Nagan Raya | Indonesia Berkibar News - DPD Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Nagan Raya mengapresiasi konsistensi PT Socfindo Kebun Seunagan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL-P) Tahun 2026.
Apresiasi itu disampaikan Ketua DPD JWI Nagan Raya, Muhammad Hasanuddin, di Alue Bilie, Darul Makmur, Sabtu (10/10/2026).
Menurutnya, PT Socfindo menjadi contoh perusahaan yang menjalankan kewajiban CSR tidak sekadar seremonial, tetapi berkelanjutan dan tepat sasaran.
“TJSL-P bukan bantuan suka-rela, tapi kewajiban korporasi sesuai UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang PT Pasal 74. Tujuannya menyeimbangkan kepentingan bisnis dengan aspek sosial dan lingkungan,” ujar Hasanuddin.
Berdasarkan pemantauan JWI, dua program Socfindo Seunagan paling berdampak adalah beasiswa pendidikan bagi anak berprestasi dan penghargaan bagi pemanen terbaik.
Ia menilai beasiswa merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak SDM unggul Nagan Raya. Di tengah keterbatasan ekonomi warga lingkar kebun, beasiswa itu meringankan beban orang tua dan memacu semangat belajar anak.
“Anak merasa dihargai prestasinya. Orang tua terdorong memperhatikan pendidikan. Efeknya untuk peningkatan kualitas SDM Nagan Raya,” katanya.
Sedangkan penghargaan pemanen terbaik dinilai mampu mendongkrak etos kerja dan produktivitas. Pemanen adalah ujung tombak perusahaan. Apresiasi terbuka akan meningkatkan loyalitas pekerja.
“Sebagai organisasi wartawan, kami kontrol sosial secara objektif. Apa yang dilakukan Socfindo patut diapresiasi karena tepat sasaran, menyentuh pendidikan dan penghargaan pekerja. Ini bukan pencitraan, tapi kebutuhan,” tegasnya.
Hasanuddin menegaskan, program tersebut sejalan dengan fungsi JWI: kontrol sosial konstruktif, edukasi publik, dan mendorong kemitraan sehat antara pers, perusahaan, dan masyarakat.
“Kami mendorong program seperti ini berkelanjutan dan menjadi praktik baik bagi perusahaan perkebunan lain di Nagan Raya. Jangan hanya saat panen bagus baru ada CSR. Harus konsisten,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi TJSL-P sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Jika hubungan perusahaan dan masyarakat harmonis, iklim investasi akan kondusif.
“Masyarakat merasa memiliki perusahaan, perusahaan bertanggung jawab kepada masyarakat. Ini yang harus dijaga,” pungkasnya.
Ia berharap Pemkab Nagan Raya memberi penghargaan kepada perusahaan yang konsisten menjalankan TJSL-P agar menjadi motivasi bagi perusahaan lain.(Tim: DPD JWI Nagan Raya)

Posting Komentar