8 Agustus 2026

 




Humbahas| Indonesia Berkibar News
- Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Humbang Hasundutan, Chiristison R. Marbun, membuka secara resmi Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2026 di Doloksanggul, Sabtu(08/08/ 2026).


Pembukaan Pemusatan Diklat Paskibraka tersebut menjadi awal pelaksanaan pembinaan dan pelatihan bagi 30 calon Paskibraka Kabupaten Humbang Hasundutan yang akan dipersiapkan untuk melaksanakan tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Turut hadir pada pembukaan Diklat ini, Wakapolres Humbahas Kompol Manson Nainggolan, Wadanyon 955/HS Kapten Ilham Syukri Ramadhan, Kajari diwakili Kasubsi Penuntutan Eksekusi dan Upaya Hukum Luar Biasa, Bintang SH, Dandim 0210/TU diwakili Danramil 11/Parlilitan Peltu Tohap Tinambunan, Kepala BNN Pematang Siantar Mushab Aulia Arief Hasibuan, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD. Turut juga hadir Purna Paskirba Indonesia (PPI) Humbahas Samuel Sihite, Iren Purba dan Dian Bakara.


Dalam sambutan tertulis Bupati Humbang Hasundutan yang dibacakan Sekda Chiristison R. Marbun menyampaikan bahwa para calon Paskibraka yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan putra-putri terbaik yang telah melalui proses seleksi dan dipercaya mengemban tugas mulia untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


“Anak-anak kami yang hadir di tempat ini bukanlah orang-orang yang terpilih secara kebetulan. Kalian telah melalui proses seleksi yang ketat dan dipercaya untuk mengemban sebuah tugas yang mulia dan penuh kehormatan,” ujar Bupati dalam sambutannya.


Bupati menegaskan, menjadi Paskibraka bukan sekadar tentang kemampuan baris-berbaris, ketepatan langkah, kekuatan fisik maupun kemampuan mengibarkan Sang Merah Putih. Lebih dari itu, Paskibraka merupakan proses pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, nasionalisme, kepemimpinan dan semangat kebersamaan.


Bendera Merah Putih yang nantinya dikibarkan bukan sekadar selembar kain, melainkan simbol perjuangan, pengorbanan, persatuan dan kehormatan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, para calon Paskibraka diminta melaksanakan tugas dengan penuh kebanggaan dan tetap rendah hati.


Bupati juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh, mendengarkan arahan para pelatih dan pembina, menjaga kesehatan, disiplin terhadap waktu serta membangun kekompakan.


Diharapkan agar pengalaman menjadi Paskibraka dapat menjadi modal kehidupan bagi para peserta. Disiplin, mental yang kuat, karakter yang baik, rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan yang diperoleh selama mengikuti pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.


“Buktikan bahwa kalian layak dipercaya mengemban kehormatan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih,” tegasnya.


Kepada para pelatih dan pembina, Bupati berpesan agar memberikan pendidikan dan pelatihan dengan penuh disiplin, ketegasan dan keteladanan, namun tetap memperhatikan kondisi fisik dan psikologis para peserta. Sementara kepada para orang tua dan wali, Bupati menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada anak-anak mereka.


Dengan dilaksanakannya pemusatan Diklat tersebut, diharapkan seluruh calon Paskibraka Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2026 mampu menjalankan tugas dengan baik serta menjadi generasi muda yang memiliki karakter Pancasila, disiplin, tangguh, bertanggung jawab dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat.


Sementaara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dian Pinem, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Tahun 2026 bertujuan membentuk kader pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila, menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi, serta membangun sikap disiplin, tangguh dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pengibaran bendera pusaka.


Pemusatan pendidikan dan pelatihan tersebut dilaksanakan selama 11 hari, mulai 8 sampai dengan 18 Agustus 2026. Peserta Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2026 berjumlah 30 orang, terdiri dari 16 putra dan 14 putri.


Adapun peserta berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Humbang Hasundutan. Peserta terbanyak berasal dari SMA Negeri 2 Lintongnihuta sebanyak 7 orang dan SMA Negeri 1 Doloksanggul sebanyak 5 orang. Selanjutnya SMA Negeri 1 Lintongnihuta sebanyak 2 orang, SMA Negeri 1 Baktiraja 2 orang, SMA Negeri 1 Paranginan 2 orang dan SMA Negeri 1 Pollung 2 orang.

Sementara peserta lainnya berasal dari SMA Negeri 2 Doloksanggul, SMK Negeri 1 Doloksanggul, Madrasah Aliyah Negeri, SMA Negeri 3 Lintongnihuta, SMA Negeri 1 Sijamapolang, SMA Negeri 1 Onan Ganjang, SMA Negeri 1 Pakkat, SMK Negeri 2 Pakkat, SMA Swasta RK Santa Maria Pakkat dan SMA Negeri 1 Parlilitan.


Dalam pelaksanaan pemusatan pendidikan dan pelatihan, para calon Paskibraka akan mendapatkan pembinaan dari pelatih yang berasal dari unsur TNI, Polri dan Purna Paskibraka Kabupaten Humbang Hasundutan.


Selain pelatihan fisik, kedisiplinan dan keterampilan yang berkaitan dengan tugas Paskibraka, peserta juga akan mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber. Narasumber berasal dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Pematang Siantar, perwakilan Badan Intelijen Negara (BIN), serta Kejaksaan Negeri Humbang Hasundutan.


Pembukaan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Humbang Hasundutan Tahun 2026 ini diawali dengan pengguntingan pita oleh Bupati Humbang Hasundutan yang diwakili Sekda Chiristison R. Marbun didampingi Forkopimda.(Diskominfo/Samuel LG)





Langkat | Indonesia Berkibar News 
- Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di tengah masyarakat Kabupaten Langkat. Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Langkat membagikan Bendera Merah Putih kepada para nelayan di wilayah Kecamatan Babalan, Sabtu (08/08/2026).


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB tersebut menyasar sejumlah kawasan pesisir, di antaranya Jalan Pelabuhan, Sei Bilah, Taman Bunga, dan wilayah sekitarnya.


Bendera Merah Putih yang dibagikan tersebut selanjutnya dipasang oleh para nelayan di atas kapal masing-masing sebagai bentuk kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., Melalui Kasat Polairud Polres Langkat AKP R. Lubis, SH, MH, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk mengajak seluruh elemen masyarakat turut memeriahkan momentum kemerdekaan dengan cara sederhana namun penuh makna.


“Bendera Merah Putih bukan sekadar simbol negara, tetapi juga menjadi pengingat akan perjuangan para pahlawan dan semangat persatuan. Kami mengajak para nelayan untuk bersama-sama menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI,” ujar AKP R. Lubis.


Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud juga menyempatkan diri berdialog dan bersilaturahmi dengan para nelayan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat pesisir diharapkan semakin mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang positif.


Para nelayan menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengaku senang dan mengapresiasi kepedulian personel Satpolairud Polres Langkat yang secara langsung membagikan Bendera Merah Putih.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah memberikan bendera. Ini akan kami pasang di kapal sebagai bentuk ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan,” ungkap salah seorang nelayan.


Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya hadir di pusat-pusat kota, tetapi juga berkibar di tengah aktivitas para nelayan di perairan Langkat.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Langkat terus menunjukkan komitmennya untuk hadir dekat dengan masyarakat, membangun komunikasi yang humanis, sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme di berbagai lapisan masyarakat.


Semangat tersebut sejalan dengan tagline “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai”, serta semangat POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA yang mengedepankan sosok polisi yang gagah berani, dicintai masyarakat, kuat, sadar aturan, taat, bertanggung jawab, inovatif, dan aman.(sfn)

7 Agustus 2026

  


Nias Utara | Indonesia Berkibar News
- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution akan membangun rumah produksi kelapa di Nias Utara. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil kelapa yang diproduksi para petani setempat.


Rencana pembangunan rumah produksi tersebut disampaikan Bobby saat kegiatan Sapa Daerah di Lauru Fadoro, Nias Utara, Jumat (07/08/2026). Rumah produksi itu akan dilengkapi berbagai fasilitas, di antaranya mesin produksi kopra, solar dryer, mesin pengupas batok, mesin pemilah, serta peralatan pendukung lainnya.


Selain menghasilkan kopra, rumah produksi tersebut juga akan mengembangkan produksi arang batok kelapa. Berdasarkan data Bapperida Sumut, alokasi anggaran untuk pembangunan rumah produksi kelapa tersebut mencapai Rp2 miliar dan direncanakan mulai dibangun tahun ini.


Pada tahun ini, Gubernur Bobby Nasution mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk pembangunan Kepulauan Nias. Nias Utara menjadi salah satu daerah yang mendapatkan program pembangunan tersebut.


“Untuk Kepulauan Nias sendiri tahun lalu kami anggarkan dari seluruh anggaran kami itu kurang lebih ada Rp250 miliar sampai Rp300 miliar. Tahun ini kami tingkatkan hampir menjadi Rp500 miliar untuk kepulauan Nias. Kabar baik khusus untuk Nias Utara dari Rp500 miliar,” kata Bobby.


Pemprov Sumut telah menetapkan arah pembangunan Kepulauan Nias ke dalam tiga tema utama, yakni sentra perekonomian, sentra produksi, dan pariwisata. Nias Utara diarahkan sebagai salah satu sentra produksi di Kepulauan Nias.


Dalam kegiatan tersebut, Bobby juga menerima berbagai aspirasi masyarakat Lauru Fadoro. Aspirasi tersebut diserap untuk selanjutnya ditindaklanjuti melalui program pembangunan Pemerintah Provinsi.


Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu mengatakan, daerahnya memiliki potensi besar dalam produksi kelapa. Ia pun mengapresiasi rencana pembangunan rumah produksi kelapa yang menjadi salah satu program Gubernur Bobby Nasution.


“Nias Utara ini potensinya pariwisata dan kelapa, kelapa ini, lebih 30 km dari sini kelapa semua, tahun 2026 ini banyak program pak Gubernur di Nias Utara, salah satunya Rumah Kelapa di Desa ini dan pembangunan beberapa ruas Jalan," kata Amizaro.


Sementara itu, salah seorang warga, Bakti Adil Waruwu, mengaku terharu atas kedatangan Gubernur Sumut ke Desanya. Ia berharap perhatian Pemerintah terhadap potensi pariwisata dan kelapa di Nias Utara terus ditingkatkan.


"Kami terharu, 80 tahun merdeka baru ini kami bertemu Gubernur Sumatera Utara,” kata Bakti.(bundo)

  


Binjai | Indonesia Berkibar News
 - Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menggelar silaturahmi bersama komunitas ojek online (ojol) Kota Binjai di Aula Anindya Polres Binjai, Jumat (07/08/2026) pukul 16.00 WIB.


Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi antara Polri dan komunitas ojol sebagai mitra dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Binjai.


Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh pengemudi ojek online untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan saat berkendara, serta menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.


Selain itu, AKBP R. Bimo Moernanda juga mensosialisasikan layanan Call Center 110 Polres Binjai sebagai sarana bagi masyarakat, termasuk para pengemudi ojol, untuk segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


"Komunitas ojek online merupakan mitra strategis Polri. Melalui sinergi yang baik, kita bersama-sama dapat menciptakan situasi kamtibmas dan lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Binjai," ujar Kapolres.(Humas Polres Binjai/Zul)



 





Medan| Indonesia Berkibar News
- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan Bincang Bareng Media di Cafe East Eat, Medan, Jumat (07/08/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi antara jajaran Bank Indonesia dengan para insan pers untuk memperkuat sinergi dalam penyebarluasan informasi mengenai kebijakan ekonomi, perbankan, dan sistem keuangan di Sumatera Utara.


Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza Ma’ruf Moesa. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra Bank Indonesia dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat, jelas, dan tepat waktu.


“Media adalah jembatan penghubung yang sangat penting. Informasi yang benar dan cepat akan membantu masyarakat memahami langkah-langkah kebijakan yang diambil, sehingga kebijakan tersebut dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal,” ujar Ameriza.


Dalam sesi pemaparan, Ameriza menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional masih ditopang oleh konsumsi, investasi, dan ekspor. Menurutnya, di tengah perlambatan ekonomi global, kinerja ekonomi Indonesia masih berada pada posisi yang relatif baik dibandingkan sejumlah negara maju.


“Kalau dibandingkan dengan Amerika Serikat yang pertumbuhannya sekitar 2 persen, Jepang sekitar 0,6 persen, Indonesia masih berada pada level yang lebih baik,” katanya.


Ia juga mengungkapkan bahwa perekonomian Sumatera Utara menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi provinsi ini meningkat menjadi sekitar 5 persen, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya sebesar 4,98 persen.


Menurut Ameriza, salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan tersebut adalah meningkatnya kinerja ekspor. Pelemahan nilai tukar rupiah justru membuat produk ekspor Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar internasional.


“Ekspor Sumatera Utara mengalami peningkatan cukup signifikan. Salah satu penyebabnya adalah harga produk kita menjadi lebih menarik di pasar global sehingga permintaannya meningkat,” jelasnya.


Selain itu, komoditas utama ekspor Sumatera Utara, khususnya crude palm oil (CPO), turut memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan produksi di sektor perkebunan juga berdampak positif terhadap sektor pertanian secara keseluruhan.


Ameriza menambahkan, sektor pariwisata juga mulai menunjukkan pemulihan yang memberikan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah di Sumatera Utara.


Di sisi lain, Bank Indonesia tetap optimistis inflasi di Sumatera Utara dapat terkendali hingga akhir tahun.”Kami memperkirakan inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran sehingga stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga,” ujarnya.


Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Para wartawan diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, masukan, dan berdiskusi langsung dengan jajaran Bank Indonesia mengenai berbagai isu ekonomi terkini, mulai dari inflasi, stabilitas harga, digitalisasi sistem pembayaran, hingga pengembangan UMKM.


Ameriza berharap forum seperti ini dapat terus mempererat hubungan kemitraan antara Bank Indonesia dan media massa.


“Kami berharap komunikasi dengan insan pers semakin terbuka dan semakin kuat sehingga informasi kebijakan Bank Indonesia dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat serta mendukung kemajuan perekonomian Sumatera Utara,” pungkasnya.



Hadir  Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Iman Gunadi, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara Yovvi Sukandar, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II DJPb Sumatera Utara Edy Purwanto, serta para wartawan yang tergabung dalam Wartawan  Ekonomi Bisnis (WEB) Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara.(torong)

 


Tapteng | Indonesia Berkibar News  - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kerja (kunker) ke wilayah hukum Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) pada Jumat (07/08/2026).


Selain memantau kesiapan jajaran pascabencana, kunjungan ini diwarnai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Dinas “Tunggal Panaluan” Polres Tapteng serta penyerahan dukungan sarana dan prasarana jajaran.


Kedatangan Kapolda Sumut beserta Ketua Bhayangkari Daerah Sumut, Ny. Mona Whisnu Hermawan, Irwasda Kombes Pol Nanang Masbudi, S.I.K., M.Si., dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut menggunakan Helikopter Polri P-3307 disambut langsung oleh Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda Tapteng di Lapangan Bola Kaki Pandan.


Mengawali agendanya, Kapolda Sumut dan Ketua Bhayangkari Daerah Sumut menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Munawar di Kelurahan Pandan Wangi dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026.


Rombongan kemudian bergerak menuju Mapolres Tapanuli Tengah untuk memimpin Groundbreaking Ceremony Pembangunan Gedung Rusun Dinas Tunggal Panaluan. Dalam kesempatan tersebut, Polres Tapteng menerima dukungan pemenuhan fasilitas dasar berupa 1 unit Rumah Susun Dinas sebanyak 20 kamar/hunian. Tak hanya itu, program pemugaran total dan penataan ulang juga menyasar 4 Polsek jajaran yakni Polsek Pandan, Polsek Kolang, Polsek Sorkam, dan Polsek Barus, yang masing-masing dilengkapi dengan penambahan 4 unit rumah dinas Polsek.


Dalam arahannya, Irjen Pol Whisnu Hermawan menegaskan agar seluruh proses pembangunan fasilitas tempat tinggal dan Mako tersebut wajib diselesaikan tepat waktu dalam kurun waktu 6 bulan.


“Pembangunan Rusun Tunggal Panaluan dan perbaikan di 4 Polsek ini merupakan langkah nyata Polri dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Pemenuhan rumah dinas adalah kebutuhan dasar agar personel tidak lagi terbebani pikiran soal tempat tinggal, sewa, atau cicilan, sehingga bisa berfokus penuh melayani masyarakat,” ujar Kapolda Sumut.


Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajaran Polres Tapteng untuk rutin merawat dan menjaga fasilitas gedung yang dibangun agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.


Selain pemenuhan fasilitas hunian, Kapolda Sumut menyoroti pentingnya kenyamanan lingkungan kerja. Penataan lingkungan markas komando yang bersih dan rapi sebagaimana penataan Mako Polda Sumut seluas 40 hektar dinilai berbanding lurus dengan peningkatan ketertiban administrasi dan pelayanan publik. Ia menginstruksikan agar kebutuhan operasional harian terpenuhi 100 persen dan tidak boleh ada lagi kendala teknis saat masyarakat membuat laporan, seperti kehabisan kertas administrasi atau gangguan listrik.


Guna mewujudkan pelayanan publik yang transparan dan adaptif, Kapolda Sumut mendorong percepatan transformasi layanan berbasis digital untuk pengurusan SKCK, perizinan keramaian, hingga surat kehilangan. Langkah ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat sekaligus mengurangi interaksi tatap muka secara langsung (face-to-face).


“Yang paling utama adalah membangun sistem digital yang andal dan beroperasi 24 jam. Mengingat pergantian jabatan pimpinan atau personel adalah hal yang rutin terjadi, keberadaan sistem yang kuat akan menjamin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan konsisten, efektif, dan akuntabel siapa pun pimpinannya,” tegas Irjen Pol Whisnu Hermawan.


Kapolda Sumut turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polres Tapteng yang tetap bersemangat dan sigap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meski sebelumnya sempat terdampak bencana alam.(zult)




Humbahas | Indonesia Berkibar News - Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH diwakili Sekda Chiristison R. Mabun menyerahkan dokumen Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Humbang Hasundutan.


Dokumen KUA-PPAS Perubahan APBD T.A. 2026 ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Parulian Simamora didampingi Sekretaris DPRD Nipson Lumban gaol. Dari Pemkab Humbang Hasundutan turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Sabar Purba, Kepala BPKPD Resva Panjaitan dan staf lainnya.


Penyerahan dokumen tersebut merupakan bagian dari tahapan penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang selanjutnya akan dibahas bersama antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan DPRD untuk memperoleh kesepakatan bersama.


Penyampaian Rancangan Perubahan KUA dan PPAS ini dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, rancangan Perubahan KUA dan PPAS disampaikan oleh kepala daerah kepada DPRD paling lambat pada minggu pertama bulan Agustus tahun anggaran berjalan untuk dibahas dan disepakati bersama.


Nantinya, melalui pembahasan tersebut diharapkan tercapai kesepakatan mengenai arah kebijakan perubahan anggaran, prioritas pembangunan, serta penyesuaian plafon anggaran yang diperlukan guna mengakomodasi perkembangan kebutuhan dan kondisi daerah pada Tahun Anggaran 2026.


Setelah memperoleh persetujuan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD, dokumen Perubahan KUA dan PPAS akan menjadi pedoman bagi perangkat daerah dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Perubahan sebagai dasar penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.(Diskominfo/Samuel lg)

Diberdayakan oleh Blogger.