Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah.
Potensi sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia yang luar biasa, sejatinya menjadikan Sumatera Utara (Sumut) sebagai kawasan paling menarik untuk dijadikan tempat berinvestasi. Namun, hal itu belumlah cukup, jika tidak dibarengi dengan kebijakan yang tepat dari para pemangku kepentingan di daerah ini.
Visi dan Misi Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Musa Rajekshah dengan jargon ‘Sumut Bermartabat’ diyakini menjadi agenda yang baik untuk menciptakan daya tarik Sumut di mata investor. Meski baru ‘seumur jagung’ kepemimpinan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, sudah menunjukan tekad menjadikan Sumut sebagai destinasi paling menggiurkan bagi para investor.
Keseriusan dan kesungguhan Gubernur dan Wagub menjadikan Sumut sebagai kawasan layak bagi investor, setidaknya tergambar dalam Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut 2019 yang disampaikan ke DPRD Sumut.
Dari pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp15,2 triliun, dengan usulan belanja daerah sebesar Rp15,4 triliun lebih, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memfokuskannya untuk pencapaian visi misi Sumut Bermartabat, yakni lima poin penting seperti ketenagakerjaan, pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan peningkatan daya saing dari sektor agraris dan pariwisata.
Untuk ketenagakerjaan misalnya, program peningkatan kesempatan kerja dan berusaha melalui penyediaan lapangan pekerjaan sebesar Rp82,7 miliar atau 1,68 persen. Kemudian peningkatan dan pemenuhan akses pendidikan Rp1,3 triliun lebih atau 27,91 persen, dan pembangunan infrastruktur yang baik Rp1,4 triliun lebih atau 28,64 persen, adalah yang paling signifikan.
Sementara poin peningkatan layanan kesehatan berkualitas sebesar Rp379 miliar lebih atau 7,73 persen. Serta peningkatan daya saing melalui sektor agraris dan pariwisata Rp 365 miliar lebih atau 7,43 persen, menjadi program yang terus mendapatkan tempat.
Melalui program pendidikan diharapkan akan lahir sumber daya manusia yang cerdas, memiliki keterampilan dan berdaya saing.  Pembangunan infrastruktur diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, arus barang lebih efisien dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Begitu juga dengan  program ketenagakerjaan, kesehatan dan peningkatan daya saing dari sektor agraris dan pariwisata, seluruhnya diharapkan dapat mempermudah dan mendorong investor untuk berinvestasi di daerah ini.

[slide] [item url="https://3.bp.blogspot.com/-Xjj6gyn2mDA/W_Rp34UsPAI/AAAAAAAAANU/P8SO4dbi_lU8nRgr8My0IMbkqJ-EZwfYACLcBGAs/s1600/web-gubsu-nias-1.jpg" src="https://3.bp.blogspot.com/-Xjj6gyn2mDA/W_Rp34UsPAI/AAAAAAAAANU/P8SO4dbi_lU8nRgr8My0IMbkqJ-EZwfYACLcBGAs/s1600/web-gubsu-nias-1.jpg"]Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus membuka Ya'ahowu Nias Festival 2018 yang diselenggarakan di Lapangan Orurusa, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11/2018).[/item] [item url="https://4.bp.blogspot.com/-FKrBh8wYdWo/W_Rp30-rBDI/AAAAAAAAANY/MGxKQSuj2GkY9f5JmkCvUw9zaH8PROSWgCLcBGAs/s1600/web-gubsu-nias-2.jpg" src="https://4.bp.blogspot.com/-FKrBh8wYdWo/W_Rp30-rBDI/AAAAAAAAANY/MGxKQSuj2GkY9f5JmkCvUw9zaH8PROSWgCLcBGAs/s1600/web-gubsu-nias-2.jpg"]Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus membuka Ya'ahowu Nias Festival 2018 yang diselenggarakan di Lapangan Orurusa, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11/2018).[/item] [item url="Sumatera Utara Lahan Investasi Yang Menggiurkan" src="https://4.bp.blogspot.com/-BGItHLicX9I/W_Rp3w9yDfI/AAAAAAAAANQ/dWwFEAXa3ysMMnqtyBh9wU_v64MCFyXlgCLcBGAs/s1600/web-gubsu-nias-3.jpg" src="Sumatera Utara Lahan Investasi Yang Menggiurkan" src="https://4.bp.blogspot.com/-BGItHLicX9I/W_Rp3w9yDfI/AAAAAAAAANQ/dWwFEAXa3ysMMnqtyBh9wU_v64MCFyXlgCLcBGAs/s1600/web-gubsu-nias-3.jpg"]Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus membuka Ya'ahowu Nias Festival 2018 yang diselenggarakan di Lapangan Orurusa, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11/2018).[/item] [item url="https://4.bp.blogspot.com/-uu33zGyMWic/W_Rp4n_RAII/AAAAAAAAANg/rVnnFu9N1eYYZt5CO2ireiNkXTzXVv5gQCLcBGAs/s1600/web-gubsu-nias-4.jpg" src="https://4.bp.blogspot.com/-uu33zGyMWic/W_Rp4n_RAII/AAAAAAAAANg/rVnnFu9N1eYYZt5CO2ireiNkXTzXVv5gQCLcBGAs/s1600/web-gubsu-nias-4.jpg"]Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus membuka Ya'ahowu Nias Festival 2018 yang diselenggarakan di Lapangan Orurusa, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11/2018).[/item] [item url="https://4.bp.blogspot.com/-gvsfEmFU7aQ/W_SEGdd180I/AAAAAAAAAO8/vEAI6wGQELQI_N7hFqnI4eW6K008LHhNwCLcBGAs/s1600/web-gubsu-wagubsu-7.jpg" src="https://4.bp.blogspot.com/-gvsfEmFU7aQ/W_SEGdd180I/AAAAAAAAAO8/vEAI6wGQELQI_N7hFqnI4eW6K008LHhNwCLcBGAs/s1600/web-gubsu-wagubsu-7.jpg"]Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah.[/item] [item url="https://3.bp.blogspot.com/-dB9_O3y8ByQ/W_Rp5L-oPzI/AAAAAAAAANk/NRfi1PGes984RoLcWQVHLgqjkdWsl8MjACLcBGAs/s1600/web-gubsu-wagubsu-2.jpg" src="https://3.bp.blogspot.com/-dB9_O3y8ByQ/W_Rp5L-oPzI/AAAAAAAAANk/NRfi1PGes984RoLcWQVHLgqjkdWsl8MjACLcBGAs/s1600/web-gubsu-wagubsu-2.jpg"]Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah.[/item] [item url="https://2.bp.blogspot.com/-xG2cRRA5-Iw/W_Rp5r8Ft9I/AAAAAAAAANo/pDJ7VbJ_An4ap5SbGaupyVYITosRRlTUgCLcBGAs/s1600/web-gubsu-wagubsu-3.jpg" src="https://2.bp.blogspot.com/-xG2cRRA5-Iw/W_Rp5r8Ft9I/AAAAAAAAANo/pDJ7VbJ_An4ap5SbGaupyVYITosRRlTUgCLcBGAs/s1600/web-gubsu-wagubsu-3.jpg"]Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah.[/item] [item url="https://4.bp.blogspot.com/-FgfXh7egLRA/W_Rp6FOlwlI/AAAAAAAAANw/wXhUipg0zyUoBNATT_-oEr_9WQWh_9jqACLcBGAs/s1600/web-wagubsu-jepang-1.jpg" src="https://4.bp.blogspot.com/-FgfXh7egLRA/W_Rp6FOlwlI/AAAAAAAAANw/wXhUipg0zyUoBNATT_-oEr_9WQWh_9jqACLcBGAs/s1600/web-wagubsu-jepang-1.jpg"]Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah dan Seketaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekda Provsu) R. Sabrina menghadiri kegiatan pertemuan dengan investor Jepang yang tergabung dalam Asean Nagoya Club di Hotel Mandarin Jakarta, Minggu (21/10/2018). Dalam pertemuan ini dibahas rencana kerjasama di bidang Kesehatan, Pertanian dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. [/item] [item url="https://2.bp.blogspot.com/-2BKp5OekH_o/W_Rp6W9ZM8I/AAAAAAAAAN0/lc8PU5ClrNo_yEXMTnekrvb4_UJxdrE1wCLcBGAs/s1600/web-wagubsu-jepang-2.jpg" src="https://2.bp.blogspot.com/-2BKp5OekH_o/W_Rp6W9ZM8I/AAAAAAAAAN0/lc8PU5ClrNo_yEXMTnekrvb4_UJxdrE1wCLcBGAs/s1600/web-wagubsu-jepang-2.jpg"]Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah dan Seketaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekda Provsu) R. Sabrina menghadiri kegiatan pertemuan dengan investor Jepang yang tergabung dalam Asean Nagoya Club di Hotel Mandarin Jakarta, Minggu (21/10/2018). Dalam pertemuan ini dibahas rencana kerjasama di bidang Kesehatan, Pertanian dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. [/item] [item url="https://3.bp.blogspot.com/-AW0ZiQ2wJSE/W_Rp6j6cj5I/AAAAAAAAAN4/PDKRNSAJPnUkotoIC0c9JdLV6iDdMTi1QCLcBGAs/s1600/web-wagubsu-korea-1.jpg" src="https://3.bp.blogspot.com/-AW0ZiQ2wJSE/W_Rp6j6cj5I/AAAAAAAAAN4/PDKRNSAJPnUkotoIC0c9JdLV6iDdMTi1QCLcBGAs/s1600/web-wagubsu-korea-1.jpg"]Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menerima kunjungan pengusaha Korea di ruang kerjanya Lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (1/10/2018). Kenjungan ini dilaksanakan untuk membahas investasi usaha di Sumatera Utara.[/item] [item url="https://4.bp.blogspot.com/-b-Af8pRbFjw/W_Rp6-MzFFI/AAAAAAAAAN8/mgICHi2LUPU08E2Fi-IrlcrGa_DR9p1FwCLcBGAs/s1600/web-wagubsu-korea-2.jpg" src="https://4.bp.blogspot.com/-b-Af8pRbFjw/W_Rp6-MzFFI/AAAAAAAAAN8/mgICHi2LUPU08E2Fi-IrlcrGa_DR9p1FwCLcBGAs/s1600/web-wagubsu-korea-2.jpg"]Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menerima kunjungan pengusaha Korea di ruang kerjanya Lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (1/10/2018). Kenjungan ini dilaksanakan untuk membahas investasi usaha di Sumatera Utara.[/item] [item url="https://1.bp.blogspot.com/-CkS919Gwk5o/W_Rp7IuKBYI/AAAAAAAAAOE/noKmaeA1520MnnXX33ExcI28UYh3EhD2ACLcBGAs/s1600/web-wagubsu-pln-1.jpg" src="https://1.bp.blogspot.com/-CkS919Gwk5o/W_Rp7IuKBYI/AAAAAAAAAOE/noKmaeA1520MnnXX33ExcI28UYh3EhD2ACLcBGAs/s1600/web-wagubsu-pln-1.jpg"]Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah dan General Manager PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Layanan Satu Pintu di Balai Agung Astakona Kantor PLN Wilayah Sumut, Jalan Yos Sudarso Nomor 284 Medan, Senin (1/10/2018).[/item] [item url="https://4.bp.blogspot.com/-Hdr6lCF-uIg/W_Rp7HutfUI/AAAAAAAAAOA/Xqc-D4iAskg_Eu6C1dGmTc5nZ5G2rkWsQCLcBGAs/s1600/web-wagubsu-pln-2.jpg" src="https://4.bp.blogspot.com/-Hdr6lCF-uIg/W_Rp7HutfUI/AAAAAAAAAOA/Xqc-D4iAskg_Eu6C1dGmTc5nZ5G2rkWsQCLcBGAs/s1600/web-wagubsu-pln-2.jpg"]Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah dan General Manager PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Layanan Satu Pintu di Balai Agung Astakona Kantor PLN Wilayah Sumut, Jalan Yos Sudarso Nomor 284 Medan, Senin (1/10/2018).[/item] [/slide]

Sumut Jendela Dunia


Program yang diluncurkan baru-baru ini, juga menjadi bukti kebulatan tekad menjadikan Sumut sebagai kawasan yang pantas untuk diperhitungkan. Pemprov Sumut segera melakukan proses pemetaan potensi daerah lewat program yang disebut ‘Sumut Jendela Dunia’.
Yakni portal website berisi informasi audiovisual tentang data-data Sumber Daya Alam (SDA), wisata, pemerintahan, kemasyarakatan dan lainnya di Sumut. Portal ini akan terintegrasi dengan Sumut Smart Province.
Selain potensi SDA,  program ‘Sumut Jendela Dunia’ juga berisi tentang prestasi-prestasi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Sumut. Dicontohkannya, salah satunya berupa database atlet-atlet Sumut. Selain itu, bisa pula menampilkan hasil-hasil penelitian Balitbang dan Dewan Riset Daerah.
Data-data ini akan menjadi etalase paling penting bagi Sumatera Utara, dimana para investor akan memiliki data awal tentang Sumatera Utara yang lengkap dari program ini. Dengan daya dukung teknologi, investor yang ada di belahan bumi terjauh pun akan mampu mendapatkan informasi positif dan akurat lebih dini tentang Sumatera Utara, sebelum mereka menentukan pilihan.
Dalam program ini nantinya memuat kategori atau klasifikasi  tentang potensi satu daerah di Sumatera Utara. Kunci yang paling penting dari program ini adalah validnya informasi dari data yang tersedia.
Jika keberpihakan anggaran dan program yang akan digulirkan fokus menjadikan Sumut benar-benar diperhitungkan, maka pertanyaan selanjutnya, Sumatera Utara punya apa?
Maka, jawabanya sangatlah mudah.  Sumut selama ini sudah memiliki apa yang diinginkan investor, yang tidak ada dari Sumut adalah kesungguhan untuk menjadikan apa yang dimiliki benar-benar bermanfaat dan berguna bagi masyarakat Sumut.
Yang paling menggiurkan dari Sumut adalah soal potensi sumber daya alamnya yang melimpah. Wagub Musa Rajekshah pada beberapa kesempatan selalu mengajak para pengusaha dalam maupun luar negeri berinvestasi di Sumut, untuk pemenuhan kebutuhan energi untuk sektor industri, komersil maupun masyarakat.
Berbicara di Asian Energy Forum baru-baru ini, Musa Rajekshah membeberkan keunggulan Sumut dan menyiratkan pesan penting bahwa para investor akan menyesal jika tidak memanfaatkannya. Saat ini, Sumut memiliki potensi energi terbarukan meliputi tenaga air, panas bumi, biomasa, biogas dan tenaga surya.
Maka potensi energi terbarukan ini sangat mungkin dikembangkan lebih lanjut menjadi energi listrik sebagai upaya mendukung sistem kelistrikan di Sumut. Untuk tenaga air, Provinsi Sumut memiliki potensi sebesar 3.000 MW, sedangkan untuk panas bumi, Sumut memiliki potensi sebesar 2.000 MW.
Sumut saat ini telah memanfaatkan tenaga panas bumi untuk pembangkit listrik yang berada di PLTP Sibayak dan PLTP Sarulla, dan ini menjadi nilai lebih dari Sumut dimana kawasan ini memiliki ketersediaan enegeri listrik yang melimpah. Untuk potensi panas bumi yang akan dikembangkan berada di kawasan Pusuk Buhit Simbolong Samosir, kawasan Sorik Marapi, Mandailing Natal dan kawasan Ria-Ria Tapanuli Utara juga menjadi salah satu potensi energi menggiurkan di Sumut. Tidak kalah penting, dari potensi Sumatera Utara yang ada adalah Kelapa Sawit. Sumut yang tersohor akan perkebunan kelapa sawitnya, baik yang dikelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta dan masyarakat. Perkebunan kelapa sawit membentang di wilayah Timur dan pesisir barat Sumut, luas perkebunan kelapa sawit BUMN tercatat sekitar 300.000 hektar dan perkebunan sawit rakyat sekitar 400.000 hektar (data Dinas Perkebunan Provinsi Sumut). Produksi kelapa sawit menghasilkan limbah dengan komposisi 23 persen tandan kosong, 6,5 persen, cangkang dan 13 persen fiber sawit. Limbah-limbah tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik biomassa.
Potensi listrik yang dihasilkan dari limbah kelapa sawit Sumut diperkirakan sekitar 1,050 MW. Dan pada saat ini pemanfaatan biomassa menjadi energi listrik masih sekitar 100 MW. Sedangkan diantara pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTB) PT Growth Sumut sebesar 30 MW, PLTB Growth Asia sebesar 30 MW dan PLTB Harkat Sejahtera 15 MW.
Sumut juga memiliki keindahan alam yang luar biasa. Banyak destinasi wisata di daerah ini yang keindahannya patut disejajarkan dengan destinasi wisata kelas dunia. Di sini ada Danau Toba, Pulau Samosir, Pantai Nias, Taman Nasional Gunung Leuser, Salju Panas Dolok Tinggi Raja, Gunung Sibayak, Air Terjun Sipiso-piso dan lainnya, sehingga Gubernur Edy Rahmayadi sering menyebut Sumut sebagai “Surga Kecil” pemberian dari Allah SWT.
Untuk pengembangan potensi pariwisata di daerah ini, Pemprov Sumut membuka peluang investasi selebar-lebarnya. Bahkan, Pemprov berkomitmen untuk mempermudah para investor yang ingin berinvastasi di Sumut, tentu tetap mengacu pada aturan yang berlaku.
Bukan hanya isapan jempol. Pertengahan Oktober 2018, Sumut memperoleh komitmen investasi Rp 6,1 triliun atau sekitar US$400 juta untuk pengembangan pariwisata Danau Toba dari tujuh calon investor. Komitmen itu diteken, di sela-sela IMF-WB di Bali, oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba bersama tujuh calon investor, yaitu PT Gaia Toba Mas, PT Agung Concern, PT Alas Rimbawan Lestari, PT Gamaland Toba Properti, PT Crystal Land Development, PT Asset Pacific, Dan PT Arcs House - Jambuluwuk.
Selain itu, investor dari berbagai negara juga sudah banyak yang datang ke Sumut dan menyatakan berminat untuk berinvestasi di berbagai sektor di daerah ini. Diantaranya dari Jepang, Malaysia, Singapura, China, Kazakshtan, Tajikistan, Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Maka salah besar jika para investor menyingkirkan “Surga Kecil” Sumut dari daftar kawasan paling menggiurkan untuk berinvestasi. Sumatera Utara dengan daya dukung yang dimiliki layak disebut sebagai ‘Lahan Investasi’ yang Menggiurkan. (*)

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus membuka Ya'ahowu Nias Festival 2018 yang diselenggarakan di Lapangan Orurusa, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11/2018).
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus membuka Ya'ahowu Nias Festival 2018 yang diselenggarakan di Lapangan Orurusa, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11/2018).
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus membuka Ya'ahowu Nias Festival 2018 yang diselenggarakan di Lapangan Orurusa, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11/2018).
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus membuka Ya'ahowu Nias Festival 2018 yang diselenggarakan di Lapangan Orurusa, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11/2018).
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah.
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah.
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah.
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah dan Seketaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekda Provsu) R. Sabrina menghadiri kegiatan pertemuan dengan investor Jepang yang tergabung dalam Asean Nagoya Club di Hotel Mandarin Jakarta, Minggu (21/10/2018). Dalam pertemuan ini dibahas rencana kerjasama di bidang Kesehatan, Pertanian dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga.
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah dan Seketaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekda Provsu) R. Sabrina menghadiri kegiatan pertemuan dengan investor Jepang yang tergabung dalam Asean Nagoya Club di Hotel Mandarin Jakarta, Minggu (21/10/2018). Dalam pertemuan ini dibahas rencana kerjasama di bidang Kesehatan, Pertanian dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menerima kunjungan pengusaha Korea di ruang kerjanya Lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (1/10/2018). Kenjungan ini dilaksanakan untuk membahas investasi usaha di Sumatera Utara.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menerima kunjungan pengusaha Korea di ruang kerjanya Lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (1/10/2018). Kenjungan ini dilaksanakan untuk membahas investasi usaha di Sumatera Utara.
Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah dan General Manager PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Layanan Satu Pintu di Balai Agung Astakona Kantor PLN Wilayah Sumut, Jalan Yos Sudarso Nomor 284 Medan, Senin (1/10/2018).
Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah dan General Manager PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Layanan Satu Pintu di Balai Agung Astakona Kantor PLN Wilayah Sumut, Jalan Yos Sudarso Nomor 284 Medan, Senin (1/10/2018).



Medan | Indonesia Berkibar News - Wali Kota Medan Drs  H T Dzulmi Eldin S MSi bersama Asisten Ekonomi  dan Pembangunan (Ekbang) Provinsi Sumatera Utara Ibnu S Hutomo beserta jajaran direksi Bank Sumut melepas  peserta jalan santai yang diikuti seribuan warga di Jalan Imam Bonjol Medan, Minggu (18-11-2018).  Jalan santai ini digelar dalam ranga Gathering HUT 57 Keluarga Besar PT Bank Sumut sekaligus Penarikan Undian Gebyar Martabe Periode I  dengan hadiah utama 1 miliar.

Pelepasan  jalan santai dilakukan sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah Wali Kota dan Asisten Ekbang mengangkat bendera start,  seribuan peserta  yang  umumnya membawa anggota kelauraganya masing-masing selanjutnya melangkah mengikuti rute yang telah ditetapkan dengan jarak sekitar 5 kilometer.

Wali Kota bersama Asisten Ekbang beserta  Direktur Operasional Bank Sumut Didi Duharsa, Direksi Pemasaran Abdi santosa Ritonga, Direktur Kepatuhan Yulianto Maris dan Direktur Syariah T Jefry selanjutnya mengikuti seluruh peserta mengikuti jalan santai hingga finish.

Sementara itu menurut Direktur Operasional Bank Sumut Didi Duharsa, kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan rasa kekeluargaan dan tali silaturahmi antara keluarga besar Bank Sumut dengan seluruh nasabah. Di samping itu Didi pun berharap kegiatan ini juga dapat menumbuhkan rasa solidaritas seluruh insan Bank Sumut dalam bekerja dan bersinergi dalam upaya memajukan Bank Sumut.

 "Kegiatan juga akan dirangkaikan dengan penarikan Undian Gebyar Martabe Periode I. “Penarikan undian ini  sangat ditunggu-tunggu nasabah Bank Sumut karena menyediakan hadiah yang sangat menarik, salah satunya hadiah utama dengan uang tunai sebesar Rp. 1 miliar,” kata Didi.
           
 Wali Kota Medan Drs H T dzulmi Eldin S MSi MH sangat mengapresiasi digelarnya kegiatan ini. Selain membangun komunikasi dan hubungan yang lebih mendalam dengan nasabah, kegiatan ini dinilai sebagai upaya untuk mengajak warga menambung di Bank Sumut, sebab bank yang dulunya bernama Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (BPDSU) merupakan bank orang Sumut, termasuk Kota Medan.

"Bank Sumut selaku mitra Pemko Medan diharapkan terus mendukung pembangunan yang tengah dijalankan, terutama dalam upaya pembangunan perekonomian masyarakat serta peningkatan bantuan  dalam bentuk Coorporate Social Responsibility (CSR). “Peningkatan bantuan CSR  yang diberikan tentunya sangat membantu kita dalam percepatan pembangunan Medan Rumah Kita,” paparnya.(bundo)

              


Nias Selatan | Indonesia Berkibar News  - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi membuka secara resmi Yaahowu Nias Festival 2018 di Lapangan Ororusa, Teluk Dalam, Sabtu (17-11-2018). Mengenakan pakaian khas bangsawan Nias, Gubernur melakukan “hombo (lompat) batu” pertama sebagai tanda kehormatan. Meski tidak berhasil melompati batu, Gubernur tetap disambut tepuk tangan dan sorak sorai ribuan penonton.

Pesta Yaahowu merupakan salah satu even di Sumut yang telah masuk even kalender Kementrian Pariwisata. Bahkan, termasuk salah satu top 100 event wonderful Indonesia. Pertunjukan tari tradisional oleh seribuan penari, turut menambah kemeriahan pesta tersebut.Salah satunya Tarian Perang, yang sekaligus menjadi penutup acara. Hentakan-hentakan dan gerakan dinamis dari para penari yang mengenakan alat perang tradisional, membuat merinding para hadirin yang melihatnya. Puncaknya, ketika 100 orang penari melakukan lompat baru secara bergantian.

Gubernur mengatakan, bahwa Kepulauan Nias diciptakan bukan hanya untuk orang Nias saja. Tetapi, Nias adalah surga kecil yang diturunkan di dunia untuk dilihat dan dinikmati keindahannya oleh semua orang.

"Siapapun yang datang ke Nias termasuk orang luar Indonesia. harus kita terima dengan baik. Nias ciptaan Tuhan, jadi Nias ini bukan semata-mata milik orang Nias saja, Nias ini milik semua orang hidup di dunia," kata Edy.

Karena itu, Edy Rahmayadi meminta masyarakat Nias menyiapkan diri untuk membangkitkan potensi wisata yang ada di Kepulauan Nias. "Siapkan diri anda semua untuk menyambut masa depan gemilang," katanya.Dikatakan juga, bahwa orang tidak bisa menganggap remen Nias. Tidak pula bisa dianggap kecil. “Sebab banyak orang dari segala penjuru dunia datang ke Nias, untuk melihat keindahan pulau surga kecil ini,” ujarnya.

 Sementara itu, Bupati Nias Selatan Hilarius Duha mengatakan Pesta Yaahowu, bukan pesta khusus Nias Selatan saja. Pesta ini merupakan kesepakatan bersama antara 4 kabupaten ditambah walikota se kepulauan Nias. "Karena kesepakatan bersama tentu apapun pelaksanaan ini adalah tanggungjawab bersama," ujarnya.

Koordinator Forum Kepala Daerah (Forkada) sekepulauan Nias, yang juga Bupati Nias Barat Faduhusi Daely mengatakan Edy Rahmayadi merupakan Gubernur Sumatera Utara pertama yang mengunjungi Kepulauan Nias 4 hari berturut turut.Momentum untuk memperkuat potensi yang ada di Kepulauan Nias. Potensi yang dimaksud yakni pariwisata dan perikanan. "Hal ini untuk mempercepat akselerasi masyarakat Kepulauan Nias," ujarnya.

Yaahowu Nias Festival akan diadakan hingga tanggal 20 November 2018. Rangkaian acara tersebut diisi dengan legiatan kebudayaan khas Kepualuan Nias di antaranya pawai, festival menganyam bola bola Nafo,  harimbale Nias 2018,  investor meeting Nias, malam pargelaran budaya Nias, yaahowu Nias idol, festival kuliner nIas, one day in bawomataluo dan acara budaya lainnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, OPD Pemprov Sumut dan Pemkab/Pemko Sekepulauan Nias, perwakilan Kementrian Kemaritiman, ribuan masyarakat Nias dan wisatawan mancanegara.(mesiana/bundo)

Nias Selatan | Indonesia Berkibar News  -  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bertemu dengan para Bupati dan organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kepulauan Nias di pendopo rumah dinas Bupati Nias Selatan, Teluk Dalam, Nias Selatan, Jumat malam (16-11-2018).

 Gubernur Edy mengatakan Nias punya potensi lebih besar jika dibandingkan dengan Manado. Terutama potensi sumber daya alamnya. Tetapi pariwisata di Manado berkembang lebih pesat dan banyak dikunjungi wisatawan, baik nasional maupun manca negara. "Manado masih kalah potensinya ketimbang surga kecil yang diberikan di Nias ini," ujar Edy.

Selain itu, Edy menyebut Nias sebagai wisata selancar nomor 2 dunia setelah Hawai. Hawai hanya menang kemajuan infrastruktur. "Ini Nias belum apa-apa sudah nomor 2, apalagi diberi infrastruktur yang bagus?" katanya.Untuk itu, Edy minta agar seluruh jajaran pemerintah se-Kepulauan Nias untuk bersama sama membangun Nias. "Namanya Nias, cantik namanya. Saya tidak tahu kenapa tak maju di sini," katanya.

Gubernur juga berpesan kepada jajaran pemerintahan se-Kepulauan Nias, agar bersatu dalam pembangunan. Jangan sampai orang Nias hanya jadi penonton di rumah sendiri. "Jangan hanya bule yang menikmati," kata Edy.Terkait pembangunan, kata Gubernur, kepala desa adalah yang menjadi ujung tombaknya. Hal tersebut harus diperhitungkan agar Sumatera Utara yang bermartabat dapat terwujud. "Kita ingin membangun desa menata kota," ujarnya.

Koordinator Forum Kepala Daerah (Forkada) sekepulauan Nias, yang juga Bupati Nias Barat Faduhusi Daely mengharapkan arahan yang diberikan Gubernur Edy Rahmayadi dapat memberikan semangat bagi OPD dan jajaran pemerintahan di Pulau Nias. “Hal itu demi kemajuan pembangunan di Kepulauan Nias,” katanya.(bundo/mesiana)




Tobasa | Indonesia Berkibar News  -  Sekretaris Daerah Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Dr Ir Hj R Sabrina MSi memotivasi warga Desa Sigapiton untuk menggali potensi agrowisata dan pariwisata Danau Toba. Sehingga Desa Sigapiton menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Hal itu disampaikan Sekdaprov Sumut Sabrina pada Peresmian Kerjasama Pengembangan Kawasan Pariwisata Danau Toba, Bank Indonesia (BI) dengan Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba, Jumat (16-11-2018) di Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).

“Saya melihat Desa Sigapiton yang terletak di dinding Danau Toba memiliki potensi yang besar, yang dapat dikembangkan, terutama untuk sektor pariwisata, baik itu dari potensi agrowisata maupun dari sisi pariwisatanya,” ujar Sabrina.

Dikatakan Sabrina, dilihat dari struktur tanahnya Desa Sigapiton juga sangat berpotensi menjadi pusat pengembangan budidaya bawang merah. Apalagi, diketahui desa tersebut dahulunya merupakan salah satu daerah penghasil bawang merah  yang berkualitas baik dan rasa yang khas.

“ Dulunya desa ini merupakan penghasil komoditi bawang merah yang jauh lebih baik dari produksi daerah lain di Sumut. Misalnya dari kualitas dan mutunya sangat disukai oleh masyarakat Sumut, juga para wisatawan, baik dalam negeri maupun manca negara. Wisatawan juga bisa melihat langsung, bahwa tanaman bawang merah bisa tumbuh di antara bebatuan,” kata Sabrina lagi

Begitu juga dari sisi pariwisatanya, Desa Sigapiton dapat maju dan berkembang seperti desa lainnya yang berada di kawasan Kaldera Toba. Sebab desa tersebut memiliki panorama dan wisata pantai yang tidak kalah indahnya dengan lokasi lainnya di Danau Toba.

“Pantai Desa Sigapiton juga sangat indah, maka saya sangat mendukung pengembangan desa ini menjadi objek wisata dan itu harus didukung semua pihak, khususnya warga sekitar dan Pemkab Tobasa juga CSR, bila tidak maka ini semua hanya menjadi potensi saja,” jelasnya.

 Seperti yang diketahui bahwa pemerintah pusat melalui kebijakannya menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia, maka Pemprov Sumut dan Pemkab sangat mendukung pengembangan wisata di desa tersebut.

Kendati demikian, kata Sabrina, pembangunan infrastruktur ke desa tersebut harus terus ditingkatkan agar konektivitas antara Desa Sigapiton maupun ke ibukota kabupaten bisa lebih lancar, hingga warga desa maupun masyarakat dari luar, khususnya wisatawan dalam maupun mancanegara bisa dengan mudah melihat objek dan menikmati keindahan  desa  tersebut.

Potensi ini mendapat dukungan dari Pemkab Tobasa. Wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus sangat bangga dengan Desa Sigapiton yang menjadi perhatian dari berbagai pihak, khususnya perbankan yang mengucurkan bantuan untuk menumbuhkan gairah perekonomian masyarakat.

"Seperti yang dikatakan Sekdaprov Sabrina, bahwa desa ini memilik potensi untuk membangkitkan perekonomian masyarakat, baik dari sektor pariwisata maupun agrowisata (budidaya bawang merah),"paparnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Arie Prasetyo bahwa sesuai arahan Presiden Republik Indonesia untuk menjadikan Danau Toba sebagai salah satu objek wisata utama Sumut.

Begitu juga Pjs Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Hilman Trisnawan menyampaikan, bahwa Desa Sigapiton harus dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata di Danau Toba. Diantaranya melalui pengembangan agrowisata bawang merah.

Usai acara peresmian yang ditandai dengan penandatanganan MoU antara BI dengan Pemkab Tobasa dan Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba,  Sekdaprov Sumut Sabrina bersama rombongan juga melakukan penanaman bawang merah secara simbolis. Rencananya, penanaman bawang  akan menggunakan lahan seluas 2,5 hektar  dengan bibit bawang sebanyak 2,5 ton dari varitas terbaik.(bundo)


Medan | Indonesia Berkibar News  - Untuk mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) tim Kemenkes RI dipimpin dr.Irwan Panca Wariaseno MKM didampingi Kadis Kesehatan dr.H.Nanang Fitra Aulia Sp.PK lakukan kunjungan ke SD 163081 Jl.Pendidikan dan SMAN -I, Jumat (16-11-2018).

Di SD 163081 dr.Iwan didampingi Sudarman kepada para guru dan dokter kecil memberikan penyuluhan tentang Germas dilingkungan sekolah yang perlu menjadi perhatian.

Dikatakan, setiap peserta didik tidak hanya memiliki rapor tentang nilai pendidikan saja, tetapi juga sudah punya rapor kesehatan yang diisi setiap hari oleh siswanya dan diketahui oleh guru dan orang tuanya.

Setiap sekolah sebaiknya mempunyai program kegiatan kesehatan yang dilakukan secara rutin, seperti sarapan pagi, cuci tangan dan gosok gigi bersama para siswa.

Dikatakan dr.Irwan untuk kegiatan tersebut sekolah bisa minta pendampingan dari Puskesmas untuk memberikan penyuluhan kesehatanya, Dinas Kesehatan saya yakin pasti membantunya.

Dalam kesempatan tersebut tim juga meninjau kantin SD yang menjual makanan, tim menyarankan penjualnya juga menyiapkan makanan sayur dan buahnya juga diperhatikan.

Selanjutnya tim melakukan kunjungan ke SMAN-1. Tim disuguhkan oleh para siswa dengan senam peregangan, memberikan penyuluhan tentang Germas.

Disampaikan Germas merupakan program untuk senantiasa memilhara dan menjaga kesehatan setiap warga, dan banyak hal yang bisa dilakukan diantaranya berolahraga, makan makanan yang seimbang

Seperti disampaikan Walikota Tebing Tinggi berjalan kaki kesekolah yang dekat dengan tempat tinggal. Itu juga merupakan olah raga.katanya.(torong)

.
 

Tebing Tinggi | Indonesia Berkibar News - Apresiasi buat Pemko Tebing Tinggi yang sudah melaksanakan Germas dengan baik, meskipun belum sempurna khususnya ditingkat pelajar dan remaja.
Tebing Tinggi(Antaranews Sumut)- Tim sosialisasi Germas Kemenkes RI berikan apresiasi Pemerintah Kota Tebing Tinggi atas pelaksanaan Gerakan Germas di Tebing Tinggi yang berjalan sukses.

Hal ini disampaikan Tim Sosialisasi Kemenkes RI dr.Irwan Panca Wariaseno MKM saat meninjau langsung kegiatan Germas di Sekolah SMAN-I Tebing Tinggi didampingi Kadis Kesehatan Tebing Tinggi dr.H.Nanang Fitra Aulia Sp.PK Jumat (16-11-2018) dihalaman SMAN-I.

Disampaikan dr.Iwan ternyata program Germas dikalangan anak sekolah dan remaja di Kota Tebing Tinggi sudah berjalan dengan baik meskipun belum sempurna, dan perlu pembinaan lebih lanjut.

Ini terbukti para pelajar dari tingkat SD sampai SMA mampu menjawab semua quisener yang kami sampaikan tentang Germas, aktualisasikan bahkan sebagian sudah mereka kerjakan, memang perlu penyempurnaan.

Lingkungan sekolah kebersihanya terjaga dengan baik, ruang UKS sudah cukup baik, ini semua merupakan bukti nyata bahwa Germas sudah berjalan sejak jauh hari di Tebing Tinggi, seperti yang disampaikan Walikota H.Umar Zunaidi Hasibuan, ujarnya.

dr.Irwan mengakui kepada Kadis Kesehatan, apa yang sudah dilakukan selama ini agar terus ditingkatkan dengan senantiasa berkoordinasi dengan kami, Kemenkes senantiasa terbuka, silahkan hubungi kami, Walikotanya sangat respek terhadap Kesehatan warganya di Tebing Tinggi, ini luar biasa, katanya.

Sementara itu Kadis Kesehatan Tebing Tinggi dr.H.Nanang Fitra Aulia Sp.PK mengatakan apa yang dialkukan selama ini adalah merupakan implementasi dari semua program pembangunan dibidang kesehatan yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, kami ddaerah hanya mengimplementasikanya sesuai dengan arahan dari Walikota.

Kami tidak ingin kegiatan Germas di Tebing Tinggi hanya sebatas spanduk dan jargon-jargon saja, kami ingin bersama-sama dengan instansi terkait ikut melaksanakanya bersama-sama, jajaran Kesehatan siap memberikan penyuluhan.ujarnya.(torong)


Diberdayakan oleh Blogger.