14 September 2026

 



Binjai | Indonesia Berkibar News -  Komitmen kuat Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam memberantas tindak pidana kejahatan jalanan, khususnya kasus 3C (Pencurian dengan Kekerasan, Pencurian dengan Pemberatan, dan Pencurian Kendaraan Bermotor), kembali dibuktikan di lapangan.

Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai sukses mengamankan seorang pria berinisial DN alias Fuek (41).

Pelaku diringkus tanpa perlawanan saat berada di kawasan Jalan T. Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara, atas keterlibatannya dalam kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang meresahkan warga, Senin (14/09/2026) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, penangkapan ini bermula dari laporan korban berinisial YL (45), warga Jalan Gumba, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, yang rumahnya baru saja disatroni maling.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku tergolong nekat dengan membobol rumah korban menggunakan peralatan khusus.

Petugas kepolisian yang melakukan penangkapan turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku berupa dua buah obeng dan satu buah tang. Alat-alat tersebut diduga kuat digunakan pelaku untuk mencongkel jendela rumah korban hingga berhasil masuk dan menggasak barang berharga.

Akibat aksi kejahatan tersebut, korban YL harus menanggung kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 16.000.000 (enam belas juta rupiah).

Adapun barang-barang milik korban yang raib digondol pelaku meliputi satu unit sepeda motor merek Honda Beat, satu unit telepon genggam merek Xiaomi, serta satu unit ponsel merek Itel.

Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti hasil kejahatan telah digelandang ke Markas Komando Satreskrim Polres Binjai guna menjalani pemeriksaan intensif serta proses hukum lebih lanjut sesuai peraturan yang berlaku.

Menanggapi keberhasilan pengungkapan kasus tersebut, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda menegaskan bahwa penindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan serta rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Ia memastikan jajarannya akan terus siaga menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Kota Binjai agar tetap kondusif.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak ragu untuk segera melapor apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.

“Masyarakat yang mengetahui adanya gangguan kamtibmas dapat segera menghubungi layanan Call Center Polri 110,” tegas AKBP R. Bimo Moernanda menutup imbauannya. (Humas Polres Binjai/Zul) 



 


Medan | Indonesia Berkibar News - Kehadiran Jembatan Perintis di Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, diharapkan memperlancar mobilitas dan aktivitas sehari-hari masyarakat. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung warga.

Pesan itu disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Adlan, yang membacakan sambutan tertulis Wali Kota saat peresmian Jembatan Perintis di Jalan Sawit I, Kelurahan Mangga, Senin (14/09/2026). 

Adlan menyampaikan jembatan tidak sekadar menjadi sarana penghubung, tetapi juga mendukung aktivitas dan kepentingan masyarakat. Karena itu, keberadaan Jembatan Perintis diharapkan membuat mobilitas warga lebih mudah dan mendukung berbagai kegiatan sehari-hari.

Adlan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Yayasan Lansia Merdeka Indonesia Hartono Tjandra dan Sekretaris Theresia Riama Marbun serta seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam terwujudnya jembatan tersebut.

Menurutnya, kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang diwujudkan melalui fasilitas yang dapat digunakan bersama patut dihargai dan didukung. Ia berharap keberadaan jembatan tersebut turut meningkatkan kualitas lingkungan serta mendukung aktivitas warga Kelurahan Mangga.

Adlan mengajak masyarakat menggunakan, menjaga, dan merawat jembatan bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia menilai pembangunan akan semakin memberi manfaat nyata ketika pemerintah, masyarakat, dunia usaha, yayasan, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen kota memiliki kepedulian yang sama terhadap kebutuhan warga.

Selain peresmian jembatan, kegiatan tersebut dirangkai dengan pembagian beras kepada 100 orang warga.(bundo)

 



Samosir | Indonesia Berkibar News - Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut ditandatangani Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Samosir, di Ruang Rapat DPRD Samosir, Senin (14/09/2026).


Rapat Paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon didampingi Wakil Ketua DPRD Sarhockel Tamba, setelah dinyatakan memenuhi kuorum dengan kehadiran 17 anggota DPRD Kabupaten Samosir.


Turut hadir Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Pabung Samosir T. Siringo-ringo, perwakilan Kejaksaan, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir.


Penandatanganan Nota Kesepakatan dilakukan setelah penyampaian laporan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Samosir yang dibacakan Anggota DPRD Parluhutan Samosir. Kesepakatan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).


Dalam hasil pembahasan, pagu anggaran APBD Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2026 mengalami perubahan dari sebelumnya sekitar Rp 776 miliar lebih menjadi sekitar Rp 838 miliar lebih. Dengan demikian, terdapat penambahan sekitar Rp 62 miliar lebih yang selanjutnya dituangkan dalam pagu indikatif masing-masing perangkat daerah.


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Samosir atas kerja keras dan komitmen selama proses pembahasan hingga tercapainya kesepakatan bersama.


"Terima kasih dan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Samosir atas kerja keras yang tidak kenal lelah dalam pembahasan, sehingga pada hari ini kita dapat mencapai kesepakatan bersama terhadap Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026," ujar Vandiko.


Menurutnya, sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan DPRD perlu terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperbaiki kualitas perencanaan dan penganggaran, terlebih di tengah keterbatasan sumber daya yang ada.


Vandiko menjelaskan, hasil kesepakatan P-KUA dan P-PPAS tersebut selanjutnya menjadi pedoman bagi perangkat daerah dalam menyusun perubahan Rencana Kerja Anggaran (RKA), yang kemudian dikompilasi menjadi Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.


"Harapan kita bersama, tahapan penyusunan Perubahan APBD Tahun 2026 ini dapat berjalan dengan lancar melalui kolaborasi yang harmonis dan konstruktif, hingga nantinya dapat tercapai persetujuan bersama tepat waktu," katanya.


Lebih lanjut disampaikan, P-KUA dan P-PPAS Tahun Anggaran 2026 merupakan langkah penting dalam mewujudkan program prioritas sebagai penjabaran dari perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2026.


Selain itu, perubahan anggaran tersebut juga diarahkan untuk menyinkronkan kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui penyesuaian pendapatan serta mengoptimalkan penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.


Seluruh proses tersebut dilakukan dalam rangka mendukung pencapaian sasaran pembangunan Kabupaten Samosir sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD Kabupaten Samosir Tahun 2025-2029 dengan visi "Samosir Unggul, Inklusif dan Berkelanjutan."


Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon berharap setelah kesepakatan P-KUA dan P-PPAS ditandatangani, proses penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat segera dilanjutkan.


"Setelah KUA-PPAS ini disepakati, Ranperda tentang APBD 2026 diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat diajukan kepada DPRD untuk dibahas, sehingga program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan pada waktu yang tersisa," ujar Nasip.


Ia menegaskan, APBD yang disusun bersama harus memuat program-program prioritas yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.


Dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan P-KUA dan P-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Samosir dan DPRD selanjutnya akan melanjutkan tahapan penyusunan Perubahan APBD 2026. Diharapkan seluruh tahapan dapat berjalan tepat waktu, transparan dan konstruktif demi mendukung pelaksanaan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Samosir. ( P Simbolon )





Binjai | Indonesia Berkibar  News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berkarakter melalui program “Police Go To School”. Sebagai wujud nyata program tersebut, Kapolres Binjai mengarahkan para Kapolsek jajaran untuk turun langsung ke sekolah-sekolah sebagai pembina upacara dan memberikan edukasi serta pesan-pesan kamtibmas kepada para pelajar.


Kegiatan dilaksanakan oleh Kapolsek Binjai AKP Siti Asiyah, M.Pd, di Sekolah Rakyat Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak, Kapolsek Binjai Barat AKP G.T. Siregar, S.H., M.H., di Sekolah Gajah Mada, Kapolsek Binjai Utara AKP Antonius Pasta Sitepu, S.H., M.H., di SMP Negeri 6 Binjai, serta Kapolsek Binjai Kota AKP Diah Retnosari, S.T., S.H., M.Tr.AP, di SMK Putra Anda.


Dalam arahannya, para pelajar diajak untuk lebih giat belajar, disiplin dan menjauhi berbagai perilaku negatif seperti bullying/perundungan, bijak dalam menggunakan media sosial, geng motor, begal, ikut-ikutan untuk demontrasi dan kenakalan remaja lainnya. Siswa juga diimbau untuk tertib berlalu lintas serta tidak menggunakan knalpot brong.


Melalui program ini, Kapolres Binjai berharap para pelajar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi, berkarakter dan turut menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Para pelajar juga diimbau untuk bekerja sama dengan Polri dan segera melaporkan gangguan kamtibmas melalui Layanan Polisi 110.


Program “Police Go To School” merupakan wujud kepedulian dan komitmen Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam menghadirkan Polri yang dekat dengan dunia pendidikan serta aktif membina generasi muda menuju masa depan yang lebih baik., terang AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/zul)



Medan | Indonesia Berkibar News - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2027. Nota Keuangan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (14/09/2026).

​Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, Rico Waas memproyeksikan belanja daerah pada APBD TA 2027 mencapai Rp7,16 triliun lebih. Anggaran ini dialokasikan untuk mengoptimalkan 17 program prioritas pembangunan daerah.

​"Alokasi anggaran akan diarahkan secara proporsional untuk memperkuat berbagai sektor, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, percepatan pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan UMKM dan pengelolaan lingkungan. Hal ini demi mewujudkan Medan Bertuah yang Inklusif, Maju, Berkelanjutan melalui Semangat Transformasi Menuju Medan Satu Data," ujar Rico Waas di hadapan pimpinan dan anggota dewan yang hadir.

​Dalam penyampaian Nota Keuangan tersebut, Rico Waas juga menjabarkan struktur pendapatan daerah Kota Medan pada TA 2027 yang diproyeksikan sebesar Rp6,98 triliun lebih. Pendapatan ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

​Sementara itu, guna menutup defisit antara belanja dan pendapatan daerah, pembiayaan penerimaan daerah diproyeksikan berada di angka Rp175 miliar. Dana pembiayaan ini dialokasikan untuk mendukung program-program strategis yang belum terpenuhi dari penerimaan pendapatan daerah.

​"Setiap alokasi yang direncanakan harus berjalan secara efektif, efisien, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi pijakan utama untuk mewujudkan kesejahteraan warga Medan," kata Rico Waas.

​Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, jajaran pimpinan Perangkat Daerah, hingga para camat se-Kota Medan.(bundo)




Medan | Indonesia Berkibar News
- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti meninjau SMP Negeri 16 Medan, Senin (14/09/2026). Dalam kunjungan tersebut, Rico Waas memastikan seluruh kebutuhan mebelair yang rusak akan diganti tahun ini demi kenyamanan siswa belajar.

Wali Kota melihat langsung sejumlah meja belajar siswa yang melengkung sehingga perlu segera diganti agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Menurut Rico Waas pembenahan sarana pendidikan tidak hanya menyangkut kondisi bangunan, tetapi juga fasilitas yang digunakan siswa setiap hari. Karena itu, Pemko Medan memastikan pengadaan mebelair SMP Negeri 16 Medan dilakukan tahun ini.

“Untuk tahun ini kita akan isi kembali mebelairnya supaya anak-anak lebih nyaman untuk belajar,” tegasnya dalam kegiatan yang turut dihadiri Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution. 

Dalam kunjungan itu, Abdul Mu’ti turut meninjau sejumlah fasilitas dan program pendidikan di SMP Negeri 16 Medan. Salah satunya pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya berjalan lancar dan aman.

Abdul Mu’ti juga berdialog dengan para siswa dan melihat antusiasme mereka mengikuti program tersebut. Para siswa, kata dia, berharap MBG dapat terus dilanjutkan sekaligus menyampaikan terima kasih kepada Presiden atas pelaksanaannya.

Selain MBG, Mendikdasmen meninjau penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital dalam pembelajaran. Perangkat tersebut telah dimanfaatkan guru untuk menyampaikan materi pelajaran, termasuk matematika.

Abdul Mu’ti kemudian melihat ruang kelas yang sebelumnya terdampak banjir dan telah selesai direhabilitasi. Ia mengatakan pembangunan ruang kelas tersebut rampung pada Agustus 2026 sehingga seluruh kegiatan pembelajaran kini telah kembali berlangsung 100 persen secara tatap muka.

“Semua kegiatan pembelajaran sekarang sudah berlangsung 100 persen, tidak perlu ada lagi yang melalui pembelajaran daring. Mudah-mudahan ke depan sekolah bisa lebih baik lagi, anak-anak bisa belajar lebih semangat lagi, dan mudah-mudahan ke depan tidak terjadi banjir,” katanya.

Abdul Mu’ti berharap hasil pembangunan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih baik. Ia juga meminta lingkungan sekolah terus dirawat, termasuk melakukan pengecatan pada bagian yang masih membutuhkan perbaikan, sehingga sekolah menjadi tempat yang aman, sehat, bersih, dan nyaman bagi siswa.(bundo)

 


Medan | Indonesia Berkibar News
- Suasana pagi di UPT SMP Negeri 1 Medan, Jalan Bunga Asoka, Senin (14/09/2026), tampak berbeda dari biasanya. Halaman sekolah dipenuhi keceriaan dan semangat para siswa yang mengikuti Upacara Pengibaran Bendera sekaligus Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Antusiasme semakin terasa ketika Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti hadir bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Kehadiran keduanya membuat para siswa tampak bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan sejak upacara hingga senam bersama.

Abdul Mu’ti bertindak sebagai pembina upacara. Di hadapan para siswa, ia mengingatkan bahwa mereka merupakan generasi yang akan menentukan wajah Indonesia pada 2045. Karena itu, para pelajar diminta bersungguh-sungguh dalam belajar, menghormati orang tua dan guru, menjaga kerukunan, serta mencintai Indonesia.

“Bagaimana wajah Indonesia 2045, kalianlah yang menentukan. Karena itu, saya mengajak kalian semua untuk senantiasa menunaikan ikrar pelajar yang sudah tadi kita bacakan bersama-sama,” kata Abdul Mu’ti.

Ia kemudian mengajak para siswa membiasakan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu.

Menurutnya, kebiasaan positif tersebut harus dilakukan secara disiplin dan konsisten karena keberhasilan tidak diraih secara instan.

“Lakukan kebiasaan-kebiasaan itu secara disiplin, secara konsisten. Karena banyak hal yang hebat yang bisa kita raih tidak bisa terjadi secara instan. Semuanya memerlukan proses, semuanya memerlukan waktu,” ujarnya.

Pesan tersebut kemudian diwujudkan melalui Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Abdul Mu’ti dan Rico Waas ikut bergerak bersama para siswa, menciptakan suasana pagi yang semarak dan penuh energi di lingkungan sekolah.

Tidak berhenti di kegiatan senam, keduanya juga berinteraksi langsung dengan para siswa melalui sesi tanya jawab. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk memberikan motivasi agar para pelajar berani bermimpi, tekun belajar dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.

Wali Kota Medan Rico Waas secara khusus mengajak siswa untuk memiliki cita-cita tinggi dan tidak takut gagal. Menurutnya, kegagalan merupakan bagian dari proses untuk belajar dan memperbaiki diri.

“Jangan takut gagal, anak-anak. Bisa saja dalam perjalanan hidup kita, kita menemukan kegagalan. Tapi pelajaran apa yang paling penting adalah kegagalan itu bukan gagal dan kita bersedih, tapi kita gagal dan harus bangkit kembali,” ujar Rico.

Bagi Rico, kembali ke SMP Negeri 1 Medan juga memiliki makna tersendiri. Sebab, sekolah tersebut merupakan tempat dirinya pernah menimba ilmu.

Ia pun mendorong para siswa agar terus berusaha dan menjadikan setiap pengalaman, termasuk kegagalan, sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih baik.

“Yang terpenting adalah gagal, perbaiki, suatu saat kita akan memiliki prestasi yang lebih baik lagi,” katanya.

Rico bahkan menitipkan pesan kepada para siswa agar suatu hari nanti mampu berdiri di tempat yang sama sebagai pemimpin dan memberikan kontribusi bagi Kota Medan.

“Satu janji yang harus kalian sebutkan adalah suatu saat anak-anakku semuanya harus bisa menggantikan Bapak berdiri di sini, menjadi pemimpin-pemimpin di kota ini,” ujarnya.

Selain kepada siswa, Abdul Mu’ti juga menitipkan pesan kepada para guru. Ia meminta guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan sekaligus mendampingi siswa dalam mengembangkan bakat dan potensinya.

“Bapak Ibu guru adalah orang tua bagi anak-anak kita. Bapak Ibu guru adalah teladan bagi anak-anak kita. Guru sering kali disebut dengan ungkapan digugu dan ditiru,” katanya.

Ia mengajak para guru mendidik dengan penuh cinta dan kasih sayang melalui prinsip asah, asih, dan asuh serta sistem Among yang diperkenalkan Ki Hajar Dewantara.

Abdul Mu’ti juga mengingatkan pentingnya membangun sekolah sebagai lingkungan yang aman, sehat, bersih dan nyaman. Sekolah, katanya, harus menjadi rumah kedua bagi siswa, tempat mereka belajar, bertumbuh dan meraih prestasi bersama.

“Mari kita jadikan sekolah kita ini sebagai rumah kita yang kedua, di mana kita semua saling berbagi dan kita semua menumbuhkan semangat untuk maju bersama-sama, semangat untuk meraih prestasi bersama-sama,” katanya.

Kegiatan pagi itu pun menjadi momentum yang tidak biasa bagi keluarga besar UPT SMP Negeri 1 Medan. Upacara bendera yang berlangsung khidmat berpadu dengan keceriaan senam bersama, ditambah interaksi langsung bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta Wali Kota Medan.

Turut hadir Direktur Sekolah Menengah Pertama Maulani Mega Hapsari, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution, Kepala UPT SMP Negeri 1 Medan Hj. Rohani, serta para guru dan siswa.(bundo)

Diberdayakan oleh Blogger.