10 Oktober 2026



Banda Aceh | Indonesia Berkibar News  - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Aceh, M. Hasbiy, mengajak seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) JWI di 23 kabupaten/kota se-Aceh untuk menjaga soliditas dan kekompakan organisasi dalam satu komando.


Ajakan tersebut disampaikan M. Hasbiy dalam rangka penguatan kelembagaan JWI Aceh pasca-terbentuknya kepengurusan DPD di seluruh Aceh. Menurutnya, kesatuan arahan dan kebijakan menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi profesi wartawan yang profesional, solid, dan berwibawa.


“Prinsip satu komando adalah harga mati. Ini bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, melainkan untuk menjaga marwah, integritas, dan keberlangsungan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga,” ujar M. Hasbiy, Sabtu (10/10/2026) di Banda Aceh.


Ia menjelaskan, AD/ART merupakan konstitusi dan pedoman utama dalam setiap pengambilan keputusan organisasi. Karena itu, seluruh jajaran, mulai dari DPW hingga DPD, diharapkan dapat menjadikan AD/ART sebagai rujukan bersama dalam menjalankan roda organisasi dengan tertib dan bermartabat.


Menurut M. Hasbiy, dinamika dan perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, setiap persoalan harus diselesaikan secara internal melalui mekanisme organisasi yang telah diatur secara musyawarah dan kekeluargaan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.


Secara terpisah, Ketua DPD JWI Kabupaten Nagan Raya, Muhammad Hasanuddin, menyambut baik dan menyatakan siap melaksanakan ajakan satu komando tersebut. “Kami di DPD JWI Nagan Raya menyambut baik ajakan Ketua DPW JWI Aceh. Kami siap menjalankan arahan satu komando sebagai bentuk komitmen dan kedisiplinan organisasi,” kata Muhammad Hasanuddin.


Ia menilai, prinsip satu komando berkorelasi erat dengan semangat salam satu pena dalam menyuarakan kebenaran serta sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui karya jurnalistik yang edukatif dan profesional sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


Untuk diketahui, dalam waktu dekat DPW JWI Aceh bersama DPD JWI Nagan Raya dan DPD se-Aceh akan melakukan konsolidasi lanjutan. Konsolidasi tersebut untuk memastikan masukan dan aspirasi dari daerah dapat terakomodasi, sehingga program kerja tahun 2026 berjalan selaras, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat Aceh.


Ket Foto: Ketua DPW JWI Aceh M. Hasbiy ( kiri) bersama pengurus DPD salam satu komando saat konsolidasi penguatan kelembagaan DPD JWI se-Aceh, Sabtu (10/10/2026). FOTO: DOK JWI ACEH

 


Binjai | Indonesia Berkibar News
- Dalam mendukung program pemerintah Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Polres Binjai kembali mengirimkan hasil serapan jagung ke Gudang Bulog Pulau Brayan, Medan, Sabtu (10/10/2026).

Pengiriman yang dilaksanakan pukul 10.00 WIB tersebut mencapai 4 ton jagung dengan kadar air 10,7 persen.

Dengan pengiriman terbaru ini, total serapan jagung yang telah disalurkan Polres Binjai ke Gudang Bulog Medan mencapai 314,2 ton.

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi penyerapan hasil pertanian, khususnya komoditas jagung," pungkas Kapolres Binjai 

Polres Binjai akan terus berupaya mendukung program ketahanan pangan secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pemanfaatan hasil pertanian agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kesejahteraan petani.

Melalui langkah tersebut, Polres Binjai berharap sinergi dalam mendukung ketahanan pangan nasional dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya ketersediaan pangan yang kuat dan berkelanjutan," ucap AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/zul(10/10/2026)




Langkat | Indonesia Berkibar News
-  Beredarnya cuplikan video di media sosial dengan narasi “Polisi Ogah Bergerak, Emak-emak di Langkat Hancurkan Lapak Milik Bandar Narkoba” memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Sat Narkoba Polres Langkat menjelaskan kronologi kegiatan penggerebekan yang dilakukan tim gabungan di Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Amrizal Hasibuan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026, dengan melibatkan personel Sat Narkoba Polres Langkat, BNN Kabupaten Langkat, serta personel Koramil 13 Pangkalan Brandan.

Menurut keterangannya, rumah yang terlihat dalam video tersebut sebelumnya telah menjadi target tim gabungan. Namun, saat petugas melakukan penyisiran dan pemeriksaan di lokasi, rumah itu ditemukan dalam keadaan kosong.

Meski demikian, petugas tidak menghentikan kegiatan. Tim gabungan melanjutkan penyisiran di sekitar lokasi hingga akhirnya mengamankan enam orang, terdiri dari lima laki-laki dan satu perempuan, di sebuah rumah yang tidak jauh dari lokasi awal.

Keenam orang tersebut masing-masing berinisial MN (33), warga Kecamatan Sei Lepan; K (47), warga Kecamatan Babalan; WS (33), warga Kecamatan Babalan; MRH (22) dan HS (47), warga Kecamatan Sei Lepan; serta H (32), warga Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat.

Dari kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua bungkus plastik klip bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,34 gram, dua alat isap atau bong, enam bungkus plastik klip kecil bening kosong, satu bungkus plastik klip sedang bening kosong, tiga sekop yang terbuat dari pipet, dua buah mancis, serta satu kaca pirex.

“Enam orang tersebut kami amankan di sebuah rumah yang tidak jauh dari lokasi awal penggerebekan. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan narkotika untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas AKP Amrizal Hasibuan, Sabtu (10/10/2026).

Pihak kepolisian selanjutnya melakukan penanganan terhadap orang-orang yang diamankan beserta barang bukti sesuai prosedur hukum yang berlaku. Status hukum masing-masing orang tetap mengacu pada hasil pemeriksaan dan proses pembuktian lebih lanjut.

Kegiatan Gerebek Sarang Narkoba ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan serentak se Indonesia oleh Kepolisian yang di laksanakan pada tanggal 9 Oktober 2026.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat dalam upaya mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Partisipasi masyarakat melalui penyampaian informasi yang dapat dipertanggungjawabkan juga menjadi bagian penting dalam mendukung upaya tersebut.

Polres Langkat mengimbau masyarakat agar menyikapi informasi di media sosial secara bijak dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya berdasarkan potongan video. Memahami kronologi secara utuh penting agar informasi yang diterima publik tetap berimbang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Masyarakat yang mengetahui dugaan aktivitas peredaran narkotika di lingkungannya diharapkan segera melapor kepada kepolisian atau instansi berwenang serta tidak melakukan tindakan sendiri yang berisiko membahayakan keselamatan.

POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA

Gagah, Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif dan Aman.Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai.(sfn)





Medan | Indonesia Berkibar News
-  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan pembukaan jalur laut dengan skema pengiriman skala kecil dan berfrekuensi tinggi serta subsidi logistik untuk mempercepat ekspor produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke Malaysia. Usulan tersebut diharapkan dapat menekan biaya pengiriman, mempercepat perputaran modal, dan memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM Sumut.


Usulan itu disampaikan Bobby saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Muzafar Shah Mustafa, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Sabtu (10/10/2026).


Bobby mengungkapkan, potensi UMKM di Sumut sangat besar. Namun, pengembangan ekspor selama ini masih terkendala sistem pengiriman antarnegara yang mensyaratkan kuantitas besar dalam satu kali pengiriman.


Sebagai solusi, Bobby mendorong pembukaan jalur laut dengan pola pengiriman dalam volume lebih kecil, tetapi dilakukan secara rutin.


"Kita usulkan pengiriman dalam volume yang tidak terlalu besar tetapi lebih sering, misalnya lima hari sekali atau seminggu sekali. Dengan begitu, pelaku UMKM tidak perlu menumpuk stok terlalu lama dan perputaran modal mereka bisa lebih cepat dan dinamis," ujar Bobby.


Untuk mendukung skema tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menyatakan kesiapan memberikan subsidi pada sektor transportasi laut lintas negara guna menekan biaya logistik produk UMKM lokal.


Menurut Bobby, kedekatan jarak dan singkatnya waktu tempuh dari Sumut menuju Kuala Lumpur maupun Penang menjadi modal penting untuk mempererat hubungan bilateral, khususnya di bidang perdagangan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan penguatan kawasan industri.


"Jarak kita sangat dekat, bahkan beberapa daerah di Sumut lebih cepat dijangkau dari Kuala Lumpur dibanding Jakarta. Keunggulan geografis ini harus kita konversikan menjadi peluang ekonomi nyata bagi masyarakat di kedua wilayah," kata Bobby.


Selain kerja sama ekonomi, pertemuan tersebut juga membahas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanganan dampak asap lintas negara. Bobby menyampaikan, kondisi cuaca dan penanganan Karhutla di Sumut pada tahun ini relatif baik sehingga wilayah Sumut tidak menyumbangkan asap ke negara tetangga, termasuk Malaysia.


"Alhamdulillah, tahun ini tidak ada kebakaran hutan dan lahan di Sumut yang mengirimkan asap ke Malaysia. Meskipun ada kiriman asap tipis dari daerah lain, curah hujan di Sumut saat ini masih lumayan baik," jelas Bobby.


Menanggapi usulan tersebut, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Muzafar Shah Mustafa, menyambut baik gagasan pembukaan jalur laut dan subsidi logistik. Pihaknya berkomitmen mendiskusikan mekanisme teknis pelaksanaannya, baik dari sisi regulasi pemerintah maupun kerja sama dengan sektor swasta di Malaysia.


Dato' Muzafar Shah Mustafa menyebutkan, Sumut merupakan salah satu pintu masuk strategis bagi Malaysia di Indonesia. Dari total nilai perdagangan bilateral Indonesia–Malaysia yang mencapai hampir US$26 miliar, kontribusi perdagangan Sumut tercatat signifikan, yakni sekitar US$1 miliar hingga US$2 miliar.


"Sumatera Utara memiliki kepentingan yang sangat besar bagi Malaysia, baik dari aspek perdagangan, perkapalan, hingga pariwisata medis dan pendidikan. Kami menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin sangat baik selama ini," ungkap Dato' Muzafar.


Menutup pertemuan, Dato' Muzafar menyampaikan apresiasi atas hubungan dan kerja sama yang terjalin antara Malaysia dan Sumut. Ia juga menyatakan kesiapan Malaysia untuk terus berkoordinasi dan berpartisipasi dalam penanganan isu lingkungan regional di kawasan ASEAN.(bundo)

 



Nagan Raya | Indonesia Berkibar News - DPD Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Nagan Raya mengapresiasi konsistensi PT Socfindo Kebun Seunagan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL-P) Tahun 2026.


Apresiasi itu disampaikan Ketua DPD JWI Nagan Raya, Muhammad Hasanuddin, di Alue Bilie, Darul Makmur, Sabtu (10/10/2026).


Menurutnya, PT Socfindo menjadi contoh perusahaan yang menjalankan kewajiban CSR tidak sekadar seremonial, tetapi berkelanjutan dan tepat sasaran.


“TJSL-P bukan bantuan suka-rela, tapi kewajiban korporasi sesuai UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang PT Pasal 74. Tujuannya menyeimbangkan kepentingan bisnis dengan aspek sosial dan lingkungan,” ujar Hasanuddin.


Berdasarkan pemantauan JWI, dua program Socfindo Seunagan paling berdampak adalah beasiswa pendidikan bagi anak berprestasi dan penghargaan bagi pemanen terbaik.


Ia menilai beasiswa merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak SDM unggul Nagan Raya. Di tengah keterbatasan ekonomi warga lingkar kebun, beasiswa itu meringankan beban orang tua dan memacu semangat belajar anak.


“Anak merasa dihargai prestasinya. Orang tua terdorong memperhatikan pendidikan. Efeknya untuk peningkatan kualitas SDM Nagan Raya,” katanya.


Sedangkan penghargaan pemanen terbaik dinilai mampu mendongkrak etos kerja dan produktivitas. Pemanen adalah ujung tombak perusahaan. Apresiasi terbuka akan meningkatkan loyalitas pekerja.


“Sebagai organisasi wartawan, kami kontrol sosial secara objektif. Apa yang dilakukan Socfindo patut diapresiasi karena tepat sasaran, menyentuh pendidikan dan penghargaan pekerja. Ini bukan pencitraan, tapi kebutuhan,” tegasnya.


Hasanuddin menegaskan, program tersebut sejalan dengan fungsi JWI: kontrol sosial konstruktif, edukasi publik, dan mendorong kemitraan sehat antara pers, perusahaan, dan masyarakat.


“Kami mendorong program seperti ini berkelanjutan dan menjadi praktik baik bagi perusahaan perkebunan lain di Nagan Raya. Jangan hanya saat panen bagus baru ada CSR. Harus konsisten,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya transparansi TJSL-P sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Jika hubungan perusahaan dan masyarakat harmonis, iklim investasi akan kondusif.


“Masyarakat merasa memiliki perusahaan, perusahaan bertanggung jawab kepada masyarakat. Ini yang harus dijaga,” pungkasnya.


Ia berharap Pemkab Nagan Raya memberi penghargaan kepada perusahaan yang konsisten menjalankan TJSL-P agar menjadi motivasi bagi perusahaan lain.(Tim: DPD JWI Nagan Raya)




 


Langkat | Indonesia Berkibar News
- Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Langkat melaksanakan Patroli Kota Presisi Blue Light dengan menyasar sejumlah lokasi strategis dan ruang publik di wilayah hukum Polres Langkat, Sabtu (10/10/2026).

Patroli ini merupakan bagian dari klaster operasional pencegahan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari aksi geng motor, balap liar, begal, premanisme, bajing loncat, hingga tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau 3C.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan lima personel Sat Samapta Polres Langkat, yakni Aiptu Michael Butar-butar, Aiptu Maringan Situmorang, Brigadir Arief Kurniawan, Briptu M. Pasha Nurfauzan, dan Briptu M. Iqbal. Personel menggunakan satu unit kendaraan dinas roda empat untuk menjangkau sejumlah titik sasaran.

Adapun lokasi patroli meliputi Stasiun Kereta Api Kwala Bingai, pintu Tol Kwala Bingai, Kantor Bank BNI Stabat, Toko Emas Antik Jaya, serta Multi Ban Stabat.

Di lokasi tersebut, personel melaksanakan patroli rutin, memantau situasi keamanan, menyambangi kawasan permukiman masyarakat, serta melakukan dialog dengan warga. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus mencegah munculnya peluang bagi pelaku kejahatan.

Kehadiran personel kepolisian di ruang publik dan objek vital juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya saat beraktivitas di pusat keramaian dan kawasan yang berpotensi menjadi sasaran tindak kriminalitas.

Berdasarkan hasil pelaksanaan patroli, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., melalui Kasat Samapta AKP M. Syafril S., S.H., menegaskan pelaksanaan patroli rutin ini, jajaran Sat Samapta terus berupaya melakukan langkah-langkah pencegahan guna menekan potensi gangguan keamanan dan menjaga ketertiban di tengah masyarakat.

Patroli Blue Light juga menjadi wujud kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Polres Langkat berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya preventif serta memperkuat kehadiran personel di lapangan demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.(sfn)

9 Oktober 2026

 



Binjai | Indonesia Berkibar News
- Komitmen Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam memberantas peredaran narkoba mendapat apresiasi dari anggota DPRD Kota Binjai. Apresiasi tersebut disampaikan menyusul langkah cepat Polres Binjai menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan lokasi penyalahgunaan narkoba di wilayah Binjai Utara.

Di bawah pimpinan Kasat Narkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., Satresnarkoba Polres Binjai kembali melaksanakan kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) sekaligus upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Jalan T. Amir Hamzah, Gang Beringin 27, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Jumat (09/10/2026), pukul 09.00 WIB.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas tidak menemukan orang di lokasi. Namun, hasil penyisiran menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, yakni tiga alat hisap sabu, 15 plastik klip kosong, dua korek mancis, serta enam pipet yang telah dimodifikasi menjadi sekop sabu.

Untuk mencegah lokasi tersebut kembali digunakan sebagai tempat mengonsumsi narkotika, petugas kemudian membongkar gubuk yang berada di lokasi," tegas AKP Ismail Pane 

Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi Partai Gerindra, H. Ronggur Raja Doli Simorangkir, S.Pd., M.A., menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Binjai, Kasat Narkoba, beserta seluruh jajaran atas respons cepat dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan Polres Binjai dalam merespons keresahan warga sekaligus mendukung upaya pemberantasan narkoba di Kota Binjai.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan bersama Polri dalam memerangi narkoba dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak. Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan lingkungan yang bersih dari narkoba dapat terwujud demi masa depan generasi muda," pungkasnya 

Polres Binjai menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba serta menindaklanjuti informasi masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya," terang AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/zul (09/10/2026)



Diberdayakan oleh Blogger.