30 Mei 2020

Sergai | Indonesia Berkibar News -Wabup Sergai H Darma Wijaya bersama Kapolres Sergai Robin Simatupang tabur benih padi di 20 hektar sawah baru atau lahan baru dicetak menjadi sawah, Sabtu(30-05-2020) di Dusun I Desa Paya Mabar Kecamatan Tebing Tinggi.

Hadir Ketua GOPTKI Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, Sekdakab Sergai H.M. Faisal Hasrimy, Anggota DPRD Sergai, Kadis PMD H Ikhsan, Kabag Kesra Arianto, serta seratusan masyarakat dan petani Desa Paya Lombang dan Desa Paya Mabar.

Wabup H Darma Wijaya mengatakan terdapat 30 hektar lahan di lokasi ini yang akan dipergunakan untuk menjadi lahan sawah, namun saat ini baru terselesaikan sebanyak 20 hektar lahan sawah baru, yang hari ini telah kita lakukan penaburan benihnya.

"Pembuatan lahan baru ini merupakan dukungan pemerintah daerah terhadap program pemerintah pusat yang ingin menjadikan Indonesia sebagai negara swasembada pangan dan meningkatkan ketahanan pangan Sergai, selain itu juga Sergai merupakan kabupaten surplus beras di Provinsi Sumatera Utara (Provsu)," paparnya.

Dengan adanya pembangunan jalan tol Medan-Tebing Tinggi tentu banyak lahan di Sergai yang dipergunakan untuk pembangunan jalan tersebut sehingga banyak kehilangan lahan sawah.

" Untuk itulah kehadiran kita disini dalam rangka memulihkan kembali bahkan menambah jumlah lahan sawah yang kita miliki.Pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap perekonomian Indonesia khususnya di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, oleh karenanya pembuatan lahan sawah baru ini selain mendukung program Pemerintah Pusat dalam hal ketahanan pangan, hal ini juga merupakan benteng terdepan dalam mengatasi masalah perekonomian masyarakat," harapnya.

Sebagai masyarakat bermata pencaharian petani saat ini dapat memanfaatkan lahan sempit atau tidak terpakai untuk dijadikan sebagai lahan baru yang cukup menguntungkan, seperti memanfaatkan pekarangan rumah dan persawahan usai panen padi (lahan menganggur) untuk  bercocok tanam dengan tanaman cepat panen.

Setelah modal awal dari pencetakan lahan ini didapatkan,  maka keuntungan dari panen akan di sumbangkan kepada masyarakat kurang mampu, yang dirasa layak untuk menerima bantuan tersebut. 

"Saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat Sergai yang ingin mencetak lahan persawahan baru, tidak perlu takut untuk mencetak sawah baru, masyarakat boleh mencetak sawah seluas-luasnya asal sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.(fit)

29 Mei 2020
Medan | Indonesia Berkibar News - Sumatera Utara (Sumut) memasuki masa transisi, setelah status tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat Covid-19 berakhir 29 Mei 2020, sesuai SK Gubernur Sumut Nomor 188.44/174/KPTS/2020. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut pun mempersiapkan kemungkinan pelaksanaan skenario normal baru atau new normal yang bakal diterapkan pemerintah pusat.

New normal adalah tatanan, kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat. Skenario ini untuk mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan skenario new normal dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional.

"Setelah ini saya tidak perlu mengeluarkan Surat Edaran lagi. Status tanggap darurat berakhir hari ini, selanjutnya kita masuk masa transisi, untuk menentukan apakah kita akan menerapkan New Normal, Disorder dan Survival. Prosesnya bisa seminggu, bisa juga dua minggu, selama itu kita akan menerima masukan dari berbagai pihak, tapi bukan berarti warga bisa dengan bebas keluyuran keluar rumah," ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat memimpin rapat Petunjuk Strategis GTPP Covid 19 Pascastatus Tanggap Darurat dengan Forkopimda Sumut di Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman No 41 Medan, Jumat (29-05-2020).

Hadir di antaranya Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar, Kasdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Didied Pramudito, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Amir Yanto, Danlanud Soewondo Kolonel Pnb Meka Yudanto, Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Abdul Rasyid, Ketua Pengadilan Pengadilan Tinggi Medan Setyawan Hartono, Wagub Sumut Musa Rajekshah, Sekdaprov Sumut R Sabrina, Plt Walikota Medan Akhyar Nasution, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Bupati Simalungun JR Saragih dan Walikota Pematangsiantar Hefriansyah.

Khusus untuk pendidikan, Gubernur belum akan mengizinkan anak sekolah untuk kembali ke sekolah. Karena harus dipersiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

"Saya belum izinkan untuk anak-anak kembali ke sekolah. Untuk mempersiapkan New Normal saya akan mempersiapkan beberapa langkah, seperti melakukan rapid test terhadap guru dan pegawai sekolah, melakukan sterilisasi secara periodik terhadap ruang kelas dan ruang guru, pengaturan jam belajar mengajar, pengaturan tempat duduk siswa, pembatasan jumlah siswa dalam satu kelas hingga dilakukan pembatasan kegiatan ekstrakurikuler," kata Gubernur.

Menurut Edy Rahmayadi, New Normal yang nantinya akan diterapkan di Sumut harus juga disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan daerah masing-masing yang ada di Sumut. "Ketika pemerintah pusat mengatakan akan menerapkan New Normal, maka kita tidak boleh menolaknya, tapi untuk menerapkannya harus ada hal-hal yang kita perhatikan menyesuaikan dengan karakteristik di daerah masing masing. Jangan karena ingin cepat, disamakan semua langkah-langkah yang akan diterapkan," ujar Edy.

Menyahuti keinginan Gubernur, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar optimis Sumut akan mampu menjalankan New Normal. "Dari pelaksanaan Takbiran dan Solat Id, saya sangat apresiasi rakyat Sumut yang patuh dan ini bukti bahwa rakyat Sumut masih mendengarkan ucapan kita. Secara pribadi saya ucapkan apresiasi kepada bupati dan walikota yang juga mengindahkan anjuran untuk tidak takbiran di jalanan. Untuk itu saya optimis New Normal bisa kita jalankan di Sumut," ujarnya.

Menurut Kapolda, saat ini yang terpenting adalah melakukan edukasi ke masyarakat hal apa saja yang harus dilakukan saat menjalani New Normal. "Kita bentuk tim, bagaimana nanti New Normal bisa kita terapkan. Misalkan di sekolah tidak mungkin menambah ruangan, untuk itu kita perlu melakukan pengaturan jam belajarnya, kemudian saat keluar rumah harus wajib menggunakan masker, masyarakat harus lebih diedukasi," tambahnya.

Mendukung keinginan Gubernur, Bupati Simalungun JR Saragih pun mengaku siap mendukung. "Berbicara prilaku New Normal ini harus kita hadapi, kalau masyarakat patuh, tertib dan disiplin maka tidak akan ada masalah dengan pola New Normal ini. Dengan kondisi seperti saat ini semoga prilaku masyarakat pun berubah," ujarnya.(bundo/zul)

Medan | Indonesia Berkibar News - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik 46 pejabat eselon III di Pendopo Rumah Dinas, Jalan Jenderal Sudiman Nomor 41 Medan, Jumat (29-05-2020). Dalam amanatnya, para aparatur sipil negara (ASN) diingatkan soal kejujuran dan keberanian serta loyalitas kepada pimpinan.

Turut hadir Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Sekdaprov R Sabrina, Asisten Admum HM Fitriyus, Inspektur Lasro Marbun, Kadis Sosial Rajali, Kadisnaker Harianto Butar-butar, Plt Kepala BP2RD Riswan, Kepala BPBD Riadil Akhir Lubis, Kadis Lingkungan Hidup Binsar Situmorang, Kabiro Umum dan Perlengkapan Achmad Fadly, Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Hendra Siregar serta sejumlah pejabat lainnya.

Usai membacakan naskah pelantikan, Gubernur menekankan pentingnya memaksimalkan latar belakang pendidikan tinggi yang dimiliki. Dasarnya adalah integritas harus dimiliki setiap pejabat yang ada, sehingga bekerja demi rakyat.

“Setiap saya melantik, yang menjadi pertanyaan, sudah ada perubahan kah kinerja kita? Itu yang menjadi pokok setiap kali pelantikan, bukan sekedar seremonial. Untuk itu, tunjukkan integritas anda, pasti bisa,” ujar Gubernur.

Dirinya juga mengingatkan kepada pejabat yang dilantik untuk loyal kepada atasan dengan penuh tanggung jawab dalam mengerjakan tugas, kreatif, menanamkan prinsip jemput bola dan semangat meraih prestasi. Sebab jika tidak, maka akan berakibat kepada instansi hingga nama baik Pemerintah Povinsi (Pemprov) Sumut.

“Dengan kemampuan anda, harus bisa bekerja sama baik dengan atasan, rekan kerja serta menjadi teladan bagi bawahan. Saya sangat berharap ada perubahan signifikan, karena anda masuk di sini, ada seleksi pendidikan. Beda dengan Kami (bersama Wakil Gubernur),” sebut Edy.

Selain itu, Edy pun menekankan bahwa seleksi kecakapan bagi para pejabat merupakan faktor kunci dalam bekerja dan mengembang amanah. Hal itu bisa dilewati dengan beberapa syarat yang menjadi penekanan baginya, yaitu kejujuran.

“Karena gangguan ada di sana sini dan kita punya nafsu, tetapi Tuhan Maha Tahu. Saya sendiri belum tentu bisa menjamin diri sendiri, tetapi kembali saya ingatkan diri saya. Kalau kita sudah jujur, kita harus benar. Benar ini ada aturan main, karena pekerjaan anda semua itu penuh dengan aturan. Tetapi tidak kaku dalam penyelesaian, namun juga tidak boleh menyimpang dalam aturan,” tambah Gubernur.

Poin selanjutnya, kata Gubernur, adalah keberanian. Sebab jika kejujuran dan bekerja dengan benar sudah dilakukan, setiap pejabat harus berani menghadapi apapun. Serta dua kunci terakhir yakni bekerja dengan tulus dan ikhlas.

“Gangguan pasti ada, tantangan pasti ada, hambatan pasti ada. Jadikan peluang untuk kemajuan. Saya tuntut anda, jangan salahkan saya jika hari ini anda dilantik, minggu depan diganti, kalau anda tak pantas dan tidak patuh,” jelasnya.

Namun Edy tetap menekankan bahwa pejabat eselon III juga tidak bisa bekerja semaunya berdasarkan keinginan kepala dinas (pimpinan OPD). Karena itu, integritas menjadi hal penting baginya dengan prinsip juju, benar, berani, tulus dan ikhlas.

Berikut Nama-nama pejabat yang dilantik:Martina Silaban, Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi Badan Penelitian dan Pengembangan, Yanuarlin, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,Lies Handayani Siregar, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Perkebunan, Syahrial Adinda Pulungan, Kepala Bagian Ketatalaksanaan Biro Organisasi Sekretariat Daerah,Rita Mestika Hayati, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana,Hendra Yudi, Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Sedangkan Suryadi, Kepala Bidang Bina Keuangan Daerah Kabupaten/Kota Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Muhammad Rahmadani Lubis, Kepala Bidang Pengelolaan Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah,Fuad Perkasa, Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provsu,Anda Subrata, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ratna Sari Br Pinem, Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Fanni Ludwina, Kepala UPT. Rumah Sakit Paru Dinas Kesehatan.

Selanjutnya Khairul Buhari, Kepala Bidang Kerjasama Pengendalian dan Evaluasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Damar Wulan Kepala Bidang Promosi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Abd Karim, Kepala Bidang Mutasi dan Pensiun Badan Kepegawaian Daerah,Sapwan Pohan, Kepala UPT Pelayanan Sosial Pengemis dan Gelandangan Dinas Sosial Pinang Sori Dinas Sosial,Syahrul Irwan Nasution Kepala Bagian Pendidikan, Kebudayaan dan Ketenagakerjaan Biro Sosial dan Kesejahteraan Setdaprov,Tati Hartina Sitompul, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Umum dan Fungsional Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.Ardiston Simanjuntak, Kepala UPT. Aneka Tanaman Pantai Timur Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.

M Taufik Batubara, Kepala Bidang Penyuluhan pada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura,Bahruddin Siregar, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provsu, Rosmidar, Kepala UPT Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Dedi Jaminsyah Putra, Kepala Bagian Umum Biro Umum dan Perlengkapan Setdaprov.

Paisal Pahmi Hasibuan Kepala UPT. Pengelolaan Pendapatan Daerah Lima Puluh Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah,Isna, Kepala UPT. Pengelolaan Pendapatan Daerah Medan Selatan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah,Philips Hutabarat Kepala UPT. Pengelolaan Pendapatan Daerah Sei Rampah Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Jufrizal, Kepala UPT. Pengelolaan Pendapatan Daerah Tanjung Balai Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah,Gokma Todotua Sinaga, Kepala UPT. Pengelolaan Pendapatan Daerah Pangururan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah.

Andri Mulia Sebayang, Kepala UPT. Pusat Layanan Usaha Terpadu Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Marzuki, Kepala UPT. Perlindungan Konsumen Kisaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan,Parlindungan Pane, Kepala Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Raja Indra Saleh, Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

Bahauddin Lubis, Kepala Bidang Pajak Air Permukaan, Pajak Bahan bakar Kendaraan Bermotor dan Pajak Rokok Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah,Mulyadi Sinurat, Kepala UPT. Pengelolaan Pendapatan Daerah Aek Kanopan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Bayu Sogara Siregar, Kepala UPT. Pengelolaan Pendapatan Daerah Kisaran Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Fuad Ghazalie Damanik, Kepala UPT. Pengelolaan Pendapatan Daerah Siantar Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah.Hardi Pasaribu, Kepala UPT. Pengelolaan Pendapatan Daerah Sibuhuan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah.Robert Efendy, Kepala UPT. Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabanjahe Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah.

Ibnu Akbar, Kepala UPT. Pelayanan Sosial Wanita Tuna Susila dan Tuna Utara Berastagi Dinas Sosial, Ina Zalisworo, Kepala UPT. Pelatihan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja,Jujur Sihombing, Kepala UPT. Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah VI Dinas Tenaga Kerja, Anto Op Sunggu, Kepala UPT. Jalan dan Jembatan Dolok Sanggul Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi,Oktavianus Tambunan, Kepala UPT. Workshop dan Peralatan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Deny Elfriansyah, Kepala UPT. Museum Negeri Provsu pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Rachmat Hadi Saputra Harahap Kepala UPT. Taman Budaya pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,Sugiarto Kepala UPT. Pengelolaan Kualitas Air Danau Toba Dinas Lingkungan Hidup.(bundo)

Belawan | Indonesia Berkibar News - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Belawan berhasil Gulung pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukan Ardiansyah dan Suwanda.

Kedua tersangka ditangkap berdasarkan laporan korban Nomor : LP/236/V/2020/SPKTN Polres Pelabuhan Belawan tanggal 21 Mei 2020 atas nama Ulfa Kumala.

Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku Ardiansyah mencoba berusaha melawan petugas polisi sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.

"Saat personil mau menangkap kedua pelaku, salah satu dari tersangka terpaksa ditembak kaki kirinya karena melakukan perlawanan," kata Kasat Reskrim Polres Belawan AKP I Kadek Heri Cahyadi.

Lanjut di jelaskannya, pelaku atas nama Ardiansyah merupakan residivis kasus 365 (Curas) dan baru keluar dari Rutan Tanjung Pura Langkat yang mendapat  Asimilasi akibat dampak Pandemi Covid 19.

Dan selama keluar dari Rutan, telah dua kali melakukan Tindak Pidana Curas di wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan. Kedua pelaku terancam hukuman 12 tahun penjara,"ungkapnya.
Dari hasil penangkapan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa Sepeda Motor Honda Bead tanpa Plat Nopol, Kunci T, Pakain Hasil Kejahatan dan Sandal Hasil Kejahatan. (Indra)



Belawan | Indonesia Berkibar News – Polres Pelabuhan Belawan kembali menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kali ini penyerahan dan pemberian Bansos itu di sasar ke penghuni Rusunawa Kayu Putih yang selama ini tidak terdata sebagai penerima Dana Bansos dari Pemerintah,baik dari Pempropsu maupun Pemko Medan akibat terdampak pandemi covid 19.

Pemberian paket sembako tersebut di pimpin langsung Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP DR Mhd R Dayan SH MH didampingi Wakapolres Kompol Herwansyah Putra SH Msi,Kabag Sumda AKP Waskita Sembiring Sik,Kasat Binmas AKP Gunawan SH dan Kaurkes Surana Dewi.

Kapolres Belawan AKBP DR Mhd R Dayan SH MH mengatakan,pemberian paket bantuan sembako dalam bentuk bakti sosial ini memberikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Hal ini dilakukan bentuk kepedulian Polres Belawan terhadap Masyarakat yang membutuhkan serta mengurangi dampak sosial yang dialami masyarakat,” ujar AKBP DR Mhd R Dayan kepada wartawan,Jumat (29-05-2020) sekira pukul 13.30 wib.

Kapolres mengatakan, pemberian paket bantuan sembako dilaksanakan di Rusunawa Kayu Putih.

“Berbagai upaya Polres Pelabuhan Belawan terus melakukan kepada masyarakatnya,bentuk pemberian ini untuk mengurangi dampak sosial yang ditimbulkan.Kegiatan bansos dengan bantuan sembako yang kita berikan kepada masyarakat yaitu 2.500 Kg beras,3000 butir dan 120 karton mie instan.Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat di tengah-tengah pandemi wabah virus Corona yang mengakibatkan sulitnya masyarakat dalam mencari nafkah.”ungkap Kapolres.

“Polri dalam hal ini Polres Pelabuhan Belawan akan terus berupaya semaksimal mungkin dalam meringankan beban masyarakat yang saat ini tengah mengalami kesulitan akibat dampak virus Covit-19.Pemberian yang kita bagikan berupa paket sembako kepada masyarakat ini sebagai bentuk implementasi dari kebijakan pemerintah dan Maklumat Kapolri,"Ujar Dayan.

Kapolres mengatakan, kita juga sesering mungkin,memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Kami harap masyarakat dapat disiplin menaati kebijakan dan protokol kesehatan yang diberikan oleh pemerintah,” pungkasnya.

Adanya sikap kepedulian Kapolres Pelabuhan Belawan tersebut,warga Rusunawa mengaku sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres Belawan yang telah begitu perhatian terhadap warga Rusunawa Kayu putih.(Indra)

Medan | Indonesia Berkibar News - Tim dari Seksi Intel Sat Brimob Polda Sumut, berhasil menciduk 3 orang pelaku pencurian sepeda motor serta 1 orang penadah. Masing-masing bernama Muhammad Teguh Pebrianto (26), Aris Munandar (25), Andre Setiawan (25) dan Nurul Ihsan (19), yang berperan sebagai koordinator pencurian sekaligus sebagai penadah hasil curian.

Berawal dari kejadian hilangnya sepeda motor jenis Vario 150 tahun 2018, milik salah seorang anggota Bamin Subbagrenmin Sat Brimob Polda Sumut Briptu Aldyan Telembanua, yang di curi pada tanggal 17 Mei 2020 di depan salah satu Alfamidi yang berada di Jalan Setia Budi Medan.

Selanjutnya, atas kejadian itu, Lakhar Kasi Intel Sat Brimob Polda Sumut Kompol Heriyono langsung membentuk tim, guna mengusut kasus tersebut. Berdasarkan informasi yang di peroleh, tim Intel yang di pimpin Panit Opsnal Seksi Intel Sat Brimob Polda Sumut Ipda Heri Suhartono langsung melakukan pengintaian di salah satu rumah pelaku.

Dari hasil pembekuan dan pengintaian, tim Intel Sat Brimob Polda Sumut berhasil mengamankan salah seorang pelaku bernama Muhammad Teguh Pebrianto di kediamannya, yang berada di Jalan Pondok Mencirim Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang,Jum'at(29-05-2020).

Pengembangan, Tim Intel juga berhasil mengamankan dua orang pelaku lainnya, yang bernama Aris Munandar dan Andre Setiawan, berikut barang bukti alat yang di pakai untuk melakukan pencurian, serta paket narkoba jenis sabu-sabu beserta alat hisap.

Dari hasil pengakuan ketiganya, Tim Intel juga berhasil mengamankan seorang penadah hasil curian, bernama Nurul Ihsan, beserta barang bukti sepeda motor hasil curian. Penangkapan di lakukan di kediaman Nurul Ihsan, yang berlokasi tidak jauh dari penangkapan TSK selanjutnya ketiga orang pelaku lainnya.

" Mereka ini pemain yang sudah lama melakukan aksinya , sudah puluhan kali mereka lakukan pencurian sepeda motor, " papar Kompol Heriyono kepada awak wartawan saat penyerahan pelaku ke personil Polrestabes Medan, di Mako Sat Brimob Polda Sumut.

Di awal, ada anggota kita yang kehilangan sepeda motornya, di salah satu Alfamidi Setia Budi, lalu kita bentuk tim untuk mengungkap kasus ini. Alhamdulillah, hari ini kami berhasil menciduk siapa pelakunya, dan ke empatnya berdomisili di tempat yang sama, " paparnya kembali.

Terkait penangkapan tersebut, Personil Intel Brimob juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya Celana, Sepatu, Helm, beberapa kunci Leher T, beberapa unit Hand Phone, 1 paket sabu-sabu beserta alat hisap, 3 lembar STNK, 2 unit Velg jenis Beat, serta 3 unit sepeda motor yang di pakai untuk melakukan aksinya.

Menurut pengakuan dari ketiga orang pelaku tersebut, di saat akan melakukan aksinya, mereka di beri uang jalan sebesar Rp. 300.000., oleh si penadah bernama Nurul Ihsan.

" Benar bang, kami yang curi kereta milik anggota Sat Brimob, dan unitnya Kami jual ke Ihsan.

Setiap kami mau bergerak ke sasaran, kami di beri uang jalan Rp.300.000., " ucap Muhammad Teguh Pebrianto ( salah seorang pelaku).

Saat di lakukan interogasi terhadap Nurul Ihsan, dirinya mengakui, bahwa selain dirinya, masih ada penadah lainnya berinisial R, yang saat ini masih menjadi buronan Intel Sat Brimob Polda Sumut.

Selanjutnya, sekitar pukul 15.30 wib, ketiga pelaku dan satu orang penadah berikut semua barang bukti di serahkan ke pihak Polrestabes Medan, untuk di proses lebih lanjut. (Indra)

Sei Rampah | Indonesia Berkibar News - Jumlah pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) setiap harinya terus bertambah, Begitupun di jajaran Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai), kali ini virus asal Wuhan tersebut menjangkiti seorang ASN Pemkab Sergai berinisial LA (50).

Saat dimintai keterangan di Posko Gugus Tugas, Jumat (29-05-2020), Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, Drs. H. Akmal, AP, M.Si, menyampaikan jika sesuai dengan kronologi yang diperoleh dari Kepala Dinas Kesehatan Sergai, dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, pada tanggal 22 Mei lalu, korban ditugaskan mengambil logistik untuk kantornya sekaligus melaksanakan pemeriksaan swab secara mandiri.

“Sesuai hasil PCR test yang disampaikan oleh Dinkes Provinsi Sumut hari ini, yang bersangkutan dinyatakan positif terjangkit Covid-19,” sebut Akmal.

Akmal melanjutkan, Tim Gugus Tugas lewat Dinas Kesehatan segera melaksanakan prosedur penanganan dan aksi preventif mengingat LA tetap beraktivitas di beberapa lokasi selama rentang waktu pengambilan sampel Swab hingga hasil tes dirilis.

“Sejak awal pengambilan sampel pada 22 Mei lalu sampai tanggal 28 Mei semalam, korban tetap menjalankan aktivitas seperti biasa di kediaman dan di Dinasnya, termasuk salah satunya mengikuti rapat di kantornya. Untuk itu sudah dilakukan penetapan status Orang Tanpa Gejala (OTG) dan dilaksanakan rapid test pada orang-orang yang menjalin kontak dengan korban,” ungkap Akmal.

Selanjutnya, tambah Akmal, segera dilakukan prosedur disinfeksi dengan menyemprotkan cairan disinfektan di kantor dinas dan sekitaran lingkungan kerja korban.“ Sesuai dengan data, sudah dilakukan juga pengambilan sampel Swab terhadap 30 orang yang menjalin kontak dengan LA dan selanjutnya dilakukan edukasi melalui corong informasi kepada masing-masing OPD, untuk memerintahkan ASN membersihkan tempat kerja masing masing,” sebutnya lagi.

LA merupakan penduduk Kota Medan Sumatera Utara, meski bekerja di Sergai dan telah ditetapkan sebagai OTG namun tidak masuk dalam peta sebaran Covid-19 Kabupaten Sergai. 

"Hal ini tentu memprihatinkan, namun Tim Gugus Tugas akan terus menjalankan fungsi penanganan dan pencegahan pandemi semaksimal mungkin. Kami juga tidak lelah mengingatkan masyarakat untuk total disiplin menjalankan protokol kesehatan. Kesungguhan masyarakat sangat menentukan keberhasilan dalam menuntaskan tantangan ini,” pungkas Akmal.(fit)
Diberdayakan oleh Blogger.