Badan
Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengatakan, Tapanuli Selatan berhasil menjadi
contoh pemerintahan yang menerapkan sistem elektronik atau e-Government bagi
daerah kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Demikian
kepala perwakilan BPK-RI Sumatera Utara V.M.Ambar Wahyuni, saat berkunjung ke
kantor Bupati Tapanuli Selatan, di Dano Situmba, Jalan Lafran Pane, Sipirok,
Jumat, (02-02-2018)
Ambar
Wahyuni yang di dampingi Andanu kepala sub auditorat Sumut I, Nyra kepala sub
auditoriat Sumut III, Reiha, ketua tim pemeriksaan LHPD Tapanuli Selatan dan
Alfredo Anggota Tim Pemeriksaan LHPD Tapanuli Selatan.
"Selain
itu Tapanuli Selatan juga salah satu daerah kabupaten/Kota yang dalam hasil
laporan keuangannya mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian atau WTP tiga
kali berturut-turut," ungkapnya.
Disebutkan,
dari 34 wilayah kabupaten/kota di Sumut, Tapanuli Selatan dalam kategori
pengelolaan keuangan juga masuk ranking lima besar, untuk tindak lanjut di
Tahun 2017 lalu.
Kehadiran
rombongan BPK Sumut tersebut, di sambut di ruang rapat oleh Bupati Tapanuli
Selatan Syahrul M. Pasaribu yang di dampingi Sekda Tapanuli Selatan, Parulian
Nasution, asisten perekonomian dan pembangunan, Saulian Sabbih, sejumlah
pejabat eselon lainnya.
Bupati
Tapanuli Selatan Syahrul M. Pasaribu menyebutkan, terkait sistem elektronik
PemkabTapanuli Selatan tetap berkomitmen untuk selalu melakukan pembaharuan,
termasuk perjalanan APBD dari tahun ke tahun agar lebih baik lagi.
Dikatakan,
Pemkab Tapanuli Selatan tidak lagi menggunakan seluruh sistem pembayaran dengan
uang tunai. Seperti pembayaran gaji pegawai, tenaga kerja sukarela, bentuk
bantuan organisasi, perizinan sudah lewat tranfer rekening dan online.
Terkait
pengelolaan keuangan Bupati Syahrul M. Pasaribu bertekad akan terus berupaya
dan berusaha mempertahankan yang terbaik dengan tetap mengedepankan regulasi
atau aturan yang berlaku, yang pada akhirnya demi untuk peningkatan
kesejahteraan masyarakatnya di daerah itu. (marwan/torong)
Posting Komentar