25 Maret 2026




Jakarta | Indonesia Berkibar News
- Menyambut euphoria libur Panjang Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk kembali menggelar kegiatan Mudik Aman Berbagi Harapan. 


Tahun ini, Perseroan memberangkatkan 2.261 pemudik dari Jakarta ke sejumlah kota di Tanah Air. Diantaranya Sumatra, Cirebon, Majalengka, Purwokerto, Jawa Tengah, Yogyakarta,Magelang, Nganjuk, Madiun, Blitar hingga Surabaya.


Setidaknya sekitar 44 armada bus disiapkan BSI dan armada kereta api yang diperuntukan bagi 385 penyandang disabilitas, serta 1.876 pemudik umum terdiri atas pengusaha UMKM dan pegawai dasar BSI. Angka ini meningkat 122% dari tahun sebelumnya dengan jumlah pemudik yang hanya 1.019 orang.


Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan program Mudik Aman Berbagi Harapan adalah perwujudan misi sosial perusahaan sebagai bagian dari Sahabat Financial, Sosial, dan Spiritual. "Ini juga bagian dari program Melayani sepenuh Hati bersama Danantara.’’


Program Mudik Bersama BSI ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung kelancaran arus mudik yang sekaligus memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan gratis bagi masyarakat  ingin merayakan Hari Raya bersama keluarga di kampung halaman, Rabu (25/03/2026) 


Sebagai perwujudan dari komitmen inklusivitas, BSI juga juga memperhatikan kenyamanan disabilitas dengan menyediakan bus khusus yang ramah difabel yang difasilitasi dengan dua buah mobil khusus untuk pengguna kursi roda, satu bus layanan kereta api.


Selain menyediakan transportasi gratis, BSI juga memberikan berbagai fasilitas bagi para peserta mudik, antara lain paket konsumsi, perlengkapan perjalanan, serta layanan kesehatan untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan lancar.


Sebelum keberangkatan, para peserta mengikuti proses registrasi dan pengecekan kesehatan ringan guna memastikan kondisi pemudik dalam keadaan baik selama perjalanan dan juga keamanan bus yang bekerjasama dengan Aerotrans untuk memberikan kenyamanan selama di perjalanan. Di setiap bus disiapkan pendamping dari BSI untuk memfasilitasi kebutuhan pemudik di perjalanan.


Kesiapan layanan BSI jelang libur Idul Fitri


Menyambut arus mudik lebaran, Bank Syariah Indonesia menyiapkan sejumlah posko mudik di berbagai stasiun, terminal, masjid BSI di Rest Area dan Pelabuhan. Tahun ini Perseroan menyiapkan delapan titik Posko Mudik BSI diantaranya, Terminal Pulo Gebang, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Masjid BSI Bakauheni, Masjid BSI Rest Area Cipali, Masjid BSI Rest Area Cipularang, Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ketapang. Layanan ini bisa diakses pemudik mulai tanggal 16-22 Maret 2026.


BSI memastikan seluruh kanal layanan siap melayani kebutuhan nasabah melalui superapps BYOND, BSI Call 14040, lebih dari 6.000 unit ATM dan CRM, sekitar 126 ribu BSI Agen, serta jaringan pembayaran melalui BSI QRIS dan EDC, layanan operasional terbatas sebanyak 162 outlet mulai dari 18-24 Maret 2026 dan juga kesiapan uang tunai lebaran Rp45 Triliun di kantor cabang dan ATM. (JBR/66)



Jakarta | Indonesia Berkibar News - Menyambut puncak arus mudik Lebaran, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menghadirkan delapan Posko Mudik di jalur utama transportasi Jawa dan Sumatra sebagai titik singgah bagi pemudik. 


Posko ini menyediakan layanan kesehatan, ruang istirahat, hingga layanan keuangan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung lebih aman dan nyaman.


Program kesiapan layanan mudik di BSI merupakan komitmen kolaborasi antara Danantara Indonesia dengan BP BUMN menyelenggarakan program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 yang melibatkan perusahaan  induk dan anak perusahaan.


Inisiatif ini merupakan bagian dari kontribusi BSI dalam mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat pada musim mudik yang setiap tahun melibatkan pergerakan puluhan hingga ratusan juta orang di Indonesia. 


Pemerintah bahkan telah memperkirakan jumlah pemudik dapat mencapai lebih dari 190 juta orang, menjadikan mudik sebagai mobilitas tahunan terbesar di Tanah Air.


Delapan titik Posko Mudik BSI tersebut berada di Terminal Pulo Gebang, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Masjid BSI Bakauheni, Masjid BSI Rest Area Cipali, Masjid BSI Rest Area Cipularang, Pelabuhan Merak, serta Pelabuhan Ketapang. Posko ditempatkan di lokasi dengan arus pemudik tinggi agar dapat menjadi titik singgah bagi masyarakat yang sedang menempuh perjalanan jauh, Rabu (25/03/2026) 


Di lokasi ini, BSI menyediakan berbagai fasilitas seperti cek kesehatan gratis, pijat relaksasi untuk mengurangi kelelahan, konsultasi Zakat Infak Sedekah dan Wakaf (ZISWAF), serta pembagian takjil menjelang waktu berbuka puasa. Di masjid BSI di Cipularang dan Cipali, BSI juga menyediakan dispenser air di mana pemudik dapat mengisi air dengan membawa wadah minuman (tumbler) sendiri. 


Fasilitas tersebut dihadirkan untuk membantu pemudik menjaga kondisi fisik selama perjalanan, mengingat kelelahan menjadi salah satu faktor risiko kecelakaan di jalur mudik. Berbagai posko mudik di Indonesia memang umum disiapkan sebagai tempat istirahat bagi pemudik agar dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih aman. Selain layanan kesehatan dan istirahat, Posko Mudik BSI juga menyediakan kids corner untuk anak-anak, layanan penukaran uang baru, aktivasi BYOND by BSI, pembukaan rekening, serta berbagai promo layanan perbankan bagi masyarakat.


Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan kehadiran Posko Mudik BSI merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan yang relevan bagi masyarakat di berbagai momentum penting. “Posko Mudik BSI kami hadirkan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik, baik di terminal, stasiun, pelabuhan maupun jalur darat di sejumlah rest area yang memiliki Masjid BSI. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus hadir melayani masyarakat kapan pun dan di mana pun,” tambahnya. 


Erwan juga mengimbau masyarakat memanfaatkan transaksi cashless selama periode libur Idul Fitri guna mempermudah aktivitas keuangan sekaligus meningkatkan keamanan transaksi. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan bank dan selalu memastikan informasi berasal dari kanal resmi BSI.


Selain layanan di Posko Mudik, BSI juga menghadirkan berbagai promo Ramadan dan Idulfitri. Nasabah dapat menikmati diskon hingga 50 persen serta cicilan 0 persen hingga 24 bulan di merchant favorit menggunakan BSI Hasanah Card. Melalui aplikasi BYOND by BSI, nasabah juga berkesempatan memperoleh cashback Rp100.000 untuk registrasi dan pembukaan rekening BSI Emas, serta cashback Rp50.000 bagi pengguna BYOND yang membuka rekening BSI Emas. BSI juga menghadirkan program “Traktir Teman” di BYOND yang memungkinkan nasabah berbagi sekaligus bersedekah Al-Qur’an. (JBR/66)

 


Jakarta | Indonesia Berkibar News - Pada periode Ramadan dan Idulfitri, aktivitas distribusi barang di Indonesia meningkat signifikan seiring melonjaknya konsumsi masyarakat. 


Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) memperkirakan volume distribusi barang dapat meningkat hingga sekitar 30 persen dibandingkan kondisi normal, didorong oleh peningkatan transaksi perdagangan dan belanja daring, Rabu (25/03/2026) 


UPER Tekankan Pentingnya Profesionalisme juga Independensi Pers


Dorong Pemanfaatan AI Etis di Lingkup Kampus, Mahasiswa UPER Tembus Top 5 Google Student Ambassador

Tak Hanya Jadi Kaum Marjinal, Peneliti UPER papar Perempuan sebagai Aktor Kunci Ketahanan Sanitasi Perkotaan. Lonjakan permintaan ini kerap memberi tekanan pada sistem distribusi, terutama di wilayah perkotaan yang sudah menghadapi kemacetan lalu lintas. 


Kondisi tersebut tidak hanya memperlambat pengiriman, tetapi juga meningkatkan biaya logistik karena perusahaan perlu menambah armada, persediaan, maupun pusat distribusi untuk menjaga kelancaran pasokan (FHWA, 2005; Disney et al., 1997; Mason-Jones et al., 1997).


Situasi ini menunjukkan pentingnya pengembangan sistem transportasi dan logistik yang lebih cerdas, efisien, dan adaptif.


Menjawab persoalan tersebut, Dr. Muhammad Zaki Almuzakki, dosen Program Studi Ilmu Komputer Universitas Pertamina (UPER), menginisiasi proyek riset bertajuk L-TEAM (Logistics Technology for Efficient Autonomous Mobility), sebuah inisiatif penelitian yang berfokus pada pengembangan sistem logistik cerdas berbasis kendaraan otonom dan robot dapat saling berkomunikasi serta berkoordinasi melalui algoritma kecerdasan buatan.


Proyek ini berhasil memperoleh pendanaan melalui program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju Kolaborasi Internasional (RIIM KI), sebuah skema pendanaan riset yang mendorong kolaborasi penelitian strategis antara Indonesia dan mitra internasional.


Pada pelaksanaannya, Dr. Zaki bekerja bersama tim peneliti yang terdiri atas Dr. Arie Sukma Jaya, S.T., M.Eng., IPM. dari Program Studi Teknik Mesin dan Dr. Eng. Wahyu Kunto Wibowo, S.T., M.Eng. dari Program Studi Teknik Elektro Universitas Pertamina. Riset ini juga melibatkan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan juga peneliti dari Southern University of Science and Technology (SUSTech), Tiongkok, dan Zhejiang CoTEK Robotics Co., Ltd.


L-TEAM berfokus pada pengembangan teknologi yang memungkinkan kendaraan otonom atau robot logistik bekerja tanpa bergantung pada satu komputer pusat yang mahal. Dalam sistem ini, setiap robot dapat beroperasi secara mandiri. Namun, melalui algoritma yang dikembangkan, robot-robot tersebut tetap dapat saling berbagi informasi dengan  bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, seperti menentukan rute pengiriman yang lebih efisien, menghindari kemacetan, dan merespons perubahan kondisi lalu lintas dengan lebih cepat.


Dr. Muhammad Zaki Almuzakki menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan membuat sistem distribusi barang menjadi lebih efisien dan andal. "Kami mengembangkan algoritma yang memungkinkan kendaraan atau robot logistik saling berkoordinasi dengan lebih presisi. Dengan begitu, proses pengiriman barang dapat tetap berjalan lancar meskipun menghadapi kondisi lalu lintas yang padat dan sulit diprediksi," cetus Dr. Zaki.


Dr. Zaki menambahkan bahwa teknologi ini menjadi semakin relevan pada periode dengan lonjakan aktivitas distribusi, seperti menjelang Ramadan dan Idulfitri. "Pada situasi ketika volume pengiriman meningkat dan lalu lintas menjadi lebih padat, misalnya, sistem yang mampu beradaptasi secara cepat dan terkoordinasi akan sangat membantu menjaga kelancaran distribusi barang," tambahnya. 


Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S, IPU, menyampaikan bahwa keberhasilan proyek ini memperoleh pendanaan internasional menunjukkan semakin kuatnya kapasitas riset Universitas Pertamina dalam menjawab tantangan nyata di masyarakat. Menurut Prof. Wawan, pengembangan teknologi logistik cerdas berbasis kendaraan otonom juga sejalan dengan komitmen Universitas Pertamina dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.


"Melalui riset ini, kami berharap dapat berkontribusi pada pengembangan sistem transportasi yang lebih efisien, adaptif, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan solusi teknologi bagi tantangan masa depan," imbuh Prof. Wawan.


Bagi calon mahasiswa yang tertarik mendalami pengembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, kendaraan otonom, dan sistem transportasi cerdas, Program Studi Ilmu Komputer Universitas Pertamina membuka kesempatan untuk belajar sekaligus terlibat langsung dalam riset inovatif bersama para peneliti dan mitra internasional. Informasi lebih lanjut mengenai program studi dan proses pendaftaran dapat diakses melalui https://pmb.universitaspertamina.ac.id/". (JBR/66)

 



Samosir | Indonesia Berkibar News -  Bupati Samosir, Vandiko T Gultom dampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait melakukan peninjauan langsung kawasan permukiman warga yang direnovasi di Desa Tomok, Dusun III dan Lumban Sinaga III Sosor Tolong Huta Bolon, Simanindo Samosir. 


Lewat kunjungan kerjanya, Menteri PKP juga didampingi Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera II, beserta sejumlah pejabat terkait lainnya.


Kunjungan ini bertujuan untuk merealisasikan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan tersebut. Program ini merupakan bagian dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Rabu (25/03/2026) 


Maruarar Sirait menegaskan program BSPS harus tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan kualitas pembangunan juga menjadi perhatian utama pemerintah.


“Bantuan renovasi RTLH dan 26 program lainnya yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 ini harus tepat sasaran dan berdampak langsung kepada masyarakat. Pembangunannya juga harus berkualitas tinggi,” ungkapnya. 


Dijelaskan Dia, pada tahun 2026 sebanyak 500 unit rumah warga dari total 3.056 rumah tidak layak huni akan direnovasi dan sebanyak 56 unit rumah adat juga akan diperbaiki, disertai pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan lingkungan, drainase, serta fasilitas lainnya.


Secara keseluruhan, total penanganan kawasan permukiman tersebut mencapai luas 41, 80 hektare, yang meliputi Desa Tomok seluas 29, 86 hektare serta Desa Tomok Parsaoran di 13 titik dengan luas 11, 94 hektare.


Sementara Bupati Samosir Vindiko Timotius Gultom pada kesempatan itu, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat di Samosir dan berharap bantuan BSPS dapat dimanfaatkan dengan baik oleh penerima sehingga kualitas tempat tinggal menjadi lebih layak, sehat, dan aman.


“Program ini sangat membantu masyarakat kami, khususnya  meningkatkan kualitas rumah yang sebelumnya kurang layak huni. Kami berharap ke depan kuota bantuan dapat terus ditingkatkan, ” tutur Bupati Samosir Vindiko T Gultom. 


Bupati Samosir yang didampingi, Kepala Dinas Perhubungan Samosir Lespayer Sipayung, serta pejabat lainnya. (P Simbolon)

  


Samosir| Indonesia Berkibar News - Bupati Vandiko Timotius Gultom dan Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk beserta jajaran pemangku kepentingan Kabupaten Samosir menghadiri acara Open House Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution di Aula Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas Gubsu di Medan, Rabu (25/03/2026).

 

Acara yang dihadiri juga oleh kepala daerah se-Sumatera Utara, tokoh masyarakat, dan elemen pemerintahan lainnya menjadi ajang silaturahmi serta memperkuat nuansa kebersamaan Idul Fitri.


Gubernur Bobby Nasution menyambut tamu dengan hangat dan menegaskan bahwa open house merupakan ruang strategis untuk mempererat hubungan dan membangun kolaborasi.

 

"Kita harus manfaatkan momentum Idul Fitri untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi agar pembangunan Sumatera Utara semakin maju dan merata," ujarnya.

 

Setelah itu, rombongan Samosir juga menghadiri open house Wakil Gubernur Surya, dengan memanfaatkan kesempatan untuk memperkuat sinergitas dan kolaborasi guna percepatan pembangunan serta peningkatan pelayanan publik bagi kesejahteraan masyarakat.(P Simbolon)

 


Medan | Indonesia Berkibar News -  Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Wali Kota Medan, Rabu (25/03/2026). Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk kembali fokus bekerja dan “tancap gas” dalam melayani masyarakat serta membangun Kota Medan ke arah yang lebih baik.

Apel yang dihadiri  Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Lurah, hingga jajaran direksi perusahaan daerah ini menjadi momentum awal untuk mengembalikan ritme kerja setelah bulan Ramadan dan libur Lebaran.

“Apel pagi hari ini memiliki makna lebih dari sekadar rutinitas. Ini adalah momentum untuk menata kembali ritme kerja, menegaskan tanggung jawab, serta menyelaraskan arah pengabdian kita kepada masyarakat,” kata Rico Waas.

Mengawali arahannya, Rico Waas juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh jajaran Pemko Medan, seraya mengajak menjadikan semangat Ramadan sebagai kekuatan moral dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Rico Waas juga menyampaikan visi pembangunan Kota Medan ke depan, yakni mewujudkan Medan Berdaya yang inklusif, maju, dan berkelanjutan melalui semangat Transformasi Medan Satu Data.

Menurut Rico Waas, pembangunan kota harus dilakukan secara terarah, berbasis data, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Ke depan, setiap kebijakan tidak boleh hanya berdasarkan perkiraan, tetapi harus berbasis data dan riset agar tepat sasaran,” tegasnya.

Selanjutnya Rico Waas juga menekankan sejumlah prioritas pembangunan, di antaranya penguatan identitas kota berbasis budaya dan multikulturalisme, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis digital.

Selain itu, Rico Waas memberi perhatian khusus pada penataan kota, kebersihan lingkungan, serta kedisiplinan masyarakat dalam menaati aturan. Ia meminta camat, lurah, dan perangkat daerah memastikan kebersihan wilayah hingga ke tingkat lingkungan terkecil.

“Kota ini harus bersih, tertib, dan teratur. Tidak hanya di pusat kota, tetapi juga hingga ke wilayah pinggiran. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui gerakan ASTRI", ujar Rico Waas.

Di sektor fasilitas publik, Rico Waas mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat aset yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan penerangan jalan di kawasan rawan guna mencegah kecelakaan dan tindak kejahatan. Termasuk mengaktifkan 2.001 poskamling di seluruh wilayah Kota Medan.

"Saya ingin di tahun ini seluruh poskamling di 2.001 lingkungan aktif agar siskamling dapat berjalan ", ucap Rico Waas.

Sementara itu, dalam bidang sosial, Pemko Medan tahun ini menargetkan tambahan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10.000 warga. Rico Waas menegaskan bantuan tersebut harus tepat sasaran dan berbasis data.

Tak hanya itu, Rico Waas juga menyoroti persoalan kesehatan, khususnya masih ditemukannya kasus gizi buruk di Kota Medan. Dirinya meminta seluruh jajaran kewilayahan aktif melakukan pendataan dan penanganan cepat terhadap kasus serupa.

“Tidak boleh ada lagi anak dengan gizi buruk di kota ini. Jika ditemukan, segera laporkan dan bawa ke fasilitas kesehatan untuk ditangani,” tegas Rico Waas.

Di sisi lain, Rico Waas juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan, penguatan UMKM, serta pemanfaatan platform digital agar pelaku usaha lokal dapat naik kelas. 

“Libur sudah selesai, mari kita tancap gas. Selesaikan pekerjaan yang tertunda dan bersama-sama kita perbaiki Kota Medan yang kita cintai,” pungkas Rico Waas.

Usai apel, Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap bersama Sekda bersalaman dan saling memaafkan dengan Pimpinan Perangkat Daerah serta Camat dan Lurah, dan seluruh ASN. Kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi dan halal bihalal.(bundo)

24 Maret 2026

  


Samosir | Indonesia Berkibar News - Personel Pos Pelayanan (Pos Yan) Operasi Ketupat Toba 2026 Simpang Gotting Polres Samosir sigap menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda empat dan roda tiga di Jalan Umum Desa Boho, Kecamatan Sianjur Mulamula, Samosir. 


Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Pos Yan Simpang Gotting menerima laporan adanya kecelakaan antara mobil dan becak motor di ruas jalan umum Ringroad Samosir, tepatnya di Desa Boho, Selasa (24/03/2026) 


Menindaklanjuti laporan itu, personel Pos Yan Simpang Gotting, BRIPKA Vandu P. Marpaung, sigap menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.


Setibanya di lokasi, petugas menemukan satu unit mobil roda empat berhenti di bahu jalan mengarah ke Tele, serta satu unit becak motor berada di bahu jalan arah menuju Pulau Samosir. Berdasarkan keterangan di lapangan, mobil yang dikemudikan oleh seorang lelaki wisatawan dengan membawa keluarganya yang hendak kembali ke Kabupaten Batu Bara, sementara becak motor tengah dalam perjalanan menuju Pulau Samosir.


Kecelakaan terjadi akibat senggolan di tengah jalan. Beruntung, insiden tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. 


Namun, kedua kendaraan mengalami kerusakan ringan. Mobil jenis Toyota Avanza warna putih mengalami kerusakan pada spion kanan, sementara becak motor mengalami kerusakan pada spion kanan serta kaca pelindung yang pecah.


Akibat benturan tersebut, pecahan kaca spion dan kaca pelindung becak berserakan di badan jalan, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.


Petugas kemudian mengambil langkah cepat melakukan memediasi kedua belah pihak. Melalui pendekatan persuasif, kedua pengendara sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. 


Sekitar pukul 10.00 WIB, proses mediasi dinyatakan selesai, dengan kedua pihak saling memaafkan dan berjabat tangan.


Usai mediasi, pengemudi mobil melanjutkan perjalanan menuju Batu Bara, sementara situasi lalu lintas di lokasi kembali normal.


Tidak hanya itu, BRIPKA Vandu P. Marpaung bersama pengemudi becak turut membersihkan pecahan kaca di badan jalan menggunakan alat seadanya, seperti ranting pohon, guna memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya.


Tindakan cepat dan humanis yang dilakukan personel Pos Yan Simpang Gotting ini mendapat apresiasi, karena tidak hanya menyelesaikan konflik, tetapi juga menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut. (P Simbolon)

Diberdayakan oleh Blogger.