28 Februari 2026

  


Samosir | Indonesia Berkibar News  - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir memperingati Hari Jadi ke-22 sebagai tema “Samosir Rumah Kita” dan subtema “Hidup Selaras Alam, Tingkatkan Hidup Rukun Menuju Indonesia Emas 2045”. 


Perayaan syukur digelar di Segmen 5 Waterfront Pangururan, yang diawali ibadah oikumenis yang dipimpin Pastor Ivo Sinaga.


Kabupaten Samosir secara administratif berdiri sejak 7 Januari 2004. Namun, perayaan hari jadi secara konsisten dipusatkan setiap 27 Februari, Sabtu (28/02/2026) 


Bupati Samosir Vandiko T . Gultom dan Wakil Bupati (Wabup) yang kemudian dibagikan secara simbolis kepada perwakilan sembilan kecamatan. Ini sebagai momentum sarana refleksi bersama antara pemerintah dengan masyarakat untuk terus berbenah, memperkuat pembangunan inklusif, berkelanjutan, serta berorientasi. 


Hadir mewakili Gubernur Sumatera Utara, Asisten Administrasi Umum, Forkopimda Kabupaten Samosir, Sekda Pemkab, Sekda Kabupaten Tapanuli Tengah, Pj Bupati Samosir periode 2004–2005,  dan undangan lainya


“Rumah dalam filosofi  adalah tempat pemersatu keluarga, tempat berinteraksi dengan sesama dan Tuhan. Karena itu, kita patut menjaga juga memperindah  tanpa kehilangan identitas, Selamat hari jadi ke-22 untuk Samosir dan seluruh masyarakat.” ucapnya. 


Seiring bertambahnya usia, Vandiko menekankan peningkatan kemampuan, serta profesionalisme aparatur juga kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu diharapkan saran, masukan, hingga kritik yang konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan  guna mempertajam proses perencanaan pelaksanaan pembangunan secara menyeluruh. 


Selain itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewariskan Samosir yang lebih damai, maju, dan sejahtera kepada generasi mendatang, menjaga lingkungan, memperkuat kerukunan hidup di tengah keberagaman demi Indonesia Emas 2045.


Gubsu diwakili Asisten Administrasi Umum H. Muhammad Suib Sitorus mengatakan, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penuh makna mengenang perjalanan sejarah, menghargai perjuangan para pendahulu, serta memperkuat tekad melanjutkan pembangunan menuju masa depan lebih baik. 


Muhammad Suib juga menyoroti karakter masyarakat Samosir yang didominasi Batak Toba dengan falsafah dalihan natolu, menjunjung tinggi gotong royong dengan kehidupan sosial berbasis kekeluargaan sebagai kekuatan  menjaga harmoni dan persatuan. (P Simbolon)

 


Samosir | Indonesia Berkibar News - Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Lapangan Mako Polres Samosir, Sabtu (28/02/2026) 


Upacara Pelepasan Wisuda Purna Bhakti, Kapolres Rina Sry Nirwana Tarigan menegaskan pentingnya doa serta kesehatan bagi setiap personel hingga akhir masa pengabdian.


“Kita harus berdoa agar tetap sehat hingga pensiun,” pungkasnya dalam amanat saat melepas Kompol (Purn) Marlan Silalahi yang resmi mengakhiri masa dinasnya sebagai anggota Polri.


Upacara diawali pukul 09.00 WIB itu dipimpin langsung oleh AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K, M.H selaku Inspektur Upacara. Acara yang diikuti pleton Pejabat Utama (PJU) jajaran Perwira Polres, personel gabungan staf, Sat Lantas, Sat Intelkam, Sat Reskrim, jajaran Polsek, Bhayangkari  hingga Pegawai Harian Lepas (PHL).


Adapun personel yang memasuki masa Purna Bhakti adalah Kompol (Purn) Marlan Silalahi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Onanrunggu. 


Pelepasan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Nomor: KEP/49/I/2026 tentang Pemberian Pensiun Purnawirawan Polri.


Rangkaian yang dimulai dari masuknya Komandan Upacara, laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, penyerahan Keputusan Pensiun, hingga pembacaan doa serta laporan akhir selesai. 


Melalui amanatnya, Kapolres menyampaikan rasa syukur atas pengabdian panjang yang telah diberikan, seraya menegaskan bahwa pelepasan purna bhakti bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan dan kecintaan keluarga besar Polres kepada anggota yang telah berdedikasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Pengabdian yang telah dilakukan selama ini memiliki makna positif bagi institusi. Masa pensiun bukan akhir dari pengabdian seorang Bhayangkara bagi bangsa dan negara,” ungkapnya. 


Ia juga menekankan bahwa purnawirawan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri dan diharapkan terus menjalin komunikasi serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Secara pribadi dan kedinasan, Kapolres menyampaikan terima kasih serta permohonan maaf atas kebersamaan selama kurang lebih 21 tahun 8 bulan pengabdian di Polres Samosir.


Tak lupa, apresiasi juga diberikan kepada keluarga, khususnya istri yang setia mendampingi selama masa dinas. “Semoga senantiasa diberikan rezeki dan kesehatan, serta tetap menunjukkan jiwa Bhayangkara di tengah masyarakat,” tuturnya.


Usai upacara, dilanjutkan dengan syukuran juga ramah tamah, pemberian cenderamata dari Kapolres dan jajaran, serta prosesi Gerbang Pora atau pengalungan bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir. 


Kompol (Purn) Marlan Silalahi kemudian dilepas menggunakan kendaraan dinas yang telah disiapkan di gerbang Mako Polres. 


Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 10.18 WIB dalam keadaan aman, lancar dan kondusif. 


Sementara itu, untuk mengisi kekosongan jabatan Kapolsek Onanrunggu, saat ini posisi tersebut dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) AKP Radiaman Simarmata. (P Simbolon)

  


Samosir | Indonesia Berkibar News - Penampilan Toton Caribo dan Band Ungu sukses “mengguncang” ribuan warga dan wisatawan yang memadati lokasi hiburan rakyat di kawasan Waterfront Pangururan, ini  sebagai perayaan Hari Jadi Kabupaten Samosir. 


Momentum yang sekaligus dirangkai dengan launching Horas Samosir Fiesta (HSF) 2026 oleh Bupati Samosir Vandiko T Gultom bersama Wakil Bupati (Wabup) serta unsur Forkopimda, hadir juga Anggota DPR RI, Bupati Pakpak Bharat, Bupati Toba, Bupati Humbahas, Wakil Walikota Sibolga, Ketua DPRD Toba, Forkopimda  Samosir, Kapolres Toba, Sekda Tapteng, Sekda Samosir dan pimpinan OPD lainnya.


Peresmian HSF 2026  sebagai simbol dimulainya rangkaian even, seraya Bupati menyampaikan harapannya agar Horas Samosir Fiesta dapat terus menjadi agenda unggulan daerah. HSF 2026 sendiri telah dikemas dalam empat event budaya serta tiga berskala internasional yang diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.


Anggota DPR RI, Martin Manurung, turut hadir dan menyapa masyarakat yang sekaligus mengucapkan selamat atas Hari Jadi Kabupaten Samosir serta berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.


Penampilan Toton Caribo menjadi salah satu yang paling dinanti. Musisi yang mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Samosir itu menyampaikan kekagumannya terhadap keindahan alam daerah. 


“Saya baru pertama ke Samosir, keindahannya luar biasa. Saya juga sudah melihat patung Tuhan Yesus Kristus di Samosir. Semoga kita semua diberkati,” ucap Toton dari atas panggung, Sabtu (28/02/2026) 


Pada kesempatan itu, Ungu mempersembahkan lagu spesial “Happy Birthday” untuk Kabupaten Samosir. Setelahnya, Bupati Samosir bersama Wabup dan tamu undangan turut naik ke atas melantunkan lagu bersama Band Ungu.


“Mari sama-sama bersatu padu. Samosir rumah kita. Kita sejahterakan Samosir bersama, dan untuk generasi muda, kejarlah cita-cita tingginya mungkin ucap Vandiko. (P Simbolon)

 


Samosir | Indonesia Berkibar News 
-   Sebagai wujud kepedulian terhadap keluarga besar internal, Kapolres AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H menyerahkan bantuan sosial kepada Pekerja Harian Lepas (PHL) Polres Samosir. 


Penyerahan berlangsung penuh kehangatan yang dipimpin langsung Kapolres dan dihadiri PLT Kasi Propam IPDA D.B. Siregar, S.H., PS Kasikeu Brigpol Japen Sembiring, S.H., serta PS Kasium AIPDA Efripandi.


Pada kesempatan itu, Kapolres menyambangi dua keluarga PHL yang bertugas di Seksi Bagian Umum (SIUM) yakni J. Sihombing (sudah berkeluarga) berdomisili di Perbukitan Desa Sigaol Simbolon, Kecamatan Palipi, serta A. Sitanggang (masih lajang) yang tinggal di Desa Lumban Pinggol, Pangururan, Samosir.


Bantuan yang diberikan berupa beras 20 kilogram, telur, minyak makan 3 kilogram, satu buah tikar, jajanan anak-anak, satu kotak mi instan, serta perlengkapan sekolah berupa enam lusin buku tulis dan enam lusin pulpen, Sabtu (28/02/2026) 


Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan dalam keluarga besar Polres. 


“Kita adalah keluarga besar Polres Samosir. Tetap semangat dalam menjalani kehidupan. Untuk kesehatan keluarga, silakan memanfaatkan fasilitas Klinik Polres. Jangan sampai anak-anak tidak sekolah, minimal tamat SMA,” ujar AKBP Rina di hadapan keluarga PHL.


Momen haru terjadi saat Kapolres berjanji akan menyekolahkan dua orang anak dari J. Sihombing hingga tamat SMA. 


Komitmen ini disampaikan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan anak anggota keluarga besar Polres. Bantuan sosial yang bertujuan mempererat hubungan antara pimpinan dan PHL, membangun kedekatan serta kepercayaan, sekaligus memperkuat citra positif Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (P Simbolon)

27 Februari 2026

 


Samosir | Indonesia Berkibar.News - Perayaan Hari Jadi Kabupaten Samosir berlangsung meriah. Penampilan Toton Caribo dan Band Ungu sukses “mengguncang” ribuan warga dan wisatawan yang memadati lokasi hiburan rakyat di kawasan Waterfront Pangururan, Saptu (28/02/2026).

Momentum tersebut sekaligus dirangkai dengan launching Horas Samosir Fiesta (HSF) 2026 oleh Bupati Samosir Vandiko T Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk serta unsur Forkopimda. 

Turut hadir Anggota DPR RI Martin Manurung, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhad Tumanggor, Bupati Toba Effendi Napitupulu, Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan, Wakil Walikota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing, Ketua DPRD Toba Franc Hendrik Tambunan, Forkopimda Kab. Samosir, Kapolres Toba V.J Parapaga, Sekda Tapteng Binsar Sitanggang, Sekda Samosir Marudut Tua Sitinjak dan pimpinan OPD lainnya.

Peresmian HSF 2026 ditandai dengan pemukulan gondang sebagai simbol dimulainya rangkaian even.

Bupati Samosir menyampaikan harapannya agar Horas Samosir Fiesta dapat terus menjadi agenda unggulan daerah. HSF 2026 sendiri telah dikemas dalam empat event budaya dan tiga event berskala internasional yang diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Anggota DPR RI, Martin Manurung, turut hadir dan menyapa masyarakat. Ia mengucapkan selamat atas Hari Jadi Kabupaten Samosir serta berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga Samosir semakin maju sebagai pusat peradaban orang Batak,” ujarnya.

Penampilan Toton Caribo menjadi salah satu yang paling dinanti. Musisi yang mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Samosir itu menyampaikan kekagumannya terhadap keindahan alam daerah tersebut.

“Saya baru pertama ke Samosir, keindahannya luar biasa. Saya juga sudah melihat patung Tuhan Yesus Kristus di Samosir. Semoga kita semua diberkati,” ucap Toton dari atas panggung. Aksinya sukses memanaskan suasana dan disambut antusias penonton.

Puncak kemeriahan terjadi saat Band Ungu tampil maksimal menghibur sekitar 5 ribuan penonton yang datang dari Samosir maupun luar daerah. Vokalis Ungu, Pasha, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Samosir.

“Terima kasih, ini pertama kali Ungu tampil di Samosir setelah 26 tahun. Pertama kali juga bertemu masyarakat Samosir, ini luar biasa,” ujarnya.

Pasha juga mengapresiasi kehadiran Anggota DPR RI Martin Manurung serta para kepala daerah di kawasan Danau Toba yang hadir mendukung konser tersebut. Menurutnya, kehadiran lima kepala daerah sekaligus menjadi hal yang jarang terjadi.

“Kepala daerah yang muda dan energik ada di Samosir. Tidak banyak daerah yang seberuntung ini. Semoga Samosir semakin maju dan jaya,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ungu mempersembahkan lagu spesial “Happy Birthday” untuk Kabupaten Samosir. Setelahnya, Bupati Samosir bersama Wakil Bupati dan tamu undangan turut naik ke atas panggung melantunkan lagu bersama Band Ungu.

Menutup acara, Bupati Samosir, Vandiko T Gultom mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersatu dan bergotong royong.

“Mari sama-sama bersatu padu. Samosir rumah kita. Kita sejahterakan Samosir bersama, dan untuk generasi muda, kejarlah cita-cita setinggi-tingginya,” ucap Vandiko.

Kehadiran sekitar lima ribuan pengunjung pada malam hiburan tersebut turut menggerakkan roda ekonomi. Sejumlah pelaku kuliner dan UMKM tampak tetap ramai melayani pembeli hingga acara berakhir. ( P Simbolon).

  


Samosir | Indonesia Berkibar News - Malam Hiburan rakyat yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir dalam rangka Perayaan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir, berlangsung meriah dihadiri ribuan pengunjung. 


Lebih dari dua ribu masyarakat serta wisatawan memadati Segmen 5 Waterfront City Pangururan, sejak sore hingga malam hari. Di tengah padatnya pengunjung, stand kuliner dan pelaku UMKM tak luput dari kunjungan masyarakat, baik untuk berbelanja maupun mencicipi sajian makanan.


Kegiatan  dihadiri Wabup  Ariston Tua Sidauruk, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, para staf ahli bupati, asisten, pimpinan OPD, Ketua TP PKK  serta Ketua Dharma Wanita Persatuan.


Sejumlah artis daerah tampil menghibur pengunjung di antaranya Family Voice, The Boys Trio dan Siantar Rap Foundation yang tampil di acara memukau penonton.


Wabup Ariston Tua Sidauruk hadir langsung yang berbaur dengan masyarakat, seraya menyampaikan bahwa perayaan Hari Jadi Samosir bukan sekedar hiburan, tetapi momentum mempererat kebersamaan dan meneguhkan Samosir sebagai rumah bersama yang harus dijaga. 


“Samosir adalah rumah kita bersama. UMKM, pariwisata, seni dan budaya adalah modal utama terus dikembangkan pariwisata Samosir,” ucapnya. 


Kemudian, Ia mengapresiasi antusiasme ribuan pengunjung yang memadati Waterfront City Pangururan. Menurutnya, tingginya minat masyarakat menjadi kekuatan untuk terus memajukan daerah.


Selain itu, Ariston mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha agar terus menyambut wisatawan dengan ramah dan menjadikan tamu sebagai raja, sehingga wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali berkunjung. 


“Kita sambut tamu dengan senyum, sapa dan salam. Di usia Samosir yang ke-22 tahun, kita harapkan Samosir semakin dewasa, semakin maju dan lebih mapan ke depan,” tuturnya, Jumat (27/02/2026) 


Selanjutnya, pada puncak perayaan Hari Jadi Samosir, 27 Februari 2026 rangkaian acara diawali dengan kebaktian oikumenis sebagai ucapan syukur. Acara puncak akan diisi kolaborasi sanggar seni Samosir, penyalaan lilin dan pemotongan kue, sambutan, makan bersama masyarakat sesuai adat Batak, serta pemberian berbagai apresiasi, mulai dari CSR Bank Sumut, penyerahan piagam sponsor, penghargaan kepada pegiat budaya, penyerahan BKB Kit keluarga stunting, hingga penghargaan bagi pegiat andaliman dan kopi dan dimeriahkan penampilan artis seperti Nauli Sister, D’Roha Voice, Nabasa Trio, serta artis dan band nasional, Toton Cariboo dan Ungu. Pada kesempatan ini juga akan dilaksanakan peluncuran Horas Samosir Fiesta 2026 dengan berbagai agenda yang telah dirancang. (P Simbolon)



Samosir | Indonesia Berkibar.News -Pemerintah Kabupaten Samosir memperingati Hari Jadi ke-22 dengan mengusung tema “Samosir Rumah Kita” dan subtema “Hidup Selaras Alam, Tingkatkan Hidup Rukun Menuju Indonesia Emas 2045”. Perayaan syukur digelar di Segmen 5 Waterfront Pangururan, Kamis 26 dan Jumat 27 Feberuari 2026. diawali dengan ibadah oikumenis yang dipimpin Pastor Ivo Sinaga, Jumat (27/02/2026).


Kabupaten Samosir secara administratif berdiri sejak 7 Januari 2004. Namun, perayaan hari jadi daerah ini secara konsisten dipusatkan setiap 27 Februari. Puncak perayaan ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Bupati Samosir Vandiko T . Gultom dan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk  yang kemudian dibagikan secara simbolis kepada perwakilan sembilan kecamatan.

Momentum Hari Jadi ke-22 ini menjadi sarana refleksi bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk terus berbenah, memperkuat pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.


Perayaan tersebut turut dihadiri perwakilan Gubernur Sumatera Utara, Asisten Administrasi Umum Provinsi Sumatera Utara H. Muhammad Suib, Forkopimda Kabupaten Samosir, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Sekda Kabupaten Tapanuli Tengah Binsar Sitanggang, Pj Bupati Samosir periode 2004–2005 Wilmar Simanjorang,  mantan Wakil Bupati Samosir Ober Sagala dan Juang Sinaga, pimpinan dan anggota DPRD lintas periode, pemrakarsa pembentukan Kabupaten Samosir, serta tokoh adat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan.


Bupati Samosir menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa tema “Samosir Rumah Kita” memiliki makna mendalam sebagai simbol tempat bertumbuh, berinteraksi, dan saling menguatkan, bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang kebersamaan yang mencerminkan identitas, nilai spiritual, sosial, dan harmoni dengan alam serta Tuhan. “Rumah dalam filosofi Batak adalah tempat pemersatu keluarga, tempat manusia berinteraksi dengan sesama dan dengan Tuhan. Karena itu, kita patut menjaga dan memperindah rumah kita ini tanpa kehilangan identitas, Selamat hari jadi ke-22 untuk Samosir dan seluruh masyarakat.” Kata Vandiko.


Lebih lanjut disampaikan bahwa saat ini Samosir terus menunjukkan kemajuan melalui berbagai pembangunan yang telah dan sedang dilaksanakan. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari waktu ke waktu, yang sekaligus menjadi indikator tumbuhnya kepercayaan publik terhadap potensi daerah serta daya tarik Samosir sebagai destinasi unggulan.


Seiring bertambahnya usia Kabupaten Samosir, Vandiko menekankan peningkatan kemampuan, meningkatkan profesionalisme aparatur serta kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu diharapkan saran, masukan, hingga kritik yang konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan  guna mempertajam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan secara menyeluruh. 


Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewariskan Samosir yang lebih damai, maju, dan sejahtera kepada generasi mendatang, dengan menjaga lingkungan serta memperkuat kerukunan hidup di tengah keberagaman demi menyongsong Indonesia Emas 2045.


Gubernur Sumatera Utara diwakili Asisten Administrasi Umum H. Muhammad Suib Sitorus mengatakan, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penuh makna untuk mengenang perjalanan sejarah, menghargai perjuangan para pendahulu, serta memperkuat tekad melanjutkan pembangunan menuju masa depan yang lebih baik.


Disebutnya, semangat perjuangan Raja Sisingamangaraja XII sebagai simbol identitas dan jati diri masyarakat Batak harus menjadi semboyan untuk terus melangkah maju. Menghargai para tokoh pemerintahan awal yang telah meletakkan fondasi pembangunan Kabupaten Samosir. Sesuai dengan tema Hari Jadi Kabupaten Samosir ke-22, “Samosir Rumah Kita”, Muhammad Suib mengatakan tema tersebut sejalan dengan motto Kabupaten Samosir satahi saoloan yang menekankan satu kehendak dan satu kesepakatan dalam semangat persatuan dan gotong royong.

“Dalam rumah besar bernama Samosir ini, tidak ada yang berjalan sendiri. Semua harus bersatu demi kemajuan daerah” ujarnya.


Muhammad Suib juga menyoroti karakter masyarakat Samosir yang didominasi Batak Toba dengan falsafah dalihan natolu, yang menjunjung tinggi gotong royong dan kehidupan sosial berbasis kekeluargaan sebagai kekuatan dalam menjaga harmoni dan persatuan. Sebagai bagian utama Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, Kabupaten Samosir dinilai memiliki peluang besar untuk terus tumbuh melalui penguatan infrastruktur, promosi internasional, serta pemberdayaan ekonomi lokal.


Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga mengapresiasi berbagai capaian Kabupaten Samosir, di antaranya program permodalan UMKM dengan bunga nol persen, pengembangan sektor pertanian, pemberian beasiswa, pembentukan koperasi desa, penanganan eceng gondok dan pengelolaan sampah, hingga dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah maju pelayanan publik berbasis teknologi turut mendapat apresiasi, dengan penekanan bahwa pembangunan harus berjalan seimbang antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen mendukung pembangunan Kabupaten Samosir melalui penguatan konektivitas kawasan Danau Toba, pembangunan infrastruktur strategis, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengembangan ekonomi berbasis lokal,” katanya. 


Menutup sambutan, Muhammad Suib mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan nilai-nilai luhur Batak Toba, dan menjadikan Samosir sebagai rumah bersama yang nyaman, produktif, dan penuh harapan.

“Selamat Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir Tahun 2026. Semoga Samosir semakin maju, sejahtera, dan menjadi kebanggaan Sumatera Utara serta Indonesia,” pungkasnya.


Pemrakarsa terbentuknya Kabupaten Samosir, Marsius Lumban Raja, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kemajuan Kabupaten Samosir yang kini telah berusia 22 tahun.

Marsius menyampaikan terima kasih kepada Bupati Samosir atas kepemimpinan yang telah membuahkan hasil nyata, sehingga Samosir sebagai daerah hasil pemekaran kini semakin terang dan menunjukkan kemajuan di berbagai sektor. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintahan daerah dan mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak lagi menciptakan narasi kontra produktif yang pada akhirnya justru merugikan rakyat.

“Jangan melihat Samosir dengan kacamata kuda. Samosir sudah dewasa, tidak mungkin lagi kita gontok-gontokan. Kita harus bersikap rasional,” tegasnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Marsius juga menitipkan pesan khusus terkait isu ekologi dan lingkungan hidup. Ia berharap pengelolaan kehutanan dilakukan secara bijak tanpa eksploitasi berlebihan, serta diiringi dengan peningkatan reboisasi. “Kami titipkan kepada Bupati agar masalah ekologi dan lingkungan kehutanan benar-benar dijaga, sehingga Samosir tetap terwujud sebagai negeri indah, kepingan surga,” ungkapnya. 


Forkopimda Kabupaten Samosir melalui  Ketua DPRD Nasip Simbolon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para kepala daerah serta para pemrakarsa yang telah mengabdikan diri dan mencatatkan sejarah terbentuknya Kabupaten Samosir. Menurutnya, peringatan Hari Jadi ke-22 menjadi momen bahagia dan bersejarah, karena Samosir yang kini berdiri mandiri tidak terlepas dari perjuangan panjang para pendahulu yang telah memberikan edukasi dan fondasi pembangunan daerah.

Ia menegaskan, kemajuan Samosir saat ini merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah yang didukung sinergitas seluruh pemangku kepentingan. Hal itu tercermin dari meningkatnya kunjungan wisatawan yang berdampak langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Di usia 22 tahun, Samosir telah menunjukkan kemandiriannya dengan capaian PAD yang meningkat. Ini membuktikan Samosir tetap kuat, kokoh, dan terus berinovasi, baik di bidang infrastruktur, pariwisata, maupun pertanian,” ujarnya.


Terkait sejumlah isu miring yang beredar dalam perayaan Hari Jadi Samosir, Nasip menilai framing tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan. Ia menjelaskan bahwa anggaran perayaan relatif kecil jika dibandingkan dengan nilai historis dan manfaat strategisnya. "Momentum hari jadi justru menjadi sarana memperkuat identitas Samosir sebagai destinasi pariwisata berkelas internasional dan modal penting dalam mendorong pembangunan. Kami siap mendukung program-program ke depan demi kemajuan Samosir,” tegasnya.


Selain itu, Nasip mengapresiasi capaian  pemerintah Kabupaten Samosir  yang telah dirasakan masyarakat, mulai dari layanan kesehatan yang ditanggung, program permodalan UMKM berupa pinjaman hingga Rp15 juta tanpa bunga, pembangunan infrastruktur, hingga upaya menuju Kabupaten Bersih yang diharapkan dapat mengantarkan Samosir meraih penghargaan Adipura. 


Lembaga Adat dan Budaya (LAB) Partukkoan  Kab. Samosir Mangiring Naibaho  menilai tema peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir sudah sangat tepat dan relevan dengan kondisi daerah saat ini. Mangiring mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah. Mangiring juga menghimbau seluruh pihak yang pernah menjabat dan bekerja di Samosir agar terus menjalin kerja sama serta memberikan masukan yang konstruktif kepada pemerintah saat ini. Ia menekankan agar tidak lagi muncul sikap saling hujat yang justru merusak persatuan. “Kami dari masyarakat dan lembaga adat memantau perkembangan Samosir, termasuk dinamika di media sosial. Kami berharap tidak ada lagi hujat-menghujat,” ujarnya.


Semua pihak diminta melakukan introspeksi diri dan memberi ruang kepada para penerus. Menurutnya, tidak ada yang sempurna dalam menjalankan tugas pemerintahan, sehingga kritik seharusnya disampaikan dalam bentuk masukan yang membangun. “Hentikan gontok-gontokan. Berikan masukan kepada pejabat saat ini agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik,” tegasnya.

Sebagai daerah yang berlandaskan adat dan budaya, Mangiring menekankan pentingnya penerapan restorative justice (RJ) dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Ia berharap penyelesaian masalah tidak selalu langsung dibawa ke ranah hukum. “Dahulukan adat dan budaya dengan menerapkan nilai Dalihan Natolu, sehingga tercipta rasa saling percaya dan keharmonisan di tengah masyarakat,” pungkasnya.


Penjabat (Pj) Bupati pertama Kabupaten Samosir periode 2004–2005, Wilmar Simanjorang, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan pembangunan ekonomi, sosial, dan ekologi. Wilmar mengenang awal berdirinya Samosir sebagai daerah otonom yang fondasinya diletakkan melalui semangat persatuan dan perjuangan bersama.


Wilmar menekankan bahwa tema “Samosir Rumah Kita” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bersama untuk merawat alam, budaya, dan kerukunan masyarakat. Menurutnya, keberadaan Samosir di kawasan Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark Kaldera Toba merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian lingkungan.( P Simbolon ).

Diberdayakan oleh Blogger.