30 Maret 2026

 


Samosir | Indonesia Berkibar. News - Retribusi sektor pariwisata dari 16 objek wisata yang di kelola Pemkab Samosir, menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 2,26 miliar selama periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.


Pendapatan tersebut dihimpun dalam kurun waktu 12 hari, terhitung sejak 18 hingga 29 Maret 2026, seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Samosir, Senin (30/03/2026).


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir, Tetty Naibaho, mengatakan total kunjungan wisatawan mencapai 145.807  yang tersebar di 16 objek wisata yang dikelola pemerintah daerah. “Kontribusi terbesar terhadap PAD berasal dari retribusi sejumlah destinasi unggulan, seperti Air Mancur Menari di Waterfront Pangururan, Panorama Tele, dan Air Terjun Efrata,” ujar Tetty.


Ia menjelaskan, lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang turut berdampak positif dalam peningkatan perekonomian masyarakat seperti pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penyedia jasa akomodasi seperti hotel dan homestay.


Menurut Tetty, pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan edukasi secara konsisten kepada para pelaku usaha pariwisata agar menjaga kualitas layanan, termasuk dalam hal penetapan harga.

“Hasilnya, selama masa liburan tidak ditemukan keluhan dari wisatawan, baik terkait harga menu di restoran maupun tarif akomodasi,” katanya.


Pemerintah Kabupaten Samosir berharap tren positif ini dapat terus berlanjut dan menjadi momentum untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah. ( P Simbolon).



Jakarta | Indonesia Berkibar News - PT Nuon Digital Indonesia (Nuon) yang merupakan salah satu operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) akan mempertegas perannya sebagai lokomotif pertumbukhan ekosistem digital lifestyle nasional sebagai agenda Nuon Media Update 2026, yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. 


Di tengah proyeksi pada pertumbuhan industri hiburan digital yang signifikan, Nuon memosisikan diri sebagai platform penghubung antara konten, distribusi, serta monetisasi untuk menangkap potensi nilai ekonomi yang selama ini belum optimal tergarap di dalam negeri.


Laporan e-Conomy SEA 2025 memproyeksikan sektor media online Indonesia mencapai USD 10–12 miliar pada 2026–2027. Dengan lebih dari 190 juta konsumen digital dan sekitar 175 juta pemain gim aktif, Indonesia merupakan salah satu pasar digital terbesar di kawasan. Namun demikian, sebagian monetisasi konten digital masih terkonsentrasi pada platform global, menciptakan value leakage yang membatasi optimalisasi nilai tambah domestik.


CEO Nuon Aris Sudewo, menyatakan bahwa posisi Nuon berada pada titik krusial rantai nilai digital, yakni di sisi distribusi dan monetisasi. 


“Kekuatan utama Nuon terletak pada penguasaan simpul distribusi digital. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia, kami berada pada posisi strategis untuk menghubungkan konten, pengguna, dan monetisasi dalam satu ekosistem yang utuh. Kami memikul mandat untuk menekan value leakage sekaligus memastikan ekosistem digital nasional tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar digital terbesar, kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” papar  Aris.


Keunggulan kompetitif Nuon bertumpu pada kemampuannya mengintegrasikan penciptaan IP, distribusi platform, sistem pembayaran, pemanfaatan insight perilaku konsumen dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Dengan dukungan ekosistem digital TelkomGroup yang mencakup lebih dari 158 juta pengguna seluler dan 11 juta broadband households, serta potensi addressable market lainnya yang mencapai 182 juta pengguna seluler dan lebih dari 4 juta broadband households, Nuon tidak sekadar untuk memperluas jangkauan, tetapi mengoptimalkan konversi, retensi, dan monetisasi secara end-to-end. 


Integrasi ini menciptakan model bisnis berbasis ecosystem flywheel yang meningkatkan nilai ekonomi per-pengguna secara berkelanjutan.


Melalui integrasi Direct Carrier Billing (DCB), Nuon juga membuka jalur pembayaran alternatif yang menjangkau segmen unbanked dan underbanked. Skema ini tidak hanya memperluas akses konsumen terhadap konten digital premium, tetapi juga memperbesar potensi konversi dan revenue stream bagi kreator serta mitra konten, Senin (30/03/2026) 


Saat ini, Nuon mengelola distribusi gim dan top-up digital melalui UPOINT.ID

serta penyediaan voucher gim ke berbagai operator dan mitra distribusi nasional. Di lini musik, Nuon menghadirkan Langit Musik dan Langitku sebagai platform streaming dan agregasi, didukung dengan layanan musik latar PlayUp untuk memperluas monetisasi musisi lokal. 


Nuon juga telah mengembangkan layanan Gaming-on-Demand HELD yang tengah memasuki tahap playtest, serta layanan ticketing melalui Tiketapasaja.com untuk memperkuat lini live experiences.


Pengembangan IP lokal menjadi fokus strategis 2026 guna meningkatkan kepemilikan aset kreatif domestik dan daya saing global. Sinergi antarlini ini membentuk ekosistem terintegrasi yang meningkatkan user lifetime value sekaligus memperkuat posisi Nuon dalam rantai nilai digital nasional.


“Dengan struktur bisnis yang terintegrasi dari penciptaan IP hingga monetisasi, Nuon berkembang menjadi strategic digital asset untuk portofolio Telkom Group. Model  tidak hanya memperluas revenue stream non-konektivitas, tetapi juga memperkuat kendali atas nilai ekonomi digital domestik. 


Dalam jangka panjang, integrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri kreatif nasional sekaligus mendorong kontribusi ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” tutupnya. (JBR/66)

 


Medan | Indonesia Berkibar News - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan penjualan tenaga listrik. 


Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dan Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah pelanggan dari sektor industri juga akademik, dengan total tambahan daya mencapai 49,99 MVA.


Kegiatan penandatanganan dilaksanakan pada Sabtu (28/3) di Ruang Astakona Lantai 4, Kantor PLN UID Sumatera Utara, Medan, yang menjadi momentum strategis memperkuat sinergi antara PLN dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sumatera Utara (Sumut). 


Penambahan daya tersebut  yang mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi serta kepercayaan dunia usaha dan institusi pendidikan terhadap keandalan pasokan listrik PLN sebagai tulang punggung pembangunan. Keterlibatan sektor industri dan akademik juga menunjukkan kolaborasi strategis dalam mendorong produktivitas, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan Saleh Siswanto, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan Donny Adriansyah, serta seluruh Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di lingkungan UID Sumatera Utara,  Senin (30/03/2026) 


Dari sisi pelanggan, hadir perwakilan dari berbagai sektor, antara lain PTPN II yang diwakili SEVP Operasional PT KINRA Kenedy Sibarani, GM Operasional Produksi PT Musim Mas Budiman, serta Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. Dr. Agussani, M.AP, beserta pelanggan lainnya.


Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menyampaikan bahwa PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


“PLN siap memberikan pelayanan terbaik dengan didukung sistem kelistrikan andal dan berkelanjutan. Energi menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan industri dan pendidikan di daerah,” ucap Arsyadany.


Ia menambahkan, PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai enabler pembangunan yang membuka peluang investasi, meningkatkan daya saing industri, serta memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi dan inovasi.


Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan capaian penambahan daya sebesar 49,99 MVA merupakan sinyal positif atas meningkatnya kebutuhan energi di Sumatera Utara.


“Penambahan daya ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap layanan kelistrikan terus tumbuh seiring dengan geliat ekonomi daerah. Ini juga mencerminkan optimisme dunia usaha dan akademisi terhadap prospek pembangunan di Sumatera Utara,” tambah Mundhakir.


Lebih lanjut, Mundhakir menegaskan bahwa PLN akan terus mengedepankan pelayanan prima kepada pelanggan serta memastikan keandalan pasokan listrik.


“Kami berkomitmen melayani dengan sepenuh hati. Dengan sistem kelistrikan yang semakin kuat dan andal, PLN siap mendukung pertumbuhan industri sekaligus mendorong pemanfaatan energi yang efisien dan ramah lingkungan,” tambahnya.


Melalui penandatanganan SPJBTL dan MoU ini, PLN UID Sumatera Utara tidak hanya memperkuat kinerja penjualan tenaga listrik, tetapi juga menegaskan perannya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan komitmen menuju energi bersih dan berkelanjutan. (JBR/66)

 



Jakarta | Indonesia Berkibar News - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berupaya meningkatkan kolaborasi dan keterlibatan komunitas serta generasi muda di berbagai inisiatif pelestarian lingkungan. Salah satunya diwujudkan melalui program Bumi Berseru Fest, yang menghadirkan solusi berbasis komunitas menjaga keanekaragaman hayati dan keberlanjutan ekosistem, termasuk melalui inisiatif konservasi bekantan serta penanaman mangrove di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.


SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan komunitas menjadi elemen penting dalam upaya pelestarian lingkungan yang solutif dan berkelanjutan. 


“Upaya menjaga kelestarian lingkungan memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi serta gagasan inovatif. Melalui program Bumi Berseru Fest, Telkom berupaya membuka ruang kolaborasi bagi komunitas untuk menghadirkan solusi nyata dalam menjaga ekosistem, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan,” ucap Hery, Senin (30/03/2026) 


Salah satu inisiatif yang lahir dari program Bumi Berseru Fest 2025 dijalankan Association of Youth for Sustainability (AYS) Indonesia di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Berangkat dari kekhawatiran terhadap kondisi ekosistem mangrove yang semakin terancam akibat alih fungsi lahan, kerusakan habitat, serta rendahnya kesadaran masyarakat, komunitas ini menginisiasi program konservasi bertujuan melindungi bekantan sebagai satwa endemik Kalimantan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.


Melalui pendekatan terintegrasi, program ini menghadirkan sejumlah langkah strategis. Pada 19–21 Desember 2025, tim AYS bersama sukarelawan TelkomGroup membangun Feeding Spot Center, yaitu area khusus pemberian vitamin tambahan berupa pisang bagi bekantan sekaligus sarana edukasi bagi wisatawan agar dapat mengenal satwa tanpa mengganggu habitat alaminya. Selanjutnya, pada 24 Januari 2026, AYS bersama para sukarelawan melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove di Edu Park Kampung Empat untuk memperkuat sabuk hijau pesisir sekaligus memitigasi kerusakan habitat.


Selain aksi konservasi, program ini juga dilengkapi pendekatan ilmiah melalui kegiatan monitoring ekosistem. Dalam pengamatan yang dilakukan pada 7 Januari 2026, tim berhasil mengidentifikasi 40 ekor bekantan serta memetakan 27 jenis mangrove di kawasan tersebut. 


Temuan dari feeding spot juga menunjukkan perilaku unik bekantan yang cenderung individualis, namun akan membentuk kelompok ketika menghadapi ancaman. Data kemudian dimanfaatkan untuk mengembangkan website edukasi yang berfungsi sebagai basis data digital masyarakat sekaligus mendukung penguatan program konservasi oleh pemerintah daerah


Founder AYS Indonesia M. Abrar Putra Siregar, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Telkom melalui program Bumi Berseru Fest. “Kami sangat mengapresiasi Telkom karena hanya segelintir pihak yang memberikan perhatian besar pada isu ini. Program BBF sangat efektif dan strategis karena melibatkan komunitas lokal yang memahami kondisi lingkungan di lapangan,” imbuhnya. 


Inisiatif konservasi ini sejalan dengan implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) Telkom melalui program GoZero – Sustainability Action by Telkom Indonesia, khususnya pada pilar Environment, Save Our Planet yang berfokus pada pelestarian keanekaragaman hayati dan perlindungan ekosistem.


Selain itu, upaya ini juga mendukung pencapaian United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-14 tentang Kehidupan di Bawah Laut dan tujuan ke-15 tentang Kehidupan di Darat.


Ke depan, rehabilitasi mangrove di Kalimantan Utara diharapkan dapat terus diperluas guna memitigasi abrasi pesisir yang semakin meningkat. Melalui kolaborasi antara komunitas, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, langkah yang dimulai dari inisiatif lokal ini diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan konservasi yang lebih luas dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir bagi generasi mendatang.


Program Bumi Berseru Fest 2025 sendiri merupakan kompetisi inovasi lingkungan yang mendorong masyarakat menghadirkan solusi berkelanjutan. Tahun ini, kompetisi mencakup berbagai kategori inovasi, termasuk Eco Product dan Teknologi Hijau, serta memberikan dukungan pendanaan dan pendampingan bagi ide-ide terbaik yang memiliki dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. (JBR/66)

28 Maret 2026


Samosir | Indonesia Berkibar News
- Komitmen guna menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba kini kembali ditegaskan melalui aksi nyata penanaman pohon di perbukitan Desa Partukko Naginjang, Kecamatan Harian, Samosir


Kegiatan yang diprakarsai oleh Yayasan Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan Ordo Kapusin Provinsi Medan (KPKC OKPM) menyambut perayaan Tahun Yubileum Santo Fransiskus Assisi


Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur penting, di antaranya Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H, Anggota Komisi XIII DPR RI Drs. Rapidin Simbolon, M.M, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Samosir, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Samosir. 


Turut hadir juga sejumlah tokoh Agama, aktivis lingkungan, Pastor Walden Sitanggang, OFMCap selaku Ketua Satgas KPKC, juga ikut Pergerakan Penyelamatan Kawasan Danau Toba (PPDT), Bruder Sumitro Sihombing selaku Direktur JPIC, Pastor Guido Situmorang, serta Pastor Jupen Saragih bersama Dewan Paroki dan sekitar 70 warga setempat.


Rangkaian acara kegiatan yang diawali  menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sejumlah kata sambutan dengan menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai tanggung jawab bersama. 


Melalui sambutannya, Pastor Guido Situmorang mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam merawat lingkungan. Ia menegaskan bahwa kerusakan hutan akan berdampak langsung pada ketersediaan air dan keseimbangan ekosistem, sehingga penghijauan menjadi langkah nyata menjaga ciptaan Tuhan.


Hal sama disampaikan Anggota DPR RI Rapidin Simbolon menekankan pentingnya menjaga kawasan Danau Toba sebagai aset nasional yang strategis, yang juga menyampaikan bahwa keterlibatannya merupakan bentuk kepedulian pribadi terhadap lingkungan, bukan kepentingan politik.


Ketua Satgas KPKC, Pastor Walden Sitanggang, OFMCap, menambahkan bahwa program penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya pemulihan lahan kritis sekaligus komitmen berkelanjutan menjaga harmoni antara manusia dan alam. 


Menutup rangkaian sambutan, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan menegaskan dukungan penuh Polri terhadap program pelestarian lingkungan. 


Dia  juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban serta memastikan keberlanjutan dari pohon-pohon yang telah ditanam, Sabtu (28/03/2026) 


“Kami siap mendukung dan mengawal program penghijauan ini sebagai bagian dari upaya mencegah potensi bencana alam serta menjaga keberlangsungan hidup masyarakat,” tambahnya. 


Sebagai simbol dimulainya aksi penghijauan, dilakukan penyerahan serta penanaman pohon secara bersama-sama oleh para tamu undangan.


Sebanyak 620 batang pohon ditanam dalam kegiatan ini, terdiri dari 300 pohon kemenyan, 20 pohon beringin, 100 pohon mahoni, 150 pohon jengkol, dan 50 pohon durian. (P Simbolon)

 


Nias Utara | Indonesia Berkibar News - PT PLN (Persero) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan akses listrik yang merata hingga ke pelosok negeri melalui peresmian program Listrik Desa (Lisdes) di Desa Ombolata, Kecamatan Alasa, Nias Utara. 


Kehadiran listrik ini menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), sekaligus tonggak penting untuk pemerataan energi berkeadilan di Indonesia.


Peresmian yang dihadiri oleh Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, serta Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, Kajari Gunungsitoli, Dr. Firman Halawa, S.H.,M.H, Dandim 0213, Letkol Inf Sampe T. Butar Butar, Kapolres Nias, bersama unsur Forkopimda dan masyarakat setempat.


Kehadiran listrik di Desa Ombolata tidak hanya sekadar penyalaan jaringan, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap peningkatan kualitas pendidikan, pertumbuhan ekonomi, hingga kesejahteraan masyarakat.


General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan bahwa listrik merupakan fondasi utama dalam mendorong pembangunan yang inklusif berkelanjutan.


“Pada hari ini, kita tidak hanya meresmikan jaringan listrik, tetapi menyalakan harapan baru bagi masyarakat. Listrik hadir di desa ini sebagai simbol kemajuan, pemerataan, serta masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” paparnya. 


Ditambahkan Dia, bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah kepulauan seperti Nias Utara memiliki tantangan tersendiri, mulai dari kondisi geografis yang sulit hingga keterbatasan akses logistik. Namun, melalui kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat, seluruh tantangan tersebut dapat dilalui dengan baik.


“PLN berkomitmen untuk terus memperluas akses listrik hingga ke seluruh pelosok. Tahun ini, kami menargetkan sebanyak 21 desa lainnya di Nias Utara dapat segera menikmati listrik,” tambah Mundhakir.


Sementara itu, Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menegaskan bahwa upaya melistriki seluruh desa di Indonesia merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan dedikasi, inovasi, dan semangat gotong royong.


“Secara jujur, melistriki seluruh pelosok desa bukanlah hal yang mudah. Geografis yang menantang bahkan mengharuskan petugas kami memikul tiang listrik secara manual. Namun dengan kekuatan gotong royong bangsa ini, Alhamdulillah kita bisa mewujudkannya,” ungkap Arsyadany.


Ia juga menambahkan bahwa secara nasional, PLN menargetkan penyelesaian elektrifikasi sekitar 1.500 desa pada tahun 2026 sebagai bagian  komitmen menghadirkan energi berkeadilan sekaligus mendukung transisi energi nasional. 


“Ini adalah bagian dari upaya kami dalam memastikan seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan akses listrik yang andal, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan menuju energi bersih,” tambahnya.


Di sisi lain, Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, menyampaikan apresiasi atas kehadiran PLN dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan listrik desa ini, Sabtu (28/03/2026) 


“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN dan seluruh Forkopimda yang telah hadir dan berkontribusi dalam peresmian listrik ini. Ini merupakan langkah besar bagi kemajuan Nias Utara,” imbuhnya. 


Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan listrik secara produktif dan bijak sebagai pendorong peningkatan kesejahteraan.


“Mari kita manfaatkan listrik ini untuk terus berdoa, berusaha, dan berkarya demi kemajuan daerah. Dengan hadirnya listrik, kita harus mampu menciptakan masa depan yang lebih baik,” katanya. 


Program Lisdes di Desa Ombolata mencakup pembangunan infrastruktur kelistrikan berupa jaringan tegangan menengah (JTM), jaringan tegangan rendah (JTR), serta gardu distribusi sebagai penopang utama suplai listrik bagi masyarakat. Program ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mempercepat pemerataan pembangunan nasional.


PLN meyakini bahwa listrik bukan hanya sekadar energi, melainkan penggerak utama kehidupan. Dengan terus memperluas akses listrik hingga ke pelosok, PLN tidak hanya menghadirkan terang, tetapi juga menyalakan harapan, membuka peluang, serta mempercepat terwujudnya Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. (JBR/66)

26 Maret 2026

  


Samosir | Indonesia Berkibar News - DALAM  suasana kebersamaan untuk mewarnai perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Aula Tengku Rizal Nurdin rumah dinas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Kota Medan, Jumat (27/03/2026).


Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom dan Wakil Bupati (Wabup) Ariston Tua Sidauruk didampingi Sekdakab serta jajaran OPD Pemkab Samosir yang turut serta hadir pada acara Open House yang digelar Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. 


Kehadiran rombongan Bupati Samosir sebagai ajang untuk silaturahmi yang sekaligus mempertemukan kepala daerah se- Sumatera Utara, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen pemerintahan dalam suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan dan kehadiran para Bupati/Walikota juga wakilnya semakin memperkuat nuansa kebersamaan dihari yang fitri ini.


Gubsu Bobby Nasution bersama Ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny. Kahiyang Bobby menyambut langsung para tamu dengan penuh kehangatan. Pada kesempatan itu juga, Gubernur menegaskan bahwa open house bukan sekadar tradisi, melainkan ruang strategis mempererat hubungan dan membangun kolaborasi.


“Momentum Idul Fitri ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi. Dengan kolaborasi yang solid antara provinsi dan kabupaten/kota, kita optimis pembangunan di Sumatera Utara akan semakin maju dan merata,” ucap Gubernur Sumut. 


Bupati/Wakil Bupati Samosir bersama rombongan selanjutnya silaturahmi dengan menghadiri open house Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat sinergitas dan kolaborasi untuk mendukung percepatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat. (P Simbolon)

Diberdayakan oleh Blogger.