26 Februari 2021




Medan | Indonesia Berkibar News
- Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM didampingi Kadis Kominfo Tebing Tinggi Dedi Parulian Siagian menghadiri acara perayaan Anniversary 74 Tahun Harian Waspada, lounching waspada. Id dan penyerahan penghargaan tokoh waspada peduli indonesia sehat 2020, Jumat(26/02/2021) di Regale Internasional Convention Center Jl. H. Adam Malik No. 66-68  Medan. 

Pada acara pemberian Anugerah Tokoh Waspada Peduli Indonesia Sehat 2020 dan Grand Launching Portal Waspada.id tersebut  Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM menjadi salah satu Tokoh yang menerima Penganugerahan tersebut. 

Walikota Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM mengucapkan terima kasih kepada Harian Waspada atas kepercayaannya dalam menetapkan Walikota Tebing Tinggi menjadi salah satu tokoh yang menerima Anugerah Tokoh Waspada Peduli Indonesia Sehat 2020.

"Revolusi Harian Waspada yang memasuki pemberitaan digitalisasi dapat menyiarkan berita-berita yang cepat dan akurat dengan penggunaan tata bahasa yang sopan dan santun. Dan dengan hadirnya portal waspada.id diharapkan juga dapat menangkal berita-berita medsos yang berisi berita-berita hoax," papar Walikota.

Sebelumnya Pimpinan Umum Harian Waspada H. Teruna Jasa Said menyampaikan tidak mudah  untuk menjadi salah satu Tokoh Waspada Peduli Indonesia sehat 2020, karena banyak kriteria yang harus dipenuhi salah satunya ialah penanganan Covid-19. 

Penerima Anugerah Tokoh Waspada Peduli Indonesia Sehat 2020 diberikan kepada Kepala BNN Sumut Brigjen Pol. Drs. Atrial, S.H.,  Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani sormin, M,Si, Gubernur Sumut H. Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumut Drs. H. Musa Rajekshah, M.Hum, Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT., Bupati Padang Lawas H. Anis Sutan Harahap,  Bupati Batubara Ir. H. Zahir MAP ,  Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM,  Bupati Deli Serdang H. Ashari Tambunan, dan Bupati Labuhan Batu H. Andi Suhaimi.(torong) 

 


Medan | Indonesia Berkibar News - Sehabis melaksanakan sholat Jum'at Berjama'ah Kapolsek Medan Area Kompol. Faidir Chaniago Didampingi Wakapolsek Medan Area, AKP. Tri Eko beserta jajarannya melanjutkan Kegiatan ke “Kampung Tangguh” di Komplek Perumahan Menteng Indah, Jum'at (26/02/2021).

Sesampainya di Kampung Tangguh, Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chan beserta staf dan personilnya langsung disambut oleh Ketua Forum Komplek Perumahan Menteng Indah, Asfan Nainggolan, dilanjutkan dengan makan siang bersama para tokoh-tokoh masyarakat, dan Santri Tahfidz Qur'an.

Ketua Forum Komplek Perumahan Menteng Indah , Asfan Nainggolan juga memberikan apresiasi nya kepada Bapak Kapolrestabes Medan, Dan Juga Kepada Bapak Kapolsek Medan Area beserta jajaran yang sudah memberikan amanah nya, Bahwa di kawasan Perumahan Menteng Indah di jadikan sebagai "Kampung Tangguh"

Kapolsek M. Area mKompol. Faidir Chaniago, kemudian memberikan bantuan tali asih kepada pekerja yang tinggal di Komplek Perumahan Menteng Indah, dan  para Tahfiz Qur'an. Kapolsek Medan Area mengatakan, Semoga kegiatan di Kampung Tangguh yang kita lakukan bersama-sama ini adalah ibadah, "Kita juga tidak boleh lupa untuk melakukan ibadah sholat, dan jangan lupa untuk bersedekah kepada kaum fakir miskin dan juga kepada kaum du'afa," tutup Kapolsek . (Zul)


Batangkuis| Indonesia Berkibar News
- Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar menutup secara resmi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- 54 tahun 2021 tingkat Kabupaten Deli Serdang,ditandai dengan pemukulan beduk dan pembagian trophy bagi pemenang lomba.Bertempat di Aula Pondok Pesantren Mawaridussalam, Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis, Jum’at (26/02/2021).

Kecamatan Percut Seituan keluar menjadi  Juara Umum MTQ ke 54, untuk terbaik II Kecamatan Namorambe, terbaik III Kecamatan Tanjung Morawa, terbaik IV Kecamatan Hamparan Perak dan Terbaik V Kecamatan Lubuk Pakam.

Saat penutupan MTQ ke-54 ini, Wakil Bupati HM Ali Yusuf Siregar mengatakan Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an memiliki makna dan ruang khusus dalam kehidupan masyarakat, disamping menjadi media dakwah dan syiar islam, Musabaqah Tilawatil Qur’an, juga dapat kita jadikan indikator untuk mengamati secara dekat, apakah pembelajaran kalam illahi,tumbuh dan berkembang di tengah - tengah masyarakat. Oleh karena itu, semangat didalam membaca, menghayati dan mendalami isi Al-Qur’an, hendaknya jangan hanya tumbuh dan layu untuk semusim saja, akan tetapi, harus dipandang sebagai kebutuhan, sehingga penyelenggaraan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an ini, dapat membekas dan memberi pengaruh positif yang tampak dan dirasakan secara nyata dan terukur dalam perkembangan kehidupan masyarakat kedepan.

Tadi, kita bersama - sama telah mendengarkan pengumuman hasil akhir dari penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke- 54. Kepada seluruh peserta yang telah berhasil meraih juara dalam Musabaqah Tilawatil Qur'an ini, kami ucapkan “selamat”. Seraya berpesan, jangan cepat berpuas diri. Teruslah giat berlatih, tingkatkan prestasi, karena setelah ini, kalian akan menghadapi tantangan yang lebih berat, yaitu mtq tingkat provinsi sumatera utara. Dan bagi peserta yang belum berhasil, jangan berkecil hati, kesempatan masih terbuka lebar. Jadikan hasil yang diperoleh hari ini, menjadi bahan evaluasi, untuk berbenah dan mempersiapkan diri pada Musabaqah Tilawatil Qur’an yang  akan  datang.

Setelah acara penutupan ini, saudara - saudara akan kembali ke tempat masing – masing. Kami ucapkan selamat jalan dan sampai ke tempat tujuan dengan sehat wal‘afiat. Titip salam saya kepada seluruh keluarga dan masyarakat serta sampai bertemu pada Musabaqah Tilawatil  Qur’an  ke-  55.


Mewakili Pemkab Deli Serdangg,Wabup mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia penyelenggara, pengurus LPTQ, dewan hakim / dewan juri, serta rekan rekan dari TNI,POLRI, yang telah memberikan dukungan penuh, sehingga penyelenggaraan MTQ ke- 54 Kabupaten Deli Serdang, telah terlaksana dengan aman, meriah dan sukses. Semoga segala jerih payah yang telah disumbangsihkan, menjadi amal ibadah bagi kita dan  mendapat  ridho  dari  Allah SWT.

Sebelumnya, Kabag Kesra Setdakab Mukti Ali Harahap dalam laporannya mengatakan secara umum pelaksanaan MTQ ke -54  tingkat Kabupaten Deli Serdang Tahun 2021 telah berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala yang berarti.

Lanjut Mukti, MTQ ke-54 tahun 2021 ini akan menjadi bahan evaluasi terhadap peserta, official,para dewan hakim maupun pengurus LPTQ Deli Serdang agar di tahun – tahun mendatang bisa lebih baik lagi. Peserta terbaik akan memperoleh kehormatan berupa hadiah dari pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan para Sponsor.

Panitia telah menyiapkan piala, hadiah kepada juara 1 (satu) s/d  harapan 3 (tiga). Khusus kepada setiap terbaik 1 (satu) kategori akan mendapat bonus sebesar Rp. 1.100.000 per orang. Dan bentuk perhatian Pemkab Deli Serdang, juara terbaik 1 juga akan mendapat insentif sebesar Rp. 300.000 per bulan, selama satu tahun dimulai pada mulai Maret 2021.

Ikut hadir pada penutupan MTQ ke-54  ini,Wakil Ketua TP. PKK Hj. Sri Pepeni Yusuf Siregar, mewakili Forkopimda Deli Serdang, Sekdakab Darwin Zein S.Sos, Ketua Dharmawanita Persatuan Ny. Herawati Darwin Zein, para Asisten,Kepala OPD,kabag,Camat, Pimpinan Pondok Pesantren Mawaridussalam diwakili H Junaidi, Ketua MUI Deli Serdang Dr H Aripin Marpaung, Kakan Kemenag Deli Serdang H Tholibun Pohan, tokoh agama dan masyarakat dan Ormas Islam.(Nurdin) 

 


Sergai | Indonesia Berkibar News - Sekretaris Daerah Kabupaten Kabupaten Serdang Bedagai (Sekdakab Sergai) H.M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, jajaran Forkopimda, para Pejabat Eselon, perwakilan OPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta undangan lainnya hadir menyaksikan secara virtual lewat aplikasi Zoom Meeting prosesi pelantikan H. Darma Wijaya sebagai Bupati Sergai dan H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, sebagai Wakil Bupati Sergai dilaksanakan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Jumat (26/02/2021).

Penerapan protokol kesehatan (prokes) tampak jelas dilaksanakan dalam kegiatan kali ini. Hal itu terlihat dari pembagian lokasi bagi para hadirin yang menyaksikan kegiatan pelantikan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB.

 Ada 3 titik kumpul yang disiapkan oleh Pemkab Sergai yaitu :  Aula Sultan Serdang yang ditujukan bagi Sekdakab dan jajaran Forkopimda Kabupaten Sergai, Ruang Sekdakab Sergai yang diperuntukkan bagi keluarga dan simpatisan Bupati dan Wakil Bupati,. Aula BKD Kabupaten Sergai yang menjadi tempat bagi Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan OPD. Sedangkan bagi jajaran ASN maupun masyarakat dapat menyaksikan momen penting pelantikan Kepala Daerah melalui channel youtube Infosumut.

 Pembagian lokasi ini tentu didasarkan pada ketentuan untuk menjalankan prokes di mana perlu dilakukan pembatasan jumlah hadirin demi memecah kerumunan. Seluruh undangan juga diwajibkan menggunakan masker selama berada di ruangan dan diminta untuk menerapkan jaga jarak fisik.

 Selain pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sergai, dalam perhelatan kali ini juga dilakukan pelantikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) dan Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sergai , untuk periode ini dijabat oleh Ny. Rosmaida Darma Wijaya.

Sekdakab Sergai Faisal Hasrimy  menyampaikan selamat dan sukses atas terlaksananya upacara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sergai terpilih. “Semoga pimpinan kita yang baru juga membawa optimisme dan semangat baru pula dalam usaha bersama memajukan Kabupaten Sergai,” harapnya.

Walau dilaksanakan di tengah situasi pandemi dan melalui serangkaian pembatasan serta aturan prokes, Faisal menyebut acara virtual ini berlangsung dengan lancar dan khidmat.

 Selain itu, Sekdakab melihat euforia masyarakat Sergai terhadap acara ini jelas terasa, misalnya dari papan bunga berisi ucapan selamat dan sukses yang berjejer memenuhi kompleks Kantor Bupati Sergai, bahkan sampai ke luar area kantor.

Tak hanya itu, sosial media juga dipenuhi oleh riuh respons publik Sergai yang berisi pesan-pesan optimisme terkait kepemimpin baru Kabupaten Sergai di bawah H. Darma Wijaya dan H. Adlin Umar Yusri Tambunan.

Hadir  Dandim 0204/DS, Letkol Kav Jackie Yudhantara, SSos, MHan, Wakapolres Sergai Kompol Sofyan  SH,  Wakil Ketua DPRD Merlin Barus SH, Ketua KPU Sergai Erdian Wirajaya, Ketua Bawaslu Sergai Agusli Matondang SH,mewakili Kajari dan Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli serta Kepala OPD.(fit)


24 Februari 2021


Jakarta | Indonesia Berkibar News
- Mabes Polri terapkan konsep Presisi atas dua kasus yang ditangani jajarannya. Kedua kasus tersebut yakni empat tenaga kerja kesehatan dilaporkan penistaan agama di Polres Pematangsiantar, Polda Sumatera Utara.

Dan kasus empat IRT asal Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat. Yang dilaporkan melempar pabrik tembakau UD Mawar, milik Suhardi di Kecamatan Batukliang, beberapa waktu lalu.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat dikonfirmasi mengatakan penerapan konsep Presisi sebagaimana perintah dan visi serta misi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

"Ya, Alhamdulillah sudah dilaksanakan. Dan ini akan terus dilakukan terhadap kasus atensi publik lainnya," katanya, Jumat (24/2/2021) di Jakarta.

Ia menjelaskan untuk kasus penistaan agama yang ditangani Polres Pematangsiantar dan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, para pihak berdamai dan sepakat menghentikan kasus ini. Sehingga jaksa melakukan penghentian perkara atau SP-2.

"Konsep Presisi berkeadilan telah dijalankan. Kasus berawal karena diketahui foto almarhumah Zakia yang beredar merupakan laporan internal medis, bukan sengaja diedarkan berdasarkan keterangan saksi," tegas Agus.

Mabes Polri melalui Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja bekerjasama dengan tim mediasi eksternal yakni Ketua Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid (Prima DMI) Wilayah Sumut, Irwansyah Putra Nasution alias Ibe, Perwakilan Bilal Mayid, MUI, dan dokter.

"Tim inilah yang melakukan mediasi antara kedua belah pihak yang berperkara. Dan hasilnya sepakat berdamai tanpa paksaan," ungkapnya.

Lanjut Kabareskrim, dalam proses mediasi mengedepankan unsur kekeluargaan dan polisi tidak terlibat secara langsung. Beberapa poin yang disepakati yakni pihak Rumah Sakit Djasamen Saragih meminta maaf pada keluarga korban dan memperbaiki sistem kualitas SDM managemen.

Agus sangat berterimakasih pada semua pihak yang terlibat dalam proses ini. Dan atas kepercayaan yang diberikan. Mari kita wujudkan Polri Presisi yang berkeadilan.

Sebelumnya, empat tenaga kesehatan ditetapkan tersangka oleh polisi atas laporan Fauzi Munthe yang merupakan suami Zakia.

Fauzi kecewa karena foto Zakia saat dibersihkan oleh tim forensik, beredar. Zakia meninggal karena terpapar virus Covid-19. 

Pihak Rumah Sakit pun menjelaskan bahwa pengambilan foto merupakan SOP medis dan hanya untuk kebutuhan internal sebagai laporan.

 *Kasus 4 IRT di NTB* 

Polda Nusa Tenggara Barat berkordinasi dengan pihak Kejaksaan untuk menerapkan konsep Presis menangguhkan penahanan. Dimana pada saat kasus tersebut ditangani polisi, penyidik kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap 4 tersangka.

Saat kasusnya dilimpahkan ke jaksa, keempat tersangka ditahan. Namun, penahanan keempatnya dititipkan di ruang tahanan Polres.

"Jadi polisi berkoordinasi dengan jaksa dan penegak hukum lainnya. Keempatnya pun ditangguhkan penahananya. Makasih pak Hakim dan Jaksa," ujar Agus.

Kasus ini berawal dari Laporan pabrik tembakau terhadap empat IRT karena melempar pabrik dengan batu. Pelemparan sudah sering dilakukan. Akibatnya, perusahaan mengalami kerugian 4,5 juta rupiah.

Karena restorative justice tidak terpenuhi, maka kasusnya dilanjutkan. "Kasus berlanjut tapi tersangka ditangguhkan penahanannya," tutupnya.(Zulherman)

22 Februari 2021



Sei Rampah | Indonesia Berkibar News
-Proses percepatan penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus dilakukan secara maksimal, namun sebaran pandemi masih menujukkan tren yang cukup mengkhawatirkan.

Hal ini  disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai, Senin (22/02/2021).

“ Kurun waktu 11 hari saja yaitu mulai 11 sampai 21 Februari, ada 33 warga Sergai yang dikonfirmasi terpapar Covid-19. Itu belum termasuk 2 warga kita lainnya yang dikabarkan meninggal dunia dalam kondisi positif Covid-19,” papar Akmal.

Dalam rinciannya, Jubir Satgas menyampaikan jika dalam rentang 11-21 Februari, angka kasus konfirmasi Covid-19 tertinggi terjadi pada tanggal 13 dan 17 Februari di mana ada masing-masing 7 warga terpapar Covid-19 pada saat itu. Sedangkan untuk asal domisili, dirinya menyebut kalau paling banyak berasal dari Kecamatan Perbaungan yaitu sebanyak 7 orang.

“ Kemudian disusul dari Kecamatan Sei Bamban dan Sei Rampah sebanyak 4 orang, 3 orang dari Kecamatan Silinda, masing-masing 2 warga dari Dolok Merawan, Teluk Mengkudu, Tebing Tinggi, Dolok Masihul, Sipispis dan Tebing Syahbandar serta masing-masing 1 orang dari Kotarih dan Tanjung Beringin. Sedangkan untuk warga kita yang meninggal dunia sebanyak 2 orang berasal dari Kecamatan Sipispis inisial I (Pr, 66) dan dari Perbaungan inisial D (Lk, 71). Kepada keluarga warga yang meninggal dunia, kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dan berdoa semoga ini jadi kasus dengan korban jiwa yang terakhir,” papar Akmal.

Masih lanjut Jubir Satgas, pada kurun waktu yang sama juga terdapat 20 orang warga Sergai yang berhasil menyintas Covid-19.

“ Untuk warga yang sembuh, jumlah paling banyak merupakan warga Sei Rampah yaitu 7 orang. Lalu kemudian masing-masing 3 orang dari Sei Bamban dan Tebing Syahbandar. Selanjutnya masing-masing 2 orang dari Perbaungan dan Dolok Masihul. Dan terakhir masing-masing 1 warga asal Tebing Tinggi, Kotarih dan Teluk Mengkudu,” jelasnya.

Perkembangan ini, jelas Akmal, menjadikan total kasus konfirmasi di peta sebaran Kabupaten Sergai menjadi 478 kasus dengan rincian 408 orang sudah sembuh, 40 orang positif Covid-19 sedang dalam isolasi mandiri dan/atau menjalani perawatan di RS rujukan serta 30 orang warga yang meninggal dunia.

“ Penting untuk kita semua menjalankan dan menjadikan protokol kesehatan (prokes) sebagai kebiasaan. Vaksinasi yang baru-baru ini mulai dijalankan secara nasional adalah salah satu usaha untuk mengentaskan pandemi, namun itu juga mesti diiringi dengan penerapan prokes yang disiplin. Ayo sama-sama kita bersinergi untuk menjaga diri, keluarga dan daerah yang kita cintai ini,” tandasnya.

Pelaksana harian (Plh) Bupati Sergai H. M Faisal Hasrimy, AP, M.AP tak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dengan Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan dan mengurangi Mobilitas (5M). 

Terkait dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, lanjut Plh Bupati, tertuang dalam Instruksi Menteri dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021. Hal ini sesuai pernyataan Presiden RI, PPKM yang dilaksanakan sebelumnya tidak efektif, ditandai dengan ekonomi yang mengalami penurunan sedangkan pandemi tetap tinggi, ditambah dengan mobilitas masyarakat yang masih tinggi, sehingga dilakukanlah kebijakan PPKM Mikro. 

“ Oleh karenanya, Pemkab Sergai akan melakukan peningkatan terhadap Pos Komando (Posko) Desa dan Kelurahan dalam menjalankan empat fungsi yaitu pencegahan, penanganan, pembinaan serta dukungan penanganan Covid-19. Ini nantinya melibatkan TP-PKK, Dasawisma, tokoh-tokoh masyarakat, agama, adat dan lainnya. Kemudian lewat supervisi yang diketuai oleh Kepala Desa/Lurah serta dibantu aparat desa, Satlinmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat,” bebernya. 

Selain penerapan prokes yang ketat, menurut informasi dari Kantor Staf Kepresidenan bahwa pemerintah juga sudah menjadwalkan vaksinansi bagi masyarakat setelah sebelumnya pada bulan Januari-Februari dilakukan vaksin bagi pejabat dan tokoh masyarakat. Sedangkan untuk masyarakat luas rencananya vaksinasi akan dilakukan pada bulan April 2021 mendatang yang akan diprioritaskan bagi masyarakat yang tinggal di daerah rentan wabah dan padat penduduk. “ Kita berharap segala upaya dan sinergitas yang dilakukan saat ini dapat menekan laju pandemi sekaligus memutus mata rantai sehingga kita bisa hidup normal seperti sedia kala,” tutup Plh Bupati Sergai Faisal Hasrimy. (fit)


Sergai | Indonesia Berkibar News 
- Pemkab Sergai - Deli Serdang dan Pemprovsu Siap Tingkatkan Sektor Wisata bertempat di  Kantor Bappeda Kabupaten Sergai, Senin (22/02/2021).

Plh. Bupati Sergai H.M. Faisal Hasrimy, AP, MAP menjelaskan Kabupaten Sergai memiliki potensi pariwisata yang masih perlu dimaksimalkan. Ia meyakini kalau potensi ini akan tergali maskimal jika setiap pihak yang terlibat di dalamnya dapat membentuk mindset atau pola pikir yang berkesinambungan dalam mengelola sumber daya yang sudah ada, utamanya pada aspek packaging.

Mari berpikir untuk meningkatkan kualitas dari modal yang sudah dipunyai. Bisa melihat dan belajar dari banyak sumber untuk ini. Terapkan prinsip ATM: amati, tiru dan modifikasi

Gubernur dan Wakil Gubernur concern dalam menggali potensi-potensi luar biasa dari wisata yang tersebar di Provinsi Sumut.

Maka dari itu, rasanya naif sekali kalau Pemda tidak ikut berinisiatif dalam mengemas pariwisata yang ada di daerah masing-masing. Hari ini pihak provinsi yang diwakili bidang terkait hadir. Hal ini menunjukkan jika mereka sangat peduli kepada Pemda. Kepedulian itu juga bisa dilihat dari program-program baik yang mereka canangkan demi menggenjot sektor pariwisata. Untuk itu ayo dukung dengan tindakan.

Setiap kegiatan yang dilaksanakan dalam bidang apapun tidak berakhir hanya sebagai acara seremoni.

Bukan masanya lagi setiap kegiatan dan rencana hanya terhenti sebagai seremoni belaka. Harus benar-benar diusahakan bagaimana konsep dan rencana bisa diubah menjadi hal yang konkrit. Kita harus berorientasi pada tindakan, ciptakan lompatan besar.

Ika Hardina Lubis (Kasubbid Ekonomi, Bidang Perencanaan Ekonomi, Kemaritiman, dan SDA-Bappeda Sumatera Utara/Mewakili Bappeda Provsu) Menerangkan jika sektor pariwisata Provsu mengalami penurunan yang sangat tinggi selama masa pandemi, bahkan mencapai persentase 90% lebih.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Sumut merasa perlu untuk dilakukan optimalisasi destinasi wisata unggul, penciptaan destinasi wisata baru dan penguatan desa wisata sebagai strategi percepatan pembangunan ekonomi Sumut

Ada 8 indikator pembangunan desa wisata, yang merupakan salah satu prioritas, di Sumut yaitu penyusunan masterplan, grand design dan DED, promosi wisata dan pelatihan SDM Pariwisata, Penataan Kawasan, Pelatihan UMKM dan promosi produksi UMKM, pelatihan IKM dan promosi produk IKM, pembentukan dan pendampingan BUMDes, pembangunan infrastruktur dasar, pelatihan dan pendampingan masyarakat seperti pemberian bantuan alat pertanian, pemberian bibit dan lain sebagainya dan terakhir penataan lingkungan hidup.

Di Sergai sendiri ada 3 destinasi Desa Wisata utama yaitu di Pulau Berhala, Desa Melati II dan Kampung Nipah di Desa Sei Nagalawan. Tentu diberharapkan, melalui pertemuan ini, semua pihak bisa mencapai konklusi yang positif terhadap pariwisata di Sumut sehingga wisatawan tidak lagi hanya mengetahui perihal Danau Toba saja, namun juga destinasi yang tersebar di banyak daerah di Sumut.(fit)

  

Diberdayakan oleh Blogger.