Pemkab Sergai Dan PDGI Gelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional

23 Oktober 2019

Dolok Masihul | Indonesia Berkibar News - Pemkab Sergai dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Gelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) Tahun 2019 , Rabu( 23-10-2019) di MIN Sergai, Kecamatan Dolok Masihul.

Ketua Panitia Kegiatan drg. Rina Manurung mengatakan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) yang diperingati setiap tahunnya dimulai sejak tahun 2009 lalu, yang artinya tahun ini adalah tahun pelaksanaan yang kesepuluh.

BKGN Tahun 2019 di Kabupaten Sergai dilaksanakan selama 3 (tiga) hari yaitu 16 Oktober, 23 Oktober serta 14 Nopember 2019 di tiga lokasi yaitu MIN 3 Serdang Bedagai, SDN 102061 Martebing, SDN 102062 Martebing, dan SDN 102063 Martebing Kecamatan Dolok Masihul. Untuk kick-off atau pembukaan BKGN Tahun 2019 sendiri secara serentak dilaksanakan pada hari ini di seluruh Indonesia. 

Metode pelaksanaan adalah dengan melakukan penyuluhan kesehatan dan sikat gigi massal bagi 1.000 siswa SD, pemeriksaan gigi bagi 300 anak, serta edukasi bagi guru Sekolah Dasar/MIN.

Sekretaris Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Sergai drg. Tatik Iswandari, M.Kes mengatakan Atas nama PDGI Kabupaten Sergai menyampaikan kehormatan dan kebanggaan atas perhatian Pemerintah Daerah kepada kesehatan masyarakat khususnya kesehatan gigi.

 Kegiatan tahunan ini kembali dilaksanakan bertujuan untuk mengedukasi, memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, sekaligus membiasakan masyarakat Indonesia merawat kesehatan gigi dengan menyikat gigi pada pagi dan malam hari, serta memeriksakan diri ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali.

Bulan Kesehatan Gigi Nasional Tahun 2019 ini mengambil tema "PAHLAWAN SENYUM" serta Sub Thema "Ayo Menjadi Pahlawan Senyum Untuk Mewujudkan Serdang Bedagai Bebas Gigi Berlubang 2030".

Wabup Sergai H Darma Wijaya mengapresiasi dan kebanggaan kepada PDGI Sergai sebagai salah satu dari 40 PDGI cabang se-Indonesia yang terpilih untuk menyelenggarakan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) Tahun 2019 bersama PT. Unilever Indonesia guna mewujudkan masyarakat yang peduli kesehatan gigi dan mulut guna mendukung tercapainya Indonesia Sehat Bebas Karies (Gigi Berlubang) 2030.

"Kesehatan gigi dan mulut itu sangatlah penting, karena mulut merupakan pintu gerbang kuman atau bakteri terutama pada usia sekolah dasarlah sangat penting menjaga kesehatan gigi dan mulut. Salah satu tindakan preventif/pencegahan yaitu dengan menyikat gigi yang benar dan waktu yang tepat," paparnya.

Upaya yang dilakukan bukan saja dalam proses kegiatan kuratif dan rehabilitasi medik, tetapi yang lebih penting upaya preventif dan promotif yang semakin banyak melibat-aktifkan masyarakat dan berbagai pihak untuk mewujudkan masyarakat yang peduli kesehatan gigi dan mulut guna mendukung tercapainya Indonesia Sehat Bebas Karies (Gigi Berlubang) 2030.(fit)