20 Februari 2020

Sei Rampah | Indonesia Berkibar News - Launching KOMANDAN (Sapi, Kerbau, Komoditas Andalan Negeri) serta Panen Pedet (Anak Sapi)  di Komplek Masjid Agung, Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Kamis (20-02-2020).

Hadir Menteri Pertanian (Mentan) RI DR H Syahrul Yasin Limpo,Kepala Badan Karantina Ir. Ali Jamil,Kepala Badan Litbang DR. Ir. Fadjry Djufry, Kepala BPPSDMP Prof. DR. Ir. Dedi Nursyamsi, Dirjen PSP DR. Sarwo Edhy, Dirjen TP DR. Ir. Suwandi, Dirjen Perkebunan DR. Ir. Kasdi Subagyono, Kepala BKP  DR Agung Hendriadi,Dirjen PKH DR drh. I Ketut Diarmita, Dirjen Horti DR. Ir. Prihasto Setyanto, Irjen Justan RIduan Siahaan,Staf Khusus Mentan DR. Ir. Imam Mujahidin Fahmid, Gubsu Edy Rahmayadi diwakili Sekda Provsu Hj Sabrina, unsur Forkopimda Sergai, Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, Ketua DWP Ny Uke Retno Wahyuni Faisal Hasrimy, Kepala OPD, Kelompok tani dan ternak Sergai. 

Bupati Soekirman mengatakan selain kunjungan kerja Menteri, juga didatangkan sekitar seribuan sapi, kerbau dan kambing sebagai perwujudan rasa cinta dari Mentan terhadap ekonomi rakyat di Kabupaten Sergai Tanah Bertuah Negeri Beradat. Beberapa tahun yang lalu di Sergai diadakan program sapi wajib  berkembang biak, hingga pada hari ini hasilnya kita bisa memanen pedet (anakan sapi).

Oleh karenanya, melalui program ini kami mengharapkan satu Desa satu Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) sehingga dapat mencapai semua target yang telah direncanakan.Mengucapkan terima kasih bahwa program panen pedet ini telah berjalan di Kabupaten Sergai.

"Kami mohon petunjuk , bimbingan dan arahan dari Bapak Menteri. Hal ini dikarenakan Sergai adalah daerah agraris dengan banyak perkebunan persawahan, perkebunan PTPN maupun swasta.

Dari segi perkebunan di Sergai telah menghasilkan kecambah sawit yang diekspor ke luar negeri. Seperti di kebun PT. Socfindo, telah diperkenalkan hingga ke Tanzania - Afrika dan di ekspor hingga ke kancah internasional," paparnya.

Sergai menjadi pilot project tanaman sekaligus produksi sorgum yang kini telah dibudidayakan. Kedepannya pohon tanaman Sorgum akan dijadikan pakan sapi dan kambing sehingga sapi milik masyarakat dapat terjaga nutrisinya dengan mengkonsumsi tanaman ini.Sergai juga memiliki irigasi yang luas untuk pengairan persawahan. Tak hanya itu, Sergai juga mulai mengembangkan wisata tani di berbagai desa dengan tujuan agar meningkatkan perekonomian masyarakat, harapnya.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) yang diwakili Sekda Provsu Ir. Hj Sabrina mengatakan pembangunan pertanian di Provsu mempunyai peranan yang cukup strategis dalam mewujudkan visi dan misi Provsu tahun 2018-2023 yaitu Sumut yang maju, aman dan bermartabat .

"Langkah-langkah strategis telah dilakukan guna memotivasi para petani dan peternak untuk berinovasi dalam pengembangan sektor peternakan dan pertanian sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan ternak telah dilakukan upaya peningkatan populasi dan produktivitas ternak melalui program antara lain optimalisasi bereproduksi pada ternak sapi dan kerbau melalui kegiatan inseminasi buatan," paparnya.

Selanjutnya akses pembiayaan bagi pelaku usaha peternakan perlindungan dan pemberdayaan petani, telah dilakukan  perbaikan infrastruktur peternakan dalam rangka meningkatkan populasi dan produktivitas ternak yang telah dicanangkan berupa program upaya khusus sapi dan kerbau induk wajib bunting (hamil) yang sudah dimulai sejak tahun 2017. 

 Ini semakin dikuatkan lagi dengan program sapi dan kerbau komoditas andalan negeri atau SIKOMANDAN, ujarnya.

Mentan RI DR H Syahrul Yasin Limpo, SH, MH mengatakan  rasa bahagia dan gembira serta merasa memiliki energi sebagai Mentan yang baru 4 bulan menjalankan tugas. Saya merasa apa yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari panggilan rasa kebangsaan Indonesia, untuk menghadirkan kesejahteraan rakyat Indonesia yang hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Jika hanya melihat sapi 1000 - 2000 ekor adalah hal yang gampang dilakukan, akan tetapi untuk membangun kemauan, membangun semangat membangun sebuah visi serta untuk menghadirkan sebuah daerah yang memiliki potensi yang memanfaatkan alam ini merupakan harga yang sangat mahal, seperti yang saya temui disini.

"Masyarakat yang ada di Sergai adalah masyarakat yang sudah terbiasa dengan hawa aroma dan nafas-nafas yang berkaitan dengan pertanian dan peternakan, perkebunan, perikanan.Kepada Bupati dan segenap Forkopimda agar memenejemen, mempertemukan kekayaan alam dan kemampuan masyarakat dengan upaya-upaya yang maksimal," harapnya.(fit)


19 Februari 2020

Medan | Indonesia Berkibar News - Hingga pukul 15.15 WIB (19-02-2020), belum ada satu pun bakal pasangan calon (bapaslon) yang datang menyerahkan syarat minimal dukungan.

KPU Kota Medan juga belum mendapatkan informasi rencana kedatangan bapaslon perseorangan. Seperti yang disepakati sebelumnya dalam rapat koordinasi dan sosialisasi, bapaslon atau tim pemenangan diminta untuk memberitahukan rencana kedatangan sehari sebelumnya.

"Belum ada yang datang, dan belum ada yang mengkonfirmasi rencana kedatangannya," kata Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kota Medan M. Rinaldi Khair di Kantor KPU Kota Medan, Jalan Kejaksaan No 37, Rabu (19-02-2020).

Dalam kesempatan itu, Rinaldi menyampaikan, mengingat banyaknya jumlah syarat minimal dukungan bapaslon perseorangan yakni 104.954 surat pernyataan, KPU Kota Medan libatkan 60 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Potensi Utama dan Universitas Sumatera Utara (USU) untuk membantu proses tahapan penyerahan syarat dukungan pada 19-23 Februari 2020.

“KPU Kota Medan akan dibantu 60 mahasiswa yang direkomendasikan oleh pihak kampus untuk membantu proses pemeriksaan berkas dukungan mulai 19-23 Februari nanti,” katanya

KPU Kota Medan bekerjasama dengan UMSU,  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU, dan Potensi Utama dalam merekrut tenaga pendukung tambahan sebagai operator dalam proses pemeriksaan berkas.

 Sebelum melakukan pemeriksaan berkas, 60 mahasiswa tersebut dibekali dengan bimbingan teknis, pengarahan dan simulasi pemeriksaan berkas syarat dukungan yang dipandu oleh Kasubbag Teknis dan Hupmas KPU Kota Medan Taufiq Harun didampingi pegawai sekretariat Sondang Sherly dan Aci.

Setelah diberi materi terkait calon persorangan, langsung dibagi per kelompok untuk simulasi pemeriksaan berkas dan penginputan daftar dukungan tidak memenuhi syarat (TMS) ke instrumen alat kerja KPU Kota Medan. Dalam simulasi banyak terjadi interaksi dan tanya jawab terkait tahapan pengecekan berkas.

Merekrut tenaga tambahan dari unsur kampus dinilai penting selain untuk menjamin indepedensi, juga untuk bekal pengalaman mahasiswa dalam bidang kepemiluan.

 Sehingga mahasiswa yang direkrut dapat berpartisipasi terjun langsung mengetahui proses tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan 2020.

“Intinya kita ingin keterlibatan banyak pihak, terutama mahasiswa, pelajar dan masyarakat dalam setiap tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan 2020,” ujar Rinaldi.

KPU Kota Medan membutuhkan banyak tenaga pendukung mengingat jumlah syarat minimal dukungan calon perseorangan yang akan diperiksa cukup banyak yakni 104.954 formulir surat pernyataan dukungan atau form B.1-KWK Perseorangan dan tersebar di minimal 11 kecamatan. Dari simulasi yang dilakukan, 104.954 form dukungan B.1-KWK Perseorangan bisa mencapai 10 meter lebih tingginya.

Jika yang daftar lebih dari satu bapaslon, tentu akan membutuhkan banyak tenaga bantuan untuk memeriksa kelengkapannya.

Apalagi di saat yang sama, KPU Kota Medan juga melaksanakan tahapan lainnya yakni rekrutmen terbuka pendaftaran calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) mulai 18-24 Februari. Sehingga perlu membagi tugas dan peran agar seluruh tahapan bisa berjalan maksimal dan terlayani dengan baik.
 (zul)


Sei Rampah | Indonesia Berkibar News -Wabup Sergai H Darma Wijaya Buka Acara Pembekalan Dewan Hakim dan Dewan Pengawas Dalam Rangka Kegiatan MTQ XVI Tingkat Kabupaten Sergai  pada 21-25 Pebruari, Rabu(19-02-2020) di Aula Tengku Rizal Nurdin Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah.

Wabup H Darma Wijaya mengatakan penyelenggaraan MTQ XVI Kabupaten Sergai tahun 2020 merupakan suatu upaya bersama untuk membina, meningkatkan dan mendorong masyarakat dalam mempelajari dan mendalami isi kandungan Al-Quran serta sebagai evaluasi kemampuan para Qori dan Qori’ah di tingkat Kabupaten Sergai.

"Harapan kami agar para Majelis Hakim yang akan melaksanakan tugas pada tanggal 21 sampai dengan 26 Februari 2020 kiranya dapat melaksanakan tugas dan wewenang perhakiman dengan baik. Ketua Dewan Hakim dapat menetapkan pembagian kerja para Majelis Hakim dalam bidang penilaian dan tugas-tugas lain," paparnya.

Selanjutnya seluruh anggota Majelis Hakim dan Dewan Hakim dalam menjalankan tugas diharapkan supaya dapat melakukan koordinasi dengan baik. Melalui pembekalan ini, para Hakim dapat menyatukan persepsi dalam memberikan penilaian kepada Qori dan Qoriah, harapnya.

"Mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi secara aktif dalam pelaksanaan MTQ XVI Kabupaten Sergai tahun 2020. Saya yakin dan percaya bahwa Putra dan Putri Sergai yang nantinya meraih juara dapat mewakili nama Kabupaten dalam ajang MTQ tingkat Provinsi tahun 2020 di Tebing Tinggi," harapnya.

Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenang) H. Zulkifli Sitorus mengatakan secara khusus meminta agar tidak terjadi peserta ganda di mana ada peserta yang sudah meraih juara di tempat lain kemudian diikutkan kembali dalam kompetisi. Para pemenang MTQ ini akan dikirim untuk bersaing ke tingkat Provinsi sebagai duta Sergai, untuk itu agar para Dewan Hakim lakukanlah penjurian secara objektif.

"Saya meminta agar para Dewan Hakim benar-benar menjaga netralitas dan menghindari keberpihakan dalam melakukan penilaian. Mari kita ciptakan MTQ yang baik di mata masyarakat. Saya berharap kita semua mencurahkan kemampuan dalam melakukan penjurian. Ingat, para Dewan Hakim merupakan orang-orang pilihan yang diberi amanah. Jalankan amanah tersebut secara bertanggungjawab," harapnya.

Hadir Asisten Ekbangsos, Ir. H. Kaharuddin, Kabag Kesra Arianto,Ketua Dewan Hakim MTQ H. Masjuki S.PdI,Sekretaris Dewan Hakim Sulaiman S.Pd, serta para Majelis Hakim MTQ XVI Kabupaten Sergai.(fit)

Medan | Indonesia Berkibar News – Peminat pelamar calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di KPU Kota Medan meningkat. Dari sebelumnya di hari pertama hanya 34 orang, kini di hari kedua 51 pendaftar.

“Jumlah peminat untuk mendaftar menjadi petugas badan ad hoc di tingkat kelurahan tersebut terus bertambah,” ujar Plh Ketua KPU Kota Medan Zefrizal di Kantor KPU Kota Medan, Rabu (19-02-2020).

Total pelamar hingga hari kedua 85 orang. Berdasarkan rekapitulasi laporan pendaftaran calon PPS di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan 2020, pada hari pertama ada 34 yang mendaftar terdiri dari 20 laki-laki dan 14 perempuan.

Sedangkan di hari kedua tercatat 51 orang yang mendaftar terdiri dari 37 laki-laki dan 14 perempuan.

KPU Kota Medan yakin peminatnya bakal membludak saat hari terakhir. Sama seperti pendaftaran PPK sebelumnya, hampir 50% pelamar baru mendaftar di dua hari terakhir.

“Pendaftaran ditutup pada hari Senin, 24 Februari 2020,” ujarnya.Seperti diketahui, Kota Medan memiliki 151 kelurahan yang tersebar di 21 kecamatan. Dengan demikian, dibutuhkan 553 orang yang bakal ditetapkan menjadi PPS. Sebab setiap kelurahan terdiri dari tiga anggota PPS.

Rekrutmen PPS kali ini dilakukan secara terbuka untuk umum. Siapa saja selama memenuhi kriteria seperti yang telah ditetapkan dan diinformasikan di pengumuman, dapat ikut serta berpartisipasi menjadi penyelenggara ad hoc.

 Persyaratan dan format surat pendaftaran, surat pernyataan secara kolektif dan daftar riwayat hidup dapat dilihat dan diunduh di website www.kpud-medankota.go.id atau datang langsung ke Kantor KPU Kota Medan, Jalan Kejaksaan No 37.
“Silahkan dibaca dengan teliti persyaratannya di website atau media sosial KPU Kota Medan. Bisa juga datang langsung ke Kantor KPU Kota Medan untuk mencari tahu informasinya yang lengkap,” pungkasnya.(zul)

18 Februari 2020


Medan | Indonesia Berkibar News - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meresmikan  grand Launching Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2) dan Layanan Lumpur Tinja Tidak Terjadwal (L2T3) yang diselenggarakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi, Selasa (18-02-2020), di Gubernuran, Medan.

Direktur Utama PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri menjelaskan "Di samping  melaksanakan penyediaan air minum, PDAM Tirtanadi juga mengelola air limbah terutama limbah domestik yang saat ini masih melayani khusus Kota Medan dan sekitarnya serta Kota Parapat dalam rangka memelihara lingkungan  seputar kawasan wisata danau toba kata Trisno Sumantri.

Hingga per Januari 2020, sambungnya, jumlah pelanggan air limbah yang dilayani PDAM Tirtanadi sebanyak 20.123 masih sekitar lebih kurang 1% dari jumlah penduduk Kota Medan, hal ini tentu akan menjadi tantangan dan sekaligus peluang bagi PDAM Tirtanadi dalam rangka mengembangkan bisnis dan layanan di bidang limbah domestik ini sembari memelihara lingkungan sekitar, disamping itu PDAM Tirtanadi juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan menjalin kerjasama melalui instansi2 dan lembaga2 terkait.

Lebih lanjut dijelaskan Trisno, adapun sistem pengelolaan air limbah di Kota Medan saat ini menggunakan sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat dengan sistem perpipaan dari rumah penduduk hingga ke Instalasi Pengolahan Air Limbah di Cemara dengan kapasitas instalasi sebesar
10.000 M3 per hari dan Instalasi Pengolahan Limbah di Parapat dengan kapasitas  2.000 M3 per hari. 

"Di samping itu di Cemara juga terdapat Instalasi Pengolahan Limbah Terpadu (IPLT) dengan kapasitas sebesar 2 X 50 M3," sebutnya.

Kemudian, untuk mendukung pengembangan Sistem Pelayanan Air Limbah (SPAL) Kota Medan sampai tahun 2021 dengan proyeksi pertambahan rata-rata sambungan baru sebesar 5.000 pelanggan per tahun melalui perjanjian kerja sama antara Kementerian PUPR-Pemprov Sumut dan Pemerintah Kota Medan. 

Direncanakan akan dibangun 5.000 unit tangki septik hibah, mendorong 450.000 keluarga di Kota Medan merehabilitasi tangki septik mereka, membangun 269 unit IPAL komunal, membangun 2 unit IPAL kawasan, dan membangun sistem  L2T2 dan L2T3. 

Trisno mengaku ada sejumlah permasalahan yang dihadapi PDAM Tirtanadi dalam menambah pelanggan. Antara lain, masih terbatasnya jaringan perpipaan yang ada. Saat ini yang sudah eksis masih di wilayah timur Kota Medan meliputi Kecamatan Medan Kota, Medan Area, Sidodadi, dan Pandau Hilir yang dibagi dalam 12 zona pelayanan. Selain itu masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjadi pelanggan air limbah, kemudian sistem air limbah di beberapa zona pelayanan belum optimal karena harus ada perbaikan jaringan, sedangkan pendapatan dari retribusi air limbah belum dapat menutupi biaya operasional dan pemeliharaan.

"Berbagai upaya telah kami lakukan diantaranya melakukan koordinasi intensif dengan pihak Kementerian PUPR, seperti dengan mengoperasikan IPLT dan IPAL di Cemara," ungkap Trisno.

Dalam mendukung percepatan pembangunan lingkungan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, PDAM Tirtanadi terus berkoordinasi dan mendukung Kementerian PUPR yang akan mengoptimalisasi IPAL domestik yang ada di Ajibata, Parapat dan akan membangun IPAL 
kawasan yang berlokasi di Pantai Bebas, Parapat.

"Pembangunan  itu tentu diarahkan guna memperbaiki aspek lingkungan di sekitar Danau Toba," jelasnya.

Pada kesempatan ini atas nama management PDAM Tirtanadi selaku Dirut Trisno Sumantri juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang tinggi Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara dimana Bpk. Edy Rahmayadi selaku Gubernur sangat concern dalam memperhatikan layanan masyarakat terhadap kebutuhan air bersih dan sanitasi dimana saat ini di Provinsi Sumatera Utara ini akan segera dibangun SPAM Regional Mebidang (di bidang air bersih) dan SPAL Terpadu di Kota Parapat (di bidang sanitasi).

Trisno Sumantri juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementrian PUPR yang pada kesempatan ini dihadiri oleh Bpk. Ir.Prasetyo M.Eng selaku "Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman" yang mendukung sepenuhnya pengembangan sanitasi di Provinsi Sumatera Utara melalui bantuan hibah dan pembangunan2 infrastruktur pendukung.

Selanjutnya, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada negara2 sahabat yang mendukung upaya2 PDAM Tirtanadi untuk mengembangkan direktorat limbah ini anatara lain Konsulat Jenderal Amerika melalui USAID dalam Program IUWASH Plush, Konsulat Jepang melalui JICA, Yokohama Waterwork Berau, Toyohashi Waterwork Berau, Konsulat Jenderal Malaysia melalui Indah water konsortium dan Kerjasama Australia dalam pengembangan jaringan perpipaan di bidang sanitasi.

Trisno Sumantri serta segenap jajaran PDAM Tirtanadi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas layanan yang belum maksimal selama ini, namun seluruh jajaran PDAM Tirtanadi berkomitmen akan bekerja keras dalam peningkatan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi. (torong)

Pantai Cermin | Indonesia Berkibar News -Penyerahan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019  di SD Negeri 101956 Sukaramai Dusun IX Sukaramai Desa Celawan Kecamatan Pantai Cermin,Selasa (18-02-2020).

18 Sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang  menerima penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi Sumatera Utara (Provsu) tahun 2019  SMPN 1 Sei Rampah, SMPN 1 Tanjung Beringin, SMPN 2 Tebing Tinggi, SMPN 1 Bandar Khalipah, SMPN 2 Teluk Mengkudu, SMPN 2 Bandar Khalipah, SMPN 1 Serba Jadi.

Selanjutnya SDN 102011 Sei Buluh, SDN 104303 Kp Ibus Sei Rampah, SDN 106224 Kerapuh, SDN 101952 Tualang, SDN 101929 Perbaungan, SDN 101930 Perbaungan, SDN 108293 Perbaungan, SDN 101956 Suka Ramai, SDN 105377 Naga Kisar, SDN 106223 Pekan Kamis dan SDN 102061 Bangun Bandar.

Hadir Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Ketua DPRD dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan,Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provsu Dr. Ir. Binsar Situmorang, M.Si, MAP,  para Kepala OPD, Korwil se-Sergai serta para Kepala Sekolah.

Kabid  Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Panduan  Mariduk Sitorus SKM, MAP  melaporkan bahwa penyerahan penghargaan sekolah peduli lingkungan dan budaya di lingkungan hidup (Adiwiyata) tahun 2019 memiliki makna penting serta sebagai pedoman  lingkungan hidup yang lebih baik.

"Penyerahan piagam penghargaan prestasi di bidang lingkungan hidup tingkat Provsu kepada 35 Kepala Sekolah yang hadir saat ini yaitu berasal dari Kabupaten Sergai sebanyak 18 sekolah, Kabupaten Asahan 10 sekolah dan Kabupaten Labuhan Batu 2 sekolah serta Kota Tebing tinggi 5 sekolah

Melalui peran partisipasi masyarakat khususnya generasi muda, kita telah melaksanakan program peningkatan kesadaran masyarakat melalui program perlindungan hidup sebagai penumbuhan karakter dan masyarakat yang berwawasan lingkungan," harapnya.

Kadis Lingkungan Hidup Provsu Dr. Ir. Binsar Situmorang mewujudkan Sumut yang bermartabat diimbau program Adiwiyata ini terus kita tingkatkan sebagai upaya dalam perlindungan dan pengawasan lingkungan hidup di sekolah baik itu kontribusi tenaga lingkungan dan penanaman, pemeliharaan pohon, membuat lubang biopori dan sumur resapan serta melakukan penghematan terhadap penggunaan listrik.

Hal ini merupakan langkah-langkah untuk melakukan keberlanjutan lingkungan hidup kita kedepan. Oleh karenanya  kami berharap Dinas Pendidikan agar dapat senantiasa terus mendorong dan membesarkan program serta mensosialisasikan kepada masyarakat untuk peduli lingkungan.

" Atas nama Pemerintah Provsu Kami mengucapkan selamat kepada seluruh Kepala Sekolah dari 4 kabupaten/kota yang mendapatkan Adiwiyata ini. Mari kita tingkatkan bersama agar di tahun berikutnya bisa menjadi lebih baik lagi," paparnya.

Ketua DPRD Sergai dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan mengatakan  sangat bersyukur karena 18 sekolah di Sergai mendapat anugerah Adiwiyata. Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Anugerah Adiwiyata Provsu tahun 2019 ini bukanlah tujuan akhir dari kegiatan ini. 

"Kami sangat mengharapkan kedepannya seluruh sekolah negeri maupun swasta dapat memahami, menyadari dan pastinya peduli serta mengubah perilaku untuk dapat melakukan budaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Adiwiyata merupakan program dari Menteri Lingkungan Hidup RI yang bertujuan untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah," paparnya.

Bupati Sergai Ir H Soekirman mengatakan hal ini merupakan akumulasi dari satu niat dan kemauan untuk pembangunan berkelanjutan yang lestari. " Ada niat kalau tidak ada kemauan tidak akan bisa terjadi, begitu sebaliknya.Seperti juga dalam semua agama  disebutkan bahwa segala sesuatunya dilakukan oleh niat yang baik pasti hasilnya akan baik.  Dalam kaitan ini disebut bahwa kita telah melaksanakan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan atau sistem sustainable development.

"Mendefinisikan bahwa sustainable development adalah yang pertama teknik bisa dikerjakan kemudian dari segi ekonomi mungkin perlu kita lakukan secara berulang-ulang, secara teknis dan ekonomi bisa dikerjakan dengan layak.

Visible sociality secara sosial dapat diterima oleh masyarakat kemudian secara lingkungan berwawasan, kemanusiaan menjadi kata kunci tentang pembangunan berkelanjutan, seperti di Kabupaten Sergai yang diwujudkan oleh Dinas Pendidikan yang dikenal dengan program Green Clean Life(GCL) serta Gerakan Pelajar Peduli Sampah (Gerappah)," paparnya.

Kami berterima kasih dengan program Gerappah hingga kebersihan lingkungan khususnya di lingkungan sekolah dapat tercapai.Saya ucapkan terima kasih kepada guru-guru di SD ini yang telah mempersiapkan tempat ini dengan baik semoga menjadi amal jariyah dan kebanggaan berkah buat kita semua,ujarnya.(fit)

17 Februari 2020
Medan | Indonesia Berkibar News - Untuk kedua kalinya, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik Asren Nasution menjadi Penjabat (Pj) Bupati Pakpak Bharat. Di tahun kedua ini, Asren diharapkan dapat berbuat lebih banyak untuk menyejahterakan masyarakat Pakpak Bharat.

Asren pertama kali dilantik menjadi Pj Bupati Pakpak Bharat pada 17 Januari 2019, dan masa jabatannya berakhir 17 Januari 2020. Karena belum adanya bupati definitif, Asren kembali dilantik menjadi Pj Bupati Pakpak Bharat hingga 17 Februari 2021.

"Sesuai dengan undang-undang pemerintahan kita, tidak bisa langsung memutuskan untuk mendefinitifkan tanpa seizin Menteri Dalam Negeri. Maka, oleh karena itu dilantik kembali Asren Nasution untuk menjadi Penjabat Bupati Pakpak Bharat," jelas Gubernur Edy Rahmayadi.

Dalam sambutannya pada acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Penjabat Bupati Pakpak Bharat di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro, Senin (17-02-2020), Gubernur berpesan agar di tahun kedua Asren harus lebih banyak berbuat untuk menyejahterakan rakyat.

"Sudah satu tahun Asren Nasution menjalankan amanah ini. Hari ini kita kembali menyaksikan pelantikan Penjabat Bupati Pakpak Bharat Saudara Asren Nasution. Ini adalah tahun kedua yang akan berakhir pada 17 Februari 2021. Insya Allah saat itu sudah terpilih Bupati Pakpak Bharat yang definitif. Kedepannya, tingkatkan dan lakukan apa saja yang bisa membuat rakyat sejahtera, rakyat sedang menunggu kita," harap Edy Rahmayadi.

Sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.12-172 Tahun 2020 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Pakpak Bharat,  Edy pun mengingatkan kembali akan tugas-tugas Pj Bupati Pakpak Bharat. "Menyelenggarakan pemerintahan di Kabupaten Pakpak Bharat, memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat yang definitif serta menjaga netralitas aparatur sipil negara pada pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020," ujar Edy.

Gubernur pun berpesan agar terus terjalin hubungan yang baik antara OPD dan Forkopimda di daerah agar pembangunan berjalan dengan baik. "Pastikan itu berjalan dengan baik, Pakpak Bharat punya potensi, karena berbatasan langsung dengan Provinsi Aceh. Saya akan datang ke sana, rencanakan kegiatan-kegiatan strategis," ujarnya.

Pj Bupati Pakpak Bharat Asren Nasution pun mengaku siap untuk menjalankan seluruh instruksi Gubernur. 

"Sesuai dengan instruksi Bapak Gubernur, Saya harus sukses menyelenggarakan Pilkada di Pakpak Bharat. Lalu selaku ASN saya harus netral dan pembangunan tidak boleh terhenti. Salah satunya saat ini kami sedang mengharapkan dukungan untuk pengaspalan jalan dari kecamatan Bagindar menuju Aceh Singkil. Kemudian Jalan dari kecamatan Siempat Rube menuju Kabupaten Dairi dan langsung tembus ke Bandara Silangit. Nah ini yang akan membuat orang-orang Aceh akan lebih dekat untuk terbang dari Silangit," ujarnya.

Hadir Kepala Dinas Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, Kadishub Sumut Abdul Haris Lubis, Kadispora Sumut Bahar Siagian, Kabiro Umum Setdaprov Sumut Achmad Fadly, Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Hendra Siregar, serta Forkopimda Pakpak Bharat.(bundo)



Diberdayakan oleh Blogger.