Medan | Indonesia Berkibar News - Sekretaris Daerah Kota Medan Ir. Syaiful Bahri menerima kunjungan kerja Pemerintah Kota Mojokerto di Ruang Rapat I Kantor Walikota Medan, Rabu (31-01-2018). Kedatangan rombongan Pemko Mojokerto di Ruang Rapat I dipimpim oleh Asisten Administrasi Umum Heryana Dodik, S.STP, M.Si.
Sekda mengucapkan selamat datang kepada rombongan Pemko Mojokerto di Kota Medan. Diharapkannya selama di Kota Medan, rombongan Pemko Mojokerto merasa nyaman, dan dalam urusan kedinasannya dapat berbagi pengalaman dan berbagi informasi terkait pembangunan kota.
"Apa yang bisa kita sharingkan di sini, akan kita sharingkan guna rujukan bagi progres pembangunan di daerah masing-masing," harap Syaiful.
Sementara Asisten Administrasi Umum Setda Kota Mojokerto, Heryana Dodik S.STP, M.Si menyebutkan kedatangan mereka ke Pemerintah Kota Medan dalam rangka melaksanakan studi komparasi Pemko Mojokerto terkait beberapa program pembangunan wilayah perkotaan.
Dalam perkenalan tersebut, disampaikannya bahwa Kota Mojokerto terletak di dekat Kota Surabaya, dimana terkenal juga sebagai Kota Mojopahit. Terdiri atas 3 kecamatan dan 18 kelurahan serta memiliki jumlah penduduk sebanyak kurang lebih 140.000 jiwa.
"Dalam rangka percepatan pembangunan wilayah perkotaan, kami ingin belajar lebih jauh ke Pemko Medan terkait Pola Pengembangan Wilayah Perkotaan, Pengembangan dan Penambahan Ruang Terbuka Hijau serta Penataan Bank Sampah di Kota Medan," ungkap Heryana yang turut hadir bersama sejumlah pimpinan OPD terkait dari Pemko Mojokerto.
Menanggapi hal tersebut, Sekda menuturkan Program pembangunan di Kota Medan tengah berjalan beriringan. Saat ini Pemko Medan tengah serius membenahi infrastruktur dasar kota, terutama dalam hal peningkatan kualitas lingkungan di Kota Medan.
"Maka dari itu ditahun ini juga kita sedang menyusun Rancangan Perubahan RPJMD Kota Medan 2016-2021 guna melakukan efisiensi dan juga fokus kerja Pemko Medan disisa tahun RPJMD," jelas Syaiful.
Sementara itu Kadis Lingkungan Hidup, Arief Nugroho menambahkan Pemko Medan terus menambah kapasitas kebutuhan RTH Publik di Kota Medan terutama untuk mengejar kebutuhan RTH Publik sebesar 30% dari luas Kota. Sedangkan untuk RTH Privat kita tetapkan 13% dari luas sektor Privatnya.(bahren)
Posting Komentar