12 Juli 2026


Bengkalis| Indonesia Berkibar News -Aktivitas penampungan minyak CPO (Crude Palm Oil) dan biji kernel kelapa sawit secara ilegal di bekas gudang PT. Radian di Jalan Lintas Duri – Dumai Km 12, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, menuai sorotan publik. Gudang yang diketahui telah beroperasi selama lebih kurang tiga tahun itu hingga kini diklaim belum pernah tersentuh penindakan dari aparat penegak hukum.


Berdasarkan informasi yang dihimpun Indonesia Berkibar News, gudang tersebut diduga milik seorang warga Desa Air Kulim berinisial AMR. Lokasinya berada di pinggir Jalan Lintas Duri – Dumai Km 12 Simpang Rejosari Kulim.


Menurut warga, secara sepintas tempat ini terlihat hanya seperti gudang tempat peristirahatan mobil tangki dan truck pengangkutan semata. Belasan mobil tangki dan truck tampak tersusun rapi, seolah sedang parkir biasa. 


Namun siapa sangka, di balik semua itu terselubung sebuah kegiatan ilegal yang menjadi rutinitas di gudang tersebut, yakni aktivitas penadahan minyak CPO dan biji carnel kelapa sawit secara ilegal dari sejumlah mobil tangki dan truck pengangkutan yang masuk ke gudang dimaksud.


Setiap harinya diperkirakan puluhan mobil pengangkut minyak CPO dan biji kernel kelapa sawit yang melintas di Jalan Raya Duri menuju Dumai itu singgah menurunkan sebagian isi muatannya secara ilegal sebelum sampai ke tempat tujuan. Di kalangan sopir, praktik ini dikenal dengan istilah "kencing" untuk minyak CPO, dan “turun” untuk biji kernel kelapa sawit.


"Sudah cukup lama aktivitas ini berlangsung. Setahu kami, gudang itu belum pernah dirazia. Sudah sekitar tiga tahun beroperasi, tetapi kami belum pernah mendengar ada penindakan," ujar seorang warga berinisial AS yang meminta identitasnya dirahasiakan.


AS mengaku masyarakat sekitar memilih bungkam alias tidak melaporkan dugaan aktivitas ilegal tersebut karena khawatir mendapat tekanan atau intimidasi dari pihak – pihak tertentu yang terlibat dalam jaringan dimaksud. 


"Sebenarnya kami berharap aparat penegak hukum dapat segera bertindak menumpas dan memberantas aktivitas penadahan ilegal tersebut. Tapi kami ragu aparat tidak mampu melakukannya karena terbukti sudah hampir 3 tahun gudang penampungan CPO dan karnel ilegal itu tetap eksis beroperasi,” ucapnya getir.


Pantauan awak media bersama beberapa rekan jurnalis yang turun bersama ke lokasi gudang, Sabtu (11/7/2026) sekira pukul 13.30 Wib, menemukan sejumlah tandon atau baby tank berukuran besar yang diduga digunakan sebagai tempat penampungan CPO hasil “kencing” dari sejumlah mobil tangki pengangkutan. Selain itu, tampak pula tumpukan kernel sawit dalam jumlah cukup banyak.


Beberapa menit kemudian, tepatnya sekira pukul 13.48 Wib, terpantau sebuah truk tangki pengangkut CPO berkepala Hino Nopol BM 8570 RO masuk ke dalam gudang tersebut. Sejumlah pekerja tampak bersiap melakukan pembongkaran muatan, bahkan salah seorang pekerja terlihat naik ke atas tangki truk diduga untuk membuka locis dan tutup rantang tangki guna menurunkan sebagian isi muatannya.


Penjaga pintu gudang yang ditemui di lokasi mengaku warga asal Palembang keberatan melihat awak media melakukan peliputan dan mendokumentasikan aktivitas mobil tangki yang masuk hendak menurunkan sebagian isi muatannya secara ilegal. Untuk menghindari terjadinya bentrok, awak media pun tidak melanjutkan pengambilan video dan foto kegiatan penurunan CPO secara ilegal tersebut sampai selesai.


Ketika ditanya apakah bisa ketemu dengan pemilik gudang yang diketahui bernama Amir, penjaga pintu tadi mengaku si Bos pemilik gudang tidak berada di lokasi dan tidak diketahui di mana keberadaannya saat ini.


Kasat Reskrim Polres Bengkalis Iptu Yhon Mabel STrk, SIK, MH yang dikonfirmasi wartawan via WhatsApp, Sabtu (11/07/2026) sekira pukul 16.40 Wib, sampai berita ini dikirim ke redaksi belum memberikan tanggapan.


Begitu pula dengan Kanit Reskrim Polsek Mandau Iptu Alfan Nisfu Romadhoni yang dihubungi via WhatsApp terkait adanya aktivitas penampungan CPO dan kernel ilegal yang tidak tersentuh hukum di wilayah kerjanya itu, juga tidak menjawab permintaan konfirmasi dari awak media.


Sementara itu, Kanit Jatanras Subdit III Polda Riau Kompol Rainly Labolaang, S. I. K., yang juga dikonfirmasi awak media, Minggu (12/07/2026), sekitar  pukul 17.06.wib,merespon dan  mengatakan "Ok mas, terima  kasih  infonya, kami  cek  dan  tindak  lanjuti," katanya via Whatsapp. (YD).

 


Padang Lawas| Indonesia Berkibar  News
- Polsek Sosa kembali menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama Masyarakat di Warung Kopi milik Bapak Hasibuan, di Desa Gunung Baringin, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas, Jumat ( 10/07/2026) pukul 10.00 wib sampai selesai. 


Kali ini Menyampaikan pesan pesan kamtibmas kepada masyarakat, ucap personel polsek Sosa Aipda Wahyunan Saragih bersama Briptu Willy Hidayat. 


“Kegiatan Jumat Curhat ini kami lakukan untuk menampung keluhan masyarakat yang dialami sehari-hari, kami juga membuka sara dan masukan dari masyarakat dan tokoh mayarakat yang hadir”, kata Personil Polsek Sosa.


Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., melalui Kapolsek Sosa AKP Eko Ady Ranto, SH, MH, kepada awak media menyampaikan pentingnya kerjasama disetiap lapisan mayarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Sosa.


“Kegiatan jumat curhat ini dilaksanakan untuk menjalin silaturahmi, komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Sosa agar tetap kondusif”, Ucap Kapolsek Sosa.


Sehingga semakin Terjalinnya hubungan silaturahmi yang positif antara polri dengan masyarakat. Tersampainya dengan baik pesan pesan kamtibmas yang di sampaikan oleh polri, dan Kehadiran polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Hingga selesai, Situasi giat berjalan dalam keadaan aman dan kondusif. 


Pada kesempatan tersebut Personil Kapolsek Sosa memberikan beberapa himbauan terkait penggunaan sosial media, serta pelayanan Polri yaitu Call Center 110.


“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial jangan sampai berpengaruh kepada berita-berita Hoax yang ada di media sosial, dan yang paling terakhir kami Polsek Sosa juga mempunyai Call Centre 110 yang mana bertujuan untuk percepatan informasi dan laporan dari masyarakat yang menyangkut terhadap gangguan Kamtibmas di Wilkum Polsek Sosa.” Tegas AKP Eko Ady Ranto. 


Ditempat terpisah lainnya, Ps Kasubsi Penmas Polres Padang Lawas Bripka Ginda K Pohan menambahkan, Kegiatan ini masih terus dilaksanakan. Selain mendengarkan aspirasi, Jumat Curhat bisa sekaligus menjembatani pihak kepolisian dalam mengedukasi masyarakat,” ujar Iptu Sugiarto.


Di samping itu, menurutnya Jumat Curhat juga sebagai mewujudkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Padang Lawas khususnya di polsek Sosa tetap dalam keadaan aman dan kondusif.


Personil Polsek Sosa Juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait call center yang dimiliki oleh Polres Padang Lawas dan Polsek jajarannya. Tujuannya, agar masyarakat dapat memberikan laporan terkait situasi kamtibmas untuk segara ditindak lanjuti oleh aparat kepolisian. 


“Semoga kegiatan Jumat Curhat ini dalam menjalin silaturahmi kita sehingga masyarakat tidak perlu canggung dan apabila ada informasi segera sampaikan ke saya.” tutur Bripka Ginda K Pohan. (Humas Polres Padang Lawas/Zul)

 


Padang Lawas | Indonesia Berkibar News
- Guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, Sat Reskrim Polres Padang Lawas (Palas) menggelar patroli mobile pada malam akhir pekan, Sabtu (11/07/2026) hingga Minggu (12/07/2026) dini hari. 


Langkah preventif ini berfokus pada antisipasi aksi tawuran, balap liar, begal, serta menekan angka kejahatan 3C (Curi Berat, Curi Kekerasan, dan Curi Motor) di wilayah hukum Kabupaten Padang Lawas.


Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus, menegaskan bahwa patroli intensif ini merupakan respons cepat kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan malam hari.


"Patroli ini didasari komitmen kami untuk menjaga ketertiban masyarakat (kamtibmas). Fokus utama kami adalah mencegah terjadinya tindak pidana, aksi premanisme, tawuran remaja, hingga balap liar yang kerap meresahkan warga pada malam minggu," ujar AKP Irwansah Sitorus.


Operasi yang berlangsung dari pukul 21.30 WIB hingga 01.00 WIB ini diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Katim Opsnal Sat Reskrim Polres Palas, AIPDA Zulkarnaen. Dalam arahannya, personel ditekankan untuk tetap mengedepankan sikap yang humanis dan sopan santun saat berinteraksi dengan warga di lapangan.


Selama menyisir kawasan rawan kriminalitas, petugas aktif berdialog dengan masyarakat serta para remaja yang masih berkumpul di sejumlah kafe dan warung. Petugas secara persuasif mengimbau para remaja tersebut untuk segera membubarkan diri demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Selain itu, personel Sat Reskrim juga menyampaikan sejumlah pesan edukatif terkait keamanan, di antaranya:


Waspada Kejahatan Jalanan: Mengimbau masyarakat agar tidak berkendara sendirian pada malam hari dan menghindari rute jalan yang sepi atau minim penerangan guna mengantisipasi aksi begal.


Minimalkan Potensi Premanisme: Mengingatkan warga agar tidak memakai perhiasan atau barang berharga secara berlebihan yang dapat memancing mata pelaku kejahatan.


Jaga Keamanan Lingkungan: Mengajak elemen masyarakat untuk bersama-sama mendeteksi dini potensi gangguan keamanan seperti pencurian dan penipuan di lingkungan masing-masing.


Hingga patroli berakhir pada dini hari, situasi di seluruh wilayah hukum Polres Padang Lawas dilaporkan aman, tertib, dan terkendali. Langkah antisipatif ini terbukti efektif meminimalisir ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan.


Adapun personel Sat Reskrim Polres Palas yang diterjunkan dalam operasi malam tersebut meliputi: AIPDA Zulkarnaen (Katim Opsnal), AIPDA Wedi Rakhman Nasution, BRIPTU Frans, BRIPTU Deni Irawan Hasibuan, BRIPTU Johannes Butar Butar, BRIPTU Samuel Hutabarat dan BRIPDA Asril Baginda Hasibuan.


Polres Padang Lawas berkomitmen akan terus menggelar kegiatan serupa secara berkala demi menjamin kenyamanan dan ketenteraman seluruh warga Kabupaten Padang Lawas.(zul)

  


Samosir | Indonesia Berkibar News - Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadiri Pagelaran Opera dan Konser Musik Tona Sian Huta yang diprakarsai oleh Persatuan Artis Batak Indonesia (PARBI), yang digelar Gedung Serba Guna Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit Kabupaten Tapanuli Utara. 


Kehadiran Bupati Samosir sebagai wujud komitmen Pemkab Samosir untuk mendorong pelestarian  pengembangan seni dan budaya Batak salah satu warisan budaya memiliki nilai sejarah. 


Bupati Vandiko Timotius Gultom menyampaikan apresiasi kepada Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, yang hadir bersama masyarakat ikut menyaksikan pagelaran seni dan budaya tersebut. 


"Sudah saatnya Danau Toba memiliki opera house sebagai pusat pertunjukan seni dan budaya, sehingga para pelaku ekonomi kreatif memiliki ruang untuk menampilkan karya secara berkelanjutan".


Berharap dukungan  dari Menteri Ekonomi Kreatif agar di kawasan Danau Toba dapat dibangun sebuah opera house seperti yang telah ada di beberapa negara. Sehingga pelaku ekonomi kreatif dapat menampilkan seni serta budaya secara berkelanjutan," paparnya 


Sementara itu, Lamhot Sinaga menegaskan bahwa Opera Batak merupakan aset budaya yang harus diselamatkan dari ancaman kepunahan. 


Menurutnya, selama lebih dari empat dekade, pertunjukan seni budaya Batak semakin jarang dipentaskan, padahal masyarakat di sekitar Danau Toba memiliki potensi besar di bidang ekonomi kreatif, UMKM, pariwisata dan seni budaya, Minggu (12/07/2026) 


Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa Sumut, secara khususnya Kawasan Danau Toba, memiliki akar budaya yang sangat kuat dan potensi ekonomi kreatif yang besar.


"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif, UMKM, dan seni budaya". (P Simbolon)

11 Juli 2026



Padangsidimpuan | Indonesia Berkibar News -Diduga ada pungutan liar (pungli) di kantor sekretariat KORPRI Kota Padangsidimpuan.


Demikian dikatakan Kordinator Waktu Indonesia Bergerak (WIB) Tapanuli Bahagian Selatan (Tabagsel), Rahmat Parlindungan Nasution kepada wartawan di salah satu warung kopi Jalan Kenanga Kota Padangsidimpuan, Sabtu (11/07/2026) 


Menurutnya, dari hasil investigasi di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) tersebut, ia menduga adanya Pungli, dan hal ini telah dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH). Dan, perihal itu akan terus dipantau dan ditindaklanjuti sampai tuntas. 


"Kita sudah melaporkan hal tersebut kepada APH, dan perihal itu akan terus dipantau dan ditindaklanjuti sampai tuntas", ujar Rahmat.


Disebutkannya, dugaan Pungli dari hasil investigasi telah di konfirmasi ke seorang Pejabat di Seketariat KORPRI Kota Padangsidimpuan


"Kami sudah mengkonfirmasi dugaan Pungli itu ke salah seorang Pejabat di Seketariat Kota Padangsidimpuan, tetapi tidak ada jawaban yang urgent", sebut Rahmat.(marwan)

10 Juli 2026



Samosir | Indonesia Berkibar  News - Pemerintah Kabupaten Samosir mendukung upaya penguatan investasi internasional dalam pengembangan Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Dukungan tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dalam kunjungan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Chairman Temasek Holdings, H.E. Mr. Teo Chee Hean, Jumat (10/07/2026).


Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis dengan mitra investasi internasional guna mempercepat pengembangan TSTH2 sebagai pusat riset, inovasi, dan hilirisasi komoditas herbal serta hortikultura yang diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di kawasan Danau Toba.


Selain Wakil Bupati Samosir, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Bupati Humbang Hasundutan Oloan P. Nababan, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, serta sejumlah pemangku kepentingan. Turut hadir mendampingi Wabup, Kepala Bapperida Rajoki Simarmata, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Kabid IKP Diskominfo Togarma Naibaho.


Rangkaian kunjungan diawali dengan pemaparan mengenai perkembangan TSTH2, arah pengembangan kawasan, potensi investasi, serta berbagai program riset dan inovasi yang tengah dijalankan. Selanjutnya, rombongan meninjau sejumlah fasilitas dan lokasi strategis di kawasan TSTH2, di antaranya area pembibitan tanaman herbal dan hortikultura, fasilitas penelitian, serta berbagai sarana pendukung yang dipersiapkan untuk mendukung pengembangan kawasan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan investasi.


Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menilai, komitmen Ketua DEN dalam membuka peluang investasi bagi TSTH2 merupakan langkah strategis yang akan memperkuat daya saing kawasan Danau Toba melalui pengembangan sektor pertanian berbasis riset dan teknologi.

Ariston berharap proses kerja sama dengan investor internasional dapat segera diwujudkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, baik melalui terbukanya lapangan kerja, meningkatnya nilai tambah hasil pertanian, maupun tumbuhnya peluang usaha baru di kawasan Danau Toba.


Ariston Tua Sidauruk mengatakan, "Pengembangan TSTH2 merupakan peluang besar bagi kawasan Danau Toba. Kami mengapresiasi upaya Ketua DEN dalam menghadirkan investor internasional. Semoga kerja sama ini segera terealisasi sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, memperkuat sektor pertanian, dan mendorong kesejahteraan masyarakat di kawasan Danau Toba, termasuk Kabupaten Samosir."


Menurut Ariston, sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan investor menjadi kunci dalam mewujudkan TSTH2 sebagai kawasan unggulan yang mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar Danau Toba. ( P Simbolon ).



Tebingtinggi | Indonesia Berkibar News
- Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi mulai menyalurkan bantuan beras premium tahap pertama bagi keluarga kurang mampu secara serentak di seluruh kelurahan, Jumat (10/07/2026). Untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, meninjau langsung pelaksanaan penyaluran di Kantor Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, dan Kantor Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan.


Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, Plt. Kepala Dinas Sosial Tigahara Hasibuan, serta para camat dan lurah setempat. Di sela-sela peninjauan, Wali Kota juga menyempatkan diri berdialog dengan warga penerima manfaat untuk mendengar langsung aspirasi serta kondisi perekonomian mereka di lapangan.


Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kota Tebing Tinggi terhadap warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah pusat.


"Program beras bagi keluarga kurang mampu ini mengakomodasi masyarakat yang telah terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), namun belum menerima bantuan dari Kementerian Sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," ujar Wali Kota di sela peninjauan.


Wali Kota menambahkan, pemenuhan kebutuhan pangan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Melalui alokasi bantuan beras premium masing-masing sebanyak 5 kilogram kepada 10.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Pemko Tebing Tinggi berharap dapat secara nyata mengurangi beban ekonomi harian masyarakat.


"Melalui penyaluran bantuan beras sebanyak 5 kilogram kepada 10.000 Keluarga Penerima Manfaat ini, kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta meringankan beban ekonomi keluarga. Ini adalah program prioritas kami di bidang sosial yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambah Wali Kota.


Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi, Tigahara Hasibuan, menjelaskan bahwa program ini berjalan berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Sosial TA 2026 dan Keputusan Wali Kota Nomor 100.3.3.3/755 Tahun 2026 tentang Penetapan Alokasi dan Penerima Bantuan Pangan melalui Program Beras bagi Keluarga Kurang Mampu Tahun 2026. Ia menerangkan bahwa setiap KPM nantinya akan menerima bantuan beras premium dalam tiga tahap penyaluran.


"Setiap Keluarga Penerima Manfaat menerima bantuan beras premium sebanyak 5 kilogram pada setiap tahap penyaluran. Program ini dilaksanakan dalam tiga tahap, dan tahap pertama dimulai pada hari ini, 10 Juli 2026, di seluruh kelurahan se-Kota Tebing Tinggi," jelas Tigahara Hasibuan.


Lebih lanjut, Tigahara merinci bahwa total 10.000 KPM tersebut tersebar di lima wilayah kecamatan. Adapun sebarannya meliputi Kecamatan Rambutan sebanyak 2.302 KPM, Kecamatan Padang Hilir sebanyak 2.220 KPM, Kecamatan Bajenis sebanyak 2.044 KPM, Kecamatan Padang Hulu sebanyak 1.960 KPM, dan Kecamatan Tebing Tinggi Kota sebanyak 1.474 KPM. 


Lebih lanjut, Tigahara Hasibuan mengatakan bahwa tujuan utama program ini adalah membantu meringankan beban ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyediaan bantuan pangan dari Pemko Tebing Tinggi.



Tigahara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu kelancaran distribusi sekaligus memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Secara keseluruhan, proses penyaluran bantuan sosial di sejumlah titik kelurahan ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(torong)

Diberdayakan oleh Blogger.