Tampilkan postingan dengan label Aceh-Timur. Tampilkan semua postingan

11 November 2020

 Aceh Timur | Indonesia Berkibar News - Dalam rangka untuk membantu perbaikan sarana jalan yang ada di kecamatan Indra makmu khususnya di jalan Alue ie Mirah - kuta binjei, kabupaten Aceh Timur yang kondisinya telah lama rusak sehingga rawan kecelakaan bagi pengguna jalan.

PT Perkebunan Nusantara sebagai perusahaan perkebunan yang beroperasional di wilayah Aleu Ie Mirah bersama sama berpatisipasi melaksanakan proses pekerjaan perbaikan jalan kecamatan Indra Makmu - Kuta Binjei hingga selesai sesuai dengan rencana.

 Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut PTPN I berkontribusi membantu alat transportasi dan truk pengangkut material untuk perbaikan jalan lintas antar kecamatan Indra makmur.

Ahmad Gusmar Harahap Direktur PT PERKEBUNAN NUSANTARA I melalui Kasubbag Humas PTPN I menyampaikan bahwa jalan utama yang berhubungan dengan Kecamatan Indra Makmu - Kuta Binje sangat diperlukan perbaikan untuk mencegah kecelakaan dan kerawanan lalu lintas bagi masyarakat dan perusahaan yang menggunakan lintasan jalan tersebut.lebih lanjut Ahmat Gusman menyampaikan ucapan terimakasih kepada muspika indra makmu yang telah memprakasai perbaikan dan pelebaran badan jalan dengan menggunakan material tanah batu.

Pada kesempatan ini khususnya PTPN I ikut membantu pelaksanaan perbaikan jalan di Alue ie Mirah dan Blang Nisam yang jaraknya 7Km dan mengharap kepada masyarakat dan penggunaan jalan agar sama sama menjaga agar jalan yang telah di perbaiki ini dapat terpelihara dengan baik sehingga perekonomian masyarakat dapat berjalan lancar. (Yn5)

21 Oktober 2020


IDI | Indonesia Berkibar News
-Sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil terjaring razia yang digelar Tim Peucrok Yustisi Protokol Kesehatan (Prokes)  Covid-19 Aceh Timur, Rabu, (21-10-2020).

Kepala Satpol PP - WH Aceh Timur T. Amran SE MM, mengatakan bahwa  kegiatan razia  tim Peuceok dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan dalam penanganan penyebaran Covid-19.

"Razia operasi yustisi sesuai Perbub Nomor 32 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 di lintas jalan Medan - Banda Aceh, di Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur,"tegasnya 

Kasatpol PP Aceh Timur  menambahkan untuk warga dan pengendara jalan  yang terjaring razia diberikan sanksi untuk saat ini baru tahap teguran lisan dan pencatatan bagi pelanggar.

"Hasil Razia Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yaitu berhasil menindak sebanyak 67 pengendara yang tidak mematuhi protokol kesehatan," kata Ampon.

Lanjutnya razia  tersebut melibatkan,  TNI, Polri,  Satpol PP, WH, BPBD,  Dishup, Diskominfo dan unsur dinas terkait lainya," katanya

"Alhamdulillah berjalan dengan aman dan lancar. kegiatan ini akan terus kami lakukan agar dapat meminimalisir  penyebaran Covid 19 ini,

Ia berharap kesadaran warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan demi kebaikan bersama," tutup Kasatpol PP-WH Aceh Timur T.Amran. (yns)

20 Juli 2020

Idi | Indonesia Berkibar News - PLN Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Idi menggelar turnamen tenis lapangan ganda putra. Turnamen yang digelar  di Lapangan ISC Idi, Aceh Timur, Senin (20-07-2020) Sore.

Manager PLN Idi, Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Idi, Abdul Majid, saat pembukaan turnamen, Senin  (20-07-2020), mengungkapkan bahwa sebanyak 16 tim yang berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Polres, TNI di Wilayah Aceh Timur, dalam turnamen di ISC Idi Sport Center, Aceh Timur.

Ia juga menyampaikan,  sebagai ajang silaturahim antar instansi, terutama lingkup Aceh Timur menjadi ajang kompetisi, turnamen 

“Ini tidak hanya menjadi wadah pembinaan bakat, tetapi juga menjadi sarana komunikasi kita semua untuk memajukan tenis di Aceh Timur” ungkapnya.

Sementara, Ketua Umum Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Firman Dandy, bagian dari upaya kita untuk terus mengairahkan olah raga tenis di kota Idi Khususnya dan Aceh Timur di masa  adaptasi pandemi Covid-19.

"Even ini bagian uji coba kita untuk mengaktifkan kembali kegiatan olah raga di masa adaptasi  dengan kondisi ditengah pandemi covid-19," kata Ketua Umum KONI Aceh Timur Firman Dandy, SE M.Si, Senin (20-07-2020) sore di Lapangan ISC Idi, Aceh Timur

"Kami apresiasi kepada pihak PLN yang telah menginisiasi even ini bersama kawan-kawan Pelti Aceh Timur,"tutur Ketum KONI Aceh Timur Firman Dandy (yns)

24 Juni 2020

Aceh Timur | Indonesia Berkibar News -Semakin maraknya kasus pedemi Virus Covid-19 yang masih melanda Indonesia termasuk Provinsi Aceh membuat Pemerintah Daerah Aceh Timur terus berupaya melindungi masyarakatnya dari wabah yang menjadi momok paling menakutkan seantero dunia saat ini.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Aceh Timur melalui tim gugus tugas Covid-19 adalah menjaga perbatasan masuk dari luar daerah seperti Kota Langsa dan Aceh Utara.

Menurut Assisten I Bidang pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, S.STP, M.AP upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya atau menyebarnya wabah Virus Covid tersebut di Aceh Timur yang dibawa oleh orang yang berasal dari luar Aceh Timur baik itu orang yang terkena virus maupun si pembawa virus” ujarnya, Rabu (24-06-2020).

Tim pemeriksaan tes kesehatan covid ini terdiri dari beberapa unsur terkait antara lain dari Perhubungan, Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja serta unsur dari TNI dan Polri.

Menurut kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Timur, Drs. Mohd. Mukhtar, M.AP saat ini yang kita periksa hanya sebatas truk angkutan barang dan paket dan kemungkinan untuk kedepan kita akan memeriksa para penumpang angkutan umum yang akan melewati Aceh Timur, dan pos pemeriksaan covid baru berjalan di dua titik yakni perbatasan Aceh Timur-Aceh utara dan Aceh Timur-Kota Langsa. 

Sementara itu kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur, Syahminan, S.K.M, M.Kes mengatakan posko yang sama juga akan didirikan di Kecamatan Julok dan di lokasi ini juga disediakan tempat untuk mengarantina sementara apabila ditemui orang yang yang terjangkit virus corona tersebut dan kita sudah mempersiapkan para tenaga medis di semua titik lokasi pos pemneriksaan.

Kepala Badan penangulanggan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Timur, Ashady, SE yang didampingi oleh Kasatpol PP dan WH Aceh Timur, T. Amran SE, MM juga membagikan masker secara gratis kepada para supir anggkutan barang dan juga para pengendara lainnya terutama sepeda motor yang melintas tanpa mengunakan masker. (yns)

IDI | Indonesia Berkibar News -Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakikan Provinsi Aceh di Banda Aceh, Rabu(24-06-2020).

 Proses penyerahan diawali dengan penandatangan berita acara oleh Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M. Thaib, SH, Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Ketua DPRK Aceh Timur dan dilanjutkan dengan penyerahan LKPD dari Kepala BPK RI Perwakilan Aceh Arif Agus, ke Bupati dan Ketua DPRK Aceh Timur.

Bupati Rocky dalam sambutannya, mengatakan kegiatan rutin tahunan BPK RI itu harus dilaksanakan dan dipatuhi oleh semua Pemerintah Daerah di Indonesia. "Laporan ini diharapkan bukan hanya sekedar laporan rutin, tapi benar-benar mampu meningkatkan kualitas laporan pengelolaan keuangan daerah terutama di Kabupaten Aceh Timur," katanya.

Laporan hasil pemeriksaan yang diserahkan secara resmi kepada Pemkab Aceh Timur itu merupakan bentuk petunjuk untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan menjadi lebih baik terkait pengelolaan keuangan pada masa yang akan datang.

Namun demikian, lanjut bupati, karena kelemahan dan kekurangan kami dalam menyusun laporan keuangan sehingga masih terdapat temuan-temuan yang harus kami tindaklanjuti demi perbaikan kedepan.

Kemudian, dalam menindaklajuti temuan-temuan tersebut telah disusun Rencana Aksi (Action Plan) yang dalam implementasi nantinya dimohon bimbingan dan arahan dari Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, agar tindaklanjut dari hasil audit tersebut dapat diselesaikan tepat waktu.

"Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur pada tahun ini memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke enam kali secara berturut-turut. 

Hal ini tentunya berkat upaya dan kerja keras serta komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

"Kami menyadari, bahwa masih terdapat kekurangan dan kelemahan dalam pengelolaan keuangan, maka oleh sebab itu kami berupaya agar agar para pengelola keuangan dan seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Aceh Timur bekerja keras memperbaiki dan menata pengelola keuangan pada setiap OPD," terang Rocky.

Pihaknya berharap kepada Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Aceh atas kerjasama selama ini yang telah terbina dengan baik agar terus terjalin untuk masa mendatang.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati Rocky sekali lagi menyampikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kepada Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Aceh atas kerjasama, perhatian dan pembinaannya selama ini.

"Jika dalam proses pemeriksaan laporan keuangan Interim dan terinci dengan metode Audit From Home (AFH) terdapat pelayanan yang kurang maksimal dan juga hal-hal yang kurang berkenan para auditor serta lambatnya, kami menyampaikan dokumen-dokumen yang dibutuhkan melalui WhatsApp dan email. 

"Terakhir, kami berharap  apa yang telah kami upayakan bersama selama ini akan membuah keberhasilan dan kemajuan di masa yang akan datang," demikia Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M. Thaib, SH. (yns)

Teks Foto: Bupati Rocky menyampaikan sambutan saat menerima LHP LKPD Tahun 2019 di Kantor BPK RI Perwakilan Aceh di Banda Aceh, Rabu(24-06-2020).(yns)


18 Juni 2020
Langsa | Indonesia Berkibar News -  Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE, Kamis (18-06-2020) meresmikan Gampong Buket Meutuah, Kecamatan Langsa Timur sebagai Gampong Tangguh Aceh ditandai dengan launching di Pusat Pasar Langda Timur.

Hadir Kapolres Langsa, AKBP Giyarto SH SIK, Kajari Langsa, Ikhwan Nul Hakim SH, Dandim 0104/Atim diwakili Danramil 23/Lgst, jajaran Kepala OPD.

Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE, mengapresiasi keberadaan Gampong Tangguh yang telah diresmikannya di Kecamatan Langsa Timur ini, yang InshaAllah akan menjadi torehan sejarah.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada TNI/Polri serta seluruh Forkopimda yang semakin solid dan harmonis, membangun daerah ini khususnya dalam menghadapi pandemi covid-19.

Tujuan pencanangan keberadaan Gamponng Tangguh ini sebagai upaya bersama menuju tatanan masyarakat new normal, dalam mempersiapkan model gampong sehat menyambut tatanan kehidupan baru.

Dikatakannya, keberadaan Gampong Tangguh ini dalam kurun jangka pendek, dan fokus pada percepatan penanganan covid-19 di Aceh umumnya di Kota Langsa khususnya.

Dirinya yakin konsep Gampong Tangguh ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan, sosial ekonomi dan keamanan.

Lebih yakin lagi dengan adanya bantuan yang optimal dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang siap mengajarkan cara menyelesaikan masalah.(srmbi/m djohan)




















17 Juni 2020


Ranto Peureulak  | Indonesia Berkibar News - Bupati Aceh Timur bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membuka Gekaran Tanam Pagi di Desa Seuneubok Johan, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Rabu (17-06-2020).

Hadir Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.Ik, MH. Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol CZI Hasanoel Arifin Siregar, Kajari Aceh Timur Abun Hasbulloh Syambas, SH, MH. Ketua DPRK Aceh Timur Tgk. Muhammad Daud. Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultural Aceh Timur, Drh. Muhammad Mahdi, dan sejumlah anggota DPRK Aceh Timur, sejumlah pejabat, unsur forkopimcam, para penyuluh dan tokoh masyarakat.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikiltura Aceh Timur, drh. Muhammad Mahdi, dalam laporannya menyebutkan, gerakan tanam padi kali ini dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dalam menghadapi pandemi COVID-19 didaerah itu.

"Luas sawah di Kabupaten Aceh Timur mencapai 16.467 hektar dan mayoritas lahan sawah tadah hujan," ujarnya.

Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, Safrizal, SP, MM, dalam sambutannya mengatakan, para kepala daerah bersama kepala dinas didaerah di harapkan dapat menggenjot luas lahan tanam, baik lahan sawah atau lahan kering.

"Target kita tahun ini Aceh bisa memproduksi mencapai 1,7 juta ton padi atau 1,1 juta ton beras," ujarnya.

Meningkatkan produksi, lanjut Safrizal, maka perlu dilakukan penanaman di lahan kering seperti padi darat atau padi gogo. "Saat ini produksi gabah periode Januari - Mei 2020 telah memproduksi 1,1 ton gabah. Jadi sisa yang harus diproduksi periode Juni - Desember 2020 hanya 600.000 ton lagi," ujar Safrizal.

Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM. Thaib, SH, dalam arahannya mengharapkan, Pemerintah Aceh bisa membantu pengadaan pomponisasi disejumlah kecamatan seperti Ranto Peureulak, Idi Timur, Peureulak Barat, Peunarun dan Simpang Jernih, maka tentu hasil produksi gabah bisa lebih surplus.

"Hari ini kita akui sebagian kecamatan memiliki jaringan irigasi dan pompanisasi, tapi sebagian besar juga masih sawah tadah hujan," kata dia.

Oleh karenanya, bupati berharap dukungan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan, baik pengadaan pompanisasi ataupun jaringan irigasi. "Muda-mudahan kedepan Kabupaten Aceh Timur mampu menyediakan stok gabah untuk beberapa kabupaten/kota di Aceh, termasuk sebagian daerah di Sumatera Utara," sebut bupati yang akrap disapa Rocky.

Begitu juga dengan jaringan irigasi sayap kanan, Rocky berharap segera selesai, sehinga 4.000 hektar sawah tadah hujan di Kecamatan Nurussalam dan Darul Aman bisa terairi. "Jika hal ini terwujud akhir tahun ini, maka stok habah di tahun 2021 akan lebih melimpah lagi, apalagi petani sawah bisa melakukan penanaman padi setahun 2-3 kali per tahun," ujar Rocky. (yns)

12 Juni 2020

IDI | Indonesia Berkibar News -Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pusat Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur dan seluruh pegawai puskesmas, mulai menjalani Rapid Test. Rapid test tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19 di jajaran pemerintahan, mulai dari kabupaten hingga ke kecamatan.

Sekretaris Tim Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Kabupaten Aceh Timur, Sahminan, SKM, M.Kes, disela-sela Rapid Test ASN, Jumat (12-06-2020) menjelaskan, rapid test seluruh ASN tersebut dilakukan untuk mencegah dan memutuskan rantai penyebaran virus COVID-19.

 "Ini kita lakukan sesuai dengan intruksi pemerintah pusat, sehingga dapat mendeteksi penyebaran secara cepat," katanya.

Sahminan menyebutkan, awalnya petugas melakukan rapid tes terhadap ASN di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, lalu bergerak ke Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh dan ke Kantor Inspektorat serta Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). 

Lalu, menjelang pukul 11:00 Wib, petugas khusus yang dilengkapi dengan APD itu bergerak ke Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Timur.

"Selain ASN di Pusat Perkantoran Pemkab Aceh Timur, rapit test ini juga kita lakukan terhadap ASN dan pegawai dari seluruh UPT Puskesmas Se-Kabupaten Aceh Timur, namun lokasi untuk pegawai puskesmas ini kita pusatkan di Dinas Kesehatan Aceh Timur," sebut Sahminan seraya menyebutkan, dalam rapid test kali ini pihaknya menugaskan sembilan petugas kesehatan dilengkapi dengan peralatan khusus.

"Hasil rapid test terhadap para ASN hari ini semuanya non-reaktif atau nihil. Jika tiba-tiba terdeteksi, maka kita segera ambil langkah dan tindakan sesuai protokol kesehatan, seperti isolasi dan perawatan ke RS Rujukan, baik di RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur atau RS Rujukan lainnya," tutur Sahminan, didampingi Kasatpol-PP&WH Aceh Timur Teuku Amran, MM, dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Rudy Saputra, S.STP, M.AP. (yns)

26 Mei 2020

IDI | Indonesia Berkibar News - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memgklaim tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam lingkungan Pemerintah setempat pasca libur lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah mencapai 98 persen.

"Kehadiran pegawai di hari pertama kerja pasca libuf lebaran mencapai 98 persen," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Timur, H. M. Ikhsan Ahyat, S.STP.M.AP melalui Drs. Irfan Kamal, M.Si Kepala BKPSDM setempat, Selasa (26-05-2020). 

Katanya, demi untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap kewajiban PNS masuk kerja maka dilaksanakan monitoring kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) diseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuj Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Pemkab Aceh Timur.

Dalam Pelaksanaan monitoring kehadiran ASN ini ditengah masa kedaruratan kesehatan masyarakat Corona Virus Disase 2019 (Covid-19) ini dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta UPT atau UPTD agar mengirimkan Video apel pagi, berbaris dengan jarak 1 meter antara PNS yang satu dengan PNS yang lain," terang Irfan Kamal.

Lebih lanjut disampaikan, setiap Organisasi Perangkat Daerah beserta UPT/UPTD juga harus mengirimkan foto daftar absensi apel pagi dan foto daftar pegawai yang bekerja dirumah (Work From Home).

"Video apel pagi, foto daftar absensi dan foto daftar pegawai yang bekerja dirumah, lalu dikirimkan kepada ketua Tim Monitoring kehadiran ASN melalui WhatsApp," jelas Irfan Kamal. 

Bila ada pegawai negeri sipil yang tidak  kerja tanpa alasan yang sah pada saat hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama lebaran idul fitri, akan dikenakan hukuman sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ungkap Irfan Kamal. 

Dengan kehadiran 98 persen tersebut, sambungnya, tanggung jawab yang diemban para pegawai di Aceh Timur dalam memberi pelayanan kepada publik pasca lebaran patut diapresiasi," katanya. 

Namun pihaknya menekan, kedisiplinan para pegawai tidak hanya di hari pertama pasca lebaran saja. Ia juga berharap, kedisiplinan tersebut dan semangat memberi pelayanan kepada publik terus ditingkatkan terus," katanya. 

“Seperti inilah yang terus kita harapkan dan ini juga sudah menjadi kewajiban para ASN sebagai abdi negara. Dan kami minta kedisiplinan ini terus dipertahankan,” demikian pungkas Irfan Kamal. (yns)

12 Mei 2020
IDI | Indonesia Berkibar News -Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Aceh Timur, menerima 50 set bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari PT Bumi Flora. Serah Terima bantuan APD dari Perusahaan Perkebunan tersebut dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur, Selasa (12-05-2020) siang. 

Seluruh APD akan dibagi ke RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur sebagai Rumah Sakit (RS) Rujukan COVID-19 di Provinsi Aceh dan juga sebagian APD juga didistribusikan dan diserahkan ke RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak serta Dinas Kesehatan Aceh Timur. 

Turut hadir antara lain Jurubicara Pencegahan COVID-19 Aceh Timur, dr. H. Edy Gunawan MARS, Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdiskes) dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib, SH, dalam kesempatan itu berterimakasih terhadap PT Bumi Flora, karena telah membantu APD sebagai Alat pelindung diri Tenaga Medis dan petugas lapangan dalam menghadapi wabah COVID-19 di Aceh Timur.

"Muda-mudahan perusahaan-perusahaan lain khususnya perusahaan perkebunan bisa mengikuti langkah yang diambil PT Bumi Flora," kata bupati yang akrap disapa Rocky.

Mengingat kebutuhan APD masih tinggi, maka nantinya setiap APD yang masuk akan diserahkan ke RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak dan Dinas Kesehatan Aceh Timur untuk didistribusikan ke puskesmas. 

Hal itu penting agar saat petugas butuh APD tidak perlu medatangi RSUD Dr. Zubir Mahmud. 

"Kita akui belum ada pasien yang positif, tapi RS dan petugas medis harus siap menghadapi berbagai kemungkinan buruk nantinya," ujar mantan gerilyawan GAM itu.

Muda-mudahan, lanjut Rocky, dirinya berharap agar tidak ada warga Aceh Timur yang positif terjangkit wabah COVID-19 di Aceh Timut. 

Oleh karenanya, Rocky juga meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan seperti mengenakan masker saat keluar rumah dan selalu mencuci tangan setelah beraktifitas serta tetap menjaga pola hidup sehat. 

"Ini bulan Ramadan yang do'a hamba-Nya dikabulkan. Oleh sebabnya, ayo kita berdoa agar wabah COVID-19 ini segera berakhir," harap Rocky seraya menandaskan, aparat Desa mengaktifkan Posko COVID-19 di desa guna memonitor kepulangan warga Negara dari luar Negeri atau kepulangan warga dari daerah terjangkit. (YN5)

Teks Foto:Bupati Rocky, ketika menerima APD yang diserahkan PT Bumi Flora di RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur di Idi, Selasa (12/5). (YN5)

2 Maret 2020

IDI |Indonesia Berkibar News - Bupati Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumetera  Utara, Ir. H Soekirman  bersama rombogan melakukan kunjungan kerja revitalisasi Budaya kabupaten Serdang Bedagai ke Kabupaten Aceh Timur. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H.M. Thaib, S.H dan Sekretaris Daerah M. Ikhsan Ahyat, S.STP. M.AP, dan kepala OPD Dalam Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, di pendopo Idi, Senin(02-03-2020).

Dalam kegiatan berlangsung sejak pukul 9.00 pagi itu kedua kabupaten ini saling menunjukan kebolehan budayanya dengan menampilkan berbagai tarian lokal. Para tamu  se isi pendopo tampak larut menikmati tradisi  tarian  dari masing – masing daerah itu.

Kabupaten Serdang Berdagai membawa 4 tarian diantaranya, Wayang Orang, Tarian Melayu, Tari Multi Etnis dan pantun. Sementara Kabupaten Aceh Timur ikut menampilkan, Panton Semapa, tarian Pemulia Jame, Seudati dan Saman Gayo.  

Bupati Serdang Bedagai Ir. Soekirman , merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkab Aceh Timur yang telah mempersilahkan para pelaku Budaya Sergai untuk melakukan kunjungan dalam rangka menggali dan melestarikan budaya lokal.

“Selain menjaga hubungan silaturahmi, kedantangan kami ke Kabupaten Aceh Timur adalah untuk mencari dan mengali serta melestarikan budaya lokal, khususnya budaya Aceh. Kita ketahui bersama Aceh Timur punya histori religi yang kental, maka sepatutnya nilai budaya ini digiatkan kembali agar tidak hilang,”  ujar Soekirman.

Dicatatan sejarah, lanjut Soekirman, kabupaten Aceh Timur merupakan sejarah  islam pertama yang masuk ke asia Tenggara dibawah nahkoda kerajaan Peureulak. Pesisir daerah kabupaten ini juga pernah diendus oleh berbagai kerajaan bahkan Marcopol pun pernah berlayar ke kabupaten ini.

“ Situs- situs sejarah perlu dibugarkan kembali. Aceh Timur kaya akan budaya Islam dan sejarah kerajaan bergaung di seluuruh dunia,” cetus Soekirman.

Soekirman menambahkan, revitalisasi budaya ini perlu dilaksanakan agar genersi bangsa Indonesia kedepan tidak mengurangi minatnya dalam melestarikan budaya. “Indonesia kaya dengan keanekaragaman budayanya. Terdapat banyak suku bangsa dan kebudayaan. Maka revitalisasi budaya penting sebagai upaya peduli dan merawat budaya kedepannya,” ucap Soekirman.

Sementara itu Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH, dalam sambutanya mengatakan kabupaten Aceh Timur  merupakan salah satu kabupaten baru  yang berada dibagian timur provinsi Aceh. Di Kabupaten ini terlihat dari banyaknya suku-suku di Indonesia yang menetap di Kabupaten Aceh Timur dan mereka sudah menjadi satu bagian yang tak terpisahkan dari Kabupaten Aceh Timur.

“Kita patut bersyukur kepada Allah, karena kemajemukan penduduknya, membuat  Aceh Timur menyimpan potensi budaya multi etnis, yang apabila dikemas dengan baik akan menjadi asset yang ternilai harganya,” Kata Bupati Yang Akrab dipanggil Rocky ini.

Dihadapan tamu undangan, Bupati juga memaparkan kondisi keamanan kabupaten Aceh Timur telah sangat kondusif pasca konflik melanda Aceh. Rocky juga menyampaikan daerah yang dipimpinnya ini juga mulai dilirik potensi alamnya  oleh berbagai investor lokal dan asing.

 “Kita tidak henti- hentinya berkerja untuk memajukan kabupaten Aceh Timur.  Maka selaku pemerintah Aceh Timur sangat berharap pertemuan ini menjadi ajang Promosi bahwa kabupaten ini sangat aman untuk dikunjungi,”  pungkas Bupati Aceh Timur.(fit/yns)




26 Februari 2020
IDI | Indonesia Berkibar News - Yayasan Inisiatif Dagang Hijau ( YIDH)   siap membantu pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk mengentaskan angka  kemiskinan. Yayasan ini berencana akan melirik sektor perikanan dan pertanian  untuk berinvestasi yang berbasis masyarakat.

Manager Investasi YIDH Zufitra Agusta  mengatakan, Kabupaten Aceh Timur merupakan wilayah  kaya akan potensi alamnya. Untuk membantu pengelolaan itu, pihaknya saat ini tengah melirik dua sektor unggul yakni Kelautan dan Pertanian.

“ Tahap awal kita  lakukan mapping  yang matang untuk melihat sektor apa yang paling potensial. Untuk keberlanjutannya nanti kita lihat kesiapan pemerintah Aceh Timur,” kata Zulfitra usai melakukan pertemuan dengan Bupati Aceh Timur di Aula Dekranasda, Rabu (26-02-2020).

 YIDH memiliki prospek jangka panjang dalam berinvestasi, selain memberikan modal mereka juga memiliki konsep pembinaan dalam mencerdaskan para petani. YIDH juga menawarkan, konsep proteksi ( melindungi ) hutan dan menjaga ekosistem didalamnya serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“YIDH  berinisiatif membantu  pembiayaan yang berkelanjutan. Kita tidak datang setelah masuk kemudian kita tinggal begitu saja. Tapi selain pemodal kita memiliki misi learning ( pembelajaran) baik dalam pengelolaan uang, dan peningkatan produktifitas lahan bagi para petani,” kata  seraya menambahkan pihaknya juga akan membawa mitra pembeli yang nantinya akan menampung hasil para petani Di Aceh Timur.

Kedepan, Agus menambahkan YIDH akan siap berinvestasi dengan anggaran awal 2, 5 juta EUR hingga 4 Juta EUR atau  50 Milyar hingga 70 milyar. “ Nantinya kami meminta penanggung jawab di daerah untuk membuat proposalnya berapa kebutuhannya. Namun sementara batas maksimum usulan 4 juta EUR,” pungkasnya.

 Sementara itu, menanggapi itu Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH menyambut baik upaya YIDH berinvestasi di Aceh Timur. Program ini  tentunya sangat diharapkan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi petani nantinya. “ Pemerintah Aceh Timur membuka ruang serta mendukung penuh investasi ini,” kata Bupati Hasballah.

Menurut Bupati selain misi  berinvestasi  IDH juga akan memberi solusi kepada petani  di pedalaman Aceh Timur yang saat ini sedang konflik dengan satwa gajah.

“Angka konflik gajah dengan petani  diakui memang tinggi seperti di Seumanah jaya. Maka Pemerintah bersama IDH nantinya akan masuk mencari cara baik dari pembiayaan petani dan mencari alternatif tanaman lain yang tidak di sukai oleh gajah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, bupati Rocky juga menawarkan ketertarikannya pada penanaman kopi robusta. Sebab tanaman ini tumbuh subur serta menjanjikan bagi kesejahteraan petani.

“ Potensi kopi robusta di kawasan Lokop sangat banyak. Maka kedepan dengan mengandingkan IDH kita akan focus menanam seluas- luasnya sehingga kedepan Aceh Timur punya produk penghasilan kopi sendiri,” pungkas Bupati.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Forum Konservasi Leuser ( FKL),  Perwakilan beberapa Kepala OPD ,  Dan  para Kepala Bagian  dalam Sekretariat Kabupaten Aceh Timur.(yns)




15 Februari 2020
IDI | Indonesia Berkibar News - Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH akrab disapa Rocky menjeguk Nurbayan alias Kabayan salah seorang mantan kombatan GAM di Rumah Sakit Umum dr. Zubir Mahmud yang menderita penyakit tumor dibagian dada sebelah kiri.

Bupati didampingi Direktur RSUD dr. Zubir Mahmud dr. Edi Gunawan, MARS, Plt Dinas Keuangan Aceh Timur dan M. Yahya Ys Anggota DPRK Partai Aceh,” Jumat (15-02-2020) pagi.

Seusai bertemu Kabayan, Bupati merasa lega sudah melihat langsung warganya yang menderita penyakit tumor secara langsung. Rocky sapaan akrab Bupati Aceh Timur merasa bahagia sudah bisa memastikan bahwa Nurbayan alias Kabayan merupakan pasien yang termasuk jaminan BPJS yang biaya kesehatannya di tangung pemerintah.

Nurbayan (49) alias Kabayan merupakan warga  Kecamatan Darul Ihsan yang selama ini hanya mampu berbaring lemas menahan kesakitan dirumahnya, namun pemerintah mengambil sikap membawa untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan.

Demikian dikatakan Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M. Thaib,SH  disela-sela menjeguk Kabayan.

"Akibat keterbatasan peralatan medis di rumah sakit dr. Zubir Mahmud maka tindaklanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Adam Malik Medan Sumatera Utara," sebut Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M.Thaib usai menyerahkan bantuan kepada Nurbayan.

Dikatakan, sebagai bupati dirinya berharap agar seluruh warganya benar-benar mendapatkan perlindungan dan pelayanan kesehatan yang baik. “Semua masyarakat berhak mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan,” terang Rocky.

Saat menjeguk Kabayan, dirinya memberikan motivasi agar selalu tabah dan sabar dalam menjalani dan mengahadapi cobaan dan ujian yang berat tersebut,” sebut Rocky.

Selain memberikan motivasi kesembuhan kepada Kabayan, Bupati juga berupaya memberikan nasehat untuk menumbuhkan rasa tenang dan menghilangkan rasa gelisah serta mau beriktiar dan bersemangat untuk cepat sembuh dari derita yang dialaminya,” demikian ucap Rocky. (yns)

11 Februari 2020



IDI | Indonesia Berkibar News - Demi mewujudkan kesejahteraan Rakyat  kabupaten Aceh Timur, Bupati H. Hasballah Bin H.M. Thaib tidak mengenal lelah, setelah bertemu dengan Menteri Kelauatan Dan Perikanan RI, Bupati kembali beraudiensi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang /BPN RI H. Sofyan DJalil di Jakarta, Selasa(11-02-2020).

Dalam agenda itu, Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM.Thaib menyampaikan persoalan Hak Guna Usaha  (HGU ) milik   perkebunan  swasta yang bermasalah sehingga pemerintah kabupaten Aceh Timur  membutuhkan langkah strategis untuk penyelesaiannya.

“Kita lansung melaporkan perusahan perkebunan  yang HGU bermasalah. Kita upayakan penyelesaian HGU di Aceh Timur secepatnya tuntas,  sehingga tidak ada lagi terjadi sengketa ditengah- tengah masyarakat,” ujar Bupati Aceh Timur H. Hasballah H.M.Thaib dalam siaran pers yang dikeluarkan Bagian Humas Dan Protokol Setdakab Aceh Timur, Selasa 11 Februari 2020.

Sebagai bentuk ketegasan dan keseriusannya, Bupati Rocky juga meminta menteri  ATR/BPN  memberi sanksi tegas  kepada perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya terutama bagi masyarakat yang berada diperkebunan.

“ Apabila perlu kita meminta Menteri ATR/ BPN mencabut izin perusahan yang lahan HGUnya tidak dimanfaatkan dengan baik,”  tandas Rocky.

Selain memaparkan , persoalan  izin HGU,  Bupati jugamenyampaikan ketidaksesuaian pemanfaatan ruang yang bersinggungan langsung dengan hutan lindung di tiga kecamatan di Aceh Timur , diantaranya  kecamatan Simpang Jernih , Serbajadi, dan Penaron.

“Ini juga permasalahan serius yang harus diselesaikan mengingat luas hutan lindung 272.618.19 yang tersebar dipesisir dan pedalaman tidak sesuai pemanfaatan ruangnya,” imbuhnya.

Selain itu, Bupati Rocky meminta rekomendasi kepada Menteri agar  HGU yang terlantar  di berikan untuk masyarakat, termasuk mantan kombatan GAM.

 “Kita juga meminta untuk mendistribusikan  Tanah Objek Reformasi Agraria(TORA) kepada masyarakat dan eks kombatan sesuai yang tertuang dalam MOU Helsinki  untuk  kesejahteraan rakyat Aceh Timur,” pungkas Bupati Rocky.(yns)



8 Desember 2019


Aceh Timur | Indonesiaberkibarnews.com - Terkait beredarnya kabar soal pungutan biaya pengambilan ijazah, Kepala Sekolah SMP.N 1 Darul Falah, Azhari S Pd, membantah hal tersebut.

"Sekolah dan Kepala Sekolah tidak pernah mengambil uang pengambilan ijazah dari siswa. karena biaya penulisan ijazah sudah dianggarkan dengan dana sekolah," ujar Azhari kepada awak media  melalui WA, Minggu (7/12/2019). (yunus)

21 Februari 2019

Perlak | Indonesia Berkibar News - Hamdani yang sering disapa bombom,selaku Tokoh Desa Berandang Kecamatan Ranto Panjang Perlak Kabupaten Aceh Timur,  melaporkan kepada awak media terkait pembangunan jalan yang baru saja dibangun akhir tahun 2018 kini sudah ambruk,  diperkirakan lebih kurang 30 meter yang terdapat di dua lokasi sepanjang Kebun Karang Inong.

"Hal ini disebabkan karena PTPN I  KSO PTPN III,  karang Inong melakukan pengerukan parit. Sepanjang kebun. Guna untuk melakukan penanaman kembali kelapa sawit diareal kebun. Hingga menyebabkan terjadinya longaor jalan tersebut," paparnya.

Hamdani juga menambahkan baru baru ini sudah terjadi kecelakaan hingga seorang anak meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi saat orang tuanya tiba tiba menghindar longsor dan anak yg dibonceng terjatuh dari kereta malam kira kira dua bulan yang lalu demikian katanya, Kamis(21-02-2019).

Berikut pernyataan Ketua LAKI, Laskar AKti koropsi Mukhsin dilokasi longsor dia menjelaskan akibat terjadi longsor jalan diakibatkan ptpn karang inong melakukan pengerukan parit.

Mukhsin sangat kecewa kepada  petugas karang inong seperti Humas, manager, ka Tu dan askep.  Menurutnya satu pun tidak ada dilokasi semuanya kemedan menurut keterangan menurut salah satu satpam dilokasi.  Kecuali yg ada dilokasi askep akan tetapi tidak tau dimana di keberadaannya mungkin dilapangan katanya,  melanjutkan pembicaraan mukhsin kepada aeak media dilokasi.

Mukhsin menambahkan tentang status kebun karanginong dalam bentuk BUMN badan Usaha Milik Negara seharusnya tidak terkesan perusahaan biasa tentu afa tinggkatan guna menertipkan pengelolaan secata baik. Dan negara tidak merugi demikian katanya kepada awak media,Kamis(21-02-2019).

Melanjutkan hal tersebut media menghubungi Humas Kebun Katang Inong Bukhari, melalui hp meminta konfirmasi terkait kerusakan jalan yang diakibatkan oleh pengerukan parit, dalam hal ini Bukhari membenarkan adanya pengerukan parit untuk penanaman kelapa sawit diareal kebun Karang Inong.

Sebelum pembangunan jalan dimulai dan Bukhari saat ini sedang di Medan katanya.(yn5)


12 Februari 2019

IDI | Indonesia Berkibar News - Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman MoU antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki 2005 silam, mayoritas masyarakat menganggap perjuangan Aceh telah berakhir.

Sebagian masyarakat menganggap perjuangan GAM telah tiada lagi di bumi Serambi Mekah, sehingga sebagian mantan anggota GAM yang sebelumnya sama-sama berada dibawah payung Komite Peralihan Aceh (KPA) kini mulai pesimis dengan perjuangan Aceh ini.

“Jika direnungkan dan dipahami dengan nasib rakyat Aceh ketika dilanda konflik bersenjata, dan Aceh saat ini, kita yakin seluruh masyarakat termasuk mantan GAM masih tetap bersatu dan utuh,” terang Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib atau Rocky, Selasa (12-02-2019).

Seandainya semua kalangan menggunakan kaca mata yang positif melihat Aceh secara menyeluruh, lanjut Rocky, tentu pola pikir masyarakat Aceh, terutama mantan anggota GAM akan terfokus terhadap perjuangan Aceh.

“GAM dan masyarakat kini sudah saatnya untuk bersatu, tanpa kecuali. Ini demi perjuangan Aceh dimasa yang akan datang. Kita tidak menginginkan generasi dan anak cucu kita nantinya merasakan nasib yang sama seperti Aceh tempo dulu dilanda konflik bersenjata,” terang Bupati Rocky.

Tidak sebatas melanjutkan perjuangan, tetapi mantan gerilyawan GAM itu berharap dan berdo’a semoga umat Islam di Aceh, menyatu dalam bingkai Ahlul Sunnah Waljmaaah. “Mari kita rapatkan barisan melanjutkan perjuangan Aceh yang belum selesai ini,” tutup Rocky.(yns)

18 Oktober 2018
IDI |Indonesia Berkibar News - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Aceh Timur, Drs Irfan Kamal, mengatakan sejak pendaftaran CPNS ditutup 15 Oktober 2018 lalu, jumlah pelamar CPNS di Aceh Timur, mencapai 4.851 orang.

“Saat ini panitia sedang tahap melakukan verifikasi berkas secara online sampai tanggal 20 Oktober 2018,” jelas Irfan kepada Wartawan, Rabu (17-10-2018) seraya mengatakan kelulusan administrasi para pelamar akan diumumkan pada 21 Oktober 2018.

“Kelulusan administrasi akan diumumkan melalui website www.bkpsdm. acehtimurkab.go.id,” papar Irfan.

Selanjutnya setelah pengumuman kelulusan administrasi, lanjut Irfan, para pelamar yang lulus diimbau agar mengambil nomor ujian di kantor BKPSDM Aceh Timur pada tanggal 24-25 Oktober 2018.(yns)

IDI | Indonesia Berkibar News - Dinas Pendidikan Aceh bekerjsama dengan Kejaksaan Negeri Aceh Timur, Rabu (17-10-2018) menggelar pemilihan duta pelajar sadar hukum di SMA IDI, Aceh Timur.

Kegiatan yang diikuti 96 siswa-siswi SMA/SMK se-Aceh Timur ini dibuka oleh Kajari Aceh Timur, Abun Hasbulloh Syambas.

Kajari Aceh Timur dalam sambutannya saat membuka acara mengatakan kegiatan ini sangat bagus dalam rangka meningkatkan pemahaman siswa tentang sadar hukum di lingkungan sekolah sejak dini.

“Negara kita negara hukum, jadi sejak dini adik-adik harus mengenal hukum. Apalagi Aceh Timur saat ini merupakan kabupaten darurat narkoba yang sudah merambah pelajar, karena sebagai generasi penerus bangsa, para siswa harus menjauhi narkoba dan terus meningkatkan prestasi,” imbau Abun.

“Saya berharap seluruh stakeholder di Aceh Timur bisa berkolaborasi untuk memberantas narkoba. Jangan sampai calon penerus bangsa ini terkontaminasi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Koordinator Panitia, Muzakkir mengatakan, duta pelajar sadar hukum yang terpilih tingkat Aceh Timur ini akan mengikuti seleksi duta pemerintah.(yns/tribunnews)



13 Oktober 2018
IDI CUT | Indonesia Berkibar News - Sebanyak 124 peserta putra dan putri dari enam kemukiman mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXX Tingkat Kecamatan Darul Aman Tahun 2018. Kegiatan rutin dua tahunan itu dipusatkan di Pekan Idi Cut, Kec. Darul Aman, Kab. Aceh Timur, 12 - 14 Oktober.

MTQ XXX dibuka Staf Ahli Bupati Aceh Timur Muhammad Yasin, Jumat (12-10-2018) malam. Hadir antara lain unsur muspika, para pimpinan dayah, mukim, keuchik dan imam serta pemuka agama.

Ketua Panitia MTQ XXX Darul Aman, Mauzir, SH, menyebutkan, peserta yang tampil merupakan hasil seleksi dari enam kemukiman yaitu Kemukiman Caleu, Kemukiman Kuta, Kemukiman Pulo Blang, Kemukiman Rambong, Kemukiman Pulo Pineung dan Kemukiman Pulo Baro.

“Cabang yang diperlombakan yaitu Tilawah (Dewasa, Remaja, Anak-Anak), Tahfiz (1 juz dan 5 juz), Syarhil Qur'an dan Fahmil Qur'an),” sebut Mauzir.

Camat Darul Aman, T. Muyazir, S.STP, dalam sambutannya mengharapkan, hasil seleksi MTQ di kecamatan itu dapat mengharumkan nama kecamatannya dalam MTQ XXXIII Tingkat Kabupaten Aceh Timur Tahun 2019.

“Mari kita sama-sama menyukseskan MTQ XXX Tingkat Kecamatan Darul Aman, muda-mudahan berjalan lancar hingga malam penutupan nantinya,” kata T. Muyazir.

Sementara Staf Ahli Bupati Aceh Timur, Muhammd Yasin, dalam arahannya berharap, momentum MTQ dapat melahirkan generasi qur'ani yang dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Alqur'an.

“Sehingga nantinya akan terwujud tatanan masyarakat yang agamis dan mendorong masyarakat untuk meningkatkan minat baca Alquran dengan baik dan benar sebagai kalam ilahi yang akhirnya dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Muhammad Yasin. (yn5)



Diberdayakan oleh Blogger.