7 Agustus 2026

  


Binjai | Indonesia Berkibar News
 - Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menggelar silaturahmi bersama komunitas ojek online (ojol) Kota Binjai di Aula Anindya Polres Binjai, Jumat (07/08/2026) pukul 16.00 WIB.


Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi antara Polri dan komunitas ojol sebagai mitra dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Binjai.


Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh pengemudi ojek online untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan saat berkendara, serta menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.


Selain itu, AKBP R. Bimo Moernanda juga mensosialisasikan layanan Call Center 110 Polres Binjai sebagai sarana bagi masyarakat, termasuk para pengemudi ojol, untuk segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


"Komunitas ojek online merupakan mitra strategis Polri. Melalui sinergi yang baik, kita bersama-sama dapat menciptakan situasi kamtibmas dan lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Binjai," ujar Kapolres.(Humas Polres Binjai/Zul)



 





Medan| Indonesia Berkibar News
- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan Bincang Bareng Media di Cafe East Eat, Medan, Jumat (07/08/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi antara jajaran Bank Indonesia dengan para insan pers untuk memperkuat sinergi dalam penyebarluasan informasi mengenai kebijakan ekonomi, perbankan, dan sistem keuangan di Sumatera Utara.


Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza Ma’ruf Moesa. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra Bank Indonesia dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat, jelas, dan tepat waktu.


“Media adalah jembatan penghubung yang sangat penting. Informasi yang benar dan cepat akan membantu masyarakat memahami langkah-langkah kebijakan yang diambil, sehingga kebijakan tersebut dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal,” ujar Ameriza.


Dalam sesi pemaparan, Ameriza menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional masih ditopang oleh konsumsi, investasi, dan ekspor. Menurutnya, di tengah perlambatan ekonomi global, kinerja ekonomi Indonesia masih berada pada posisi yang relatif baik dibandingkan sejumlah negara maju.


“Kalau dibandingkan dengan Amerika Serikat yang pertumbuhannya sekitar 2 persen, Jepang sekitar 0,6 persen, Indonesia masih berada pada level yang lebih baik,” katanya.


Ia juga mengungkapkan bahwa perekonomian Sumatera Utara menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi provinsi ini meningkat menjadi sekitar 5 persen, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya sebesar 4,98 persen.


Menurut Ameriza, salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan tersebut adalah meningkatnya kinerja ekspor. Pelemahan nilai tukar rupiah justru membuat produk ekspor Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar internasional.


“Ekspor Sumatera Utara mengalami peningkatan cukup signifikan. Salah satu penyebabnya adalah harga produk kita menjadi lebih menarik di pasar global sehingga permintaannya meningkat,” jelasnya.


Selain itu, komoditas utama ekspor Sumatera Utara, khususnya crude palm oil (CPO), turut memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan produksi di sektor perkebunan juga berdampak positif terhadap sektor pertanian secara keseluruhan.


Ameriza menambahkan, sektor pariwisata juga mulai menunjukkan pemulihan yang memberikan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah di Sumatera Utara.


Di sisi lain, Bank Indonesia tetap optimistis inflasi di Sumatera Utara dapat terkendali hingga akhir tahun.”Kami memperkirakan inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran sehingga stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga,” ujarnya.


Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Para wartawan diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, masukan, dan berdiskusi langsung dengan jajaran Bank Indonesia mengenai berbagai isu ekonomi terkini, mulai dari inflasi, stabilitas harga, digitalisasi sistem pembayaran, hingga pengembangan UMKM.


Ameriza berharap forum seperti ini dapat terus mempererat hubungan kemitraan antara Bank Indonesia dan media massa.


“Kami berharap komunikasi dengan insan pers semakin terbuka dan semakin kuat sehingga informasi kebijakan Bank Indonesia dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat serta mendukung kemajuan perekonomian Sumatera Utara,” pungkasnya.



Hadir  Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Iman Gunadi, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara Yovvi Sukandar, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II DJPb Sumatera Utara Edy Purwanto, serta para wartawan yang tergabung dalam Wartawan  Ekonomi Bisnis (WEB) Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara.(torong)

 



Binjai | Indonesia Berkibar News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai melaksanakan Salat Jumat berjamaah dengan masyarakat di Masjid Agung Kota Binjai, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Jumat (07/08/2026).

Kegiatan Safari Jumat ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar Kota Binjai tetap aman dan kondusif.

Kapolres juga mengimbau Jama'ah Sholat Jum'at dan masyarakat agar segera melaporkan setiap ada gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 Polres Binjai.

Selain itu, AKBP Bimo memperkenalkan Tim Libas, tim khusus bentukan Polres Binjai yang bertugas merespons cepat dan menindak kejahatan jalanan pada waktu dan lokasi rawan, guna memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Binjai.(Humas Polres Binjai/Zul) 



 



Binjai | Indonesia Berkibar News 
-  Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. Nasution bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai melaksanakan kunjungan silaturahmi dan koordinasi dengan Ketua Pengadilan Agama Binjai, Mhd. Taufik, S.H.I., M.H., di Kantor Pengadilan Agama Binjai, Jumat (07/08/2026).


Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung penegakan hukum serta meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas pentingnya koordinasi lintas sektoral, khususnya terkait pengamanan pelaksanaan putusan pengadilan, perlindungan perempuan dan anak, serta upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).


Kapolres Binjai menegaskan bahwa sinergi yang solid antara kepolisian dan lembaga peradilan merupakan kunci dalam mewujudkan kepastian hukum yang humanis, adil, dan kondusif bagi masyarakat.


Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Binjai menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut serta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan mendukung program-program kepolisian demi terciptanya pelayanan hukum yang optimal bagi masyarakat.(Humas Polres Binjai/Zul) 



6 Agustus 2026


Samosir | Indonesia Berkibar News - Festival Tao Toba Joujou 2026 resmi dimulai untuk keempat kalinya di Kabupaten Samosir. Pembukaan festival dilakukan oleh Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera, yang ditandai dengan petikan benang pada tenun ulos di Segmen V Waterfront City Pangururan, Kamis(06/08/2026).

Petikan benang tersebut menjadi simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan yang merajut kolaborasi antara budaya, pariwisata, UMKM, dan sektor pertanian selama empat hari ke depan. Proses penenunan ulos akan berlangsung sepanjang festival hingga benang terakhir dipotong pada acara penutupan. Ulos hadir bukan sekadar warisan leluhur, melainkan identitas budaya yang memiliki nilai ekonomi dan menjadi sumber penghidupan masyarakat di kawasan Danau Toba.

Pembukaan festival semakin semarak dengan Parade Budaya dan Agro yang melibatkan sembilan kecamatan di Kabupaten Samosir. Berbagai potensi daerah ditampilkan, mulai dari miniatur khas, busana tradisional, pertunjukan seni, hingga hasil pertanian unggulan. Parade ini menjadi salah satu dukungan terhadap pelaksanaan festival dari masyarakat Kabupaten Samosir.

Mengusung tema "Merajut Warisan, Menggerakkan Ekonomi: Sinergi Penguatan Potensi Daerah untuk Akselerasi Pariwisata Danau Toba", Festival Tao Toba Joujou menjadi bukti nyata kolaborasi antara pelestarian budaya dan pembangunan ekonomi dalam memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Samosir bersama Kepala Kantor Perwakilan BI Sibolga Riza Putera juga menandatangani komitmen pembentukan Tim Percepatan Ekspor Kabupaten Samosir. Langkah ini menjadi upaya bersama untuk memperluas pasar produk-produk unggulan daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Utama PT Bank Sumut Heru Mardiansyah, Deputi Direktur OJK Regional 5 Sumatera Sapriandi, Kepala Divisi Edukasi, Humas, dan Hubungan Kelembagaan LPS I Pramuji Novri Haryanto, Deputi Direktur Bank Indonesia Sumatera Utara Darius Tirtosuharto, jajaran perbankan, BPODT, Forkopimda, Alinea 6 , ketua PKK Kennauli A. Sidauruk beserta jajarannya, Assisten, SAB,serta pimpinan OPD Kabupaten Samosir.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera, menyampaikan bahwa Festival Tao Toba Joujou merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor dalam memperkuat ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM, digitalisasi, dan pariwisata.

"Bank Indonesia memiliki tugas mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, kami sangat senang ketika peran tersebut disambut pemerintah daerah melalui kolaborasi yang kuat," ujar Riza.

Menurutnya, Festival Tao Toba Joujou tahun ini hadir dengan konsep yang lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain pameran UMKM, festival budaya, dan business matching, tahun ini juga digelar Samosir Run yang ditargetkan menjadi agenda tahunan berskala nasional.

Riza mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam setiap penyelenggaraan event. Ia menambahkan bahwa Festival Tao Toba Joujou merupakan bagian dari rangkaian Festival Karya Kreatif Indonesia yang akan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang. Produk-produk unggulan dari wilayah kerja Bank Indonesia Sibolga akan dibawa untuk tampil di panggung nasional. Selama pelaksanaan festival Bank Indonesia menargetkan sekitar 55 ribu pengunjung akan memadati Festival Tao Toba Joujou.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang kembali mempercayakan Kabupaten Samosir sebagai tuan rumah Festival Tao Toba Joujou untuk keempat kalinya.

"Selamat datang di Samosir, negeri indah kepingan surga. Terima kasih kepada Bank Indonesia yang kembali membawa festival ini ke Kabupaten Samosir," ujar Vandiko.

Menurut Vandiko, Festival Tao Toba Joujou bukan sekadar panggung hiburan, melainkan ruang yang mempertemukan budaya, pariwisata, UMKM, dan sektor pertanian dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

"Di sini kita melihat bagaimana budaya, UMKM, dan sektor agro bertemu. Tidak hanya menampilkan potensi, tetapi juga mendapatkan pendampingan dan pelatihan dari Bank Indonesia agar mampu naik kelas hingga menembus pasar internasional," katanya.

Lebih lanjut Vandiko menyampaikan, Festival Tao Toba Joujou memberikan dampak peningkatan perekonomian bagi masyarakat, pelaku UMKM mempunyai kesempatan untuk memasarkan produk yang bernilai ekonomi. Untuk itu, Vandiko meminta penyelenggaraan kedepan dapat dilakukan kembali di Samosir. "Dengan komunikasi yang baik Toba Joujou balik lagi ke Samosir, sudah melekat sekali dengan Samosir, mudah-mudahan festival ini bisa kembali hadir tahun depan karena dampaknya sangat baik untuk meningkatkan perekonomian masyarakat" ungkap Vandiko

Bupati juga optimistis transaksi digital selama festival tahun ini akan terus meningkat. Pada tahun 2024, transaksi elektronik selama festival tercatat mencapai Rp1,9 miliar dan meningkat menjadi sekitar Rp2,5 miliar pada tahun 2025.

Sebagai bentuk komitmen mendukung pelaku usaha, Pemerintah Kabupaten Samosir akan meningkatkan plafon pembiayaan UMKM hingga Rp100 juta dengan bunga nol persen yang ditanggung pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan business matching pembiayaan kepada para pelaku usaha, masing-masing dari Bank Sumut sebesar Rp500 juta, BNI Rp300 juta, Bank Mandiri Rp200 juta, dan BRI Rp170 juta.

Festival Tao Toba Joujou 2026 menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari Festival Ulos Boruni Raja, Festival Kopi Para Raja, kuliner khas Batak, pertunjukan budaya, kompetisi lokal, talkshow, layanan pembayaran digital, pasar murah pengendalian inflasi, hingga penampilan artis lokal dan grup musik nasional Cokelat.

Lebih dari sekadar agenda tahunan, Festival Tao Toba Joujou telah berkembang menjadi simbol bagaimana budaya dapat menjadi kekuatan ekonomi. Festival ini menghubungkan warisan leluhur dengan peluang masa depan, sekaligus mempertegas posisi Danau Toba sebagai destinasi pariwisata unggulan yang bertumpu pada identitas budaya dan kesejahteraan masyarakat.( P Simbolon )






Tebingtinggi | Indonesia Berkibar News
- Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menegaskan pentingnya Standar Pelayanan Prosedur Perkawinan bagi Calon Pengantin (SP3 Catin) sebagai langkah penting dalam membantu calon pengantin mendeteksi penyakit, memperbaiki status gizi, serta memahami perawatan kehamilan yang sehat agar bayi lahir normal dan tumbuh optimal.


Hal tersebut disampaikan Wali Kota saat menjadi narasumber dalam dialog podcast bertajuk "SP3 Catin, Langkah Awal Wujudkan Generasi Bebas Stunting" yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tebing Tinggi di Radio Dis FM, Jalan Yos Sudarso, Kamis (06/08/2026).


"SP3 Catin juga menjadi wadah edukasi bagi calon pengantin agar menunda kehamilan sampai usia 21 tahun dan menjaga jarak kehamilan," terang Wali Kota.


Wali Kota menambahkan bahwa Pemerintah Kota Tebing Tinggi telah memiliki payung hukum yang kuat terkait program ini melalui Peraturan Wali Kota Nomor 25 Tahun 2019 tentang SP3 Catin. Melalui kesempatan tersebut, Wali Kota berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya mempersiapkan kesehatan sejak sebelum jenjang pernikahan.


"Kami juga berharap, masyarakat dapat mendukung penuh keberlangsungan program ini dengan aktif mengikuti sosialisasi, memanfaatkan layanan yang tersedia, serta menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga," harap Wali Kota.


Dalam dialog yang sama, Kepala BNNK Tebing Tinggi, AKBP DR. Rohim M. Gultom, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam menghadirkan pelayanan langsung yang menyentuh masyarakat. Ia membeberkan bahwa sinergi antara Pemko, Dinas Kesehatan, Dinas PPKB, dan BNNK Tebing Tinggi telah menghasilkan progres signifikan sepanjang tahun 2026.


"Melalui sinergi ini, sejak Januari hingga awal Agustus 2026, telah dilaksanakan 55 kali kegiatan tes urine bagi calon pengantin. Dari 1.349 calon pengantin, sebanyak 1.025 orang telah menjalani tes urine, dan 30 orang terindikasi positif sehingga dapat segera dilakukan tindak lanjut melalui asesmen dan pelayanan rehabilitasi sesuai kebutuhan," urai Kepala BNNK.


Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Tebing Tinggi, Dedi Parulian Siagian, menjelaskan mekanisme dan persyaratan administratif untuk mengikuti program SP3 Catin. Bagi calon pengantin asal Kota Tebing Tinggi, syarat yang dibutuhkan mencakup surat pengantar dari kantor lurah, fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, dan pasfoto ukuran 2x3.


Sedangkan bagi calon pengantin dari luar daerah yang akan melangsungkan pernikahan di Tebing Tinggi, dokumen yang diperlukan meliputi surat pengantar KUA lokasi pernikahan, fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan pasfoto 2x3.


"Jika catin non-muslim yang sudah melangsungkan pernikahan dan akan mencatatkan pernikahannya, maka syaratnya surat pengantar dari Disdukcapil, fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, dan pasfoto 2x3," terang Kadis PPKB.


Menutup perbincangan, Kepala Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi, Ghazali Rahman, yang juga selaku narasumber, memaparkan strategi komunikasi publik yang dilakukan jajarannya. Pihaknya memanfaatkan perpaduan media sosial dan media konvensional untuk menyebarluaskan informasi seputar SP3 Catin secara masif.


Ghazali menambahkan bahwa kanal media sosial Pemko Tebing Tinggi dimaksimalkan untuk menjangkau generasi muda melalui konten-konten yang komunikatif, visual, dan interaktif, sembari terus mengedepankan literasi digital terkait pencegahan stunting sejak dini.



"Kominfo juga mengedepankan literasi digital dengan mengajak masyarakat memahami pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Dengan komunikasi yang terarah, Dinas Kominfo ingin memastikan bahwa setiap calon pengantin memahami pentingnya kesehatan sebelum menikah, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri dalam menjalani rumah tangga dengan baik untuk melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas," pungkas Kadis Kominfo.(torong)

 


Samosir | Indonesia Berkibar News
- Festival Tao Toba Jou Jou 2026 resmi dibuka Lansung Bupati Samosir Vandiko Timutius Gultom ST. di Water Front City, Pangurura, Kamis(06/08/2026).


Festival  Berlangsung selama empat hari, festival ini menjadikan budaya dan ekonomi kreatif sebagai kekuatan utama dengan membuka ruang bagi UMKM lokal memasarkan produk unggulan, memperluas jaringan usaha, serta menjalin kerja sama dengan mitra bisnis.


Festival yang mendapat dukungan Bank Indonesia, Kementerian Ekonomi Kreatif, dan Pemerintah Kabupaten Samosir tersebut menghadirkan perpaduan budaya, pariwisata, edukasi, olahraga, serta promosi produk unggulan daerah untuk memperkuat daya tarik kawasan Danau Toba.


Salah satu agenda penting dalam pembukaan festival adalah penyerahan hasil business matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan mitra bisnis potensial. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jaringan pemasaran produk lokal sekaligus membuka peluang kerja sama bagi UMKM Samosir.


Selain itu, dilakukan penandatanganan komitmen pembentukan Tim Percepatan Ekspor Kabupaten Samosir sebagai upaya memperluas akses pasar produk unggulan daerah hingga ke tingkat internasional.


Kehadiran agenda tersebut menunjukkan bahwa Festival Tao Toba Jou Jou tidak hanya berorientasi pada kegiatan hiburan, tetapi juga diarahkan sebagai wadah pengembangan usaha masyarakat.


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Samosir, Tetty Naibaho mengatakan, kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan pariwisata Samosir yang memiliki peran penting dalam mempromosikan potensi daerah.


"Festival Tao Toba Jou-Jou menjadi sarana promosi pariwisata Samosir. Selain itu, kegiatan ini juga menambah perputaran ekonomi," ujarnya.


Menurut Tetty, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Batak yang dikemas dalam konsep pariwisata.


"Ini juga sebagai ajang pelestarian budaya," katanya.


Sepanjang pelaksanaan festival, pengunjung dapat menemukan berbagai stan yang menghadirkan produk UMKM, hasil pertanian, ekonomi kreatif, hingga layanan edukasi dari berbagai instansi dan komunitas.


Beragam produk lokal ditampilkan, mulai dari kuliner khas, kopi, kerajinan tangan, fesyen, hingga produk olahan yang menjadi identitas masyarakat kawasan Danau Toba.


Pelaku UMKM dari berbagai daerah turut ambil bagian, di antaranya dari Medan, Tebing Tinggi, Tapanuli Utara, serta sejumlah kabupaten di sekitar Danau Toba. Kehadiran mereka menjadikan festival sebagai ruang pertemuan antara pelaku usaha dan pasar yang lebih luas.


Salah satu UMKM yang memperkenalkan produknya dalam festival tersebut adalah Keripik Sambal Cap Bulang. Produk olahan khas daerah itu menjadi salah satu contoh bagaimana pelaku usaha memanfaatkan festival untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat dan wisatawan.


Selain melalui pameran, penguatan kapasitas UMKM juga dilakukan melalui workshop yang melibatkan Dinas Perizinan Kabupaten Samosir bersama para pelaku usaha lokal.


Dalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM mendapatkan pemahaman mengenai legalitas usaha, strategi pemasaran, hingga pengembangan produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.


Pemanfaatan teknologi digital juga menjadi perhatian melalui talkshow ekonomi kreatif yang membahas strategi promosi berbasis digital bagi pelaku usaha lokal.


Selain sektor ekonomi, Festival Tao Toba Jou Jou tetap mempertahankan budaya sebagai daya tarik utama. Parade Budaya dan Agro, pertunjukan Opera Batak, kompetisi tari tradisional, hingga penampilan musik menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Batak kepada pengunjung.

 

Kegiatan olahraga seperti Samosir Run yang digelar pada Minggu (9/8/2026) menjadi rangkaian penutup festival sekaligus memperkuat promosi wisata daerah.


Melalui perpaduan budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif, Festival Tao Toba Jou Jou 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat.


Festival ini menjadi ruang bagi UMKM Samosir untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk unggulan, dan meningkatkan daya saing menuju pasar yang lebih luas di Kabupaten Samosir kedepanya.( P Simbolon )




Diberdayakan oleh Blogger.