14 September 2026




Medan | Indonesia Berkibar News - ​Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H bersama Keluarga Besar Forum Minang Sati, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari.

​Pesan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Medan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pj Sekda Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, dalam acara peringatan Maulid Nabi yang berlangsung di Sekretariat Forum Minang Sati, jalan Datuk Kabu, Senin (14/09/2026) malam.

​Mewakili Wali Kota, Erfin Fahrurrazi mengatakan bahwa esensi utama dari peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial memperingati hari kelahiran Rasulullah, melainkan momentum untuk meneladani akhlak mulia beliau di tengah kehidupan bermasyarakat.

"mulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat, mari kita jaga persaudaraan, saling menghargai, saling membantu, dan tidak mudah terpecah belah oleh perbedaan,” ujar Erfin Fahrurrazi dihadapan para pengurus Forum Minang Sati.

​Erfin Fahrurrazi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Forum Minang Sati yang dinilai konsisten dalam menjaga tali silaturahmi, kekompakan, serta persatuan di tengah kemajemukan Kota Medan. 

Menurut Erfin Fahrurrazi lagi, keberadaan organisasi kemasyarakatan seperti Forum Minang Sati dipandang memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah merawat nilai-nilai kekeluargaan dan harmoni sosial.

​“Inilah semangat yang harus terus kita jaga untuk mewujudkan Kota Medan yang inklusif, maju, dan berkelanjutan, sebagaimana semangat Medan Untuk Semua, Semua Untuk Medan," pungkasnya.(bundo)

 



Medan | Indonesia Berkibar News - Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mendorong percepatan sertifikasi aset daerah sebagai bagian dari upaya pengamanan dan penertiban aset milik pemerintah. Saat ini sebanyak 200 berkas aset telah diserahkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan untuk diproses sertifikasinya. 

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap saat menerima kunjungan BPN Kota Medan di Balai Kota Medan, Senin (14/09/2026).

Zakiyuddin mengatakan, sertifikasi aset merupakan langkah penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menghindari potensi persoalan di kemudian hari, termasuk sengketa maupun penguasaan fisik oleh pihak lain. Karena itu, Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, berkomitmen menyelesaikan proses sertifikasi aset secara bertahap hingga seluruh aset yang belum memiliki sertifikat dapat segera dituntaskan.

Ia juga meminta agar proses terhadap 200 aset yang telah diserahkan kepada BPN dapat dipantau secara berkala, khususnya terkait tahapan pengukuran dan kelengkapan dokumen.

Menurutnya, apabila terdapat aset yang sudah diukur namun masih memiliki kekurangan administrasi, maka perlu segera dikelompokkan dan dilengkapi agar proses sertifikasi dapat berjalan lebih cepat. Dalam pertemuan tersebut, Zakiyuddin didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) M. Agha Novrian dan Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Suluh Aulia Harahap.

Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan Reza Andrian Fachri menyampaikan BPN siap mendukung percepatan sertifikasi aset milik Pemko Medan. Selain itu, BPN dan Pemko Medan juga akan melakukan sinkronisasi data Nomor Objek Pajak (NOP) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan Nomor Identifikasi Bidang (NIB), sehingga tersedia satu basis data pertanahan yang dapat digunakan untuk mengetahui jumlah bidang tanah di Kota Medan, baik yang sudah maupun belum bersertifikat.

Reza menjelaskan, BPN Kota Medan juga telah melakukan inventarisasi melalui pemotretan udara terhadap wilayah Kota Medan seluas kurang lebih 28.000 hektare. Data hasil inventarisasi dan pengukuran tersebut nantinya akan disampaikan kepada Pemko Medan, termasuk apabila ditemukan perbedaan antara luas hasil pengukuran dengan luas yang tercatat dalam Kartu Inventaris Barang (KIB). Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi Pemko Medan untuk melakukan penyesuaian dan penertiban administrasi aset.

Selain sertifikasi aset Pemko Medan, BPN juga mendorong percepatan layanan pertanahan melalui program Peralihan Terintegrasi atau Perintis yang akan diluncurkan pada 24 September mendatang. Program tersebut ditargetkan dapat menyelesaikan proses peralihan hak, mulai dari pengecekan, pembuatan akta, validasi BPHTB hingga penyelesaian sertifikat dalam waktu paling lama 10 hari. Melalui sinergi tersebut, Pemko Medan dan BPN berharap pengamanan aset daerah semakin optimal sekaligus memberikan kepastian hukum atas kepemilikan aset pemerintah.(bundo)

 


Medan | Indonesia Berkibar News
- Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (14/09/2026). Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas memberikan apresiasi serta menyambut jajaran kepemimpinan baru di tubuh TNI AD tersebut.

Dalam Pisah sambut Dandim 0201/Medan dari Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo kepada Letkol Inf Fernando Batubara ini hadir juga Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Anggota DPR RI, Maruli Siahaan, para Kepala Daerah di provinsi Sumut dan segenap unsur Forkopimda Kota Medan.

Pada pertemuan pisah sambut tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan menyematkan kain songket dan Tanjak (Topi khas Melayu) kepada Dandim 0201/Medan Letkol Inf Fernando Batubara. Sedangkan kepada Letkol Arm Delli Yudha, Rico Waas memberikan cenderamata sebagai kenang-kenangan dan ucapan terima kasih atas dedikasinya.

Dalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pejabat lama, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, atas pengabdian dan kontribusinya selama empat bulan terakhir. Meski terbilang singkat, Rico menilai kebersamaan dengan Letkol Arm Delli terasa sangat intens akibat padatnya dinamika serta koordinasi di Kota Medan.

"Kota Medan dengan populasi 2,5 juta jiwa memiliki kompleksitas yang tinggi—terdiri dari dua wilayah hukum Polres, dua Kejaksaan, serta pembangunan dan perekonomian yang melaju cepat. Membutuhkan sinergi dan komunikasi yang rutin serta intens. Bang Delli telah memberikan yang terbaik, bukan hanya sebagai mitra kerja, tetapi sudah dianggap sebagai keluarga dan bagian dari masyarakat Medan," ujar Rico.

Rico Waas juga melepaskan Letkol Arm Delli yang akan melanjutkan tugas baru di Ambon dengan doa serta rasa bangga, berharap pengalaman selama bertugas di Kota Medan menjadi bekal berharga untuk jenjang karir berikutnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Medan Rico Waas mengucapkan selamat datang kepada Dandim 0201/Medan yang baru, Letkol Inf Fernando Batubara,. Rico menyambut hangat kembalinya Letkol Fernando yang dinilainya bukan sosok asing lagi bagi Kota Medan.

Rico Waas menegaskan komitmen Pemko Medan untuk terus berjalan beriringan dan bergandengan tangan bersama Kodim 0201/Medan demi menciptakan kondusivitas wilayah.

"Kami siap membersamai perjalanan Kodim 0201/Medan. Mari kita perkuat sinergi ini demi mempersembahkan kota yang lebih aman, tenteram, maju, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Kota Medan," pungkas Rico Waas.

Sebelumnya Dandim 0201/ Medan yang baru, Letkol Inf Fernando Batubara, menyampaikan perasaannya saat ditugaskan kembali ke tanah kelahirannya. Tentunya sebagai Ibukota Provinsi Sumatera Utara, Medan saat ini memiliki dinamika dan tantangan tersendiri. Salah satunya terkait dengan keamanan dan kenyamanan.

Guna menciptakan iklim Kota Medan yang aman, damai, dan sejahtera, Letkol Inf Fernando Batubara menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi. Artinya memperkuat sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Kota. Pemerintah Kabupaten, serta seluruh lapisan masyarakat.

"Kodim 0201/Medan siap bekerja sama, berkoordinasi, dan berkolaborasi demi memperkuat situasi kondusif yang kita harapkan bersama", ujarnya.

Sementara itu Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo menyampaikan  apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kinerjanya selama memimpin Kodim 0201/Medan. Ia menyoroti kuatnya sinergitas dan rasa kekeluargaan yang terjalin antar instansi di Kota Medan.

"Banyak sekali yang sudah kita lalui bersama, rasanya luar biasa. Seolah baru kemarin kita bertemu, ternyata tugas kami di sini sudah selesai. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, Forkopimda, dan masyarakat yang telah membantu menjaga kondusivitas Kota Medan," ujar Letkol Delli.

Pada pertemuan ini juga Letkol Arm Delli Tak lupa, menyampaikan permohonan maaf secara pribadi dan keluarga atas segala kekurangan selama bertugas di Kota Medan.

"Secara pribadi dan keluarga, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya jika selama empat bulan menjabat masih ada khilaf atau pelayanan yang belum maksimal," jelas Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo akan memegang jabatan baru sebagai Kepala Seksi Personel (Kasipers) Korem 151/Binaiya di Ambon.(bundo)




Medan | Indonesia Berkibar News
- Perkumpulan Wartawan Online (PROWAN) Sumatera Utara melakukan audiensi ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan yang profesional antara insan pers dengan institusi pemerintah. (14/09/2026). 


Dalam audiensi tersebut, PROWAN Sumut menyampaikan sejumlah pertanyaan dan melakukan konfirmasi terkait informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan pelayanan kemasyarakat, termasuk aspek anggaran dan penggunaan anggaran sesuai ketentuan yang berlaku.


Audensi tersebut dilakukan sebagai bentuk  Sosial Kontrol pers sekaligus untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat bersumber dari keterangan resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.


Pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan menyambut baik Audiensi tersebut dan memberikan ruang bagi wartawan untuk memperoleh informasi serta melakukan konfirmasi secara terbuka sesuai kewenangan dan ketentuan keterbukaan informasi publik.


Ketua PROWAN Sumut, M. Syafii Harahap, mengapresiasi sikap terbuka jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan dalam memberikan penjelasan dan merespons pertanyaan yang disampaikan dalam audiensi.


Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik serta menciptakan hubungan yang sehat antara pemerintah, masyarakat dan media.


“PROWAN Sumut memberikan apresiasi atas keterbukaan dan respons positif jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan dalam menerima audiensi serta memberikan ruang untuk melakukan konfirmasi terhadap informasi yang dibutuhkan,” ujarnya.


Sebagai bentuk apresiasi, PROWAN Sumut menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan atas komitmen dan keterbukaan dalam memberikan informasi kepada insan pers.


Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat transparansi, pelayanan publik dan komunikasi dengan media dalam koridor peraturan perundang-undangan.


PROWAN Sumut menegaskan bahwa pemberitaan yang profesional harus mengedepankan prinsip akurasi, verifikasi, konfirmasi dan keberimbangan. Setiap informasi yang berkaitan dengan kebijakan maupun penggunaan anggaran pemerintah perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.


Audiensi tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat sinergi antara PROWAN Sumut dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Medan dalam menghadirkan informasi publik yang akurat, transparan dan bertanggung jawab.(Zul)



 


Medan | Indonesia Berkibar News - Kehadiran Jembatan Perintis di Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, diharapkan memperlancar mobilitas dan aktivitas sehari-hari masyarakat. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung warga.

Pesan itu disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Adlan, yang membacakan sambutan tertulis Wali Kota saat peresmian Jembatan Perintis di Jalan Sawit I, Kelurahan Mangga, Senin (14/09/2026). 

Adlan menyampaikan jembatan tidak sekadar menjadi sarana penghubung, tetapi juga mendukung aktivitas dan kepentingan masyarakat. Karena itu, keberadaan Jembatan Perintis diharapkan membuat mobilitas warga lebih mudah dan mendukung berbagai kegiatan sehari-hari.

Adlan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Yayasan Lansia Merdeka Indonesia Hartono Tjandra dan Sekretaris Theresia Riama Marbun serta seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam terwujudnya jembatan tersebut.

Menurutnya, kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang diwujudkan melalui fasilitas yang dapat digunakan bersama patut dihargai dan didukung. Ia berharap keberadaan jembatan tersebut turut meningkatkan kualitas lingkungan serta mendukung aktivitas warga Kelurahan Mangga.

Adlan mengajak masyarakat menggunakan, menjaga, dan merawat jembatan bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia menilai pembangunan akan semakin memberi manfaat nyata ketika pemerintah, masyarakat, dunia usaha, yayasan, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen kota memiliki kepedulian yang sama terhadap kebutuhan warga.

Selain peresmian jembatan, kegiatan tersebut dirangkai dengan pembagian beras kepada 100 orang warga.(bundo)

 



Samosir | Indonesia Berkibar News - Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut ditandatangani Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Samosir, di Ruang Rapat DPRD Samosir, Senin (14/09/2026).


Rapat Paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon didampingi Wakil Ketua DPRD Sarhockel Tamba, setelah dinyatakan memenuhi kuorum dengan kehadiran 17 anggota DPRD Kabupaten Samosir.


Turut hadir Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Pabung Samosir T. Siringo-ringo, perwakilan Kejaksaan, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir.


Penandatanganan Nota Kesepakatan dilakukan setelah penyampaian laporan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Samosir yang dibacakan Anggota DPRD Parluhutan Samosir. Kesepakatan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).


Dalam hasil pembahasan, pagu anggaran APBD Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2026 mengalami perubahan dari sebelumnya sekitar Rp 776 miliar lebih menjadi sekitar Rp 838 miliar lebih. Dengan demikian, terdapat penambahan sekitar Rp 62 miliar lebih yang selanjutnya dituangkan dalam pagu indikatif masing-masing perangkat daerah.


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Samosir atas kerja keras dan komitmen selama proses pembahasan hingga tercapainya kesepakatan bersama.


"Terima kasih dan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Samosir atas kerja keras yang tidak kenal lelah dalam pembahasan, sehingga pada hari ini kita dapat mencapai kesepakatan bersama terhadap Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026," ujar Vandiko.


Menurutnya, sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan DPRD perlu terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperbaiki kualitas perencanaan dan penganggaran, terlebih di tengah keterbatasan sumber daya yang ada.


Vandiko menjelaskan, hasil kesepakatan P-KUA dan P-PPAS tersebut selanjutnya menjadi pedoman bagi perangkat daerah dalam menyusun perubahan Rencana Kerja Anggaran (RKA), yang kemudian dikompilasi menjadi Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.


"Harapan kita bersama, tahapan penyusunan Perubahan APBD Tahun 2026 ini dapat berjalan dengan lancar melalui kolaborasi yang harmonis dan konstruktif, hingga nantinya dapat tercapai persetujuan bersama tepat waktu," katanya.


Lebih lanjut disampaikan, P-KUA dan P-PPAS Tahun Anggaran 2026 merupakan langkah penting dalam mewujudkan program prioritas sebagai penjabaran dari perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2026.


Selain itu, perubahan anggaran tersebut juga diarahkan untuk menyinkronkan kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui penyesuaian pendapatan serta mengoptimalkan penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.


Seluruh proses tersebut dilakukan dalam rangka mendukung pencapaian sasaran pembangunan Kabupaten Samosir sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD Kabupaten Samosir Tahun 2025-2029 dengan visi "Samosir Unggul, Inklusif dan Berkelanjutan."


Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon berharap setelah kesepakatan P-KUA dan P-PPAS ditandatangani, proses penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat segera dilanjutkan.


"Setelah KUA-PPAS ini disepakati, Ranperda tentang APBD 2026 diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat diajukan kepada DPRD untuk dibahas, sehingga program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan pada waktu yang tersisa," ujar Nasip.


Ia menegaskan, APBD yang disusun bersama harus memuat program-program prioritas yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.


Dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan P-KUA dan P-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Samosir dan DPRD selanjutnya akan melanjutkan tahapan penyusunan Perubahan APBD 2026. Diharapkan seluruh tahapan dapat berjalan tepat waktu, transparan dan konstruktif demi mendukung pelaksanaan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Samosir. ( P Simbolon )





Binjai | Indonesia Berkibar  News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berkarakter melalui program “Police Go To School”. Sebagai wujud nyata program tersebut, Kapolres Binjai mengarahkan para Kapolsek jajaran untuk turun langsung ke sekolah-sekolah sebagai pembina upacara dan memberikan edukasi serta pesan-pesan kamtibmas kepada para pelajar.


Kegiatan dilaksanakan oleh Kapolsek Binjai AKP Siti Asiyah, M.Pd, di Sekolah Rakyat Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak, Kapolsek Binjai Barat AKP G.T. Siregar, S.H., M.H., di Sekolah Gajah Mada, Kapolsek Binjai Utara AKP Antonius Pasta Sitepu, S.H., M.H., di SMP Negeri 6 Binjai, serta Kapolsek Binjai Kota AKP Diah Retnosari, S.T., S.H., M.Tr.AP, di SMK Putra Anda.


Dalam arahannya, para pelajar diajak untuk lebih giat belajar, disiplin dan menjauhi berbagai perilaku negatif seperti bullying/perundungan, bijak dalam menggunakan media sosial, geng motor, begal, ikut-ikutan untuk demontrasi dan kenakalan remaja lainnya. Siswa juga diimbau untuk tertib berlalu lintas serta tidak menggunakan knalpot brong.


Melalui program ini, Kapolres Binjai berharap para pelajar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi, berkarakter dan turut menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Para pelajar juga diimbau untuk bekerja sama dengan Polri dan segera melaporkan gangguan kamtibmas melalui Layanan Polisi 110.


Program “Police Go To School” merupakan wujud kepedulian dan komitmen Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam menghadirkan Polri yang dekat dengan dunia pendidikan serta aktif membina generasi muda menuju masa depan yang lebih baik., terang AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/zul)

Diberdayakan oleh Blogger.