17 Oktober 2026

Medan | Indonesia Berkibar News - Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M, memberikan hadiah umrah gratis kepada tujuh warga Kota Medan. Pemberian hadiah umrah gratis tersebut dilakukan Zulkarnaen dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Presiden RI, Prabowo Subianto yang jatuh pada tanggal 17 Oktober 2026.

Penyerahan hadiah umrah gratis tersebut digelar Zulkarnaen di Jalan Lampu, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Baru, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (17/10/2026) sore.

"Hadiah umrah ini saya berikan kepada tujuh orang warga Kota Medan yang hadir pada kegiatan ini. Semoga Bapak Presiden Prabowo Subianto selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang serta selalu dalam lindungan Allah SWT," ucap Zulkarnaen pada kegiatan Silaturahmi sekaligus Penyerahan Hadiah Umrah Gratis kepada warga Kota Medan tersebut.

Dikatakan Zulkarnaen, dirinya dan seluruh kader Partai Gerindra mendapatkan amanah dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk selalu dekat dengan rakyat, membantu rakyat, serta selalu berkontribusi untuk kemajuan bangsa.

Oleh sebab itu, Presiden Prabowo Subianto ingin agar peringatan Hari Ulang Tahun dirinya tidak dilakukan dengan perayaan atau kegiatan seremoni semata, tetapi lebih kepada hal-hal yang mendekatkan kader Partai Gerindra dengan masyarakat.

"InsyaAllah, hadiah umrah gratis ini semakin mendekatkan saya sebagai petugas Partai Gerindra sekaligus wakil rakyat di DPRD Kota Medan dengan masyarakat Kota Medan. InsyaAllah, hadiah umrah ini semakin memperkuat tali silaturahmi diantara kita," ujar Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumut itu.

Zulkarnaen menegaskan, Presiden Prabowo Subianto terus berjuang untuk menyejahterakan masyarakat. Oleh sebab itu, Presiden Prabowo terus berupaya memajukan bangsa dari sisi kesehatan, pendidikan, ekonomi dan aspek-aspek lainnya.

"Gizi anak bangsa terus diperhatikan lewat program MBG. Pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu terjawab lewat program Sekolah Rakyat. Ekonomi Indonesia juga terus bertumbuh di tengah situasi ekonomi dunia yang sedang tidak baik-baik saja. Ini bentuk keseriusan Pak Prabowo dalam mengurus bangsa dan negara ini. Mari kita doakan Bapak Presiden Prabowo agar selalu sehat dan dalam lindungan Allah SWT," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang masyarakat penerima hadiah umrah gratis, Soleh, mengaku sangat bahagia dan terharu atas pemberian hadiah umrah yang diberikan Zulkarnaen kepada dirinya.

"Saya tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah umrah gratis dari Pak Zulkarnaen. Semoga Pak Zulkarnaen selalu dalam keadaan sehat walafiat, supaya Pak Zulkarnaen bisa terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Medan," harapnya.

Tak lupa, Soleh juga mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar selalu dalam kondisi sehat walafiat di usianya yang ke-75 tahun.

"Semoga Bapak Presiden Prabowo Subianto juga selalu dalam lindungan Allah SWT. Bangsa ini membutuhkan sosok Pak Prabowo sebagai pemimpin yang akan membawa bangsa ini menuju kesejahteraan dan kemajuan yang berkeadilan," tutupnya.(bundo)


 


Medan | Indonesia Berkibar News - Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Medan di Jalan Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan. Di tengah gelaran Open House Sekolah Rakyat Permanen Tahun Ajaran 2026/2027 yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia, Sabtu (17/10/2026), Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir langsung untuk menyapa anak-anak hebat yang kembali mendapatkan hak belajar mereka.

​Program strategis gagasan Presiden RI Prabowo Subianto ini diresmikan secara virtual oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dan terhubung langsung dengan 182 titik di berbagai wilayah nusantara. Bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Prabowo Subianto, momentum ini sekaligus merayakan pencapaian besar program yang kini telah menaungi lebih dari 44.000 anak dari keluarga prasejahtera, anak putus sekolah, hingga mereka yang sempat hampir kehilangan harapan.

​Di momen itu, Wali Kota Medan Rico Waas membagikan kisah inspiratif tentang dua anak asal Kecamatan Medan Belawan, yaitu Nia dan Danu. Danu yang berusia 9 tahun sebelumnya terpaksa tidak bersekolah karena terkendala finansial keluarga, sementara Nia sempat mengenyam pendidikan.

​Di balik keterbatasan tersebut, keduanya memiliki bara semangat yang sama yaitu ingin kembali menuntut ilmu. Sekolah Rakyat hadir sebagai jembatan nyata bagi asa mereka. Saat ditanya mengenai impian masa depan oleh Wali Kota, Nia dengan tegas menjawab ingin menjadi seorang tentara, sedangkan Danu bercita-cita menjadi seorang Wali Kota.

"Kita mendoakan Sekolah Rakyat ini terus bisa maju dan memajukan anak-anak seperti Nia dan Danu. Insya Allah dengan dukungan dan dorongan dari kita semua, anak-anak kita ini bisa mencapai cita-cita yang mereka impikan," ungkap Rico Waas optimis.

​Rico Waas juga menegaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai sarana memproleh ilmu pengetahuan semata, melainkan wadah strategis untuk membentuk kedisiplinan dan karakter anak-anak agar kelak mampu menggapai cita-cita serta memutus rantai kemiskinan.

"Saya berpesan kepada anak-anak ku semua agar belajar dengan tekun, menjaga kedisiplinan, serta membangun pertemanan yang baik, sekaligus saya juga minta kepala sekolah agar menjaga dan membimbing anak-anak didik ini dengan sepenuh hati," pesan Rico Waas.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dalam sambutanya mengatakan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya sekadar sarana transfer ilmu pengetahuan, melainkan wujud nyata amanat UUD 1945 Pasal 34 tentang perlindungan fakir miskin dan anak terlantar oleh negara. 

"Melalui pendekatan rehabilitasi sosial, program ini sukses memulihkan kepercayaan diri, kedisiplinan, dan semangat para siswa untuk kembali berani mengejar cita-cita," ujar Saifullah Yusuf.

​Saifullah Yusuf juga mengajak para kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga sekitar untuk ikut serta menjaga, mengawasi, serta memberikan dukungan penuh bagi anak-anak titipan negara ini. 

"Sinergi antara pemerintah pusat, TNI, Polri, pemda, dan masyarakat luas diharapkan mampu mengawal Sekolah Rakyat melahirkan generasi unggul yang tidak hanya mengubah nasib keluarga mereka, tetapi juga masa depan Indonesia," Pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan.(bundo)

 



Labusel | Indonesia Berkibar News
- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendengarkan langsung keluhan masyarakat Desa Rintis, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), sekaligus menyiapkan solusi atas sejumlah persoalan yang disampaikan warga, mulai dari perbaikan fasilitas pendidikan hingga bantuan bedah rumah.


Dalam pertemuan dengan masyarakat tersebut, Jumat (16/10/2026), warga menyampaikan berbagai aspirasi, di antaranya kebutuhan pembangunan rumah tahfiz dan perbaikan Taman Pendidikan Alquran (TPA) Raudhatul Athfal Ulumahuam yang kondisinya memprihatinkan.


"Kita akan bantu pembangunan rumah tahfiz yang ada di sini, tadi katanya sekitar Rp100 juta, sama TPA juga yang kondisinya sudah cukup memperihatinkan, ini lembaga pendidikan perlu kita perhatikan," kata Bobby Nasution di Desa Rintis, Labusel, Jumat (16/10/2026).


Selain membantu fasilitas pendidikan, Bobby Nasution meminta pemerintah setempat mempercepat pendataan calon penerima bantuan program bedah rumah. Ia menargetkan pendataan warga Desa Rintis rampung dalam waktu satu minggu.


"Satu minggu saya harap sudah siap, waktu kita tidak banyak lagi, ada 15 ribu kuota bedah rumah kita dari pusat, kalau tidak terpenuhi nanti dikurangin, jadi percepat pendataannya," kata Bobby Nasution di hadapan masyarakat Desa Rintis.


Pendidik TPA Raudhatul Athfal Ulumahuam, Ita, mengungkapkan kondisi bangunan tempat anak-anak belajar masih memprihatinkan. Atap bangunan kerap bocor, bahkan monyet yang jatuh dari pohon terkadang masuk ke ruang belajar. Selain itu, fasilitas pendukung pembelajaran, seperti meja, papan tulis, dan alat musik, masih sangat terbatas.


"Saya kadang menangis saat atapnya bocor, kasihan anak-anak Pak, kadang masuk monyet yang jatuh dari pohon, mereka juga tak punya alat musik dan mejanya udah pada rusak, Alhamdulillah Pak Gubernur mau bantu, terima kasih banyak Pak," kata Ita.


Bupati Labusel Fery Syahputra Simatupang menyatakan kesiapan pemerintah kabupaten untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam membantu masyarakat Desa Rintis. Ia berharap sinergi tersebut dapat memperluas jangkauan bantuan sekaligus mendorong pembangunan desa-desa di Labusel.


"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur yang sudah memperhatikan warga kami, kami akan terus berkolaborasi agar lebih banyak desa lagi yang bisa kami bantu agar lebih berkembang," kata Fery.(bundo/suriono)


16 Oktober 2026



Nagan Raya | Indonesia Berkibar Nes - Konsolidasi tata kelola organisasi pers di wilayah barat selatan Aceh terus diperkuat. Dewan Pimpinan Wilayah Jajaran Wartawan Indonesia Provinsi Aceh melaksanakan kunjungan kerja ke Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten Nagan Raya.


Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda strategis DPW JWI Aceh dalam rangka penguatan kelembagaan, penataan struktur kepengurusan, serta penyelarasan visi organisasi dari tingkat wilayah hingga daerah.


Ketua DPW JWI Aceh M. Hasbiy menyampaikan bahwa wilayah barat selatan Aceh atau Barsela memiliki karakteristik geografis yang memerlukan pendekatan konsolidasi secara langsung dan berkelanjutan.


Menurutnya, penguatan organisasi tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus dilakukan secara menyeluruh melalui komunikasi yang intensif dan terstruktur.


"Agenda ini bertujuan untuk menyatukan visi organisasi dan memperkuat struktur kelembagaan dari tingkat wilayah hingga daerah agar berjalan selaras dan berjenjang," ujar M. Hasbiy di Kantor DPD JWI Nagan Raya, Jalan Nasional Meulaboh-Tapak Tuan, Gampong Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten setempat, Jumat (16/10/2026).


Sementara itu, Ketua DPD JWI Kabupaten Nagan Raya Muhammad Hasanuddin menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima Surat Keputusan Dewan Pimpinan Nasional JWI Nomor 065/SK-DPD/DPN-JWI/X/2026 tentang Susunan Pengurus DPD JWI Kabupaten Nagan Raya Periode 2026-2031.


Surat keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 6 Oktober 2026 dan ditandatangani oleh Ketua Umum Maxmillian A.X. Apituley dan Sekretaris Jenderal Lindayani Ritonga.


Muhammad Hasanuddin menegaskan komitmen DPD JWI Nagan Raya untuk melaksanakan instruksi organisasi sesuai dengan ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.


"DPD Nagan Raya siap melaksanakan instruksi organisasi dan menjaga kekompakan internal sebagai bagian dari penguatan kelembagaan," kata Muhammad Hasanuddin.


Ia menambahkan bahwa konsolidasi internal akan difokuskan pada penataan administrasi, penguatan sumber daya manusia, dan penyusunan program kerja yang terukur.


Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPN JWI Lindayani Ritonga menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan DPD JWI Nagan Raya serta menitipkan pesan agar solidaritas dan integritas organisasi terus dijaga secara konsisten.


Konsolidasi organisasi tersebut dilaksanakan berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta didukung legalitas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0008102.AH.01.07 Tahun 2024 dan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


Melalui kunjungan kerja tersebut, DPW JWI Aceh berharap tata kelola organisasi di tingkat daerah dapat semakin tertib, akuntabel, dan profesional dalam menjalankan fungsi pers. (Tim)


Ket Poto:  Pengurus DPW JWI Aceh dan DPD JWI Nagan Raya menggelar konsolidasi penguatan kelembagaan pers di Nagan Raya, Jumat (16/10/2026). Fot Dok IST

 



Medan | Indonesia Berkibar  News
-  Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumatera Utara (Sumut) memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumut. Sementara kabut asap dan penurunan kualitas udara yang terjadi belakangan ini, termasuk di Kota Medan, merupakan dampak asap kiriman dari luar daerah akibat pergerakan arah angin.


Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas LHK Sumut Heri Wahyudi Marpaung dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (16/10/2026).


Heri menjelaskan, sekitar satu setengah bulan lalu, Sumut sempat mendeteksi dua titik api yang berada di Kabupaten Asahan dan Samosir. Namun, berkat kesiapsiagaan dan kolaborasi masyarakat bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, dan Dinas LHK, seluruh titik api tersebut berhasil dipadamkan.


“Berdasarkan data BMKG hari ini, tidak ada lagi titik api di Sumatera Utara. Wilayah kita relatif aman bersama Aceh. Namun, fenomena asap yang merambah ke wilayah kita hingga warga kembali harus memakai masker dipicu oleh pergerakan angin dari daerah luar,” ujar Heri.


Ia mengatakan, Karhutla secara nasional saat ini didominasi kebakaran di kawasan lahan gambut, antara lain di Kalimantan, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, dan Riau. Kondisi lahan gambut yang mengering akibat cuaca ekstrem menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kebakaran sulit dipadamkan serta menghasilkan asap pekat.


Karena itu, Dinas LHK Sumut menyambut baik langkah Pemerintah Pusat yang telah membentuk badan khusus untuk penanganan dan rehabilitasi mangrove serta gambut. Menurut Heri, ekosistem gambut memiliki karakteristik khusus sehingga membutuhkan metode penanganan yang berbeda dibandingkan hutan produksi maupun hutan lindung.


“Karakteristik lahan gambut harus tetap basah dan berair. Jika mengering, potensi kebakaran sangat tinggi dan melahirkan asap pekat. Penanganannya tidak bisa disamakan dengan hutan darat biasa,” tegasnya.


Sebagai langkah mitigasi jangka pendek, Pemprov Sumut terus membagikan masker kepada masyarakat dan berkoordinasi untuk pelaksanaan modifikasi cuaca guna memicu hujan buatan di wilayah terdampak. DLHK Sumut juga mengimbau masyarakat untuk terus berkolaborasi dan tidak melakukan pembakaran lahan guna mencegah meluasnya karhutla serta dampak kesehatan yang ditimbulkannya.(bundo)





Samosir | Indonesia Berkibar News - Upaya Pemerintah Kabupaten Samosir memperluas akses dan meningkatkan keselamatan pelajar menuju sekolah mendapat respons dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sebanyak enam unit Bus Perintis gratis khusus pelajar resmi hadir di Kabupaten Samosir dan akan melayani antar-jemput siswa di Kecamatan Nainggolan dan Onan Runggu.


Penyerahan sekaligus launching Bus Perintis dilaksanakan secara serentak di lima kabupaten dari Kabupaten Asahan, oleh Gubsu Bobby Afif Nasution  dan Untuk Kabupaten Samosir dipusatkan di Kompleks HKBP Nainggolan Kecamatan Nainggolan, Kamis(15/10/ 2026).


Bupati Samosir  Vandiko T. Gultom secara resmi memberangkatkan Bus perintis untuk melakukan tugas pelayanan dan akan beroperasi sejak Jumat 16 Oktober 2026 dengan biaya sepenuhnya ditanggung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.


Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meluncurkan 33 unit Bus Perintis untuk pelayanan pelajar di lima kabupaten, mencakup 12 kecamatan dan 49 sekolah. Dari jumlah tersebut, enam unit dialokasikan untuk Kabupaten Samosir. 


Bus Perintis tersebut akan memberikan layanan antar-jemput secara gratis tanpa biaya bagi siswa. Kehadiran transportasi khusus pelajar ini diharapkan dapat meringankan beban biaya transportasi orang tua sekaligus meningkatkan keselamatan anak-anak dalam perjalanan menuju dan pulang dari sekolah. 


Bupati Vandiko menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution atas perhatian dan respons terhadap usulan masyarakat Kabupaten Samosir.


“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Samosir, Kami mengapresiasi bantuan Bapak Gubsu Bobby Afif Nasution dengan fasilitas Bus Perintis. Bus  ini sangat membantu bagi siswa di Kabupaten Samosir, mempermudah akses dan terutama menjaga keselamatan anak-anak menuju sekolah,” ujar Vandiko.


Vandiko menjelaskan bahwa kebutuhan transportasi antar-jemput pelajar tersebut telah lama disampaikan  masyarakat, khususnya di Kecamatan Nainggolan dan Onan Runggu pada saat berkantor di Desa (Bunga Desa). Kondisi rute dan jarak tempuh yang cukup jauh serta tingginya risiko kecelakaan, menurutnya menjadi salah satu alasan pentingnya kehadiran transportasi khusus bagi pelajar.


“Usulan ini kita teruskan kepada Gubernur dan puji Tuhan kita memiliki Gubernur yang rajin turun ke masyarakat dan  responsif. Kita patut berbangga mendapatkan program ini, apa yang menjadi usulan masyarakat akhirnya dapat kita rasakan bersama,” katanya.


Vandiko berharap program Bus Perintis dapat terus berkesinambungan dan cakupan rutenya diperluas pada tahun mendatang sehingga semakin banyak pelajar di Kabupaten Samosir yang mendapatkan akses transportasi aman, nyaman  dan gratis.


Bupati juga meminta seluruh pihak ikut mengawasi pelaksanaan program, terutama memastikan kondisi fisik kendaraan dan stamina pengemudi agar tetap baik serta pelayanan berjalan sesuai ketentuan.


“Saya titip agar kita sama-sama mengawasi, karena ini menyangkut nyawa dan keselamatan anak-anak kita,” tegasnya.


Pemkab Samosir, lanjut Vandiko, siap melakukan monitoring dan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut serta terus membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah pusat dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.   


Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa pendidikan merupakan sektor utama dalam pembangunan Sumatera Utara. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan harus dibarengi dengan pemenuhan berbagai kebutuhan pendukung, termasuk akses transportasi bagi anak-anak yang tinggal jauh dari sekolah.


“Anak sekolah dengan jangkauan jauh ke sekolah harus dilayani melalui antar-jemput yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujar Bobby.


Bobby menekankan agar layanan Bus Perintis gratis dapat berlangsung secara berkelanjutan dan benar-benar memberikan kemudahan bagi pelajar untuk memperoleh akses pendidikan. Bus tersebut juga dilengkapi aplikasi digital dan CCTV untuk memastikan proses antar-jemput berlangsung dengan baik dan tepat sasaran.


Selain membantu mengurangi beban biaya orang tua, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pelajar dengan mengurangi penggunaan sepeda motor oleh anak di bawah umur serta menekan risiko kecelakaan lalu lintas.


Secara keseluruhan, sebanyak 33 unit Bus Perintis disiapkan untuk melayani masyarakat di Kabupaten Asahan, Batubara, Nias Utara, Padang Lawas Utara dan Samosir. Program tersebut mencakup perjalanan sekitar 2.128 kilometer dan memberikan subsidi angkutan kepada lebih dari 1.000 pelajar.


Kepala SMA Negeri 1 Onan Runggu, Manatar Samosir, menyambut baik hadirnya program tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan transportasi pelajar.


“Sudah lama kami tunggu program ini. Orang tua dan siswa banyak yang bertanya kapan bisa berjalan, agar siswa bisa belajar dengan nyaman. Dan saat ini sudah hadir, terima kasih kepada Bapak Gubernur dan bapak Bupati Samosir” ujarnya.


Sementara itu, UPTD PSP Wilayah II Laksana Hasugian menjelaskan, Bus Perintis diperuntukkan bagi anak sekolah yang memiliki keterbatasan kendaraan dan berada pada wilayah yang membutuhkan pelayanan transportasi. 


“Bus ini mulai beroperasi besok pagi. Rute yang akan dilalui sudah ada di Nainggolan dan Onan Runggu. Setiap sekolah yang dilalui sekitar 15 kilometer per hari, dengan layanan antar-jemput dua kali,” jelasnya.


Ia menyebutkan, bus akan mulai beroperasi sekitar pukul 06.00 WIB. Ia berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Samosir.


Dengan hadirnya enam Bus Perintis gratis tersebut, Pemkab Samosir berharap akses transportasi pelajar semakin aman, nyaman dan terjangkau. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi Pemkab Samosir dan Pemprov Sumatera Utara dalam memastikan pelayanan pendidikan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.


Di sisi lain, terkait kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Utara, Bupati Samosir mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.


Pemkab Samosir juga akan menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumatera Utara terkait kemungkinan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh apabila kondisi kabut asap semakin mengganggu kesehatan dan aktivitas belajar siswa.


Gubernur Bobby Nasution menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kabut asap, termasuk melalui modifikasi cuaca di sejumlah wilayah.( P Simbolon )




  



Binjai | Indonesia Berkibar  News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., terus menunjukkan komitmen dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Binjai, sejalan dengan atensi Kapolda Sumatera Utara untuk memerangi narkoba.


Menindaklanjuti informasi adanya lokasi yang diduga menjadi barak narkoba, Satresnarkoba Polres Binjai yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., berkolaborasi dengan BNNK dan Polsek Binjai Kota melaksanakan Operasi Sarang Narkoba (OSN) serta upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (16/10/2026) pukul 10.00 WIB, di Jalan Dr. Wahidin Baru, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota. Saat petugas gabungan tiba di lokasi, barak yang menjadi sasaran penggerebekan dalam keadaan kosong. Diduga, kedatangan petugas telah diketahui sebelumnya. Meski demikian, personel tetap melakukan penyisiran dan menemukan sejumlah barang bukti berupa 4 alat hisap sabu (bong), 7 plastik klip kosong, 2 korek mancis, 5 pipet modifikasi yang digunakan sebagai skop, serta 2 kaca pirex," tegas Kasat Narkoba


Sebagai tindak lanjut, tim gabungan membongkar bangunan yang diduga digunakan sebagai barak narkoba tersebut, kemudian memusnahkannya dengan cara dibakar agar tidak kembali digunakan untuk aktivitas serupa," pungkas AKP Ismail Pane


Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemberantasan narkoba melalui penindakan, pencegahan, dan kerja sama lintas instansi.


Polres Binjai juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.


Melalui langkah nyata dan sinergi bersama, Polres Binjai berkomitmen menjaga lingkungan masyarakat tetap aman serta melindungi generasi muda dari ancaman bahaya narkoba," ucap AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/zul)



Diberdayakan oleh Blogger.