Medan | Indonesia Berkibar News - Butterfly Valve diamater 600 mm di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Sunggal yang berfungsi sebagai pengatur aliran air baku dari sungai menuju Clearator No. 1 mengalami kerusakan.

Untuk menghindari terjadinya gangguan pada sistem pengolahan air di IPAM Sunggal maka PDAM Tirtanadi akan melakukan penggantian Butterfly Valve yang rusak tersebut.

Informasi ini disampaikan Kepala Sekretaris Perusahan PDAM Tirtanadi kepada wartawan melalui siaran persnya,Jumat(19-07-2019).

Jumirin menjelaskan bahwa penggantian Butterfly Valve 600 mm di IPAM Sunggal dilaksanakan pada hari Sabtu malam Minggu (20-07-2019) mulai pukul 22.00 WIB dan diperkirkan selesai pada pukul 01.00 WIB.

Menurut Jumirin, pekerjaan sengaja dilakukan pada malam hari di saat pemakaian air oleh masyarakat sudah mulai berkurang . Hal ini dilakukan untuk meminimalisir gangguan pendistribusian air kepada pelanggan.

“Begitupun kami tetap harus menginformasikan hal ini kepada masyarakat agar masyarakat dapat melakukan tindakan antisipasi bila terjadi gangguan pendistribusian air dengan menampung air sebelum pekerjaan dilaksanakan,” ujar Jumirin.

Adapun wilayah yang terkena dampak dari pekerjaan penggantian Butterfly Valve ini, baik kualitas, kuantitas maupun kontinuitas, yakni : Jl. Ayahanda, Jl. Danau Singkarak, Jl. Sekip sekitarnya, Jl. Serdang, Jl. Purwo, Jl. HM. Said, Jl. Banteng, Jl. Kaprten Muslim, Jl. Budi Luhur, Jl. Sunggal, Jl. Bunga Raya, Jl. Flamboyan Raya, Jl. Melati Raya, Jl. Tanjung Selamat.

Jumirin menyampaikan permohonan maaf atas gangguan ini dan menginformasikan bahwa PDAM Tirtanadi telah menyiapkan mobil tangki untuk mensuplai pelanggan yang mengalami gangguan pendistribusian air.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan kami, bagi pelanggan kami yang mengalami gangguan pendistribusian air dan membutuhkan suplai air melalui mobil tangki dapat menghuibungi cabang terdekat atau melalui Halo Tirtanadi ke nomor 1500922,” pungkas Jumirin.(torong)

Medan | Indonesia Berkibar News  - Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari, SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Bonar H Pohan, SH serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Terjun Aiptu Amril Andy dan kepala lingkungan 14 Abdul Wahab, mengunjungi kaum dhuafa nenek Kasih (80) di lingkungan 14, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, dimana kondisi nenek tersebut hidup sendiri sebatang kara tanpa memiliki sanak saudara, Jumat (19-07-2019) sekira pukul 10.30 WIB.

"Seperti diketahui sebelumnya, Sosok nenek Kasih yang sering disapa Nenek Kasih berumur 80 tahun ini merupakan seorang wanita yang tinggal sebatang kara di sebuah gubuk yang sangat sederhana, terkadang tak jarang saat angin dan hujan masuk kedalam gubuk tersebut.

Nenek Kasih juga tinggal menumpang di atas tanah milik orang lain ini harus memenuhi kebutuhan sehari-hari mengharapkan pemberian dari kepala lingkungan dan para tetangga.

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek menyampaikan rasa prihatinnya terhadap nenek Kasih yang hidup sebatang kara dan tinggal di gubuk milik orang lain.

“Saya selaku Kapolsek Medan Labuhan sangat miris melihat kondisi nenek ini. Karena sebelumnya, saya sempat baca pemberitaan di Media online bahwa seorang nenek hidup sebatang kara yang membutuhkan bantuan. Makanya saya langsung mengecek dan meluncur ke lokasi tempat tinggal nenek kasih ini,” ujar AKP Edy Safari,SH.

Kapolsek juga mengatakan akan terus memperhatikan kondisi nenek Kasih ini. Disampaikan bahwa ia akan terus mendukung kehidupan nenek tersebut.

Do'a berencana akan menitipkan melalui kepala lingkungan 14 agar tetap memperhatikan dan mendukung kehidupan nenek kasih ini. Sambung AKP Edy Safari seraya berharap semoga nenek Kasih yang sudah uzur agar tetap sehat dan agar tetap dirawat seperti orang tua sendiri.

“Saya mewakili nenek kasih dan warga sekitar mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan sosial bapak Kapolsek Medan Labuhan kepada nenek kasih. Semoga bantuan yang diberikan menjadi manfaat bagi yang menerimanya dan menjadi amal ibadah bagi yang memberikan,” ucap Abdul Wahab selaku kepala lingkungan 14, Kelurahan Terjun.

Dalam kunjungannya ke kediaman nenek kasih ini, Kapolsek Medan Labuhan memberikan bantuan sosial berupa sembako dan sejumlah uang. Selama kunjungan berlangsung, Kapolsek mendapatkan respon positif dari masyarakat sekitar (Indra)







Sei Rampah | Indonesia Berkibar News - DPRD Setujui Ranperda Sergai Menjadi Perda di gedung DPRD Sergai Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Jumat (19-07-2019).

Rapat Paripurna ini mengangkat agenda  penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran dan laporan Panitia Khusus serta pengambilan keputusan terhadap Ranperda tentang :

Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA. 2019, Ranperda tentang perubahan atas Perda nomor 12 tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sergai tahun 2013-2033,Ranperda tentang penyelenggaraan bantuan hukum. 

Rapat yang secara resmi dibuka oleh Ketua DPRD Sergai, H. Syahlan Siregar, ST dihadiri  Wakil Bupati (Wabup) Sergai H Darma Wijaya, Wakil Ketua DPRD Defriati Tamba S.Pd, Hasbullah Hadi Damanik, SE dan Riady, S.Pd, Sekretaris Dewan, Para Anggota DPRD, Para Asisten,Staf Ahli Bupati,Kepala OPD, Pejabat Administrator dan Camat.

Wabup H Darma Wijaya mengucapkan terima kasih kepada jajaran DPRD Kabupaten Sergai yang telah membahas dan menyetujui 2 Ranperda yaitu Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD dan Bantuan Hukum untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah.

"Sedangkan satu Ranperda disetujui bersama sebagai syarat dalam penetapan menjadi Peraturan Daerah," paparnya.

Wabup mengucapkan terima kasih atas saran dan catatan yang diberikan Dewan yang Terhormat sehingga nantinya menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti demi perbaikan kinerja pelayanan publik sekaligus pembangunan di Kabupaten Sergai Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Rapat ditutup dengan penandatangan dan penyerahan berita acara Persetujuan Bersama antara Wabup H Darma Wijaya dan Pimpinan DPRD Sergai.(fit)

Medan | Indonesia Berkibar News - Perintah Suaminya ia Labuhan Deli - Petugas Rutan Kelas II B Labuhan Deli temukan barang terlarang yang diduga narkoba jenis sabu dari pengunjung atas nama Nurhayati saat mengunjungi suaminya Abdul Gani als Rajali sekitar pukul 09:30 Wib tadi pagi.

Barang terlarang narkoba ditemukan saat akan dilakukan penggeledahan badan oleh petugas namun dijatuhkan oleh pengunjung di area penggeledahan.

Kemudian petugas memeriksa pengunjung tersebut dan Nurhayati mengakui barang itu memang bawaannya yang akan diberikan kepada suaminya Abdul Gani als Rajali,Jumat ( 19-07-2019).

Selanjutnya, petugas staf atas perintah KPR memanggil WBP atas nama Abdul Gani untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan terkait temuan barang bawaan pengunjung atas nama Nurhayati.

Pemeriksaan tersebut, warga binaan membenarkan, bahwa dirinya menyuruh istrinya untuk mencoba membawa masuk barang terlarang yang diduga narkoba jenis sabu ke dalam rutan untuk dikonsumsi sendiri.

Hasil temuan penggeledahan badan pengunjung berupa dan diduga narkoba jenis sabu 1 paket.

barang narkoba atau sabu hasil penggeledahan diserahkan ke pihak Polsek Medan Labuhan dan Pengunjung Nurhayati diserahkan ke pihak Polsek Medan Labuhan. (indra)


Medan | Indonesia Berkibar News -  Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM menerima kunjungan kerja (kunker) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bungo Provinsi Jambi di Balai Kota, Kamis (18-07-2019). Selain bersilaturahmi, kedatangan rombongan FKUB juga untuk mengetahui sekaligus menyerap berbagi informasi terkait harmonisasi kerukunan hidup umat beragama di Kota Medan, sehingga nantinya dapat diimplementasikan di Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Bungo.

Kepada rombongan FKUB Kabupaten Bungo yang berjumlah 17 orang, Sekda menjelaskan, keberagaman suku, budaya, ras dan agama yang ada di Kota Medan menjadikannya sebagai kota majemuk yang mewakili Indonesia. Di mana setiap masyarakat yang tinggal di Kota Medan hidup dalam harmonisasi dan rasa toleransi yang tinggi meski di tengah-tengah perbedaan. Itu sebabnya Kota Medan dianggap menjadi barometer kota yang berhasil menjaga tatanan hidup masyarakat sehingga tetap aman, damai, rukun dan tentram.

‘’Kami sangat bersyukur hingga sampai saat ini Kota Medan senantiasa aman dan damai. Boleh dikatakan bahwa konflik agama jarang terjadi meski terdapat berbagai suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) di sini. Selain tanggung jawab pemerintah bersama sejumlah stakeholder termasuk FKUB, suasana aman dan nyaman serta damai juga karena peran masyarakat yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Artinya, masyarakat menyadari bahwa kenyamanan dan kentraman hidup bermasyarakat merupakan suatu kebutuhan,’’ kata Sekda.

Sekda selanjutnya memaparkan secara singkat tentang Kota Medan yang terdiri dari 21 kecamatan, 151 kelurahan, 2001 lingkungan dengan luas wilayah mencapai 265,1 km². Sedangkan untuk jumlah penduduk yang tinggal sebanyak 2,4 jiwa dengan arus komuter lebih dari 500 ribu. Sekda mengutarakan bahwa dengan jumlah penduduk yang banyak dan heterogen, masyarakat tetap hidup dalam bingkai kerukunan.

‘’Selain keberagaman, Kota Medan merupakan salah satu pusat perekonomian regional terpenting di Pulau Sumatera dan menjadi kota terbesar ke tiga di Indonesia sehingga membuat Kota Medan memiliki kedudukan, fungsi dan peranan strategis sebagai pintu gerbang utama bagi kegiatan jasa perdagangan dan keuangan baik secara regional maupun internasional di kawasan Barat Indonesia. Itu sebabnyapercepatan pembangunan difokuskan sebagai kota jasa, industri, perdagangan serta pendidikan,’’ ungkapnya didampingi Kepala Kesbangpol Kota Medan Sulaiman Harahap.

Sekaitan dengan itulah, Sekda mengutarakan bahwa keberagaman yang dimiliki menjadi energi bagi Pemko Medan bersama masyarakat dan sejumlah stakeholder untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan Kota Medan di masa mendatang. Sebab, kemajemukan yang sudah terjalin dengan baik ini harus terus dijaga dan dipelihara hingga menjadi warisan bagi generasi penerus kelak.

‘’Segala hal terkait keberagaman, harmonisasi dan kerukunan yang kami sampaikan ini, kiranya dapat memberi masukan bagi Kabupaten Bungo dalam menjalankan peran sebagai penyelenggara pemerintahan yang memiliki tanggung jawab menciptakan rasa nyaman dan damai bagi masyarakat. Kami berharap, semua daerah dapat saling menjunjung tinggi nilai toleransi sehingga kerukunan menjadi hal yang mudah untuk kita wujudkan,’’ harapnya.

Sedangkan Wakil Bupati Kabupaten Bungo sekaligus ketua rombongan Syafrudin Dwi Aprianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemko Medan atas sambutan yang diberikan. Dalam kesempatan tersebut, Dwi Aprianto juga mengungapkan apresiasinya atas kekondusifan dan kerukunan hidup masyarakat Kota Medan meski tinggal dalam keberagaman. Kondisi tersebut, ungkapnya, dapat menjadi contoh dan masukan yang baik bagi Kabupaten Bungo untuk mengaplikasikannya di daerah mereka.

‘’Kami berterima kasih atas sambutan baik yang diberikan. Selain itu, kami juga mengaku bangga sekaligus mengapresiasi Pemko Medan serta masyarakat Kota Medan dan sejumlah stakeholder terkait yang memiliki sinergitas tinggi dalam menciptakan suasana aman, nyaman dan adamai di Kota Medan. Semoga hal baik terkait informasi mengenai keberagaman hidup umat beraga di Kota Medan yang hari ini kami dapat, nantinya bisa kami terapkan dan implementasikan di Kabupaten Bungo,’’ pungkas Dwi.(bundo)



         


Sei Rampah | Indonesia Berkibar News -Wakil Bupati H Darma Wijaya, Ketua DPRD Serdang Bedagai H Syahlan Siregar, Kapolres Serdang Bedagai AKBP H.Juliarman Eka Putra Pasaribu S.Sos, Asisten Pemerintah Umum Drs. Herlan Panggabean, Perwakilan Kodim 0204/DS, Staf Ahli, Kadis PMD H. Ikhsan AP, para Camat, jajaran Muspika lantik  1.237 orang Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2019-2025 se-Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2019  di Gedung Serba Guna Karina Kec. Sei Rampah, Kamis (18-07-2019).

Wabup Sergai H Darma Wijaya  menyinggung perihal pentingnya fungsi dan tugas BPD yang antara lain ikut serta membahas rancangan peraturan desa, menjalankan fungsi pengawasan, mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian kepala desa serta menghimpun aspirasi masyarakat.

"Menekankan agar amanah yang diberikan dijalankan tidak secara berlebihan dan selalu berpegang pada landasan norma dan peraturan yang berlaku.Meminta agar BPD dan Kepala Desa dapat menempatkan diri sebagai mitra.  Untuk itu harus terjalin komunikasi yang harmonis, jangan sampai gontok-gontokan," harapnya.

Ketua DPRD H Syahlan Siregar menekankan tupoksi.  BPD selama ini terkesan hanya sebagai  pelengkap karena tidak tahu tupoksi.Ketua DPRD meminta anggota baru BPD mempelajari hak & kewajibannya.  BPD memiliki fungsi yg sama dgn DPRD: Merancang anggaran.Pengawasan terhadap per-UU3. Pembuat peraturan Desa.(fit)

Belawan | Indonesia Berkibar News -  Kamis (18-07-2019) pukul 11.45 WIB di aula kantor Camat Medan Belawan terukir cerita haru yang membuat mata para hadirin yang hadir berkaca-kaca. Bagaimana tidak, tanpa diduga sosialisasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) itu berobah jadi pesta ulang tahun. Tetesan air mata bahagiapun tak dapat tertahan dan basahi pipi Kabag Sumda Polres Pelabuhan Belawan Kompol Sri Pinem, SH.M.kn.

Ceritanya berawal dari Camat Medan Labuhan Ahmad, SP minta Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan, SH.MH untuk memberikan sosialisasi KDRT di kantor Camat Medan Belawan. Dengan alasan tugas di Polda Sumut, Kapolres Pelabuhan Belawan tugaskan Kabag Sumda Kompol Sri Pinem, SH.M.kn. Tidak tanggung-tanggung, persiapkan makalah KDRT, Kompol Sri Pinem. SH.M.kn habiskan waktu semalaman.

Tiba hari yang dijadwalkan, Kompol Sri Pinem, SH.M.kn yang ditugaskan Kapolres Pelabuhan Belawan menerima ocehan Camat Medan Belawan yang seakan tidak terima dengan Kompol Sri Pinem sebagai pembicara sosialisasi KDRT.

Meskipun kesal dengan ocehan Camat Medan Belawan, Kompol Sri Pinem, SH.M.kn ikuti ajakan Camat Medan Belawan untuk naik ke gedung lantai II. Disitulah (lantai II ) pecah tangis bahagia dimana Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan, SH.MH dan personil lainnya serta anggota perajurit Yonmarhalan I menunggu kedatangan Kompol Sri Pinem, SH.M.kn. Kabag Sumda Polres Pelabuhan Belawan Kompol Sri Pinem, SH.M.kn dikejutkan dengan tembakan kertas warna-warni, olesan kue, siraman tepung, dan pecahan telur di atas kepala. Akibatnya jiwa kesatria seorang Kepolisian luluh diserang rasa haru hingga teteskan air mata. Kabag Sumda Kompol Sri Pinem, SH.M.kn terima potongan kue yang disuguhkan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan, SH.MH.

Turut hadir dalam acara suprais buat Kompol Sri Pinem, SH.M.kn yang ke 53 tahun itu Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP. Ikhwan, SH.MH, Dan Yon Marinir Letkol James Munthe beserta perajurit, Waka Polres Pelabuhan Belawan Kompol Taryono Raharja, SH.SIK, Kasat Narkoba AKP Sukarman, SH, Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Chandra, SH.SIK, Kapolsek Belawan Kompol Safaruddin Tama Siregar, SH, Kapolsek Hamparan Perak Azuwar, SH.MH, Kanit Reskrim Hamparan Perak Iptu K. Tarigan, SH, dan Camat Medan Belawan Ahmad, SP beserta seluruh staf.  

“Ini semua skenario Dan Yon Marinir Letkol James Munthe dan Waka Polres Pelabuhan Belawan Kompol Taryono Raharja, SH.SIK. Camat undang resmi Kapolres Pelabuhan Belawan untuk memberikan paparan tentang KDRT dan kekerasan terhadap anak. Dalam hal ini Kapolres Pelabuhan Belawan menugaskan Kabag Sumda sebagai nara sumber dengan alasan Kapolres dan Waka Polres Pelabuhan Belawan ada tugas di Polda Sumatera Utara. Kabag Sumda Polres Pelabuhan Belawan Kompol Sri Pinem, SH.M.kn yang mendapat mandat dari Kapolres Pelabuhan Belawan siapkan makalah hingga semalaman”. Kata Camat Belawan Ahmad, SP.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan, SH.MH pada wartawan mengatakan, kegiatan yang digagas Dan Yon Marinir Letkol James Munthe merupakan keakraban TNI-POLRI di jajaran Polres Pelabuhan Belawan. 

“Ini semua (kegiatan suprais buat Kompol Sri Pinem, SH.M.kn-red) karena TNI-POLRI sangatlah akrab dan besinergi tinggi, kami selalu bersama dan saling menghormati. Ini bisa dilihat dari keakraban kami antara TNI-POLRI di hari ulang tahun personil Kepolisian. Mereka (TNI-red) sudah mempersiapkan, dan itu membuat kami para jajaran Kepolisian tidak ada perbedaan, kami salut dengan persahabatan antara TNI dan POLRI yang menjalin persaudaraan tinggi”. Jelas Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan, SH.MH.(indra)











Diberdayakan oleh Blogger.