Tiga Siswa SD Humbahas Raih Juara I Lomba Matematika Gasing Tingkat Nasional

18 November 2023


Bitung| Indonesia Berkibar News - Tiga Siswa SD dari Kabupaten Humbang Hasundutan Meraih Juara I pada Lomba Matematika Gasing Tingkat  Nasional yang diadakan pada tanggal 16 s/d 18 November 2023 di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Event Matematika Gasing Tingkat Nasional ini merupakan kerjasama Pemko Bitung dengan Academy Yayasan Teknologi Indonesia Jaya.

Ketiga Siswa SD tersebut diantaranya, Selomita Chapanoel Situmorang, Rinaldi Banjarnahor, keduanya siswa SDN 173403 Sirisirisi dan Jaya Aprilius Purba, Siswa SDN 173405 Sosor Gonting dengan pendampingan guru, Feronika Silitonga SPd.

Pendampingan guru, Feronika Silitonga SPd menyampaikan rasa bangga dengan anak-anak yang mampu memperoleh Juara I pada Lomba Matematika Gasing Tingkat Nasional. 

Peserta lomba terdiri dari Ambon (Maluku), Kota Jayapura (Papua), Halmahera Tengah, (Maluku Utara), Karo (Sumatra Utara), Banyuwangi (Jawa Timur), Gunung Mas (Kalimantan Tengah), Humbang Hasundutan (Sumatra Utara), Maybrat (Papua Barat Daya), Bitung (Sulawesi Utara). Total peserta 30 orang atau 10 tim.

Adapun pemenang lomba tim terbaik, yaitu Humbang Hasundutan (Sumatera Utara), Kota Jayapura (Papua), dan Banyuwangi (Jawa Timur). Di akhir kegiatan juga dilaksanakan penyerahan bendera academy gasing oleh Wali Kota Bitung kepada Kepala Dinas Pendidikan Kab. Humbang Hasundutan. Untuk pelaksanaan lomba matematika gasing tigkat nasional ke 2 tahun 2024 di Provinsi Sumatera Utara.

Sebagaimana diketahui bahwa metode pembelajaran Gasing yang merupakan singkatan dari Gampang, Asik dan Menyenangkan pertama kali  dikembangkan di Kabupaten Humbang Hasundutan yang diperkenalkan oleh Pendiri Surya Institute Prof Yohanes Surya Phd. 

Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, SE memperkenalkan salah satu inovasi dari Kabupaten Humbang Hasundutan adalah ‘tak lagi pusing karena gasing’. 

selama pembelajaran metode gasing di Kabupaten Humbahas ternyata membawa perubahaan positif kepada para pelajar. Dengan mengubah cara berpikir anak tentang mata pelajaran matematika menjadi lebih kreatif, inovatif dan percaya diri. (diskominfo/tim)