunan tidak boleh lahir dari meja rapat semata. Ia harus berangkat dari desa, dari kebutuhan nyata masyarakat, dari apa yang benar-benar dirasakan di lapangan,” ujar Bupati.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam forum Musrenbang, mulai dari perwakilan kelompok masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga para aparatur desa dan kelurahan.
Menurut Bupati, partisipasi masyarakat bukan sekadar pelengkap prosedur, melainkan fondasi utama dalam membangun daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“Musrenbang adalah wujud komitmen kita bersama. Di sinilah kepedulian itu diuji, apakah kita sungguh-sungguh ingin membangun daerah ini dengan hati dan tanggung jawab,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Fery Sahputra mengingatkan bahwa arah pembangunan daerah harus sejalan dengan kebijakan nasional sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dengan visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.
Namun demikian, ia menekankan bahwa keselarasan dengan kebijakan nasional tidak boleh menghilangkan jati diri dan kebutuhan lokal.
“Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa desa yang kuat. Karena itu, setiap usulan yang kita susun hari ini harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat di daerah,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya Musrenbang sebagai forum resmi yang partisipatif, transparan, dan akuntabel sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Ia mengajak seluruh peserta untuk tidak menjadikan Musrenbang sekadar rutinitas tahunan, tetapi sebagai momentum menentukan arah masa depan daerah.
Selain itu, Bupati mengingatkan bahwa perencanaan pembangunan Tahun 2027 telah berbasis Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI), sehingga proses perencanaan harus dibangun dari bawah ke atas (bottom-up planning).
“Keputusan yang baik lahir dari proses yang melibatkan banyak pihak sejak awal. Dengan begitu, pembangunan yang kita rancang akan lebih adil, akomodatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Usai membuka Musrenbang secara resmi, Bupati Fery Sahputra mendengarkan langsung paparan usulan prioritas pembangunan dari Delapan desa dan satu kelurahan di Kecamatan Sungai Kanan. Seluruh usulan tersebut dicatat secara langsung oleh Bupati untuk menjadi bahan pembahasan lanjutan pada Musrenbang Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan M. Reza Pahlevi Nasution, Anggota DPRD Labusel Edy Parapat dan Anggi, Asisten Perekonomian Ralikul Rahman, para pimpinan OPD, para Penjabat Kepala Desa beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya.(surono )







