Gunungsitoli | Indonesia Berkibar News - Ketua Umum BPP-PKN Mayjen TNI (Purn)
Drs Christian Zebua, MM, bersama perwakilan Medan (Fati'atulö Zebua,
sekretariat; Fatibaso Mendröfa, Ketua Perwakilan Medan; Yasökhi Hia, SE,
Bendahara Perwakilan Medan) diterima oleh Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry
Nuradi di ruang kerjanya, di Medan Sumatera Utara Selasa (30-01-2018).
Gubernur Tengku Erry menyatakan bahwa salah satu cara percepatan
kemajuan Kepulauan Nias adalah menjadikannya satu provinsi dan ia sangat
mendukung hal itu.
.
"Saya sangat memperhatikan Nias. Saya juga akan mengingatkan Bapak Presiden Joko Widodo terkait keinginannya berkunjung ke Nias Selatan dan melihat langsung atraksi lompat batu," ujar Gubernur Tengku Erry.
.
Christian Zebua bersama rombongan bahkan seluruh masyarakat Kepulauan Nias menyambut baik inisiatif Gubernur Sumut Tengku Erry.
.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi, saat kunjungan pertamanya ke Pulau Nias, 18 Agustus 2016, sangat berkeinginan melihat lompat batu yang termahsyur itu. Namun, karena alasan tertentu, rencana kunjungan itu tidak terealisasi.
.
Dalam pertemuan ini, Gubsu Tengku Erry menyatakan bahwa memang Kepulauan Nias, yang terdiri dari 4 kabupaten dan 1 kota, memerlukan penanganan khusus dibandingkan dengan daerah lain di Sumut. Perhatian pusat, kata Gubsu, tentu sangat diperlukan agar daerah kepulauan yang tergolong 3T ini bisa dibangun sehingga setara dengan daerah lain. (Wardi/toorng)
.
"Saya sangat memperhatikan Nias. Saya juga akan mengingatkan Bapak Presiden Joko Widodo terkait keinginannya berkunjung ke Nias Selatan dan melihat langsung atraksi lompat batu," ujar Gubernur Tengku Erry.
.
Christian Zebua bersama rombongan bahkan seluruh masyarakat Kepulauan Nias menyambut baik inisiatif Gubernur Sumut Tengku Erry.
.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi, saat kunjungan pertamanya ke Pulau Nias, 18 Agustus 2016, sangat berkeinginan melihat lompat batu yang termahsyur itu. Namun, karena alasan tertentu, rencana kunjungan itu tidak terealisasi.
.
Dalam pertemuan ini, Gubsu Tengku Erry menyatakan bahwa memang Kepulauan Nias, yang terdiri dari 4 kabupaten dan 1 kota, memerlukan penanganan khusus dibandingkan dengan daerah lain di Sumut. Perhatian pusat, kata Gubsu, tentu sangat diperlukan agar daerah kepulauan yang tergolong 3T ini bisa dibangun sehingga setara dengan daerah lain. (Wardi/toorng)
Posting Komentar