24 Juli 2026



Medan | Indonesia Berkibar News
- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara berkolaborasi dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC) Chapter Medan menyelenggarakan Medan Fashion Trend 2026 pada 23–26 Juli 2026 di DeliPark Mall Medan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 sebagai wujud sinergi untuk memperkuat ekosistem fesyen dan wastra UMKM, sekaligus memperluas eksposur, jejaring usaha, serta akses pasar industri kreatif Sumatera Utara.

Mengusung tema “From Invisible to Iconic”, Medan Fashion Trend 2026 dilaksanakan dalam beberapa rangkaian kegiatan fashion parade, talkshow inspiratif, workshop penguatan merek bagi desainer baru, pameran fashion, Kids Fashion Competition, serta kompetisi desain busana. Keseluruhan agenda tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran, promosi, dan kolaborasi untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat identitas merek, serta memperluas peluang komersialisasi karya fesyen lokal.

Medan Fashion Trend 2026 dirancang untuk menjawab tantangan yang dihadapi oleh desainer, perajin, dan merek fesyen daerah, terutama untuk meningkatkan visibilitas, jejaring industri, serta perluasan akses kepada media, calon pembeli, dan mitra usaha. Sumatera Utara memiliki kekayaan ulos, songket, tenun, batik daerah, dan kain etnik dengan identitas serta karakter yang kuat, yang perlu terus dikembangkan agar semakin relevan dengan kebutuhan pasar dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

“Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan industri fesyen sebagai salah satu kekuatan ekonomi kreatif Sumatera Utara. Kekayaan ulos, songket, dan tenun perlu terus diinovasikan melalui desain yang berkualitas agar menghasilkan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” demikian disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza M. Moesa, saat membuka Medan Fashion Trend 2026 di Medan, Kamis (23/07/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh National Chair IFC, Lenny Agustin, dan Chair IFC Chapter Medan, Nila Mojo, serta melibatkan 163 desainer UMKM Sumatera Utara menampilkan 15 looks saat opening ceremony dan total 521 looks selama pagelaran busana. Sejumlah desainer nasional, antara lain Deden Siswanto dan Gregorius Vici, juga turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Medan Fashion Trend 2026.

National Chair IFC, Lenny Agustin, menyampaikan bahwa Medan Fashion Trend menjadi ruang kolaborasi untuk mengangkat wastra lokal sebagai warisan budaya yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing. Sinergi antarpelaku industri menjadi penting agar kreativitas desainer, keterampilan perajin, dan kekuatan identitas lokal dapat terhubung dengan ekosistem usaha dan pasar yang lebih luas.

Pada panggung peragaan busana, wastra Sumatera Utara diolah menjadi beragam rancangan modern melalui eksplorasi warna, pengembangan motif, kombinasi material, dan kreasi pakaian siap pakai. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa warisan budaya dapat terus hidup dan relevan dengan perkembangan gaya hidup masa kini, sekaligus menjadi pembeda yang memperkuat daya saing produk fesyen lokal.

Kolaborasi Medan Fashion Trend dan KKSU 2026 merupakan langkah konkret untuk memperkuat keterhubungan antara sektor ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM unggulan, khususnya pada subsektor fesyen berbasis wastra. Pengembangan produk yang inovatif, berkualitas, konsisten, dan sesuai dengan kebutuhan pasar diharapkan dapat menjaga nilai budaya sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi perajin, desainer, tenaga produksi, pelaku UMKM, dan seluruh rantai nilai industri fesyen.


Bank Indonesia bersama IFC Chapter Medan mengajak masyarakat, pelaku industri, media, dan calon pembeli untuk menyaksikan rangkaian Medan Fashion Trend 2026 serta mendukung penggunaan produk fesyen dan wastra lokal. Sejalan dengan semangat KKSU 2026, “Dari Lokal ke Global” dan “Naik Kelas, Tembus Batas”, karya Sumatera Utara diharapkan tidak hanya semakin dikenal, tetapi juga semakin dipercaya, digunakan, diperdagangkan, dan mampu bersaing di panggung fesyen nasional maupun global.(torong)





Samosir | Indonesia Berkibar News -
Komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memperkuat konektivitas wilayah bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus menunjukkan hasil. Sinergitas yang dibangun selama beberapa tahun terakhir kembali diwujudkan melalui peningkatan struktur ruas jalan provinsi Gonting–Janji yang pada tahun 2026 ini mulai dikerjakan sepanjang kurang lebih 5 kilometer. Janji Raja, Kecamatan Sitio Tio  Samosir, Jum,at (24/07/ 2026).

Pekerjaan yang dibiayai melalui APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp27,85 miliar dengan masa pelaksanaan selama 176 hari kalender. Pelaksanaan pekerjaan telah dimulai sejak pekan lalu.

Penanganan jalan difokuskan pada dua segmen, yakni Segmen I dari Desa Holbung menuju Puncak Bukit Sipatungan dan Segmen II dari batas Desa Janji Raja menuju Desa Holbung dengan total panjang sekitar 5 kilometer. Saat ini, progres pekerjaan memasuki tahap awal berupa clearing lahan dan pelebaran badan jalan menggunakan alat berat. 

Seluruh tahapan berjalan lancar tanpa hambatan, termasuk dalam proses pembebasan lahan, tanaman maupun bangunan. Dukungan masyarakat di sepanjang ruas jalan menjadi modal penting agar pekerjaan dapat berlangsung sesuai jadwal.

Peningkatan kualitas jalan tidak hanya bertujuan menghadirkan akses transportasi yang lebih baik, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Samosir. Peningkatan ruas jalan ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang terus terjalin dalam mewujudkan infrastruktur yang semakin baik bagi masyarakat Samosir


Pemerintah Kabupaten Samosir juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan pekerjaan dengan menjaga situasi yang kondusif. Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, pembangunan infrastruktur diyakini akan semakin memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Samosi.( P Simbolon )

 


Medan| Indonesia Berkibar News - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan Sumatra Investment Day 2026 sebagai forum promosi investasi untuk memperkuat posisi Sumatera sebagai kawasan investasi yang kompetitif dan berdaya saing global. Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, investor, dan pemilik proyek (project owner) guna mempercepat realisasi investasi berkualitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, para gubernur se-Sumatera, Wakil Kepala Badan Pusat Statistik Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Ichsan Zulkarnain, Plt. Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani, Direktur Departemen Regional Bank Indonesia Tri Yanuarti, para konsul jenderal dan konsul kehormatan, investor dari Indonesia, Tiongkok, Korea Selatan, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Jepang, dan India, serta para kepala daerah dan project owner dari berbagai wilayah di Sumatera.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza M. Moesa, menyampaikan bahwa Sumatera memiliki berbagai keunggulan strategis, mulai dari posisi geografis yang berada di jalur perdagangan maritim internasional hingga potensi ekonomi yang terus tumbuh. Perekonomian Sumatera pada tahun 2026 tercatat tumbuh 5,13% (yoy) dan diprakirakan tetap berada di atas 5 persen, dengan inflasi yang terjaga pada kisaran sasaran 2,5% ± 1%.

Ameriza juga mengajak para investor memanfaatkan peluang investasi unggulan yang dipromosikan melalui one-on-one meeting dengan para pemilik proyek. "Keberhasilan investasi membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap Sumatra Investment Day menjadi momentum untuk mempercepat realisasi investasi yang berkualitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera yang inklusif dan berkelanjutan”. 

Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Sulaiman Harahap menegaskan bahwa Sumatera memiliki potensi sumber daya alam dan proyek strategis yang besar. Pengembangan investasi diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga memperkuat daya saing UMKM, mengembangkan komoditas unggulan daerah, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui proses investasi yang cepat, transparan, dan akuntabel.

Tri Yanuarti, Departmeen Regional Bank Indonesia memaparkan bahwa investasi tetap menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Sumatera. Untuk mendukung hal tersebut, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui penjagaan likuiditas, penyempurnaan insentif likuiditas makroprudensial, pelonggaran kebijakan makroprudensial, percepatan digitalisasi sistem pembayaran, serta pengembangan UMKM dan ekonomi-keuangan inklusif. Upaya tersebut diperkuat melalui sinergi promosi investasi lewat Investor Relations Unit (IRU), Regional Investor Relations Unit (RIRU), dan Global Investor Relations Unit (GIRU).

Sementara itu, Rizki Handayani, Plt Deputi Bidang Industri dan Investasi menjelaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata ke depan akan berfokus pada quality tourism, dengan mendorong peningkatan nilai belanja wisatawan melalui pengembangan wisata budaya, ekowisata, wisata alam, kuliner, wellness tourism, dan bleisure tourism. Adapun Ichsan Zulkarnain menekankan pentingnya percepatan hilirisasi dan kemudahan berusaha melalui penyederhanaan perizinan berbasis Online Single Submission (OSS) untuk meningkatkan daya saing investasi di Sumatera.


Melalui Sumatra Investment Day 2026, Bank Indonesia bersama para pemangku kepentingan terus memperkuat sinergi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif guna mendorong transformasi ekonomi Sumatera yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.(torong)


23 Juli 2026

 




Padang Lawas | Indonesia Berkibar News  
- Kasat Satres Narkoba Polres Padang Lawas AKP M. Taufik Siregar, S.H. telah diduga melakukan praktik Manipulasi Permainan “tangkap lepas” terhadap terduga sang bandar narkotika. Dugaan ini mencuat setelah salah satu tersangka yang diamankan justru malah dikirim untuk rehabilitasi tanpa melalui prosedur asesmen Tim Asesmen Terpadu (TAT). Awal Penangkapan

Pada Senin, 6 Juli 2026, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Palas menggerebek salah satu sebuah rumah di Desa Gunung Manaon. Ke Lima orang telah di bawa dan diamankan:Oleh Sat Res Narkoba Polres Palas antara lain SP (31) warga Ulu Gajah, ARS (26) warga Paya Baung, IB Nst (23) warga Ulu Gajah, JLD Hrp (30) warga Aek Buaton, dan MWD Nst (46) warga Sipaharu.

Dari lokasi, tersebut Sat Narkoba Polres Palas telah menyita ada beberapa barang bukti berupa satu plastik klip berisi serbuk putih yang diduga sabu seberat 1,10 gram, dan satu unit handphone, satu alat hisap/bong, satu kaca pirex, dan mancis ‘ Berdasarkan pengembangan awal, kelima terduga tersebut mengaku memperoleh barang tersebut dari IRF Hrp. Tim kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan IRF Hrp dari kediamannya, didesa Rondaman Dolok, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatra Utara wilayah hukum polres Palas Polda Sumatera Utara.

Dugaan adanya dugaan Kejanggalan Penanganan tersebut Sabtu, 11 Juli 2026, awak media memperoleh informasi bahwa IRF Hrp telah dikirim ke Kota Pinang untuk menjalani rehabilitasi. Pengiriman ini diduga dilakukan tanpa melalui proses asesmen dari BNNK Tapanuli Bagian Selatan tersebut.

Padahal kasus tersebut telah, merujuk pada Pasal 54 dan 103 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, rehabilitasi medis dan sosial hanya diperuntukkan bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika. Sementara pengedar atau bandar tetap diproses pidana

Berdasarkan keterangan ke lima terduga sebelumnya, IRF Hrp diduga berperan sebagai penyedia barang. Sabu sabu Hal ini memicu dugaan adanya “Permainan” antara IRF Hrp dengan Diduga Salah Satu oknum Satresnarkoba Polres Palas agar dapat dibebaskan melalui jalur Lintas Melalui rehabilitasi saja.

Informasi lain yang dihimpun media, salah satu terduga berinisial MN yang sempat diamankan kini telah bebas.menghirup udara segar. 

Saat masyarakat mengecam.adanya. dugaan praktik tangkap lepas ini bukan kali pertama terjadi di Polres Palas. Mereka meminta Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.Si. untuk segera mengevaluasi kinerja Kasat Narkoba AKP M. Taufik Siregar, S.H.Fisika Bila Perlu Copot Kasat Narkoba Polres Palas atau Jika terbukti Segera DI Copot Dari Jabatannya selaku Kasat Narkoba Polres Palas. (Tim)


 



Binjai| Indonesia Berkibar News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai melaksanakan silaturahmi dengan pimpinan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Budidaya Binjai, Kamis (23/07/2026), sebagai upaya mempererat sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres memperkenalkan diri sekaligus mengajak seluruh tenaga pendidik untuk terus berkolaborasi dalam membangun karakter generasi muda, menjaga persatuan, serta mencegah potensi gangguan kamtibmas melalui pendekatan edukatif dan kebersamaan.

Kapolres juga memohon doa dan dukungan dari civitas akademika agar Polres Binjai senantiasa diberikan kelancaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan silaturahmi berlangsung penuh keakraban dan menjadi momentum memperkuat komunikasi serta kerja sama antara Polres Binjai dan STKIP Budidaya Binjai demi mewujudkan Kota Binjai yang aman, damai, dan kondusif.(Humas Polres Binjai/Zul)







Samosir | Indonesia Berkibar News - Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST Bersama Forkopimda Kabupaten Samosir, (Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan dan Kajari Samosir Satria Irawan, SH, MH) menghadiri acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0210/Tapanuli Utara dari Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han. kepada Letkol Arm. Kiky Hardian, S.Sos., yang digelar di Gedung Sopo Partungkoan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis( 23/07/2026).

Acara berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai momen peralihan kepemimpinan dari Letkol Kav. Ronald Tampubolon yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Waasrendam I/Bukit Barisan kepada pejabat baru, Letkol Arm. Kiky Hardian, S.Sos. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda serta perwakilan pemerintah dari empat kabupaten wilayah teritorial Kodim 0210/Tapanuli Utara, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, dan Kabupaten Humbang Hasundutan.

Dalam sambutannya, Bupati Vandiko menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Letkol Kav. Ronald Tampubolon atas amanah baru yang diterimanya sebagai Waasrendam I/Bukit Barisan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir dan secara pribadi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han. atas pelantikan sebagai Waasrendam Kodam I/Bukit Barisan. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi, pengabdian, serta pengayoman yang telah diberikan, khususnya kepada masyarakat Kabupaten Samosir. Semoga semakin sukses di tempat tugas yang baru dan tali silaturahmi yang telah terjalin tetap berlanjut," ujar Vandiko.

Kepada Dandim 0210/TU yang baru, Letkol Arm. Kiky Hardian, S.Sos., Bupati Vandiko juga menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus berharap sinergi yang selama ini telah terbangun dapat semakin ditingkatkan.

"Selamat datang kepada Bapak Letkol Arm. Kiky Hardian, S.Sos. di Kodim 0210/Tapanuli Utara. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik. Kami berharap sinergi yang telah terjalin selama ini semakin Solid. Kawasan Danau Toba memiliki banyak program strategis dan potensi besar untuk meraih berbagai prestasi. Kami berharap komunikasi dan kolaborasi yang baik terus terjalin sehingga pembangunan di daerah dapat berjalan optimal," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Letkol Kav. Ronald Tampubolon menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama kurang lebih satu tahun dua bulan bertugas di wilayah Bona Pasogit. Menurutnya, kebersamaan dengan masyarakat serta pemerintah daerah menjadi pengalaman yang sangat berharga.

"Banyak hal berharga yang saya pelajari, khususnya mengenai kearifan budaya Batak. Kolaborasi bersama empat kabupaten berjalan sangat baik. Saya memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun kesalahan. Pengalaman membantu masyarakat, khususnya saat penanganan bencana banjir bandang, menjadi kenangan yang sangat berkesan. Mohon doa restu agar kami dapat menjalankan amanah baru di Kodam I/Bukit Barisan dengan baik," ungkap Ronald.

Sementara itu, Dandim 0210/Tapanuli Utara yang baru, Letkol Arm. Kiky Hardian, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan seluruh jajaran Forkopimda dan pemerintah daerah. Ia juga mengucapkan selamat kepada Letkol Kav. Ronald Tampubolon atas jabatan barunya.

Menurutnya, soliditas yang telah dibangun di lingkungan Kodim 0210/TU menjadi modal penting dalam melanjutkan tugas kewilayahan. Ia berkomitmen memperkuat kerja sama dengan Forkopimda di empat kabupaten wilayah teritorial Kodim 0210/TU agar pelaksanaan tugas pembinaan teritorial dapat berjalan secara optimal.

Turut mendampingi Bupati Samosir Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Tata Ruang Golfried Harianja, serta Kabid IKP Dinas Kominfo Togarma Naibaho.( P Simbolon )



 


Padang Lawas | Indonesia Berkibar News
- Dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta meminimalisir potensi tindak kriminalitas di wilayah hukum Kabupaten Padang Lawas, Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berbalut Operasi Pekat Toba 2026, Rabu (22/07/2026) dini hari.


Operasi penertiban yang berfokus pada sasaran tempat hiburan malam (THM) dan penyakit masyarakat ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus. 


Petualangan cipta kondisi tersebut menyasar sejumlah lokasi rawan, salah satunya adalah Cafe Tanjung Baringin yang beroperasi di Desa Tanjung Baringin, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas.


Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus menyampaikan bahwa patroli dan razia berskala intensif ini dimulai sejak pukul 00.30 WIB hingga menjelang subuh sekira pukul 03.00 WIB.


Sebanyak 10 personel gabungan dari piket fungsi dan personel yang terlibat Surat Perintah (Sprint) Ops Pekat Toba diterjunkan penuh guna memastikan area tempat hiburan malam bersih dari potensi pelanggaran hukum.


"Kegiatan KRYD dan Operasi Pekat ini difokuskan pada tempat-tempat hiburan malam pada jam-jam rawan dini hari. Tujuan utama kami adalah mengantisipasi peredaran gelap narkotika, minuman beralkohol, aksi premanisme, hingga kenakalan remaja yang berpotensi memicu tindak pidana," tegas AKP Irwansah Sitorus usai memimpin razia.


Dalam pelaksanaan razia di Cafe Tanjung Baringin, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap identitas pengunjung serta menyisir setiap sudut ruangan tempat hiburan untuk mengantisipasi adanya barang-barang terlarang seperti senjata tajam, obat-obatan terlarang, maupun minuman keras ilegal.


Hasilnya, petugas berhasil menemukan dan menyita puluhan botol minuman beralkohol bernilai pabrikan serta puluhan liter minuman beralkohol tradisional jenis tuak yang disimpan di area cafe tersebut.


Rincian barang bukti yang diamankan antara lain: 12 botol minuman beralkohol merek Bir Bintang, 1 botol minuman beralkohol merek Bintang Anggur Merah, 1 botol minuman beralkohol merek Orang Tua Anggur Merah, 1 botol minuman beralkohol merek Guinness,16 bungkus minuman tradisional jenis tuak dan 1 jerigen (ukuran 30 liter) berisi minuman tradisional jenis tuak. 


Seluruh barang bukti tersebut langsung diangkut dan diamankan ke Markas Komando (Mako) Polres Padang Lawas guna penanganan hukum lebih lanjut. Petugas juga telah menerbitkan Berita Acara Serah Terima Barang serta melakukan pendataan identitas dan pemeriksaan keterangan dari pemilik cafe tempat ditemukannya barang bukti tersebut.


Selain melakukan tindakan korektif dan penyitaan, personel Satreskrim Polres Padang Lawas juga menyempatkan diri berdialog interaktif dengan masyarakat sekitar dan pengunjung. Petugas mendalami aspirasi serta informasi terkait potensi aksi pungutan liar (pungli), aksi premanisme, maupun potensi kenakalan remaja yang kerap meresahkan warga sekitar.


Pihak kepolisian turut memberikan imbauan humanis agar masyarakat senantiasa menjaga ketertiban lingkungan dan tidak ragu untuk memanfaatkan layanan darurat kepolisian jika melihat atau mengalami potensi kejahatan.


"Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, apabila melihat atau mengetahui adanya tindak kejahatan maupun gangguan Kamtibmas, segera hubungi Call Center 110 Polres Padang Lawas. Petugas kami siap menindaklanjuti setiap laporan demi menjaga situasi yang aman dan kondusif," tambah AKP Irwansah.


Secara keseluruhan, rangkaian Operasi Pekat Toba dan KRYD di wilayah Barumun ini berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya kendala berarti di lapangan hingga berakhir pada pukul 03.00 WIB. Polres Padang Lawas berkomitmen akan terus menggelar kegiatan serupa secara berkala demi menjamin rasa aman bagi seluruh warga Padang Lawas.(Humas Padang Lawas/Zul)

Diberdayakan oleh Blogger.