Sigli | Indonesia Berkibar News -
Khanduri Apam disaat masuknya bulan Rajab setiap tahun sebagai salah satu tradisi adat masyarakat Aceh, khanduri apam kebiasaan dilakukan dirumah atau tempat masing masing secara keluarga juga dilakasanakan secara kumpulan masyarakat segampong (Desa) pada suatu tempat tertentu.
Dapat terlihat warga Gampong Lampeudeu Tunong Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, para ibu ibu sedang melaksanakan kegiatan tersebut pada Minggu (01-04-2018) kegiatan teot apam (teot – memasak- red) sejenis makanan bahannya dari tepung beras, kelapa, gula, dan buah nangka atau sejenis lainnya,
Apam adalah sejenis kue yang dalam bahasa Indonesia biasa disebut Serabi.
"Orang Aceh sering menyebut bulan Rajab dengan bulan apam, karena pada bulan tersebut terdapat tradisi khanduri apam di setiap rumah, baik secara perorangan ataupun secara bersama. Mereka mengadakan upacara memasak apam (toet Apam) dan membuat kue apam bersama-sama disajikan untuk makan besama sebagai khanduri mengharap Ridho Allah SWT, juga pada kesempatan itu dilaksanakan penyantunan anak yatim
," papar Imum Mukim Syukri Abubakar, selaku pemangku adat tradisi teot apam setiap bulan Rajab.
Ini merupakan tradisi turun menurun dari indatu sejak dulu, namun terlihat belakangan ini tradisi itu sedikit agak mulai pudar, maka hal ini sangat perlu untuk kita bangkit kembali untuk ini sangat kita harapkan adanya dukungan semua pihak dan Pemerintah supaya tradisi teot apam kenebah indatu ini tak akan sirna, ujarnya.
“Kegiatan teot apam semacam ini dilaksanan secara bersama sama dan penuh kebersamaan serta kekompakan, kita yakin tanpa kebersamaan tidak mudah akan terlaksana, juga kita harapkan bagi gampong yang lain yang belum supaya dapat melaksakan selagi masih bulan rajab,” tegas Mukim Syukri. (Hanan)

Posting Komentar